banner

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Menggunakan motor listrik adalah perubahan ke masa depan yang lebih baik dan cerdas. Apalagi ketersediaan bahan bakar fosil yang makin berkurang dan harganya yang fluktuatif. Adanya dukungan dari pemerintah untuk menggunakan motor listrik dengan memberikan bantuan melalui subsidi jelas menghembuskan angin segar baik untuk para pengguna maupun produsen. Salah satu pabrikan elektrik yang dalam dua tahun ini terjun juga ke sepeda motor listrik, POLYTRON, gencarkan produk EV dan kini sediakan fast charging station gratis!! Dimana aja posisinya? Kuy kepoin bareng bareng!! 

30 CABANG POLYTRON DI INDONESIA

Seiring minat dan penerimaan yang makin besar di tengah masyarakat, POLYTRON tengah fokus mengembangkan Electric Vehicle, baik dalam hal riset, produk hingga layanannya. Tergambar nyata dari jumlah showroom POLYTRON EV yang kini makin banyak dan tersebar luas di Indonesia. Jumlahnya saat ini telah melebihi 30 cabang yang tersebar di nusantara.

POLYTRON FOX-R 2024

Christopher A. Wirawan perwakilan dari POLYTRON EV mengatakan bahwa ‘melahirkan’ Fox-R yang memiliki daya baterai yang besar yaitu 3,7 kWh dengan kemampuan jarak tempuh 130km serta maksimum speed 95Km/h merupakan kunci bahwa POLYTRON ingin memberikan rasa puas dan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi para pengendara. Kapasitas baterai yang besar pada Fox-R dapat memberikan kinerja lebih besar, baik dalam hal kemampuan jarak tempuh maupun akselerasi dan manuver ketika berkendara.

Motor listrik Fox-R ditenagai oleh baterai lithium LFP (lithium iron phosphate) yang merupakan baterai terbaik untuk jenis kendaraan listrik dengan kepadatan lebih baik ketimbang baterai jenis lain. Baterai LFP dikenal sebagai baterai yang memiliki tingkat keamanan lebih tinggi dan efisien di segala cuaca. Sedangkan untuk ukuran dan modelnya, baterai LFP memiliki design yang simpel, sederhana dan fleksibel, dengan demikian maka dapat menekan harga dan biaya perawatannya.

FASILITAS FAST CHARGING

“POLYTRON juga telah membangun fasilitas fast charging station di beberapa lokasi showroom POLYTRON EV. Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis oleh para pengguna motor listrik POLYTRON Fox-R.” Kata Christopher.

Seiring perkembangan teknologinya, POLYTRON mengusung fasilitas fast charging station besutannya dengan teknologi Fast Charging yaitu dengan pengisian daya 10 menit, maka Anda dapat menempuh jarak hingga 20 km.

 

Fast charging station POLYTRON dapat dijumpai di showroom ataupun service center terdekat. Saat ini fasilitas fast charging tersedia di 2 lokasi yaitu di showroom POLYTRON Jakarta Barat – KS Tubun dan Jakarta Selatan – Kebayoran Lama. Kedepannya POLYTRON berencana akan membangun fasilitas fast charging di lokasi lain secara ‘maraton’ agar dapat dinikmati dan digunakan oleh para pengguna Fox-R.

POLYTRON selau mengedepankan #QualityThatMatters dengan menghadirkan produk berkualitas, inovatif dan durabilitas yang tinggi. Untuk informasi Anda dapat mengunjungi Instagram @polytron.ev atau ke @polytronindo. Untuk bantuan customer care dapat menghubungi layanan telepon 1500833 atau layanan pesan singkat WhatsApp 085321005100.

gathering akhir tahun bersama Polytron EV

Semoga bermanfaat. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: [email protected]
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog

11 KOMENTAR

    • menurut om anto, sewa baterai itu merugikan atau menguntungkan konsumen sih??

      Misal kita beli produk sudah harga subsidi itu 10juta (dianggap tanpa batre).. Lunas ya..
      Tapi ada istilah cicilan sekian ratus ribu per bulan.. dengan judul sewa..

      Berarti kita belum lunas dong??? Silakan om anto pendapatnya

      • Saya dulu pernah iseng2 itung biaya sewa batrenya, akhinya batal ambil fox r ini. Jatuh2nya hampir sama dengan motor bensin biasa, udah gitu bayar terus selama 3 tahun, setelah itu masih harus diperpanjang lagi klo nggak salah 9jt lagi dst.

        Blm lagi minus yang sangat fatal buat motor listrik ini ngecasnya yang lama, nggak seperti bensin yang tinggal tuang beres, build quality yang sorry to say jujur aja seperti motor mainan, rasanya lebih ringkih daripada rangka esaf.

        Klo bener2 ngebet pengen irit, beli deh honda revo injeksi. Saya pake yang revo karburator aja jogja solo pp 130 km cuman habis pertalite 22.000, apalagi yang injeksi denger2 isa jauh lebih irit, durabilitas dah teruji dan sparepart melimpah. Saya yakin diantara pembeli motor ini kebanyakan mikir konsumsi bbm daripada go green.

      • Untuk fox r dg jarak tempuh dan performa listrik yg baik, sy pikir masih wort it bngt bila dibanding dg merk lain dg harga serupa…. Sy tdk mau membandingkan dg mesin ice karena untuk saat ini mungkin blm bs dibandingkan, beda soal jika ekosistem ev sdh terbentuk di kemudian hari

  1. Molis belum waktunya. Tunggu dan bersabar saja di tahun 2030 , itupun kita diwajibkan wait n see… bagaimana sepak terjang pabrikan2 terutama yang gede menelurkan produk yang memang kayak dan ” murah ” ( katanya tsb ) .
    Saat ini , mari kita teruskan menikmati motor2 Honda yang sudah teruji :
    KeNyamanan
    KeIritan
    KeBandelan
    Kemewahan
    KePuasan
    Serta membikin hidup lebih bahagia
    Sat set sat set …wuzzzzzzz
    😂

  2. soal go green, pemakaian nikel sebagai bahan baku pembuatan baterai bukannya didapat dari kegiatan penambangan juga ya ? cmiiw secara di konoha sini pan kegiatan penambangan lebih dekat ke perusakan lingkungan ya gak sih

    belum lagi soal limbah baterai bekas/ rusak – gamna itu urusannya … ya mungkin ane yg pekok ato telat update, tapi soal limbah ini ya lagi-lagi soal kerusakan lingkungan

    dah lah gitu aja

    • Ya sebenernya komponen mesin bensin juga sama2 dari nambang, gak cuman nikel. Baja, aluminium dkk. Yang jadi masalah itu kita sebagai pemakai kendaraan listrik ini mayoritas kena iming2 irit, sebagian lagi kaum fomo yang berduit, pengen ikut tren kendaraan listrik. Saya yakin gak sampai 5 persen orang beli ini karena cinta bumi, nggak percaya dalam hidupnya orang2 ini kesehariannya nggak pake sedotan pas minum, atau ga minta plastik di indomaret.

      Kendaraan listrik ini drawbacknya banyak banget. Batre diprediksi kurang lebih 3 tahun rusak dengan harga ganti diatas 7 juta (ok polytron menerapkan sistem sewa batre, tapi anda mau selain bayar listrik, bayar lagi bulanan seumur hidup anda pakai motor ini? Dan nggak murah pula), sistem cas yang luar biasa lama, durabilitas yang 11 12 sama motor listrik punya ponakan saya yang umurnya 5 tahun.

      Bandingkan dengan kendaraan bensin, motor saya honda revo 100 15 thn baru 1x oversize mesin biaya 1jt rupiah, ganti oli mesin 50rb x 12 bulan x 3 thn 1.2juta rupiah, biaya servis ganti fast moving anggap aja 1.5jt 3 thn, blm sampai setengah harga batre. Selama2nya saya antri pom juga nggak lebih lama daripada nungguin cas batre, dan yang pasti ini motor beneran, bukan mainan.

  3. pendapat saya selalu dan tetep sama,

    kendaraan darat masa depan ya pake motor listrik, gak bohong deh teknologi motor brushless udah lebih dari cukup buat kendaraan ringan sampe kelas berat.
    problemnya itu di sumber listriknya, bawa2 batere dengan kapasitas gede (belom itung chargingnya yg pasti juga lama) gak akan sepraktis isi bensin.


    idealnya ya (buat saya) kendaraan dengan motor listrik dengan generator listrik terintegrasi dengan bahan bakar yang green dan terbarukan.
    yang jelas udah ada sih nissan kicks walaupun sumber bahan bakar nya masih bensin.

  4. Konstruksi sepeda motor yg ramping tidak cocok dg teknologi baterai dan motor listrik saat ini, yang jadi korban adalah jarak tempuh dan waktu yg dibutuhkan saat re-charging.

    Utk mobil listrik masih punya cukup ruangan yg bisa dimainkan, tinggal nunggu waktu hingga teknologi re-charging bisa sesingkat isi bensin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini