Kobayogas.com – Hola lads, salam geberr… Asia Road Race Championship tidak digelar pada tahun 2020 lalu, pada tahun 2021 sempat digelar satu seri di Malaysia tapi kemudian batal diteruskan, kedua tahun tersebut memang masih dipayungi adanya pandemi sih ya.. Nah pada tahun 2019 lalu, pembalap Indonesia dari Manual Tech Kawasaki Racing (saat itu) Andy Muhammad Fadly yang menjadi juara umum AP250 (Asia Production 250). Tahun 2022 ini persaingan lebih ketat! AM Fadly sebagai juara bertahan tidak mulus untuk mempertahankan juara umum.. Akhirnya dengan poin akhir yang sama dengan pembalap yang juga asal Indonesia dari Astra Honda Racing Team (AHRT) yaitu Rheza Danica Ahren, Fadly juara back to back di ARRC AP250 musim 2022..!!

Minggu ini menjadi akhir pekan yang luar biasa bagi Honda dan para pembalap Indonesia dari tim AHRT.. Betapa tidak, pada race 1 di kelas AP250 kemarin Sabtu 19 Nopember 2022, tiga pembalap Indonesia Astra Honda Racing Team benar benar menyapu bersih podium!!

Ketiga pembalap tersebut adalah Herjun Atna Firdaus sebagai juaranya, posisi kedua Adenanta Putra dan podium terakhir oleh Rheza Danica Ahrens.. Mereka bertiga benar benar mengusai Sirkuit Chang Thailand.. Malah andai Piyawat tidak berada di posisi ke 4, maka 5 besar akan dikuasai oleh Indonesia dari Yamaha Racing Indonesia loh..

Nah di race kedua pada hari ini, Minggu 20 Nopember 2022 tadi siang di Thailand, Rheza kembali mendominasi jalannya balapan, sayangnya podium tidak disabet habis oleh Indonesia. Pada podium ke dua, pembalap tuan rumah Piyawat yang mengambilnya, sedangkan podium ke tiga disikat rekan setim AM Fadly, Aiki Iyoshi.

KLASEMEN AKHIR AP250 ARRC 2022

AM Fadly harus mengakui bahwa musim 2022 ini sangat berat, pembalap Motul Sniper Manual Tech Racing Team tersebut dapat dikatakan terseok seok dalam beberapa seri terakhir (lihat gambar di bawah).

 

Pembalap andalan Kawasaki ini beruntung karena performanya di dua seri (round) pertama.. Pada dua seri tersebut, Fadly mampu finis ke tiga satu kali dan tiga kali juara seri.. Sisanya dalam 3 seri, dia hanya mampu mencapai posisi tertinggi ke enam.. Tapi memang selalu meraih poin, tidak pernah NIL dan DNF.

Selain itu, pembalap Indonesia dari AHRT dapat dikatakan tidak konsisten.. Rheza Danica misalnya, pernah satu kali DNF.. sementara juara seri dua kali direngkuhnya. Sisanya seperti Herjun Atna dan Adenanta, meskipun pernah juara tapi DNF nya juga banyak..

Dengan demikian AM Fadly dinobatkan menjadi juara umum ARRC AP250 musim 2022, dua kali berturut-turut sejak 2019 alias back to back.. !! Selamat AM Fadly!! Tapi harus diperbaiki nih kinerja Kawasaki, masa panas di seri awal doang, malah Aiki Iyoshi performanya buruk di musim ini, beruntung mereka punya Pak Haji.

Sebenarnya masih ada yang mengganjal nih, tapi belum dapat hasil yang benarnya. Poin yang diraih AM Fadly maupun Rheza Danica adalah sama, yaitu 133 poin.. Mengapa pembalap Kawasaki yang jadi juaranya? Nah ini menurut opini KBY, jika di sepakbola itu terdapat poin sama di klasemen akhir, maka akan dilihat goal difference alias selisih goal atau mana yang paling banyak memang.

Nah kalau di balapan kan selisih gol gada ya wkwkw, jadi menurut KBY yang dilihat sih mana yang paling banyak menang alias juara seri, sooo wajar kalau AM Fadly yang menjadi juara umum, selisih kemenangannya 3 banding 2 dengan Rheza..

Sebagai penutup, AHRT menjadi juara umum pabrikan berkat para pembalapnya yang banyak meraih poin dengan total 247 poin, di bawahnya ada Kawasaki Motul dan ketiga Yamaha Racing Indonesia. Sampai bertemu di musim 2023!!

Semoga bermanfaat. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: [email protected]
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog

6 KOMENTAR

  1. Merek Sulthon cuman kebagian mahkota kelas itik yaaaa…Geleng Cocot dan Geleng Cicit apa kabar kok senyap? Ane bertanya2,,😂😂😂.. ada masalah apakah kiranya???

  2. Selamat M Fadly! Bisa juara Asia TANPA SOKONGAN PABRIKAN. Gokil bro!

    Yess betul, M Fadly berlaga di AARC 2022 ini berlaga tanpa sokongan pabrikan Kawasaki karena sejak Desember 2019 secara resmi Kawasaki mengakhiri kontrak kerjasama dengan Manual Tech. Sehingga bisa dibilang secara teknis Motul Sniper Manual Tech Racing Team adalah tim privateer., yess, perhatikan saja, tidak ada nama “Kawasaki” di tim tersebut.

    Oleh karena itu, apresiasi setinggi-tingginya juga perlu ditujukan kepada sang maestro engineer dibalik Tim Manual Tech asal Jogja , tak lain tak bukan “Pakde” IBNU SAMBODO.

    Gokil!

  3. Kawasaki awal2 musim bisa menang karena RPM ninja lebih tinggi dari CBR (Ninja 14750, CBR 14600).
    Setelah kena sunat RPM dan menjadi sama dengan CBR (14600), keliatan banget aslinya. Susah tembus 5 besar…
    Ada yang RPM paling tinggi (15000) tapi malah ga pernah podium 1…

  4. Intinya , spek motor asli yang keluar dari pabrikan , emang CBR terganassssss .

    Gimana mau bikin mobil ? Bikin ram air aja yang jadi cuma lobangnya .
    😂

Yuk Tinggalin Jejak Lads..