Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Honda Asian Journey 2019 sudah berakhir per tanggal 3 Nopember 2019 kemarin yang jatuh di hari Minggu. Maksudnya, kegiatan turing sudah selesai dan berakhir di sirkuit Sepang Malaysia dengan menonton langsung MotoGP Malaysia yang dimenangkan oleh Maverick Vinales. Sungguh suatu pengalaman luar biasa bagi KBY, karena baru kali ini turing beneran di negeri orang hehe. KBY akan bercerita selama di sana termasuk memilih provider SIM Card yang handal serta pengalaman berkendara bersama CBR series di jalan tol Malaysia.

HONDA ASIAN JOURNEY DAY 1

Tidak ada kegiatan berkendara di hari pertama, tanggal 30 Oktober 2019 lalu, kami para peserta baru saja tiba di Malaysia sekitar pukul 11.30 waktu Malaysia. Setelah mengurus beberapa hal termasuk membeli SIM Card lokal agar tetap bisa berkomunikasi baik sosmed ataupun dengan keluarga tercinta.

MEMILIH SIM CARD DI MALAYSIA

Untuk providernya KBY menyarankan menggunakan DIGI, karena tahun lalu memilih Maxis malah susah banget sinyalnya terutama ketika di Sepang. DIGI masih mampu melakukan komunikasi via wasap meskipun untuk sosmed struggling juga, tapi masih lebih baik dibanding Maxis yang wasapan aja amit amit susahnya. Pilih yang tourist berlaku selama 7 hari dengan kuota sebesar 5GB, harganya 20 ringgit atau sekitar 70ribu. Lads bisa langsung membeli di bandara karena tersedia booth SIM Card. Tinggal siapin aja Paspor.

Kami semua menginap di Hotel Shangri-La Kuala Lumpur untuk beristirahat dan dilanjutkan acara dinner serta pembukaan acara Honda Asian Journey 2019 oleh para petinggi Honda di Asia. Ada 6 negara yang berpartisipasi lads, Indonesia, India, Vietnam, Thailand, Malaysia dan Filipina. Yang bikin kaget ternyata semua peserta diberikan kamar masing masing satu! Padahal udah nebak KBY bakal sekamar dengan TMC hehe. Mantap euy

Acara kelar kami dipersilakan istirahat karena esok pagi jam 7 sudah meluncur pakai bus menuju pelataran parkir sirkuit Sepang dimana puluhan CBR series sudah menunggu untuk digeber! Yang unik sekaligus bikin ribet, besoknya itu kami sudah harus check out, karena akan berpindah ke hotel lain di Melaka. Iyes, kami akan turing ke Melaka dari Sepang.

HONDA ASIAN JOURNEY DAY 2

Pagi sekitar jam 9 kami semua sudah berkumpul di Sepang. Sebelum melakukan turing, ada acara tambahan dulu, seperti melakukan adaptasi dengan motor yang ada dan melakukan simulasi safety riding. Juga ada sesi foto bareng dengan pembalap Moto2, Moto3 dan MotoGP yang menghampiri kami, keren kan kita yang disamperin loh wkwkwk..

Sekitar pukul 2 kami semua sudah siap di motor masing masing. Karena awan gelap sudah mulai kembali lagi – sebelumnya sempat hujan tapi berhenti – banyak peserta termasuk KBY dan TMC langsung menggunakan jas hujan yang dibawa dari Indonesia. Benar saja, baru riding sekitar 10km di jalan tol, hujan gerimis turun dan disusul dengan lebih deras.

Perjalanan lewat tol terasa mengasyikan, di awal awal.. setelah 10-15 menit baru deh terasa bosan wkwkwk karena lurus terussss.. Asiknya ya bisa geber, merasakan aerodinamis motor, performa mesin, kenyamanan, kestabilan dan pengeremannya. Silakan baca Geber Honda CBR650R Di Jalan Tol Hujan Hujanan.

BAWA GEAR MASING MASING

Ini bisa jadi kekurangan sekaligus kelebihan. Jika melihat dari sisi kepraktisan, sepertinya ribet banget kudu bawa gear masing masing dari rumah. Jadi helm, jaket berprotektor, celana plus protektor, sepatu riding, helm, sarung tangan hingga jas hujan wajib dibawa masing masing peserta. Ribet kan?

Tapi sisi kelebihannya adalah, peserta akan merasa nyaman dengan gear andalan masing masing, gada istilah helm kegedean atau gak enak, jaket kegedean lah, sepatu kekecilan dan lain sebagainya. Dengan menggunakan milik sendiri, rider akan merasa lebih nyaman dan pede.

HONDA ASIAN JOURNEY HARI KE 3

Setelah bermalam di hotel Hatten Melaka dan disambut dengan tarian yang bikin darah menjadi panas saat di jamuan makan malam juga nyobain becak odong odong khas Melaka bernama trishaw, subuhnya kita sudah harus bangun karena jam 8.00 kami semua sudah harus bersiap on the bike untuk menuju daerah Malaysia berikutnya yaitu Genting Highland.

Di hari ketiga alias Jumat ini, KBY kebagian Honda CBR500R, asiiikk bisa nyobain moge Honda lainnya. Oia untuk hari ketiga di Honda Asian Journey ini akan ada 3 kali penggantian alias switching motor. Jadi ada 2 kali pemberhentian lads. Pit stop pertama itu di area SPBU di jarak 95,5km, jadi jarak dari hotel ke stop pertama adalah 95,5km jarak tempuh 1 jam 13 menit.

Di sini kita tukeran motor lagi dan dapat Honda CBR650R lagi tapi warna merah. Sedaaapp.. Dari pitstop ini kita ke daerah Selangor untuk makan siang, jaraknya 120km pas dari pitstop hingga ke restoran. Waktu tempuh 1 jam 32 menit.

Setelah makan siang dan alhamdulillah sempat shalat jumat, sekitar pukul 14.00 kami bertolak langsung menuju Genting Highlands. Dari Selangor ini motor diacak lagi dan KBY kebagian pake si Zeref wkwkwk.. tul, CBR250RR lads.. Jadi sudah 3 motor yang KBY cobain, CBR250RR, CBR500R dan CBR650R, sisa 1 yaitu CBR1000RR SP.

Jarak tempuh kurang lebih 80 kilometer menuju Genting Highlands lads, blessing in disguise, menggunakan CBR250RR justru pas karena jalan ke sana diwarnai jalan berliku. Karena ada Road Captain yang menggunakan mobil, jadi kecepatannya tidak bisa secepat dan selincah motor. Moge moge pada gatel ingin kenceng tapi terbatas wkwkwk, so tenaganya wasted, sementara 250cc malah ngepas.

HONDA ASIAN JOURNEY HARI KE 4

Di Genting kami menginap di hotel First World, acaranya bebas sih, tidak ada acara ceremony dinner dan sejenisnya. Setelah maghriban jam 7 dan setelah makan malam, KBY sempatkan keliling di Genting, gak jauh jauh, cuma di sekitar hotel aja karena badan rasanya penat banget, belum pula ketik artikel untuk pembaca setia hehe.

FYI aja, setiap malam kita tidak bisa terlalu rileks, baju pun tidak bisa dibongkar semua dari koper, karena setiap pagi kita sudah check out dan pindah hotel sesuai dengan tujuan. Benar benar nomaden wkwkwk.. Jadi setiap malam semua perlengkapan buat besok udah disiapin, jadi besok subuh bangun, mandi, tinggal pake baju.

Genting Highlands pagi hari, bused jam 8.30 aja kabut masih cukup pekat lads. Di hari ke 4 ini KBY kembali menggunakan CBR250RR, tujuan kali ini adalah menuju KLCC, naek ke Twin Tower hehe. Selama dua tahun kuliah di Kuala Lumpur tahun 2004, meski sering maen ke KLCC tapi belum pernah sengaja naik ke puncak twin tower, so ini pertama kalinya sih kekeke..

Perjalanan dari Genting ke KLCC ternyata tidak terlalu jauh, hanya 38km saja dan di raih tidak sampai setengah jam. Semua jalan yang dilalui lewat tol ya lads, makanya bisa cepat. Di sini kami menghabiskan waktu hingga sekitar pukul 14.30 karena sempat menunggu hujan reda dulu.

Naah kesempatan, KBY tukeran dengan teman jurnalis pakai CBR1000RR SP, soalnya kalau gak ya kapan lagi bisa nyobain? Wkwkwk.. Sooo dari KLCC menuju Putra Jaya, KBY pake si CBR SP deh hehe. Di Putra Jaya kami menginap di Hotel Le Meridien. Hari ini acaranya padat karena ada meet and greet bersama para pembalap dan petinggi Honda juga games.

Sebelum acara dimulai kami semua diminta mengheningkan cipta untuk mendoakan almarhum Afridza Syach Munandar yang tewas karena kecelakaan saat sedang membela Indonesia di ajang Asia Talent Cup Race 1. Malam itu KBY kurang beruntung karena saat pengumuman pemenang foto Honda Asian Journey cuma meraih juara dua, padahal juara 1 dapat helm Shoei ttd Marquez loh hiks. Sooo KBY cuma dapat t-shirt Respol Honda Jorge Lorenzo yang ada tanda tangannya. Ada yang mau bayarin gak? Kekekeke..

HONDA ASIAN JOURNEY HARI KE 5

Esok harinya kami bangun lebih pagi lagi, karena jam 7.30 sudah harus meluncur ke lokasi peluncuran konvoi motor Honda dimana disitu kami baru akan berangkat menuju sirkuit Sepang Malaysia lads. Nah ini lah turing terakhir kami yang berakhir di Sirkuit Sepang. Setelahnya tidak ada lagi. Lebih dari 100 motor Honda turing menuju Sepang di hari itu, luar biasa ramainya. KBY kedapatan CBR650R lagi hehe.

KBY dan teman teman dari Indonesia peserta Honda Asian Journey berpisah di parkiran karena untuk blogger dan jurnalis harus menggunakan mobil menuju Media Accreditation untuk mengambil kartu tanda masuk. Pengalaman luar biasa nih dapat kartu Media di Sepang hehe, bisa masuk Media Center dan semua paddock. Tapi buat KBY sih gak terlalu kepake karena sibuk keliling booth hehe. Yoi, yang paling menarik ya liat liat apparel dan motor sih.

Di Sepang, luar biasa godaannya, bukan cuma para usher dan umbrella girl, tapi barang barangnya itu loh, beuhhh kalau gak bisa nahan diri, pengen rasanya borong semua barang hahaha.. KBY nebus helm yang mungkin sangat jarang di Indonesia, yaitu helmnya Fabio Quartararo, Scorpion Exo R1 Air tipe OGI. Nanti KBY review yah.

HARI TERAKHIR

Tidak ada turing, semua acara bebas. Kami bertolak dari Sepang menuju Kuala Lumpur ke Hotel Pullman (pindah hotel lagi) dengan menggunakan bus. Karena sudah terlalu sore dari Sepang dan tidak ada pengawalan lagi, yaudah pasrah macet macetan. Dari jam 5.30 sampe hotel jam 8.30 lads wkwkwk..

Hari Senin tanggal 4 Nopember, KBY dan TMC serta beberapa panitia HAJ kembali ke Jakarta menggunakan Garuda. Ternyata kami semua satu pesawat dengan jenazah Afridza Munandar yang dikirim ke Indonesia dan langsung bertolak ke Tasikmalaya melalui jalan darat.

Itulah pengalaman KBY ikutan Honda Asian Journey 2019 lads, melelahkan tapi sekaligus menyenangkan, sungguh pengalaman yang luar biasa! Bisa bertemu konsumen Honda dari berbagai negara dan menikmati 5 hotel berbintang yang berbeda dalam 5 malam..

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

18 KOMENTAR

  1. eta nu nyempil antara marc jeung hohe kontras pisan jeung dua nana wek wek wek wek wek,

    jigana , cetak foto lsg dipiguraaan, foto penomenal hahahahahahahha,
    piss mang..

  2. Wah pengalaman yang menarik ya mang..
    ok cukup, sekarang kapan artikel tentang usher dan umbrella gir ldi sepang tayang?

  3. Bawa peralatan lenong bisa sekoper sendiri nya mang? btw jas hujannya pake apaan? sekalian review atuh kali jd pancingan endorsan wkwkwk

Yuk Tinggalin Jejak Lads..