GSX

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberr… Masih ingat desas desus sport fairing 250cc terkuat dari Honda? CBR250RR 4 silinder itu loh. Terakhir pembahasan motor sport yang laik jadi lawan Kawasaki Ninja ZX25R ini adalah pada bulan Juni 2020 lalu. Sudah setahun lebih berarti ya, dan kini ada update terbaru dari motor bergenre super sport ini, mau tau aja apa mau tau banget? Wkwkkw, lawakan lawas, sooo ayo kita kepoin lebih lanjut! Eh kok ada VTEC-nya?

HOT GOSIP CBR250RR 4 SILINDER

Sebenarnya Honda CBR250RR 4 silinder tidak digosipkan sendirian lads, tak lama setelah ada simpang siur kehadiran motor sport fairing calon lawan tangguh Ninja ZX-25R ini, Yamaha pun digosipkan sedang kasak kusuk mempersiapkan YZF-R25 3 silinder crossplane!

CBR250RR 2021 Warna Baru

Perbedaannya dengan kabar CBR250RR 4 silinder adalah konsistensinya, jika Honda cukup konsisten dengan tetap pada kabar mesin 4 silindernya, tetangganya beda lagi, dari 3 silinder biasa, 3 silinder crossplane hingga terakhir menjadi 2 silinder tapi crossplane. Perbedaannya lagi, kalau Honda sudah siap bahkan sejak CBR 250 2 silinder belum dirilis.

Kembali ke Hot Gosip, info terkini diumbar abis abisan oleh om Komeng di blognya, beliau melihat sepak terjang AHM yang belakangan ini kembali gencar mengiklankan CBR250RR merupakan satu indikasi panas terkait CBR 4 silinder!

Kalau KBY sih melihatnya dari sudut lain wkwkwk, namanya punya produk anyar yaitu CBR250RR warna baru, ya wajar diiklankan atau dipromosikan. Tapi om Komeng melihatnya dari sudut sebagai pengamat otomotif dan marketing planner/ strategic yang terbiasa membaca lebih dalam aktivitas suatu pabrikan.

Menurutnya, CBR250RR sudah mulai mentok nih jurusnya, dari permainan warna, kemudian rilis versi termurah, hadir juga versi terkencang dan terlengkap pada varian SP, dan kembali bermain warna lagi. Gilanya lagi menurut beliau, desainnya sudah diturunkan 90 persen ke sang adik, alias CBR150R. Indikasi product cycle alias perputaran produknya sudah hampir mentok jika berkaca dari life cycle suatu produk. Bener juga sih ya.

CBR250RR sendiri secara resmi sudah berusia 4 tahun sejak dijual dan dikirimkan ke konsumen per Januari 2017 atau 5 tahun sejak world premiere nya di bulan Juli 2016. Jika diambil usia 4 tahun, maka tahun 2022 menjadi momen yang pas apabila hadir versi terbarunya, ya kan? Jika sudah mentok, biasanya akan hadir produk yang benar benar fresh!

CBR250RR 4 SILINDER HADIR KALAU

Seperti yang sudah KBY sebutkan di awal, Honda sebenarnya sudah mempersiapkan berbagai jenis mesin untuk CBR250RR bahkan sebelum lahir, dari 2 silinder V, 2 silinder in-line hingga 4 silinder in-line. Buat apa sih nyiapin banyak banyak? Ya untuk jualan dengan tetap melihat kondisi pasar lads. Pada akhirnya, diputuskan untuk memilih 2 silinder inline kan? Sementara 4 silinder-nya dikantongin dulu untuk menggeliat nanti nanti hehe.

Tapi terkait kepastian kehadiran dari CBR200RR 4 silinder, ada syarat yang harus terpenuhi dulu, selain info dari om Komeng dan berbagai sumber, KBY pun dapat wangsit dan bisikan terkait hal ini, apa saja syaratnya?

  1. CBR400RR harus hadir lebih dulu. Ini cukup berat, CBR 400cc tersebut dipersiapkan untuk menghadapi Ninja ZX4R jika jadi hadir, so selama kompetitor gak rilis, maka CBR pun hanya mengintai dan memantau. Tapi kemungkinannya sangat besar Ninja 400cc 4 silinder tersebut hadir kok, sudah disiapkan.
  2. Penjualan CBR250RR drop hingga klimaks akibat ZX25R dan saudaranya, sayangnya terkait jumlah penjualan ini kita tidak bisa membaca, hanya pihak pabrikan dan yang terkait saja yang paham. Intinya selama versi SP dan gonta ganti warna masih mampu mengimbangi penjualan kompetitor si 4 silinder tidak akan nongol.
  3. Masih ada pilihan lain selain 4 silinder. Om Komeng bilang Honda masih menyimpan satu kartu truf untuk mesin 2 silindernya yakni versi hi-performance bahkan dari varian SP! Jika penjualan di pasar dianggap masih mampu dilawan dengan varian ini, ya lagi lagi CBR250RR 4 silinder masuk kandang.
  4. Sudah saatnya.. nah ini mungkin berita baiknya. Jika Honda menganggap memang sudah saatnya CBR 250 4 silinder hadir, maka poin 1 hingga 3 bisa diabaikan. Artinya Honda memang serius mau menampilkan produknya yang pastinya berada di atas kompetitor dari banyak hal.

Yang unik adalah kabar dari Young Machine, media Jepang yang suka ngasal tapi akurasinya lumayan ini mengatakan kalau CBR400RR akan rilis dengan mesin 400cc VTEC! Wah wah menarik sih ini, soal mesin tersebut tentunya bukan hal yang sulit mengingat Honda sudah memilikinya di CB400 Superfour, kalau pun benar iya, maka kemungkinan mesin CBR 400 akan berbasis pada mesin tersebut dengan ubahan yang disesuaikan.

Gimana dengan CBR200RR 4 silinder? Untuk VTEC KBY rasa tidak akan ya, selain hanya berpengaruh tidak terlalu signifikan dari sisi performa pada mesin kecil, juga akan menambah harga jual wkwkkw. Berdasarkan keterangan Om Komeng di atas yang bilang CBR nantiny menang segalanya dari ZX25R, jadi makin penasaran dah. Prediksi KBY motor ini akan hadir di medio 2022.

Semoga bermanfaat lads. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog [KSLTV]

65 KOMENTAR

  1. Dulu nsr250 power 45hp …tapi ada pilihan yg versi hrc power 75hp…apakah mungkin honda ngeluarin cbr250rr versi tune hrc dng power 60hp…

      • Cbr250rr spek yang sekarang aja sudah lebih bagus dr kompetitor kok kecuali sektor model dan build quality serta durabilitas jelas ninja dan R25 adalah raja nya, jadi menurut saya sia2 aja mereka bikin cbr250rr 4 silinder, karna stigma moge di indonesia dan dunia itu kalau bukan ninja ya R series, berat lah nama cbr udah kadung tenggelam dan tercoreng dgn klotok dan dohc helo kitiy🤣

        • Buset udah kalah spec sekarang bawa² build quality sama durabilitas lagi 🤣 Lagian kok prestasinya di sirkuit balapan ga disebutin om ? 🤔 oh iya gimana mau menang orang jeroannya aja udah rompal duluan soalnya bahannya plastik upss wkwkwk

          Ditambah lagi bawa² stigma moge 🤣 ikon motor gede terutama sport fairing itu udah punyanya Ninja dari dulu om, ga di luar negeri (GPZ900R, H2R) ga di Indonesia (RR, N250, ZX25), emangnya orang awam kayak bocil sama emak² bilangnya motor fairing itu R series gitu 🤣🤣

  2. Kuncinya ada di 400cc, marilah kembali ke khasanah motor CC kecil bermesin exotic ala 90an

  3. “Untuk VTEC KBY rasa tidak akan ya, selain hanya berpengaruh tidak terlalu signifikan dari sisi performa pada mesin kecil, juga akan menambah harga jual wkwkkw”

    *uhuk uhuk* R15 *uhuk uhuk* Nmax

    • dah pernah dicoba kan r15/nmax dicopot kabet buat vva nya, hasilnya on dyno ya gitu lah

      • Sebenernya gak sesimpel itu juga sih cari tahunya hehe…

        Tapi kalau cuma untuk cari metode termudah mengetahui performa tanpa VVA, ya bisa lah

        • Vva tidak sama dengan Vtec, sekalipun punya tujuan sama yaitu sbg varible bukaan katup, namun Vva punya kelebihan sistem yg lebih canggih dan simple dgn selenoid, sedangkan Vtec itu lebih kompleks karna pakai hidrolik dan tekanan oli jadi tidak cocok buat mesin ber cc kecil…
          Dan seperti biasa (NGEKORRR) dengar2 honda sudah membuat desain Vtec dengan sistem yg mirip seperti Vva dgn tonjokan selenoid yamaha buat jajaran mesin baru nya nanti….

          • Canggih tapi simple…
            Kompleks tapi kalah canggih..

            Sungguh Saia bingung bacanya 🤣🤣🤣

            Baca dulu lebih banyak soal VTEC dan VVA deh mang..
            Tar ketauan siapa yang ngekor

            Kabur dulu aaaaah… 🏃☁️☁️☁️☁️

          • Dijaman era digital (era microchip) teknologi jelas berorientasi pada sesuatu yang semakin ringkas dan sederhana.

            Contohnya :
            1.monitor komputer dari yang awalnya transistor tabung sekarang sudah ditinggalkan dan diganti dgn tipe Lcd
            2.handphone yg dulu terlihat begitu tebal dan rumit dgn banyaknya tombol mekanis sekarang dirancang lebih slim dan sederhana dgn cukup hanya menyentuhkan jari ke layar…. Dll

          • Naaah setuju banget ini..

            Jadi apakah dengan dimensi jadi “mini size” sistemnya menjadi sederhana dan gak kompleks?

          • ahh syudahlah.. makin bingung saja saiya. mau tebak2an duluan ayam apa duluan telor saja saiya sudah bingiung kang.. 🤣🤣

    • ga ngaruh dari sisi performa tapi dijiplak juga, lirik rumah VTEC (VVA KW) di PICEK 160 (156 cc) 🤣

        • Dulu iya waktu jaman sebelum digital (era transistor) teknologi terlihat begitu kompleks, namun sekarang sudah serba digital (microchip) dimana perangkat dan teknologi semakin ringkas dan sederhana…

          Dahulu jika ingin mengambil dokumen berupa gambar dan video dari udara harus menyewa helikopter dan pilot serta kru dgn biaya yg mahal… Sekarang cukup pakai drone dan Gcam dgn budget yg berlipat-lipat lebih murah sudah bisa mendapatkan hasil yg bagus melebihi jaman masih pakai helikopter..

          • Kocak baca komentar YZ125 sama mbeha diatas, bilangnya honda ngekorr teknologi variable valve yamaha sementara variable valve honda itu sendiri udah diterapin ke sepeda motor dari tahun 80an.
            Lagian vva itu pada dasarnya sama aja sama vtec, tujuannya sama² biar punya 2 profil kem di rentang rpm tertentu, yg bedain cuman prinsip kerja sistem aktuatornya doang yg satu hidrolis satunya lagi selenoid, kenapa harus beda karena ya ga mungkin lah dijiplak habis-habisan kan udah ada hak patennya, dan ga mungkin juga kan yg jiplak teknologinya sama aja atau lebih rendah dari yg dijiplak.

            Btw ini baru bahas vtec konvensional, belum yg hyper vtec, i-vtec, avtec, vtec-e, vtec turbo, apalagi 3-stage vtec. Jadi ga usah terlalu jumawa dan malu dibilang pengekor 🤣

          • coba tunjukkin teknoologi vtec yang pake solenoid seperti VVA ekekek. VTEC malah ngekor VVA yang katanya ga ngaruh ke performa zluuuubhh mbinghaa ludah sendiri memang seger ya mbing 🤣🤣🤣

          • T*i kalo dikasih nyawa ya jadinya si YZ125, pengen keliatan pinter tapi…

            Teknologi chip makin kecil ya makin kompleks, makin susah, makin ribet. Keliatan simple kalo diliat dari sisi pengguna, dibelakang layar ya ngga simple juga. Kalo ngga tau apa-apa mending dirm deh, bikin malu Ngabidin sang aja lau.

      • sohc 4 klep ga cocok di metic, variable valve ga ngaruh untuk mesin kecil. zluuubhh 1 galon air ludah untuk mbekhaa 😂

        • @mbeha, nah kan mulai ga nyambung
          kata lu kan “sejak kapan VTEC pake selenoid”
          nah itu gua tunjukin Honda Integra VTECnya pake selenoid

          • Makanya, diskusi Ama yang kaya gitu susah, iyain aja udah.. 🤣🤣

            Kata kata dari show off teknologi aja pura pura ga tau.. 😁

            A: kita kalau jual produk yang sama aja ya bakal gada nilai jualnya buat lawan kompetitor. Kita pasang aja variable Valve di produk anyar

            AA: lah emang ngaruh banget di mesin kecil?

            A: Halah, ya gak, tapi kita show off teknologi, paham gak sih.. dibilang kudu ada nilai lebih .. nih kita bisa pasang di mesin kecil. Paham??

            B: Jadi gitu ya, produk A show off duluan meski tau gak ngaruh² amat.. kita jangan ikut dulu meski udah punya duluan.. tanpa katup variabel powernya bisa di atasnya kok … cukup 4 katup aja dulu..

            BB: lapor bos, katup variabel keknya masih digdaya…

            B: Yaudah pasang sih, emang mereka doang yang bisa…

            Ngah Ngah Ngah….

      • iya VVA duluan dan canggih trs akuisis tekhnologi
        yg sederhana macam smart stop system,parking brake,side stand switch,smart motor generator itupun jg yg pertama dan yg laen njiplak
        wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

    • HAHaeM paling2 akan melanjutkan “kejahilan” kepada YiaMangap😁😁😁 karena intinya setelah menguasai segmen paling gemuk di matic entry level, maka misi yang laennya adalah buat show off dan “meredupkan” . Terbukti pada PeGar, Byamsiong, Viamsiong sampai Rjigong…🤭🤭🤭. Permainan masih lanjut pada Picex vs Moge1550. Tapi itu Picex160 sudah semakin mudah terlihat pula di jalanan…alamakkk🤣🤣🤣. BTW ACG starter diekorin oleh apa?? S**RT apa hayo? Tebaklah 3x prok..prok..prokkkk

  4. Sebelah malah ngurangin jumlah silinder…mungkin2 karena gak bisa produksi klep yang bagus..teringat kasus MotoGP season 2020. Tahun ini juga mungkin…mungkin ya hanya bisa nyiapin klep bagus buat 1 motor si onoh aja. Yang Laen masih pake bahan aluminium pantji. Makanya Peningnyales dipecat gegara bleyer2…ini buat prototype series padahal..bayangkan yang masspro🤭🤭🤭 Well..ini cuman opini aja. No heart feeling ya👋👋👋

    • Mang … klo poin 1 ala Oom Komeng ditempelin ke Vixion yg blom lama ini ganti warna eh ketambahan warna baru, apakah bisa diartikan bakalan ada All New Model buat Vixion taon depan … apakah strategi refreshment nanggung buat ngabisin stok sebelum rilis model baru gituu hehehehe

      • Bisa banget beh, karena yang namanya strategi sifatnya dinamis… Ngeliat kondisi perusahaan dan market juga ..

        Contoh, Sonic juga udah cukup lama dari 2016, tapi gada facelift nya sama sekali.. hehe…

        Yang ay tangkep dari Sonic, pertama, pasarnya jenuh, stagnan dan cenderung flat kalau ga mau disebut turun..

        Kedua karena dari poin 1, AHM gak melihat bakal adanya ombak besar kalaupun Sonic dirubah total.. kalaupun dikasih all new efek ombaknya kecil.. artinya perusahaan cuma buang² duit aja untuk sesuatu yang gak booming hehe…

        Beda sama produk yang laris manis, dipertahankan terus eksistensinya dengan cara update lebih cepat dari 4 tahun..apalagi kalau mainnya di kelas sesak yang butuh pergerakan cepat…

        • Itulah Mang, ane bilang bagi HahaeM ini masuk kategori “lepas hobi” aja😆😆😆 gak terlalu hitung2 volume yang penting sebelah dah dibuat sesak napas..noh ada bocoran moge fairing 1550peapea..kasi pencerahan Mang. #komporlagi

  5. Yang masih jadi misteri dan belum terungkap sampe sekarang adalah:
    Foto lowres motor fairing putih yg dulu beredar di blogsphere yg sempet dibilang Ninja 250 4 cyl, itu motor apaaa???

  6. Untung aja HanHon gak ngekor letak koentji jok PeGar yang di bokong itu😆😆😆…statement iklannya tertulis “standar baru”….asli lawak🤭🤭🤭

  7. Apaan sih rebutan variable valve… Sama2 bukan penemu rebutan permennya kek apa aja 😂

  8. Lhaa udahan ini? Kuliah teknologi katup berakhir gitu aja?? Gak asik..wakakak. HonHan memang jahattt…ngekorrr trus menguasai sampe2 pendukung Sultan blingsatan..dasar tukang ngekorrr!!

  9. Selain faktor2 yg disebut di atas, menurut saya sebenarnya ada satu faktor krusial lagi yg bisa jadi menunda rilis cbr 4 silinder ini, yaitu pandemi. Pabrikan akan mikir panjang utk rilis produk baru selama pandemi karena daya beli yg jatuh sehingga mereka akan wait n see sampai kapan pandemi akan berakhir. Ya kita berharap aja mudah2an tahun depan pandemi sudah reda dan daya beli meningkat sehingga ada harapan buat pabrikan merilis produk2 keren ke market

Yuk Tinggalin Jejak Lads..