Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrrr.. Astra Honda Motor (AHM) mengajak sejumlah blogger dan vlogger untuk berpartisipasi mencoba produk terbaru mereka, skutik retro modern All New Scoopy. Test Ride All New Scoopy terbaru KBY lakukan bersama Sena, si sulung yang sengaja KBY ajak biar dapat pengalaman lebih dan mengenal dunia yang selama ini dilakuin oleh Papinya hehe.. Bagaimana hasilnya? Benarkah melebihi ekspektasi? Kepoin lebih lanjut scroll ke bawah yes..

Test ride All New Scoopy 2021 terbaru dilakukan di sirkuit pribadi milik AHM, yes lads, seperti prediksi KBY pada artikel test ride Honda CBR250RR SP beberapa waktu lalu, AHM dipastikan akan selalu menggunakan trek mereka ini karena memang memiliki wahana yang tepat yang dapat disesuaikan dengan produk terbaru mereka.

Untuk sesi tes skutik kali ini, mereka memilih sirkuit yang lebih kecil namun ukurannya tetap lebih luas dari trek sentul kecil sih kalau dilihat ya.. Lapangan besar dibuat sedemikian rupa, memiliki batas garis seperti yang biasanya didapati pada latihan safety riding..

Karena 1 tim hanya diperbolehkan 1 orang yang mengetes, KBY menyerahkan sesi test ride All New Scoopy kepada Sena, biar dia dapat pengalaman, plus belajar bagaimana berbagi dari pengalaman yang didapatkannya. Sekaligus mewakili generasi muda lah wkwkwk..

Eh ternyata, setelah Sena kelar, KBY diperbolehkan oleh panitia untuk melakukan tes! So KBY ikutan singkat saja hanya 2 putaran dari total 6 yang diperbolehkan, selain memang ingin mencoba first impression, sesi tes dilakukan di selang waktu saat grup 2 sedang bersiap siap..

So, yang akan KBY bahas di sini yang pertama versi si sulung Sena dulu aja yes? Habis itu versi KBY, jangan lupa videonya ditonton dan subscribe juga like ya lads.. mulai dari nol lagi nih channel wkwkkw..

TEST RIDE ALL NEW SCOOPY 2021 VERSI SENA

ERGONOMI & KENYAMANAN

Untuk ergonomi yang Sena rasakan adalah santai, namun dek tinggi menurutnya akan bermasalah bagi rider yang memiliki tinggi di atas 175cm, dengkul mentok setang jika kaki tidak turun terutama saat berbelok patah. Tinggi Sena sendiri 169-170cm.

Kaki menapak sempurna bahkan lutut sedikit tertekuk, singkatnya skutik retro terbaru Honda yang punya harga mulai Rp. 19 jutaan ini bakal aman digunakan oleh siapapun kecuali anak kecil wkwkwk..

Joknya, ternyata masih sama, kurang empuk! Rejeki tukang jok nih wkwkw.. Untuk pandangan ke speedometer, sudah lebih baik, yang sebelumnya posisi terlalu ke bawah, jadi untuk melihat bagian digitalnya kepala kudu nunduk lagi.. Sekarang gak sih. Sayang jam digital terlalu kecil..

Menurut Sena, kenyamanannya ada perbaikan, dia merasa kinerja suspensinya – terutama di belakang – lebih empuk dibanding versi sebelumnya. Bagaimana dengan berboncengan? Meski sudah lebih baik, tapi KBY yang duduk di belakang masih merasa “jengkang” sedikit nih lads, masih kurang tinggi sedikit di belakang. Kalau buat ama yayang sih pas, karena dia pasti akan mepet depan.. awoookk..

PERFORMA MESIN

Dia terkejut, karena ternyata tenaga atau hentakan alias besutan awal sangat bertenaga, hal ini dimaklumi karena sebelumnya dia belum pernah tes Honda Genio maupun All New Beat yang memiliki basis mesin yang sama.

Basis pengetahuannya adalah Honda Scoopy eSP versi sebelumnya – yang pertama menggunakan velg 12″ – yang kebetulan memang pernah dipinjamkan selama beberapa hari kepada kami (baca: Review Harian All New Scoopy 2017). Jadi di benaknya, tenaganya ya mirip lah ya.

Ternyata galak, ujarnya.. Asik membetot All New Scoopy dari stop hingga tengah, dan dia mengeluhkan tenaganya yang drop di atas, tepatnya setelah melewati kecepatan 60km/jam. Terasa lama untuk mencapai 70km/jam apalagi 80, di trek yang ada tentunya.

Menurutnya, All New Scoopy paling pas buat di perkotaan yang menuntut akselerasi dibandingkan top speed. Asik untuk santai dan kecepatan crusing 60km/jam. Jadi menurutnya, performa skutik ini melebihi ekspektasinya, dikira biasa aja, taunya jengat.. wkwkkw..

HANDLING, KELINCAHAN DAN PENGEREMAN

Sena juga terkesan dengan sasis baru eSAF yang dimiliki oleh All New Scoopy 2021 ini, handlingnya sangat baik dan penurut, sangat lincah dan controllable! Selain sasis, ban 12 inchi yang lebar pastinya berperan besar terhadap handlingnya yang sigap tersebut. Ini yang membuat Skupi lebih stabil di tikungan dibandingkan Genio atau All New Beat.

Pengereman tidak istimewa tapi sudah sangat lebih dari cukup, cekatan, pakem dan predictable.

TEST RIDE ALL NEW SCOOPY 2021 VERSI KBY

Nungguin ya? Ternyata sama aja ama Sena lads, beneran wkwkwk.. Karena sudah tau performa mesin 110 generasi terbaru yang punya stroke panjang, KBY berharap tenaga atasnya ada perbedaan dengan Genio atau All New Beat. Ternyata sarua keneh euy.. letoy wkwkkw..

Makanya di awal KBY berharap si All New Scoopy ini mesinnya setidaknya 125cc.. Yah mungkin karena dasarnya KBY dan Sena memiliki karakter yang sama, demen mesin powerful di semua kitiran terutama atas.

FITUR ALL NEW SCOOPY 2020

Sena juga menyukai fitur fitur terbaru yang dimiliki oleh All New Scoopy 2020 ini lads, selain adanya Average BBM, laci yang besar dan dalam yang mampu menelan HP berukuran 6,75 inci dengan mudah, juga dompet. Adanya power charger USB membuat modal kabel charger saja cukup, gak harus keluar duit lagi buat beli adaptor wkwkwk..

Bagasinya luas, 15,4 liter, helm open face berukuran sedang muat, juga buat para remaja yang demen belanja, bisa menaruh banyak barang di bagasi. Hook yang keren juga disukai Sena, terkesan hal yang kecil tapi menurutnya sangat modern.

Dari sektor desain, Sena menyebut All New Scoopy ini sebagai Vespanya Jepang (andai Saluto yang hadir mungkin ini yang paling tepat wkwkwk). Dan melihat skutik retro ini sebagai motor bahan yang bakal asik untuk dimodif, dia suka banget modifikasi All New Scoopy terbaru garapan Katros Garage, sama sih KBY juga, selera kita sama.. awoookk..

KESIMPULAN TEST RIDE ALL NEW SCOOPY 2021

Pada dasarnya semuanya sudah baik, bahkan Sena memberikan nilai rata rata 8,5.. Kalau KBY sih kasih 8 aja, karena tenaga atasnya yang masih terasa kurang, sementara bawah hingga tengah sih bisa dibilang istimewa lah.

Desain yang mampu diterima konsumen, kemudahan modifikasi, fitur segambreng, mesin powerful dan irit membuat All New Scoopy akan kembali sukses – meski harganya tidak dapat dikatakan murah juga. Skutik ini bahkan diproduksi oleh 3 plant sekaligus karena keterbatasan line production yang rebutan dengan Beat dan Vario.

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
Youtube: Kobayogas Sena Learn To Vlog [KSL-TV]

26 KOMENTAR

  1. Mantaplahhh kalo selera Papih & Sena bersambung rasa alias connect dan cucok

    jangan diracunin SPG dulu yah Mang … biar Papih nya aja awokawokawok

  2. Aman buat ngeboncengin batangan 🤣 penasaran dgn kemampuannya di tanjakan apakah lebih bagus, sama atau lebih buruk dibandingkan mesin versi lawas

  3. dah liat yutubnya 22nya yg modif sm yg tes ride …
    klo di perhatiin nada suaranya sena sm mang kobay itu mirip2 cuma beda di tone aja … untuk aksen dan jeda2nya mirip bgt sm mang kobay …. cuma ya kayanya emg ilmu di roda dua masih perlu di tambahin lgi waktu ngereview masih banyak yg kurang aja gtu .. hehehe
    pisssss mang ✌️

  4. Inyong ngerti Kang, kalau ada hidden agenda
    – Kang K0bay sedang melatih Sena dan mempromosikannya ke publik,
    dan itu berhasil.
    Alhasil, setelah membaca artikel yang panjang kali lebar,
    Tenyata fiks, Sena lebih ganteng timbang Bapaknya, hahaha ahaaai.
    Apakah Sena, melebihi ekspektasi? hehe

  5. Habis liat new scoopy trus liat fino knp badan jadi meriang,pusing,mual pengen muntah….penyakit apa itu mang

  6. Motor incaran bokin neh… Memang harusnya 125cc LC biar tampilan unik tapi tenaga mesinnya mumpuni, at least untuk wilayah bukan perkotaan. Thanks mang infonya

  7. Kalo sama Kymco GP 125 gimana mang performa-nya Si Scoopy Keyless di harga yg sama.???

    Performa mesinya ya mang bukan fiturnya.
    Tolong jawab..🙏🙏🙏

  8. Coba vario make rangka esaf..mungkin handlingnya jauh lebih baik.. Vario sekarang rasanya kaya naik celeng..susah belok,,berat

Yuk Tinggalin Jejak Lads..