Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Penjualan Sepeda Motor bulan April 2018 yang dihimpun media Viva, angka angka distribusi semua pabrikan jika ditotal mencapai 580.921 unit, angka ini naik sekitar 45ribuan jika dibanding bulan sebelumnya yang hanya 535,371 unit.  Bahkan jumlah tersebut naik signifikan jika dibanding bulan sama di tahun 2017 lalu yang hanya 388ribuan unit saja. Angka bertambah tersebut mungkin karena bulan ramadhan yang sebentar lagi hadir kini lebih cepat dibanding tahun lalu, belum lagi Lebaran yang jatuh di bulan Juni sehingga angka distribusinya meningkat sesuai demand konsumen..

Data AISI Penjualan Motor April 2018 :

Pabrikan Terjual Persentase
 1. Honda 458.499 unit 78,92 %
 2. Yamaha 113.182 unit 19,48 %
 3. Suzuki 6.954 unit 1,19 %
 4. Kawasaki 2.282 unit 0,39 %
 5. TVS 4 unit 0,00%
Total :
580.921 unit 100%

sumber: warungasep.net

Bandingkan dengan data di bulan Maret sebelumnya :

Data AISI Maret 2018 :

Pabrikan Terjual Persentase
 1. Honda 384.187 unit 71,76 %
 2. Yamaha 133.126 unit 24,86%
 3. Kawasaki 13.969 unit 2,60 %
 4. Suzuki 4.077 unit 0,76 %
 5. TVS 12 unit 0,002%
Total :
535.371 unit 100%

 

Penyumbang terbesar penjualan motor dibulan kemarin masih dipegang oleh Honda, pabrikan berlogo sayap mengepak ini mencatatkan angka distribusi sebanyak 458.499 unit, dan menguasai sekitar 78,92% market share nasional. Bahkan penjualan Honda ini naik jika dibandingkan angka distribusi bulan Maret yang hanya 384ribuan saja. Aneh padahal berita buruk tentang PCX digeber terus setiap hari.. kok gak ngaruh ya?? Kurang semangat nih, ayo lebih semangaaatt!!

Lalu diposisi ke-2 ada pabrikan berlogo garpu tala Yamaha yang menguasai sekitar 19,48% market share nasional dengan angka distribusinya sebesar 113.182 unit. Angka ini sebenarnya turun jika dibandingkan distribusi bulan sebelumnya yang sempat mencapai angka 133ribuan unit. Oh tenang ada Lexi 125, akan shifting delman kesana kok bulan depan.. harap juragan.

Sementara itu, yang jadi sorotan adalah justru pabrikan yang berada di posisi 3 dan 4 lads, Kawasaki dan Suzuki, karena pada data penjualan motor April 2018 ini kedua pabrikan ini justru bertukar posisi klasemen market share wkwkw, dimana di bulan lalu Kawasaki sempat berada di nomor 3, kini penjualannya turun disalip oleh Suzuki yang memang naik 2000-an unit, mantappp, teruskan Suzuki!!

Bisa lihat pada tabel di atas jika penjualan Suzuki memang mengalami kenaikan, dimana di bulan lalu hanya mendistribusikan sebanyak 4ribuan unit kini naik menjadi 6.954 unit. Kenaikan ini disebabkan Suzuki punya produk baru yang mulai didistribusikan yaitu Suzuki GSX-R150 2018. Semoga konsisten nih, belum lagi nanti Suzuki Nex II, akan ada distribusi yang mudah-mudahan cukup lumayan nanti..

Sedangkan Kawasaki bisa dibilang penjualannya terjun bebas lads, dan parah! bayangkan saja dari semula penjualannya sempat berada diangka 13ribuan unit, turun menjadi hanya 2.282 unit saja, atau kebagian sekitar 0,39% market share, padahal dibulan lalu pabrikan geng ijo ini sempat kebagian kue market share sebanyak 2,60%. Drop 11ribu justru jadi pertanyaan besar, kenapa nih? Apa iya cuma gara gara Ninja 250 doang yang kemarin hanya terdistribusi sebanyak 49 unit? (Baca: Parah, Penjualan Ninja 250 Cuma 49 Unit).

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogasblog
  • YouTube channel: Yogas Kobayogas
  • Path: Yogas Kobayogas.com

<

43 COMMENTS

  1. Kasian kaoskaki…Makin kesini ikutan pabrikan sebelah…didown grade mulu ninjanya…ya gk laku dah…..

    • Ekonomi meroket mang. Susah penetrasinya tvs ngandelin eksport. Kipaz kipaz dollar.

    • opini pribadi nih mang, pertama modelnya ada kemiripan kaya Suzuki, bukan selera konsumen Indonesia, terus produknya gak terlalu banyak line up.. terus emang gak konsentrasi dan penetrasi di pasar Indonesia.

      TVS lebih banyak ekspor sih (produk dan parts)

  2. Semoga di segerakan sujuki ambil market hondut sama yemehe. , Gak usah jauh jauh. Sujuki di poaisi ke3 ketat sama dua pesaingnya .Pasti mendadak yg ngaku fbs menjadi fby garis keras

    Ngah ngah ngah

  3. Wakakasi org jualan cuma ninja sm klx doang (w masih baru) mana gg ada update signifikan laku smpe skrng aja udh untung.
    Tp yg jd pertanyaan asli penasaran bgt, seurgen apakah yimm sekarang smpe ms sekitar 20% an ? Bener gg sih yg katanya yimm kipas2 dolar, klo gtu berarti produk2 ekspor kya r3 mt03 xabar r15 dll pertama dilahirkan murni disini lalu diekspor ke negara2 tujuan, harusnya klo bener2 kipas2 dolar udh dr jaman om komeng yimm beneran dpt dolar bukan cuma skrng yg dijadiin bahan andalan pembelaan para2 fby kampung, tp gg tau jg sih sy kurang tau sejarah permotoran oreg tau blog2 motor baru2 ini

    • lah emang kira kira kenapa YIMM bisa bertahan dan jor joran road show sana sini, juga tetap ada produk baru, balapan jalan terus dlsb dari mana? Ya hasil ekspor lah mang… Nyata kok itu hasilnya..

    • Sebenarnya gak masalah klo yamaha urutan kedua. Karena dulu zaman masih 2 tak, yamaha itu no 3 setelah suzuki.

      Jadi skrg kalopun jd 10 persen, hanya kembali ke posisi awal.

  4. “Akan sifting delman kok bulan depan.. harapan juragan..”.
    Hahahahahaa faaak
    Jan gakak pooolll

  5. Perlu dipergiat nich tukang BC nya..

    Mssa BC sisng malam produk bc an tambsh laris aja .. ayan deh tuh orang ngumpet di zamban

  6. Suzuki itu performance & kualitasnya sudah mantap, yg perlu di benahi adalah designnya & jaringan 3S nya

  7. sijuki udah capek2 membina blogger2, plus jalan2 ke jepang, naiknya cuma seicrit.

    contoh dong yamaha indonesia, liat kipas2 dolarnya, ngiler ga liat kipas2 dolar? (belaga lupa kalo dulu petinggi yamaha pusat aja bilang kalo market terpenting yamaha itu di indonesia)

Yuk Tinggalin Jejak Lads..

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.