GSX

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr… Setelah menunggu 2 tahun (mungkin lebih bagi pemilik All New Ertiga sebelumnya), akhirnya air filter after market untuk Suzuki All New Ertiga K15B hadir juga. Adalah Ferrox, merek air filter buatan Thailand ini mendengar keinginan dari cukup banyak pemilik MPV 7 seater tersebut dan belum lama ini merilis produk barunya. KBY tentu sudah menanti nanti lads, kuy kepoin review singkatnya

Melalui agen Ferrox di Indonesia yaitu Primes Asia, KBY dikirimkan air filter Ferrox untuk si Aness All New Ertiga Suzuki Sport mesin 1500cc berkode K15B. Kalau untuk Suzuki Ertiga K14B sebelumnya sih sudah lumayan banyak meski hanya terbatas pada merek Apexi misalnya.

Nah untuk All New Ertiga, KBY sudah lama mengincar air filter racing (istilah umumnya) tersebut tapi dari mulai K&N, BMC, Sakura hingga Ferrox pun belum membuatnya. Sebenarnya sih gak terlalu aneh kalau sulit mencari performance parts untuk mobil Suzuki, sudah cukup terkenal tidak banyak produsen yang membuatnya.

Tidak seperti Honda dan Toyota yang bejibun dan mudah mencarinya, apapun ada, sampe tutup pentil Mugen atau TRD misalnya, pasti ada wkwkwk.. Bahkan Nissan pun relatif lebih mudah loh. Kalau Suzuki hampir mirip kaya Mazda, biasanya hanya Suzuki Sport saja.

Sejak dipasang piggyback dastek unichip beberapa waktu lalu (baca: Cara Menghilangkan Delay Drive by Wire) , cuma satu aja yang menurut KBY kurang, yaitu air filter free flow! Ya akhirnya dapat juga dari Ferrox nih lads, setelah menunggu dua tahun wkwkkw…

Pasti ada pertanyaan kenapa pilih Ferrox? Good question wkwkwk.. Yang pertama adalah karena memang baru Ferrox yang bikin – ini sejauh KBY cari cari ya. Kedua karena sudah percaya dengan merek ini, dari jaman PCX 150 CBU, NMax, GSX-R150, Aerox, Jazz hingga si Zeref CBR250RR pasang Ferrox semua dan alhamdulillah gada kendala seperti yang ditakutkan calon user selama ini.

Review singkat dulu ya, setelah terpasang, kebetulan dua hari kemudian KBY sekeluarga ke Bandung, nengok mertua karena waktu Lebaran kemarin kan belum boleh mudik hehe, so jadi langsung dapat nih first impression-nya.

Sesuai harapan, nafas si Aness jadi makin panjang terutama di atas 100km/jam, secara singkat, kitiran atasnya makin terasa mantap lads. Hanya saja ada terasa sedikit delay saat lari dari 140 ke 150, tapi dari 150 ke 160-nya kembali cepat.. KBY rasa harus retune nih si piggyback nya agar menyesuaikan dengan air filter high flow-nya. Jadi belum bisa dibilang 100% puas.

Harga Air Filter Ferrox untuk All New Ertiga gak terlalu mahal, masih masuk akal dibanding merek seperti K&N atau BMC, yaitu hanya 800 ribu saja lads, untuk All New Ertiga ya. Kalau untuk mobil lain silakan kontak KBY atau Primes Asia di Instagram mereka. Videonya menyusullll

Semoga bermanfaat lads. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog [KSLTV]

40 KOMENTAR

    • @Han_doyo
      Speed limit ini yg buat saya mikir beli motor 1000cc. Dulu niat banget ngejar top speed motor sport,tapi setelah saya baca undang-undang ternyata motor maksimal 60km/jam dijalan lintas maksimal 80km/jam terus beli motor 1000cc untuk apa? Jadi saya hanya beli yg 250cc itupun supaya para pengemudi alay gak meremehkan orang dijalan,waktu naik 125cc sering diremehkan. Sekarang saya ngejar kemewahan mobil aja,target BMW X5. Target mobil sport pun sama aja dibatasi 100km/jam,untuk apa punya mobil ferarri lambo jika maksimal 100km/jam. Ntah kapan indonesia disediakan jalan autobahn kayak di jerman. Syaratnya DPR ganti undang-undang jalan,100 tahun lagilah nunggu.

    • Kalau saya pas sepi dan sendirian mah benteng nafsu sering jebol bung ?

      Cuma kalau udah puas kenceng sebentar ya lepas gas, ingat orang2 dirumah

  1. pasti ada 1 unit lineup mang kobay yg blm pake Ferrox. si Raras. Ya karena itu tadi langka part racing suzi wkwkwk

  2. Kalau sy di brio pake k&n mang. Lumayanlah, sedikit ndongkrak torsi bawah (apalagi ini yg versi cvt, tapi entah kalau cuma sugesti) cuma atasnya (120+) agak ketahan, apa memang pake filter model gini optimalnya pake piggyback ya mang? Rencana sih ambil d*st*k, sekalian biar pas berhooligan spido gak mentok cuma di 140 ?

  3. dah lama jg pake ini , cuman tuk si Advance yang box filter udaranya ada dibawah Saia masih bimbang , konon katanya…bener apa ngga nih ya..kalau lewatin genangan air tinggi dan andai air sempet nyelinap, filter kertas Pabrikan masih lebih efektif menahan air masuk dari pada filter jaring , sekalipun lobang kecil kek si Ferrox ?

Yuk Tinggalin Jejak Lads..