Benling Tiger - rebadge Polytron Fox S
banner

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr… Pada postingan di Instagram KBY (kobayogasblog) ada beberapa komentar yang menanyakan apakah Polytron Fox S (dan Fox R tentunya – karena modelnya sama) merupakan produk asli Indonesia – dalam arti desain dan lain-lainnya mayoritas buatan sini. Karena mencoba berselancar di google belum nemu sehingga KBY belum bisa jawab. Tapi hebatnya netizen, ketemu dong, dan ternyata bentuk yang sama dimiliki oleh Benling Tiger (Benlg Tiger)!! Wowww sebesar apa persamaannya? Nah mending kita kepoin satu persatu kuy

BENLING TIGER MOTOR LISTRIK

Pertanyaan di Instagram seperti ini:

motor polytron rebadge motor polytron rebadge

Jika kita telusuri di google dengan mengetik Benling Tiger, maka akan keluar lah beberapa gambar termasuk seperti yang di bawah ini.. Jreng jreeenggg mirip dengan motor listrik lokal yang kemarin rilis kan??

Benling Tiger Polytron Fox S

Jadi Benling – kalau nama modern-nya menjadi BENLG – merupakan produsen sepeda motor di Cina yang berbasis di Donguan City. Sesuai info, pabrik ini mampu menyuplai 1000 unit sepeda motor per bulannya. Dan mereka bisa kustomisasi sesuai dengan pesanan konsumen. 

BENLG TIGER vs FOX S

So seberapa mirip dengan Polytron FOX R dan S? Ya 90 persen mirip lah kalau dari desain, begitu juga spesifikasinya. Ayo kita cek bareng bareng..

DESAIN

Benling Tiger - rebadge Polytron Fox S Polytron Fox S 2024

Kita bisa lihat beberapa perbedaan dari keduanya secara detail, misal spion, ban, cover arm kiri kanan serta model velgnya. Jadi memang tidak plek seperti model yang ada di Cina, tapi dilakukan kostumasi oleh Polytron EV Indonesia. Bagaimana dengan spesifikasinya??

SPESIFIKASI

Kita coba komparasikan antara Benling Tiger vs Polytron Fox S dan Fox R ya. 

Benling Tiger specs
spesifikasi Benling Tiger EV
spesifikasi Polytron Fox S

Kita bisa lihat perbedaan di range: Tiger EV sejauh 80 kilometer, Fox S 70 kilometer, top speed 65km/jam vs 80 km/jam. Batre sama sama 3000 watt dan 72V tapi kapasitasnya berbeda, Tiger 32Ah vs Fox S 27Ah. Paling besar dan kencang dari semuanya ya Fox R. 

Jadi bisa dibilang kalau spesifikasi si Benling Tiger ini berada di antara Fox R dan Fox S.. Juga inget, semuanya bisa dikustomasi sesuai pesanan konsumen.

KESIMPULAN 

Jadi apakah dua model Polytron EV di Indonesia yakni Polytron Fox R dan Fox S merupakan rebadge dari Benling Tiger Cina? Kalau dari desain bisa dikatakan demikian, atau belum tentu juga, tergantung definisi dan POV dari kata ‘rebadge” tersebut.

Polytron Fox S 2024 blibli

Biasanya kalau rebadge itu semacam sudah diketahui dan disetujui kedua belah pihak yang memang menjalin kerjasama untuk satu produk, ya contoh aja Suzuki Ertiga lama dengan Mazda VX1. Atau Suzuki APV dengan Mitsubishi Maven.

Kalau kasus kaya Benling Tiger dengan Polytron Fox S gimana? KBY rasa sih jual putus, jadi Polytron beli sekian jumlah unit dan gada cerita kerjasama barter teknologi apapun. Kaya mobil yang viral 4 tahunan itu lah.. ESEMKA. Kita juga tahu kalau pabrikan di Cina mampu memproduksi apapun sesuai keinginan dengan budget menyesuaikan.

Kebetulan desain Benling Tiger alias BenLG Tiger ini menurut Polytron EV Indonesia cocok untuk diboyong ke nusantara dan faktanya memang cocok dengan kebanyakan selera konsumen di sini. 

So bagaimanan menurut lads sekalian??

Semoga bermanfaat. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: [email protected]
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog

13 KOMENTAR

  1. pernah ada yang bahas, kalo generasi motor listrik yang sekarang ada di indonesia ya kaya era 2000an awal mocin menyerang.
    jaman itu, mocin nyerang dari sisi harga dimana motor jepang kelewat mahal, ya endingnya ketika pabrikan jepang mulai turunin harga (dan juga kualitas tentunya).

    era motor listrik ini bisa disebut juga era mocin 2.0 sih, bedanya pabrikan jepang masih setengah hati terjun disini.
    kayanya pabrikan jepang masih belum sreg sama konsep kemana2 bawa batere sih, makanya ini masih ngotot riset hydrogen (hydrogen jadi sumber energi generator listrik buat jalanin motor listriknya)

  2. Kang K0bay gak konfirm langsung saja ke pihak Politronnya?
    Maksudnya yang keluarin Fox Z dan R.
    Kan Kang K0bay dekat dengan beliau beliau kan?

  3. apakah molis polytron yg sudah disuntik mati aslinya klonengan dari produk Tiongkok juga ya – dan desainnya juga rame disini

  4. Istilah sewa batre molis polytron, apakah tiap bulan kita harus bayar sewa batre seumur hidup motor?
    trus kl misalnya ada yg nunggak sewa batre gimana? batrenya ditarik deler?

  5. Bukan hanya di sepeda motor listrik saja sih, di produk elektronik Polytron juga seperti itu jarang yg murni hasil karya Polytron sendiri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini