CBR

Terbukti Ngibul Hasil Konsumsi BBM, Mitsubishi Jepang Kena Masalah!

mitsubishi palsukan konsumsi bbm

Kobayogas.Com – Hola lads, salam geber, reputasi diraih dari prestasi yang salah faktornya juga ada yang namanya kepercayaan alias trust.. Kalau kepercayaan sudah rusak bagaimana ke depannya?

Kabar tidak mengenakkan terdengar dari pabrikan roda empat asal Jepang, Mitsubishi. Mitsubishi diduga melakukan kecurangan untuk test efesiensi bahan bakar. Produsen mobil Jepang Mitsubishi telah mengakui sudah memanipulasi data hasil tes konsumsi bahan bakar. Penipuan ini terkait dengan 625.000 kendaraan.

Mitsubishi pun meminta maaf atas penipuan dan mengatakan sedang menyelidiki para karyawan yang terlibat. Disebutkan, Data yang dimanipulasi meliputi empat model kendaraan mencakup minivan, truk, dan mobil penumpang, tujuannya agar dikenakan pajak lebih rendah. Maklum di luar sana, rendah emisi pajak pun dikompensasi lebih ringan lads..

Dikabarkan pula, model dari mobil Mitsubishi yang terkena dampak manipulasi konsumsi bbm termasuk termasuk eK Wagon dan eK Space, diproduksi dan dijual oleh Mitsubishi serta model Dayz dan Dayz Roox, diproduksi oleh Mitsubishi dan dipasok ke Nissan untuk dijual.

mitsubishi ek space

KETAHUAN OLEH NISSAN!

Sama seperti VW, kasus ini ditemukan saat Nissan menguji sendiri mobil dari Mitsubishi. Dan ternyata klaim Mitsubishi dan pengetesan real di jalan raya yang dilakukan Nissan berbeda.

“Ini mungkin berbeda dari masalah Volkswagen, tetapi pasar telah menjadi sangat sensitif terhadap informasi seperti ini,” kata analis yang berbasis di Tokyo Seiji Sugiura seperti dilansir Bloomberg.

“Ini telah kritis karena rusak kepercayaan konsumen dan tidak akan ditoleransi,” kata juru bicara pemerintah Jepang Yoshihide Suga, seperti dilansir BBC. “Ini adalah masalah yang sangat serius. Kami sudah memerintahkan perusahaan untuk menyerahkan laporan lengkap.”

Nissan-Dayz-Roox-

CARA MANIPULASI

Memang hingga kini rincian dari cara Mitsubishi motor memanipulasi data konsumsi bbm belum terlalu jelas, namun seperti dijelaskan pada siaran pers Mitsubishi, sekilas bisa ditangkap bagaimana cara mereka menguji BBM mobil dan  dianggap menyalahi aturan pemerintah Jepang.

Tampaknya pengujian berlangsung di laboratorium. Mobil dijalankan ditempat. Mirip dengan treadmill, tapi ini untuk mobil. Nah, masalahnya seberapa cepat dan lambat putaran roda diatas alat tersebut bisa diatur lads. Seperti saat kita melakukan treadmill di gym, kita bisa melakukan pengaturan seberapa sulit atau mudah treadmill akan berjalan atau berlari ditempat.

Hal tersebut sebenarnya wajar, karena beberapa metode pengujian konsumsi bbm seperti ECE R40 pun mirip, namun manipulasi konsumsi BBM dari Mitsubishi adalah mereka disinyalir sengaja mengisi tekanan ban dengan tekanan yang salah, artinya tidak sesuai dengan aturan di Jepang untuk menguji BBM sebuah mobil. Ini cara yang curang karena tekanan ban dapat mempengaruhi hasil tes BBM. Dan ternyata hasilnya jadi lebih baik dari yang sebenarnya.

mitsubishi ek wagon

Reputasi Mitsubishi bisa kembali rusak. Kalau masih ingat, Mitsubishi berjuang selama bertahun-tahun untuk mendapatkan kembali kepercayaan konsumen setelah skandal cacat produksi pada awal 2000-an yang menutupi masalah seperti gagal rem, kopling rusak dan tangki bahan bakar yang jatuh dari kendaraan.

Pemerintah Jepang telah menetapkan 27 April sebagai batas waktu bagi Mitsubishi Motors untuk menyerahkan laporan pengujian yang tak akurat tersebut.

”Kami ingin mengungkapkan sejauh mana ketidakakuratan sesegera mungkin. Kami akan menghadapi situasi dengan cara yang ketat dan ingin memastikan keselamatan mobil,”

President & Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Corporation Tetsuro Aikawa sudah angkat bicara. Dia mengaku menyesal atas apa yang terjadi saat ini. Dia mengakui jika kasus tersebut merupakan kesalahan yang disengaja.

“Kesalahan itu memang disengaja. Hal ini jelas pemalsuan, dilakukan untuk membuat jarak tempuh terlihat lebih baik. Tapi mengapa mereka melakukan penipuan hal ini masih belum jelas,” kata Tetsuro Aikawa seperti dilansir Reuters.

HYUNDAI, KIA dan VW

Ini adalah pertama kalinya pembuat mobil Jepang melaporkan pelanggaran yang melibatkan tes ekonomi bahan bakar. Pada tahun 2014 pembuat mobil Korea Selatan Hyundai dan afiliasinya, Kia, setuju untuk membayar 350 juta USD sebagai denda di Amerika, karena melebih-lebihkan penilaian tes BBM. Para pemilik mobil juga turut menggugat.

Skandal emisi Volkswagen tahun lalu, juga menyebabkan VW menarik kembali jutaan mobil di seluruh dunia sebagai akibat dari skandal dan telah menyisihkan triliunan Rupiah sebagai kompensasi. Apakah hal-hal tersebut di atas juga bisa terjadi untuk Mitsubishi? Kita nantikan saja kabar berikutnya..

Karena peristiwa ini, Mitsubishi  menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen dan seluruh pihak terkait. Gawat bener dah Mitsubishi.. Biasanya kalau udah begini, seperti kebiasaan yang terjadi di Jepang, kalau gak bunuh diri ya petingginya langsung lengser..

disadur dari berbagai sumber

Baca juga artikel lainnya ya lads.. Thanks sudah bantu sharing

Kunjungi juga blog mang Saka di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Contact me at…

email me: kobayogasblog@gmail.com
path me: Yogas Kobayogas.com
whatsapp me: 0812 180 44747
tweetme: @kobayogasblog
Instagram: Kobayogas
Line: yogaskobayogas.com

Advertisements
About Kobayogas 3231 Articles
Seorang kuli di dunia asuransi, pencinta otomotif motor dan mobil sejak kecil, oleh rekan rekan dijuluki blogger motor dan blogger mobil

40 Comments

    • Kl disini malah merasa dizolimi dan berdoa smoga org2 yg menzolimi dibukakan pintu taubat.

  1. Padahal kl emang belum nemu teknologi biar irit, ganti aja merknya jadi honda. Dijamin gapake tipu2. Ngiahahaha….

  2. emang ada mitsubishi yg irit ?

    yang kenceng banyak

    pengalaman punya T120ss punya babe dulu tuh mobil ngacir di tanjakan full load kagak ngeden (kijang rover nyerah malah)

    mitsu original DNA born to run not eficiency

    😀

      • yoi

        yg tau mitsubishi mah pasti santai masalah FC mah

        tenaga ga boong, eterna tahun tua aja masih bisa ngasepin sedan tahun muda

        grandis mpv jepang yg terkencang + stabil (pernah di test sm majalah jepang balapan mpv di sirkuit sana)

  3. Disisni kalau ketahuan ngibul, maka akan dibela mati2an dan ditutupi oleh sales, fb dan bloger…..he…he

  4. menurut hemat saya kasus yg terjadi pada mitsubishi jepang dgn beberapa model produknya tidak akan berpengaruh signifikan dgn pasar / bakal calon konsumen. minimal ada 2 argumen yg menguatkan opini tersebut. yang pertama adalah model yg terkait dgn manipulasi konsumsi bbm tersebut tidak dipasarkan di indonesia. yang kedua, meski mitsubishi mengeluarkan perkiraan konsumsi bbm kendaraan yg di jual di indonesia tapi media pun diberikan kesempatan menjajal performa, fitur, riding quality kendaraan secara langsung berikut juga konsumsi bbm nya. sehingga calon / konsumen di sini bisa mendapat info tidak dari satu sumber dan bisa dijadikan sebagai bahan pembanding.

    jadi khusus untuk pasar indonesia kasus yg di alami mitsubishi jepang tidak berpengaruh signifikan.

  5. Mitsubishi berarti tolol. Seharusnya tiru pabrikan pnguasa MS R2 dimari. Diklan tulis 90kpl tp dipojokkan ada bintang kecil syarat dan ketentuan berlaku atau hasil lomba irit versi anu.

    :v

  6. Klo dimari, ngibulnya udh beda 50km sm racelogic punya wak aji,malah fb nuduh punya wak aji rusak,dn ttp bela motor sesembahannya tdk pernah sejauh itu penyimpangannya dri gps.. Wkwkwkwkwk

  7. Spertinya sih jikalau ada productnya yg dijual di Indonesia mengalami hal yng sama, spertinya tidak akan se masive seperti di jepang dampaknya. Sebab buyer roda 4 disini tidak se sensitive roda 2, rata2 orang kita buat roda 4 pilih nyaman, model, dan harga jual kembali tinggi, masalah fc beda2 dikit dari klaim mah sudah biasa..cek duet maut itu.apalagi kalau sudah segmen 300 jtaan keatas. Jelas sing penting tampilan mewah.masalah nyaman atau fc ntar dulu.
    Cuman segelintir yg paham roda 4

Yuk Tinggalin Jejak Lads..