Kejari Jakarta Timur

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Kena tilang dan harus sidang? Baru ngeh ternyata tanggal sidangnya bentrok dengan kerjaan atau rapat kantor? Atau baru inget beberapa hari sesudahnya? Waduh gimana dong? Hangus kah SIM kita? Gak kok lads, jangan panik, ini ada cara mudah menebus SIM Tilang yang telat sidang, gak ribet. Silakan digeber dulu artikelnya yes…

Dari beberapa referensi yang KBY baca, surat tilang saat ini tidak ada lagi berwarna merah, semuanya biru (CMIIW nih lads), so kalau dulu surat tilang warna merah artinya kita banding dan menghadiri sidang (which is useless kecuali kasus knalpot ori Ducati tempo hari), sedangkan warna biru artinya kita mengakui kesalahan dan akan membayar denda sebesar pelanggaran.

Ada beberapa cara menebus SIM yang kena tilang lads, yang pertama langsung bayar ke Bank BRI terdekat dan jika beruntung razia lalu lintasnya masih disitu, seharusnya SIM bisa langsung dikembalikan dengan menunjukkan tanda bayar. Tapi biasanya karena sistem belum langsung online, maka belum ada tuh laporan tilang kalian lads. Jadi cara pertama ini kecil kemungkinan untuk sukses.

Kecuali, Pak Pol langsung input ke dalam sistem dan saat kita ke Bank maka nomor registrasi tilang kita sudah muncul, sehingga bisa langsung dibayar. Tapi cara ini juga bukan tanpa kekurangan, yang KBY ingat sih dulu banget, jika kita terima slip biru, selain mengaku salah, maka denda tilang yang akan dibayarkan pun kena jumlah maksimal, misal tidak ada SIM atau STNK, dendanya 500 ribu, ya full bayar di Bank 500 ribu, kan remek juga yes wkwkkw..

Yang kedua, sesuai referensi di atas, slip tilang warna biru juga berarti kita bisa menghadiri sidang, biasanya jadwalnya itu dua minggu setelah terkena tilang dan pasti di hari Jumat pagi. Ingat ya, dimana kita kena tilang, maka di daerah itulah kita wajib hadir. Lah kalau kenanya jauh dari KTP/ domisili gimana kang? Tenang nanti kita akan menuju ke sana.

PROSES PEMBAYARAN TILANG

Ini proses pembayaran tilang dengan kondisi normal, yaitu hadir di sidang (jangan bayangin pengadilan kaya di tv ye, jauuhh) sesuai jadwal pengadilan di KEJARI (Kejaksaan Negeri) dimana kita diminta hadir. Misal di Jakarta Timur ya hadirnya di Kejari JakTim, di prumpung bypass DI Panjaitan.

Kejari Jakarta Timur

Datang (wajib pagi biar gak antri banget), parkir, langsung ambil nomor antrian di loket atau serahkan slip tilangnya (kadang sama KTP juga), tunggu dipanggil nomor atau namanya. Setelah dipanggil, tanpa persidangan karena hakim sudah ketuk palu ceritanya – kita akan dikasih tau bayar dendanya, biasanya sekitar 15-50 persen dari denda maksimal. Ya dari mulai dari 50 ribu hingga 250 ribu lah. Bayar di tempat, dan siapkan uang pas, IYKWIM.

Nah gampang banget kan? Gak pake calo pula, cuma sediain waktu doang sih.

CARA AMBIL SIM TILANG TELAT SIDANG

Nah sekarang kita bahas kalau kita gak ikut sidang atau telat sidang. Kondisi ini biasanya kalau kita kena di daerah jauh dari domisili, anak JakTim kena di Selatan misal, atau anak Barat kena di Utara, dst.

Karena satu dan lain hal, kita gak bisa ikut sidang dan terlewat lah jadwal sidang.. waduh hangus dong SIM kita karena gak ikut sidang Kang? Oh tentu tidak, selama batas waktunya masih dalam toleransi, misal 2 mingguan maka SIM kita akan tetap ada di KEJARI, kalau bulanan? Wallahualam dah wkwkwkw…

Untuk pengambilan SIM Tilang yang lewat sidang, prosesnya sama kok kaya di atas, hanya bedanya butuh waktu lebih dari dua hari untuk mengetahui denda Tilangnya di website masing masing KEJARI. Sidang itu biasanya Jumat, ada juga yang malamnya sudah bisa keluar namanya, tapi biasanya sih baru hari Senin atau Selasa baru nongol lads, nama dan jumlah denda yang dibebankan kepada pelanggar lalu lintas.

Kalau sudah keluar nama dan jumlah dendanya ya lebih mudah, tinggal siapin saja duit sesuai denda tilang, besoknya meluncur deh ke Kejaksaan Negeri sesuai daerah kena tilang.

Di KEJARI biasanya ada kios/ loket Bank terpilih, misal BRI, jadi ketika kita sampai, langsung saja ke loket Bank ya lads, kasihkan slip tilang, nanti tinggal bayar. Nah di sini wajib hati hati, karena ada juga kios “bayangan” BRI Link misalnya, kaya di Kejari JakTim, sebenarnya itu resmi gak resmi sih soalnya dikenakan biaya admin wkwkkww.. suwek. Biasanya kita digiring buat ke sini nih 😀

Ini nih loket BRI Link wkwkkw…

Setelah kelar membayar, ya menuju loket, nanti dikasih tau sama petugas Bank harus menuju ke loket mana, dan biasanya sih gak antri kalau di luar hari Jumat, kalaupun antri gak banyak. Di loket serahkan slip tilang yang sudah dijepret dengan bukti pembayaran, tunggu namanya dipanggil dan kelar deh, SIM pun kembali ke pemiliknya hehehe..

Tapi, akan berbeda cerita kalau kita kenanya di Bali padahal tinggal di Jakarta kang? KBY rasa gak, akan sama kok prosesnya dengan Bayar Tilang Telat Sidang, bedanya yang ngambil itu perwakilannya, dan boleh kok tanpa harus ada surat kuasa..

Semoga bermanfaat lads. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog [KSLTV]

13 KOMENTAR

  1. Jadi inget th 2018, dalam setahun 2x kena tilang ganjil genap, ya pake proses spt diartikel diatas, lewatin aja hari sidang, terus datang ke “agen bank” sepanjang kantor Kejari, lanjut antri diloket, 2 jam kelar urusan.

    SIM yg udah lewat 2 minggu gak ditebus kalo gak salah dibalikin lagi ke polres petugas yg lakukan tilang

    • Gw lupa tempo hari kena di kp Melayu tapi udah masuk Jaksel…

      Ga ikut sidang karena jauh, trus lupa kelewat kayaknya dua Minggu lebih, hampir sebulan.. H2C ke Kejari JakSel di Jagakarsa, ternyata masih ada 🤣🤣 ga sampe 10 menit kelar, sepi beud waktu itu wkwk

  2. ribet amat kang, mending salam tempel 50rb udah beres. gak banyak waktu kesita buat urus waktu untuk gituan.

      • sekedar cerita kang. saya dari semarang ke madiun, lewat jalur ngawi, saya tau kalo jalan di marka garis luruss tanpa putus (di hutan ngawi.perbatasan ponorogo) saya nyalip truk yg kebetulan pelan (30kpj, masa saya harus ngintill di belakangnya terus) eeh tak taunya di belokan udah bediri tuh yg seragam ijo . singkat cerita aq d berhentikan.stnk di tahan di suruh sidang 2 minggu lagi . “KAN NYUSAHIN TUH” sidang di kota yg jauuuhh. akhirnya salam tempel lah terjadi.. gak taunya esok hari.. eehh di cegat lagi kang.dgn kasus yg sama (beda personil) saya kan jadi terharu..???🤣🤣🤣

    • @john lee, pengalaman saya utk salam tempel, pak pol langsung tunjukin daftar denda tilang resmi, dan nggak mau ditempel pake angka yg lebih kecil dari denda resmi, mending keuarin tilang, dia dapat insentif.

      Anyway, kok “seragam ijo” bisa nyetop dan cek stnk?

  3. Sekedar cerita om, gw sering ngelewatin sidang2 tilang, males ikut toh sama aja denda minimal juga, pernah 1 tahun lebih gak gw ambil2 sim gw aman2 aja ( jangan diikutin kelakuan gw yak )

    Kalo kena tilang di Jakarta pusat sekarang gak bisa ambil langsung om, harus melalui kantor pos, bulan 3 kemarin gw gitu si, gak tau dah sekarang

  4. Ah artikel buat proses yg kena tilang luar daerahnya kentang, bikin lg artikel susulannya mang 😂😂😂

Yuk Tinggalin Jejak Lads..