Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Sebagai produk global yang berbasis produk di Indonesia, Yamaha Aerox tentu ada di banyak negara.  Yamaha Aerox dijual di hampir banyak negara di Asia dan ASEAN. Lucunya, sebagai negara yang dapat dikatakan terdekat dengan Indonesia, Singapura malah baru menghadirkan skutik sporty ini, padahal Aerox sendiri sudah cukup lama hadir di Indonesia. Meski punya nama sama di sana, tapi ada sedikit perbedaan, yaitu Yamaha Aerox 155A VVA dengan huruf “A” dibelakang angka… Selain itu adakah perbedaan lainnya?

Perbedaan nama produk di setiap negara bukanlah hal yang aneh, tergantung kebijakan ATPM di negara tersebut, kira kira akan menggunakan nama apa yang dianggap memiliki daya tarik terhadap konsumen yang akan berimbas ke penjualan tentunya.

Nama Aerox 155 sendiri memang berbeda di tiap negara, sebut saja di Malaysia dan Vietnam maxi skutik dengan keunggulan mesin 155cc berteknologi katup variabel VVA ini punya nama lain yaitu Yamaha NVX 155, bahkan saat awal Yamaha Aerox akan rilis di Indonesia, nama NVX 155 sempat menjadi buah bibir. Sementara di Fililipina motor pesaing Honda Airblade 150 ini justru masuk ke klan Mio Series. Lucu ya? Gak masalah, karena di sana nama Mio begitu kuat, jadi dipilih deh nama yang laris.

Bagaimana dengan di Singapore? Di negara berikon Singa ini huruf A dibelakang angka 155 tersebut disinyalir sebagai penanda sebagai genre automatic alias skutik. Selain itu Yamaha Singapore selalu punya nama unik tersendiri untuk produk yang dijualnya, misal Yamaha MX-King menjadi Yamaha Sniper, lalu Yamaha Bolt jadi Yamaha XV900R juga Yamaha Xabre yang uniknya diberi nama Yamaha MT15.

Yang jelas dari sisi penampakan yang berbeda dengan versi Indonesia adalah warnanya Yamaha Aerox 155A yang lebih ke elegan dengan dua pilihan warna yang diberikan oleh pihak Hong Leong Yamaha Singapore antara lain warna merah dan matte blue :

Meski elegan dengan garis striping yang lebih minimalis namun kombinasi warnanya tidak meninggalkan jejak sporty khas Aerox. Pilihan warna merah memiliki perpaduan dengan grey/ abu plus sapuan garis tipis warna putih, sedangkan varian warna matte blue dikombinasikan dengan warna biru dan hitam dengan strip berwarna kuning.

Kalau lads sendiri suka gak dengan grafis warna Yamaha Aerox 155A VVA Singapore ini? Atau lebih suka yang ada di Indonesia?

SPESIFIKASI & FITUR

Adakah perbedaan di spesifikasi mesin dan fitur? Ternyata sama saja lads, tetap mengusung mesin 155cc 1 silinder berpendingin cairan, dengan fitur Variable Valve Actuation. Sayangnya juga versi Singapura ini plek ketiplek dengan rem teromol, ya kali gitu versi ekspor dikasih cakram di belakang hehe..

Fiturnya juga sama persis yakni lampu depan dan belakang LED, speedometer full digital, bagasi luas, suspensi belakang ganda dan ban gambot yang sudah dilengkapi rem ABS plus keyless. Jika melihat spesifikasi tersebut berarti selevel dengan Aerox S keyless ABS di Indonesia.

Melihat iklannya, ciri khas Yamaha sejak dulu yang mengandalkan dan menjual seputar power dan speed ikut ditunjukkan tentu ditambah embel embel kekinian yaitu less fuel alias irit. Sayang, belum ada harga yang disebutkan, yang jelas pasti lebih mahal, mungkin tembus 38-40 jutaan? Semoga bermanfaat lads..

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

7 KOMENTAR

  1. org sini enggak ada yg protes soal harga motor di indonesia yg paling murah di antara negara2 asean. tapi kalo bbm lebih mahal dikit aja mencak2.

  2. Ya orang sini kan emang begitu. Mau nya yg enakenaknya doang hahah. dikasi gaenak dikit ribut

  3. Bukan murah, tp nilai rupiahnya yg rendah.. 😂😂😂.. mata uang kita yg terlalu rendah diantara negara asean.. runner-up, pertama ya dong vietnam.

Yuk Tinggalin Jejak Lads..