Kawasaki Ninja hybrid

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr… Sudah siapkah kita untuk menerima motor sport – dalam hal ini pihak Kawasaki – bermesin hybdrid dan full electric alias listrik? Siap ga siap sih karena eranya sejauh ini secara perlahan memang mengarah ke sana. Kawasaki alias genk ijo selain mempersiapkan Ninja ZX4R 400cc 4 silinder, juga terlihat memperkenalkan motor sport bermesin listrik dan hybrid mereka yang disinyalir bernama Kawasaki Ninja hybrid dan Z EV. Seperti apa sosok dan spesifikasinya? Kuy kita kepoin bareng bareng

Ngomongin motor sport bermesin listrik alias EV, Kawasaki bukanlah yang pertama, beberapa tahun ke belakang sempat hadir nama Zero di dunia dan Indonesia, yak bentuknya sport turing. Hanya saja karena ini Kawasaki, nama yang tidak asing untuk masyarakat Indonesia, wajar saja kalau membuat agak agak terkejut hehe..

baca: SDR Motor Sport Listrik Buatan Lokal Jawa Barat

Pernah kah kita membayangkan sebuah motor sport model fairing dengan membawa nama Ninja tapi mesinnya hybrid – mesin motor bakar plus baterai? Kalau di skutik sih sudah terdengar sangat wajar, ada PCX Hybrid dan belakangan ini di versi yang lebih kecil dan lebih murah, Yamaha Fazzio. Tapi sebuah Ninja?

Kawasaki Ninja hybrid

Kawasaki, mereka justru dengan gamblang memperlihatkan produk terbaru mereka dengan melakukan promosi unik di sirkuit disela berlangsungnya balapan Suzuka 8 Hours di Jepang kemarin ini.

Meski tidak disebutkan secara gamblang model dan namanya, tapi sudah sangat jelas dan mudah ditebak dari tampang kedua motor tersebut. Apa saja?

KAWASAKI NINJA HYBRID ELECTRIC VEHICLE

Biasanya, dan pada umumnya, singkatan HEV itu sudah pasti memiliki kepanjangan Hybrid Electric Vehicle, untuk sementara kita anggap itulah kepanjangannya ya. Dan sosok yang menempelkan nama tersebut hadir dalam bentuk motor sport half fairing seperti Kawasaki Ninja H2.

Karena bahasa universal yang dianut banyak pabrikan otomotif tidak terkecuali Kawasaki, maka dari sosoknya dan stiker HEV di bodi samping depan, sangat wajar kalau kita menamakannya sebagai Ninja HEV atau Ninja Hybrid. Wajahnya sangat Ninja family, fairingnya setengah dan terlihat lebih gambot dari Ninja 250 konvensional.

Kawasaki Ninja hybrid

Mesin motor bakar alias konvensional juga tampak jelas terlihat, dua pipa header di depan mengisyaratkan kalau mesinnya bermodal dua silinder, namun kapasitas mesinnya belum terungkap, apakah 250, 400 atau 600 dan 650. Knalpot di kanan juga membuat yakin bahwa masih ada suara khas motor bakar seperti motor pada umumnya.

KAWASAKI Z EV – ELECTRIC VEHICLE

Berbeda dengan Ninja, sosok yang satu ini tampak jelas merupakan naked sport bike, pastinya tanpa fairing. Dan dari bahasa desain serta sosok keseluruhannya, sudah jelas merupakan keluarga dari Z series.

Pada sisi kanan dan kiri tepatnya di bagian shroud, ada stiker Kawasaki EV.. EV sudah bisa dipastikan kepanjangan dari Electric Vehicle. Kalau sudah begitu, jadinya begini, eh maksudnya, jelas motor sport yang satu ini merupakan sepeda motor listrik alias full electric tanpa kehadiran mesin konvensional.

Karena tanpa fairing maka komponen mesin listrik seperti dinamo terlihat jelas tak bisa ditutupi. Absennya knalpot juga salah satu pertanda Kawasaki Z EV ini betul betul motor listrik lads.

Kawasaki Z EV

Tidak ada keterangan lebih detail yang bisa terungkap mengenai spek lebih lengkap. Tapi menurut sumber media Jepang, kemungkinan motor ini akan diproduksi di tahun 2024 nanti. Dua tahun lagi, termasuk cepat loh, tau tau gak kerasa hehe. Serta ada kemungkinan model yang kita lihat ini masih berupa prototype, bukan desain final, karena desain patentnya sendiri sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

Meski bukan pelopor tapi nama Kawasaki akan lebih menarik dalam pertunjukkan motor jenis sport bermesin Hybrid dan Full Electric ya gak? Zwiiinggg.. suaranya kasih speaker, setel lagi Sikok Bagi Duo awaowkoakwoawk..

Semoga bermanfaat. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog

22 KOMENTAR

  1. saya masih tetep berpendapat kalo kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan, tapi tetep bawa2 batere segede karung beras bukan solusinya.

    mungkin gara2 itu juga pabrikan jepang belum all out di kendaraan listrik.

    • Kabarnya ke depan bensin bakal berkurang dan yang berkembang kendaraan listrik dan hidrogen cair.

      • syntetic fuel kayanya menjanjikan juga sih, dari dulu udah banyak cuma intervensi mafia oil bikin ini ga maju2.
        hidrogen masih belum efisien dipembuatan hidrogen cairnya, kalo udah ketemu solusi sih, kayanya kedepannya kendaraan listrik ya isi bahan bakarnya pake ini.

    • Tipikal fbeha… ga paham sm bisnis, ya jelas jepang ngga all out di ev, bukan hanya jepang tp jerman dan italia jg tidak all out tong… Makanya pahami dulu dunia bisnis biar ente ngga gampang dikibuli sales kecap dan warteg 😂

      • Tuh…dengerin kata pak Eka yg ngerti bisnis.
        Meproduksi dari hulu k hilir dimulai dari ternak ayam
        😂

      • oh gitu, bang eka dibayar berapa sih buat pura2 bego? kayanya sih ratenya masih dibawah TAYB, makanya agak males2an


        kebayang ga sih jadi orang tua punya anak yang kerja profesional jadi keyboard warrior spesialis pura2 bego, terus keterusan bego….

        • Ente belajar dulu cak, yg jelas itu negara jepang – italia dan jerman itu tidak all out dgn EV krna ada lobi bisnis dan politis, bukan soal krna repot jika harus bawa baterai segede karung 😂,…

    • Tekh ev itu untuk setengah abad ini masih adu kapasitas batt.
      Owya, ngomong2 nih ….untuk kelas kerupuk Sultan Hnd punya 24 produk Ev roda 2 . Sedangkan Yhm punya 9 produk saja.
      Klo ayamnya sudah d panen…tinggal rakit bulunya .

      Ahli bisnis
      Eka budi

      🤭

  2. Apa susahnya sih bikin PCX elektrix kayak produk hnd , atau d Yhm baru2 ini PCX Yhm 🤭
    Wong cuma ngandelin battre , trus knp d jual muaaahal ? Karena pertanggung jawaban mereka tsb Lah. Regulasi secara global saja belum fix apalagi lokal kek indo. Persisnya mereka Menghadirkan produk Proto yg bisa dijual ( mahal ) .
    Ke depan dengan tekh yg berkembang…harga kendaraan bakal lebih murah dengan biaya murah . Kira2 pun bisa merakit sendiri akan ciptaan kita sendiri. Cuman , Pajaknya yang makin menggila Yakin. 😂
    Nanti gak perlu sept sumber listrik rumahan sebagai daya utama pengisian battre , karena nanti secara auto , selama kendaraan hidup jalan , battre akan dicharge lagi dari hasil putaran tinggi ( mungkin semacam dinamo atau nanti ada kiprok khusus . Tekh jadul cuman bakal tetap kepake karena ditambah kemajuan tekh masa depan 🤭 )

    Ntar battre juga ada modenya . Mode comfort…sport dan sport plus

    Kira2….setengah abad j depan , masih mudah kah menemukan Ayam ?

    😂

  3. Yang jelas saat ini sedang gencarnya lobi-lobi politik dr para petinggi perusahaan otomotiv khususnya brand jepang, italia dan jerman pada pemerintah di berbagai negara yg menjadi pangsa pasar mereka soal kendaraan listrik… ,

    Jadi ini bukan soal baterai segede karung nak 😂

    • Wihhhh 🤩🤩🤩
      Bang eka berusaha pintar!!!
      Semangat terus ya bang eka, jangan sering2 tapinya, soalnya situ udah dicap jadi keyboard warrior bego.

        • jelas lah FBH paling bego, ga cuma motor yang dikasih produk icikiwir tetep aja laku, mobilnya juga sama, mau dihina kaya gimana juga, dibilang ga value, salam satu dasbor, kabin berisik, tetep aja dibeli…

          beda sama FBY yang pinter banget, sampe2 ga mau beli produk yayaha, why? karena mereka so smart… itung valuelah, fitur2lah, ujung2nya? tetep jupri burhan dihatitaktergantiwalaungebul

    • Opini Pak Eka ini gak salah , cuman merespon opini orang kaga tepat. Ada bagian yang lemah hingga gak konek atau bisa jadi terlalu nafsu buat merespon akhirnya jumpstart dan malah nyemplung . Kalau kata orang sradak sruduk 😂

      Battre Segede karung ga salah … Kalau battre nya cilix , motor listriknya juga cilik dan gak da yang kencang. Mau daya motor Listrik gede dan pingin kencang , ya rata2 Segede karung Battrenya ( untuk saat ini lowh ya )
      Coba kita lihat contohnya diPaijoh Panjul , pingin ngibrit masih pake battre bawaan Segede box Snack coki coki , hasilnya apa ? Kaga ada ngibrit2 juga larinya…masih kalah juga sama skupih , yakin dah kalau Battrenya dibikin gede apalagi Segede karung…. dijamin ngibrit 😂

  4. Jika kita baca berita2 global…umumnya pabrikan besar udah mulai punya kendaraan Ev dan ada yang udah banyak produk ev , hanya hingar bingarnya gak ada..karena produk jenis ini masih sangat sempit pasarnya .
    Mengenai all out…kalau gak salah tahun 2025 atau 2030 gong resminya di Bunyikan , nah saat itulah mereka all out. Untuk sekarang ini hanyalah sebagai uji coba , termasuk hybrid sebagai langkah mengembangkan tekhnologi terapan andalan masing2 mereka nantinya.
    Untuk lobi2 dg pemerintah ( mencoba menyikapi opini pak Eka ) , kayaknya gak ada karena ( opini Saia ) :
    Jika sudah ada regulasi secara menyeluruh / global …yang kemudian diatur lagi , dalam hal ini disesuaikan lagi untuk wilayah bagian suatu negara ( eropah…amerikah…Asiah…Asean….samudra biru 😀 )…dan pada akhirnya kemudian regulasi tsb masuk k tiap2 negara dengan modifikasi yang kira2 diperlukan sesuai dengan kebutuhan masing2 negara tsb.
    Nah , pasti kembali keintinya lagi..kira2 apa yang ada dipikiran para Pabrikan saat ini menjelang dipukulnya Gong tsb nanti? Saia yakin walau ada yang sudah jadi , tapi mereka masih meriset sumber daya alias battre dengan perpaduan aneka sistim elktronik. Dan riset ini bakal sama dengan zaman mesin saat pengembangannya hingga sekarang , yang bakal berlanjut hingga masanya habis nanti.

    Kira2 blibet ga bahasa Saia mang kobay 🤭

Yuk Tinggalin Jejak Lads..