Honda

Mazda Tak Pergi Dari Indonesia, Cuma Pindah Tongkat Saja

Kobayogas.Com – Hola lads, salam geber.. Mazda, pabrikan mobil asal Jepang dikabarkan hengkang alias angkat kaki dari Indonesia. Benarkah demikian? Apa penyebabnya? Lalu bagaimana Mazda Motor Indonesia (MMI) menanggapi kabar tersebut?

New Mazdaa Biante Skyactiv G samping kanan

HCGK

Ternyata kabar tersebut kurang tepat adanya lads, Mazda gak pernah ingin hengkang dari Indonesia, yang menyerah hanya Mazda Motor Indonesia (MMI) saja dan memberikan tongkat estafet penjualan kepada pihak Eurokars. Selanjutnya distribusi Mazda dan layanan purnajual akan ditangani langsung oleh PT Eurokars yang selama ini merupakan salah satu jaringan dealer Mazda.

Well, sebenarnya sangat disayangkan jika Mazda beneran pergi dari Indonesia, produk mereka bagus bagus dengan kualitas dan fitur jempolan, teknologi yang diusung pun lebih advance untuk kelasnya. Masih ingat Mazda2 yang KBY kupas tuntas hasil pinjaman dari Mazda Motor Indonesia? hatchback keren yang memberikan standar baru di kelasnya.. Juga Mazda Biante, Big MPV yang nyaman dan mewah. Belum lagi kehadiran Mazda CX3 yang dipertontonkan di ajang GIIAS Agustus lalu..

vultus-mazda2

Feel Alive With All New Mazda2: Kupas Tuntas Desain Ekterior dan Interior!

Video Blog Review Mazda Biante, Dari Driving Impression Hingga Fitur

Untungnya, semua ini hanya persoalan perpindahan kepengurusan saja lads. Merek Mazda sendiri tidak akan pergi dari Indonesia. Selama ini penjualan dan pelayanan Mazda dipegang MMI, ke depannya segala urusan tentang mobil Mazda akan ditangani oleh PT. Eurokars..

“Tidak akan yang berubah untuk konsumen. Penjualan mobil baru akan tetap normal. Hanya perusahaannya yang berbeda,” ucap Dwi Parileksono, Public Relation PT Mazda Motor Indonesia. “Seluruh karyawan MMI akan secara bertahap dipindahkan ke Eurokars. Jadi tetap kami-kami juga yang menangani.”

Mazda CX3

ISI SURAT PENGALIHAN BISNIS MAZDA

PT. Mazda Motor Indonesia (PT. MMI) telah mengumumkan penandatanganan suatu perjanjian pengalihan atas bisnis distribusi kendaraan dan suku cadang Mazda kepada PT. Eurokars Motor Indonesia, sebagai bagian dari usahanya untuk memperkuat bisnis di Indonesia.

Pasar kendaraan bermotor di Indonesia telah berkembang terus-menerus dan kondisi pasar berubah dengan begitu cepatnya. Dengan tujuan untuk merespons dengan cepat atas perubahan dalam iklim usaha dan memaksimalkan kesempatan untuk berkembang, PT. MMI memutuskan untuk mengalihkan bisnis distribusi kendaraan dan suku cadang Mazda kepada PT. Eurokars Motor Indonesia untuk melokalkan manajemennya untuk kegiatan usaha yang cepat dan efisien. PT. Eurokars Motor Indonesia akan mulai beroperasi sebagai distributor Mazda dari bulan Februari 2017.

Eurokars Grup bertindak sebagai diler Mazda di Indonesia, mendistribusikan kendaraan Mazda di Singapura dan bertindak sebagai diler Mazda di Australia. Di ketiga pasar tersebut, mereka telah menciptakan kontribusi yang diperhitungkan bagi perkembangan merek Mazda.

“Dengan mempergunakan keahlian dan pengalaman yang dimiliki dalam bisnis mobil di Indonesia, Eurokars Grup akan memperkenalkan aktivitas penjualan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di pasar ini dan mempercepat peningkatan pelayanan pelanggan kami,” ucap Keizo Okue, Presiden Direktur dari PT. MMI. “Saya yakin mereka akan lebih memperkuat merek Mazda di Indonesia.”

Entah apa yang membuat MMI mundur dan menyerahkan bisnis Mazda Indonesia ke PT Eurokars, belum ada jawabannya. Hanya saja semoga Eurokars bisa lebih baik ke depannya dalam menangani merek Mazda ini, seperti misalnya meng-endorse blogger mobil kobayogas.com sebagai partnernya gitu kekeke.. Goodbye MMI, welcome Eurokars!

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogas
  • YouTube channel: Yogas Kobayogas
  • Path: Yogas Kobayogas.com

<

Advertisements

About Kobayogas

Seorang kuli di dunia asuransi, pencinta otomotif motor dan mobil sejak kecil, oleh rekan rekan dijuluki blogger motor dan blogger mobil
This entry was posted in Mazda, Sharing and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

24 Responses to Mazda Tak Pergi Dari Indonesia, Cuma Pindah Tongkat Saja

  1. ridersunda™ says:

    siiiip… konsumen aman moal riweuh hehe

  2. aero says:

    Setelah ford, mabua, skrg mazda yg meski cm ganti kepemilikan
    Mgkn tanda ada yg salah sama otomotif di indonesia

  3. ardiantoyugo says:

    tetep was was… wah ragu ki arep tuku Biante…

    Modifikasi Honda Jazz bernuansa Rally: http://wp.me/p7LBn5-26U

  4. Ki Bromo says:

    MMI total milik Mazda Jepang. mungkin terlalu mahal bayar gaji orang Jepang di Indo. Tidak ada pabrik, lebih ke distributor ATPM. Bukan skill teknik, hanya marketing tok.
    Di Eurokars gaji karyawan bisa dikurangi, karena sebagian besar dikendalikan orang Indonesia.

    • Handoyo25 says:

      Sepakat bro, mirip kasus ford, kalo (tangan) principal yg jualan jadi nggak efisien dg sales revenue spt skrg ini.
      Jadi mending titip distributor eksternal, dg tetap menjamin after sales service

      • mr. valaq says:

        Semua perusahaan asing jg gtu..sales dan distributor udah g langsung dri perusahaan, ini untuk menekan cost…phillips, ccai, unilever, pepsi masuk indofood, etc
        Coba kalau pemain kakap g masuk grup astra. Mungkin bisa lebih real..
        Contoh honda2wheel indo, toyota indo, isuzu indo….tapi nyatanya kan…

      • kompor says:

        tambahin lagi BMW
        Cuma bmw jg dipegang si eurokars
        which means… 😈
        Ford out bukan karena sales revenue, ada yg bikin ford engga betah (baca kesal) disini 😉
        kalau diperhatikan ada kalimat yg sama antara ford dgn mazda yaitu “perubahan dalam iklim usaha”
        Jadi dalam dunia otomotif ada perubahan iklim usaha apa ya selain ekonomi lesu ? 😈

      • aero says:

        Pajaknya mungkin

  5. biodi says:

    Jadi, masih di bawah naungan indomobil grup atau sudah lepas ya kang ?

  6. unyu2 says:

    Si emang pokus jd bloger boil ya??

  7. paman tang says:

    selama mbakda masih ada di indonesia,,si masda tak akan pernah lari dari indonesia

  8. kompor says:

    ouw ya sis enga bahas masalah gearbox di produk asu trah ? :twised:

  9. iwan beneran says:

    memang gak pergi. dari dulu juga mazda gak ada pabriknya disini, produknya impor CBU semua. disini cuma jualan.

  10. Gargano says:

    check error

  11. T10 says:

    ah ini beda cerita sama yang udah-udah kaya ford kali ya?
    kesannya kalo ford kemaren kan bakalan pada kesusahan cari spare part gitu, kang

    btw mobil ini kapan masuk Indonesianya ya? http://saungblogging.com/new-honda-cr-v-2017/

  12. hr15de says:

    Kalau mau bisnis serius di Indonesia, main di segmen paling seru ini: low mpv 7 seater. Nyatanya Chevrolet Spin lumayan laris, padahal brand chevrolet sempat dianggap kurang menjual.
    Datsun Go+, Calya-Sigra dll jg contoh real nya.

  13. Indoblazer says:

    produk bagus juga ga menjamin bertahan di Indonesia kalau masih dipegang pihak asing.
    http://www.indoblazer.com

  14. koboy says:

    kenapa mesti diperhalus bro? bilang saja Mazda sebagai ATPM atau principal HENGKANG dari indo, selanjutnya diserahkan ke DISTRIBUTOR. sama seperti Ford, hanya saja Ford kelamaan estafetnya. Segera menyusul duo korea dan chevy

  15. toy says:

    Gegara skema lcgc ni mah,pabrikan yg g bs bkin mobil jenis lcgc tgl itung hari gulung tikarrr…
    Lama2 bkal spt psr otomotif di india kdpnnya nih indonesia,berlomba bkin motor/mobil murah dgn desain antah berantah & kualitas no 2,tapi mampu dibeli olh msyrkt dgn hrg terjangkau. Peduli setan dgn kualitas,yg penting gayaaaa (jln pke mbl) *kata msyrkt kdpn

    • arisieniosis says:

      ini nih bro yg ane takutkan makin banyak mobil lcgc di jalan, bikin tambah macet, karena penjualan mobil sekarang cenderung lcgc yg laris manis, tapi tidak diiringi dengan perkembangan jalan yg memadai jadinya ga ada lagi jam macet, tp setiap jam macet, jakarta udah jadi kota paling macet di dunia, mau sampai kapan begini klo penjualan mobil masih dijadikan alasan pemasukan pajak pemerintah. apalagi mobil lcgc pajaknya murah.

Yuk Tinggalin Jejak Lads..