Kia Rio
Grill Tiger Nose… Signature produk KIA saat ini

KIA Rio hadir dengan misi meramaikan kelas sesak yang dipimpin Honda Jazz… Cukupkah amunisi mobil yang satu rancang bangun dengan Hyundai Gran Avega ini?

Kobayogas.com – Finally… artikel mobil lagi hehehe…Beberapa waktu lalu di Bandung, KBY berkesempatan untuk mencoba mobil hatchback 1400cc andalan KIA, yaitu KIA Rio MT Limited Edition. Kebetulan Rio ini dimiliki oleh adik ipar KBY yang dulu menebus si Baby Shiro Z250 milik KBY..

Desain
Garis guratan signature Peter Scheyer mantan kepala desain Audi begitu membekas pada lekuk tubuh KIA Rio. Bahkan KBY pribadi menyebutnya sebagai baby Audi A3, Audi banget lah pokoknya. Gagah, tampan, futuristik sekaligus sophisticated. Dari sisi bentuk, tidak ada keluhan bagi KBY, dilihat dari sisi manapun, ganteng. Tak salah jika desain ini memenangkan Reddot desain pada tahun 2012 silam.

Kia Rio
Sudah terdapat sensor mundur
Kia Rio
Velg standar sudah 16″ – Paket limited edition

Interior

Kia Rio
Bentuk Dashboardnya sederhana
Kia Rio
Pemilihan padu padan warna cerah malah membuat efek cheapy, tombolnya lengkap
Kia Rio
Tombol-tombol lengkap dan terlihat modern, terdapat steering switch untuk MID

Bicara kualitas material kabin, terlihat KIA Indonesia berusaha menekan harga agar dapat terjangkau oleh konsumen Indonesia. Sebagai merek ‘pinggiran’ (non jepang), memang hal tersebut yang menjadi salah satu nilai jualnya.

Plastik interior biasa saja, cukup baik dan lebih baik dari beberapa merek Jepang, hanya desain dashboard yang monoton membuat cepat bosan, untungnya bentuk serta tata letak tombol yang sporty bisa menjadi penyejuk hati.

Fitur
Tanpa adanya ABS dan EBD, fitur gimmick lainnya cukup mumpuni dan lengkap untuk menghibur hati. Audio walau masih single DIN tapi sudah multi read termasuk colokan USB. Suaranya yang dikeluarkan dari 4 speakernya lumayan, cukup lah .

Justru gimmick paling banyak ada di seputaran MID. Lengkap ada konsumsi BBM rata rata, real time, sisa jarak tempuh, trip A dan B, eco indicator, Gear Position sampai petunjuk arahan perpindahan gigi yang pas pada setiap posisi gigi atau kecepatan. Bentuknya anak panah, seperti yang terlihat dalam foto. Oia KIA sudah memberikan bonus sensor parkir untuk produk ini.

Kia Rio
Panah kiri menunjukkan posisi Gear dan arahan waktu perpindahan gigi. Panah kanan adalah konsumsi bbm rata rata
Kia Rio
Setelah beberapa saat average bbm berubah menyesuaikan driving style

Mesin dan Performa

Walaupun tidak buruk dan cukup memadai, tapi dengan kubikasi mesin yang hanya 1400 cc menurut KBY agak nanggung ya… karena bodinya itu sudah menyiratkan mobil kencang… sayang banget kalau lagi lari kenceng disusul sama mobil yang bentuknya biasa aja misalnya hehhe.. Harusnya desain berbanding lurus dengan performa.

Mesin Gamma 1,398 cc DOHC dual CVVT 94 PS@6000 dengan torsi 124,5 Nm @4700. Sayangnya mesin ini seperti mesin Hyundai dan KIA lainnya cukup sensitif dengan BBM, sebenarnya isi premium tidak masalah, tapi sekali dapat yang busuk maka suara dan gejala knocking (ngelitik) akan mudah terdengar.Idealnya memang Ron 92, pasti berasa lebih joss.

Tarikan ataupun tenaga awal cukup, tidak menghentak hentak dan berlangsung smooth, paling enak sih saat cruising di gigi dua atau 3 dengan RPM di atas 3000, tenaga terasa penuh dan siap dilesatkan. Berhubung jalanannya tidak mendukung untuk full throttle maka top speed pun tidak bisa dikail… Namun saat berjalan dengan kecepatan 60-80 km/ jam, Rio tenang dan nyaman dikendarai…

Kia Rio
Transmisi manualnya sudah 6 speed

Handling dan Stabilitas

Handlingnya patut dapat jempol, begitu juga dengan stabilitasnya, walau memang harus dilakukan tes lebih comprehensive lagi agar didapatkan impresi total. Hal ini terbantu oleh velg ukuran 16″ dan ban 195/55/16, pas untuk mendapatkan handling yang baik, namun trade off nya adalah konsumsi bbm pasti.  Suspensinya mirip mirip keluarga Honda, firm… mengisyaratkan mobil dengan pengendalian dan kestabilan di atas rata-rata. Bagi yang kurang suka mungkin akan terasa kurang nyaman, tapi buat KBY sih pas.

Akomodasi & Visibilitas

Ruang kaki belakang tidak terlalu luas, namun cukup lah bagi keluarga kecil dengan penghuni rata-rata bertinggi 160-170 cm. Tersedia banyak glove box dan bagasi yang cukup lapang. Namun tingginya bibir bagasi agak menyulitkan untuk memasukkan maupun mengeluarkan barang yang berat. Pastikan hal ini tidak menjadi masalah buat lads ya…

Visibilitas ke belakang terbatas
Visibilitas ke belakang terbatas
Ruang kaki belakang lumayan
Ruang kaki belakang lumayan
Tapi kalau jok dimundurkan menjadi sempit
Tapi kalau jok dimundurkan menjadi sempit

Kia Rio

bibir bagasi tinggi
bibir bagasi tinggi

Harga dan Value For Money

Harga merujuk dari website KIA adalah sbb:

– Tipe MT 6 Speed Rp. 184,500,000

– Tipe AT 6 Speed Rp. 198,500,000

Menilik dari desain, teknologi mesin, fitur gimmick dan kualitas berkendaranya, KBY of opinion kalau KIA Rio ini diset dengan harga mepet dengan valuenya… andai saja diberikan fitur safety lebih lengkap, maka value for moneynya akan dahsyat. Pun begitu, pastikan lads tidak bermasalah dengan resale valuenya, mengingat ini brand non Jepang.

Mangga digeber … Thanks for reading and sharing lads..

KobaYogas from WordPress for Android

91 COMMENTS

  1. naksir mobilnya, saingan sama hyundai avega yg baru,,,
    kalo masalah jok baris kedua, mobil apapun (yg pernah dipake) bener2 musuhan sama yg dibelakang supir kalo bapakku yang nyetir :mrgreen:

  2. entah kenapa belakangan, para desainer bikin kaca belakang dengan visibilitas rendah…
    misal CRV RM, Fiesta, Rio dan lainnya…

  3. Untuk desain rio memang sangat baik..
    Tapi tirsi mobil ini sangat payah, sehingga termasuk boros di kelasnya. Bahkan dibanding dengan mesin 1.5L rio relatif lebih boros terutama yg MT..

  4. Ni mobil termasuk maknyuss dikelasnya, kalo saya sih no problem dg 1400cc, seingat saya air bag nya cm satu yg di sopir yaa? Selebihnya maknyuss ..

  5. Ni mobil termasuk maknyuss dikelasnya, kalo saya sih no problem dg 1400cc, seingat saya air bag nya cm satu yg di sopir yaa? Selebihnya maknyuss .. …

  6. bentuk kia rio memang uapik banget.. jujur disini desain brand jepang kalah..
    mengenai mesin.. umm.. keren sik 6 speed.. tapi dengan power di bawah 100 hp rasanya agak gimana gitu soalnya rata-rata pake 5 speed..

  7. Kalo saya sih lebih seneng yg kia rio mas, toh mesinnya juga sa.ma, yaa selera aja kali yaa .. Avega juga bagus sih

  8. tampak depan manis… Blakangnya sih slera aja x ya heeee… Yg jlas saya gak suka nih mobil.sebab ga ica belinya wkwkwkwkwkwk 😀

  9. Saya pernah pake All New Picanto dari october 2012 sd november 2013 (1 tahun lebih) dan kemudian ganti ke honda freed…tampaknya produk KIA yg ini kenyamanan. Dan performanya masih beda kelas (dibanding produk jepang) imho

  10. hehe sori kang kalo gak salah rio ada abs nya deh, cmiiw, cuma emang sih yang disayanginnya airbagnya cuma satu ._.
    kalo yang saya denger denger sih dari forum di kaskus kenapa tarikan awalnya biasa aja soalnya settingan ecu disesuai’in sama kualitas bensin indonesia kang ._. cmiiw lagi hehe

    • Iya bener akhirnya dapet juga spek mayan lengkap, ada ABS tapi gak disebut ada EBD, di literature lain ada EBD bahhh kok gada yang konsisten gini yak 🙁

  11. Mobil korea lumayan.. kalo motor korea malah nyungsep…

    ____________________________________

    Proses bikin Part Aftermarket Nih..
    http://aryoblackstar.wordpress.com/2014/04/04/produk-aftermarket-bagaimana-cara-buatnya/

    Majalah Motor dan Komputer Bulan April 2014
    http://aryoblackstar.wordpress.com/2014/04/03/magz-update-majalah-motor-dan-komputer-bulan-april-2014/

    Modif NVL New Vixion Lightning Gaya StreetFighter, Sangar, kekar
    http://aryoblackstar.wordpress.com/2014/04/02/modifikasi-modif-nvl-new-vixion-lightning-gaya-streetfighter-sangar-kekar/

    Kuliner Mboyolali, Jadah Goreng Maknyuus
    http://aryoblackstar.wordpress.com/2014/03/29/kuliner-mboyolali-jadah-goreng-yang-maknyusss/

  12. Secara umum, menurut saya mobil korea emang coba nawarin value. Setuju sama KBY, untuk rio ini fiturnya masih kurang. Agak susah saingan sama kompetitor Jepangnya.
    Sebagai mantan pengguna Livina, Vios, plus sekarang pake City E a/t, jelas saya sama sekali ga tertarik dg Rio. Udah keenakan sama power 118 ps nya City plus paddle shift. hehehe….
    Tapi untuk urusan motor, selara saya sama kayak om KBY: primavera biru langit! masih belum nemu tukang plat nomor palsu.

      • iya nih.. muter2 seputaran bintaro sektor 9 belum nemu2… nganggur deh si primavera. udah dua minggu cuma jalan ke pom bensin…

  13. mobil mobil kia tahun 2004 keatas sebenernya value for moneynya dapet, modelnya juga udah ga kalah keren koq, bahkan ane bilang lebih keren ini…..tapi ya itu harga secondnya kalah ama jepang,,,sbenernya perkaranya karena merk aja sih menurut ane, soal kenyamanan ama mobil jepang yang harga secondnya sekelas rasanya jauh masih enakan korea….kenyamanan mobil korea itu berada ditengah tengah mobil jepang ama eropa,,, coba aja bandingin naik taxi yg pake limo lama ama taxi kia rio yg lama, pasti keliatan banget bedanya enakan rio, walaupun kalah model, tapi skr modelnya nggak kalah lagi…..

    • memang rata2 produk kia akselerasi awalnya agak boyo, tapi begitu masuk 2500 RPM keatas dah kayak orang ngamuk tuh mesin, cepet naiknya, apalagi ditol lurus

  14. Iya om, Klo hyundai memang sensitif soal bbm. Bahkan picanto adik juga begitu diisi premium timbul suara ngelitik..

Yuk Tinggalin Jejak Lads..