Kobayogas.com – Assalamualaikum lads, salam geberrrr.. wah maaf yak hasil test dan review nya agak telat nih ππΌ draft nya udah jadi tapi belum kelar juga hehe. Langsung aja kalau gitu yak, review Honda PCX 160 RoadSync serta test ride nya ini insya Alloh menyeluruh dari mulai desain yang anyar, fitur RoadSync yang canggih dan menawan serta first ride dari skutik prestige andalan Honda ini. Jangan lupa, video nya juga ada.. sekalian subscribe atuh..
DAFTAR ISI
Review & Test Ride Honda PCX 160 RoadSync 2025
DESAIN
Donβt fix it if ainβt broken.. jadi tidak ada perubahan dalam arti quantum leap alias lompatan jauh dari desain Honda PCX 160 2025 ini jika dibandingkan dengan generasi 160 sebelumnya. Secara singkat masih sangat mempertahankan garis garis desain generasi sebelumnya.

Sehingga jika dilihat hanya sekilas saja maka seperti tidak ada perubahan. Ya karena yang berubah total itu ada pada 2 sektor utama, facia alias wajah serta buritan alias belakang. Keduanya memiliki bentuk headlamp dan lampu rem dengan desain yang benar benar baru.
Headlamp Honda PCX 160 RoadSync ini justru terlihat lebih sporty dibanding generasi sebelumnya.. sedikit mengaburkan kesan elegan sih. Sementara itu lampu remnya agak agak debatable karena jadi mirip dengan milik skutik listrik dari Polytron yaitu FOX R. Terutama garis rem di tengah yang memiliki kesamaan nafas desain. Hanya saja milik PCX terbaru ini lebih ramping tidak selebar punya Fox.

Kita garisbawahi dulu bahwa KBY akan membahas fokusnya ke versi atau varian RoadSync yak.. soalnya PCX 160 biasa terlihat nyaris gada perubahan kecuali di bagian speedometer yang sedikit berubah. Sementara PCX 160 varian RoadSync memang banyak yang berubah sehingga worthy untuk diulas.
FITUR
Shock belakang yang kini sudah menggunakan tabung alias sub tank mampu menambah aura sporty -nya tanpa harus mengurangi kesan elegan dan eksklusif.. somehow malah menambah kemewahan dari si PCX 160 2025 terbaru ini.
Tapi yang paling top dari semuanya adalah bagian Speedometer, layarnya kini 5β TFT Panel Meter dengan dua mode yaitu day dan night. Dan KBY senang, pengoperasian mode serta seting speedo kini pakai semacam joystick di setang bagian kiri. Makin mantap lagi, kini tersedia pass beam dengan pengaplikasian unik! Di telunjuk tinggal tekan untuk Piuw Piuw, dan congkel ke depan untuk tetap di hi-beam mode. Reviewnya ada di YT di bawah ini.

Makin canggih lagi karena speedometernya kini sudah bisa “berkomunikasi” berkat penanaman system roadsync. Setidaknya ada dua yang sangat bermanfaat, bisa putar dan mendengarkan kajian serta peta, meskipun systemnya Turn By Turn, alias tidak menampilkan gambar peta utuh melainkan informasi kapan harus belok. Cukup sih, tapi idealnya nanti deh kalau unitnya udah di tangan KBY yak. Sebermanfaat apa peta PCX 160 RoadSync ini.Β Β
TEST RIDE
Let’s hop on! Karena spesifikasi mesin tidak ada perubahan, sehingga kita fokus ke dua hal saat melakukan Test Ride Honda PCX 160 RoadSync 2025 ini. Yang pertama kinerja dari shock breaker alias suspensi sub tank yang baru dan hanya tersedia di versi RoadSync. Yang ke dua adalah kemantapan visual layar speedometer terhadap mata. Tambahannya adalah posisi kaki yang diklaim oleh Honda ada perubahan, di ujung tempat kaki slonjoran, diklaim sedikit lebih lebar. Oke ini dia.

Yang langsung terasa adalah handlingnya! Meliak liuk terasa makin mantap, secara umum pengendalian Honda PCX 160 RoadSync menjadi lebih oke dan lincah. Sayangnya, yak, sayangnya, hal ini hanya bisa dirasakan di varian termahal. Karena CBS dan ABS tidak dilengkapi dengan suspensi sub tank.Β

Melewati speed bump dalam kecepatan tinggi, memang terasa lebih firmΒ alias keras tapi masih masuk kategori aman ke perut dan punggung, tidak terkocok atau nyeri, palingan pant4t aja yang terhempas.Β
Pemandangan sekitar kokpit alias speedometer kini menjadi lebih menyenangkan, kontrasnya yang sangat baik dan tajam tapi tetap membuat nyaman mata. Semua petunjuk terlihat jelas. Tapi klaim bagian kaki tidak terlalu terasa signifikan alias masih sama saja dengan versi sebelumnya yang memang sebenarnya baik baik saja sih.Β

Untuk jok yang KBY rasakan sih sama aja ya dengan yang lama, cukup empuk dengan lekukan yang ergonomis. Catatan pribadi, bagi KBY dengan badan 165cm dan bobot 70kg, adanyaΒ lumbar supportΒ pada jok, terasa pas, karena mampu menyokong punggung bagian bawah. Tapi bisa jadi mengganggu jika rider termasuk kategori bongsor lebih dari 175cm misalnya, karena bisa jadi merasa terbatasi posisi duduknya.Β
KESIMPULAN
Jika kita bicara varian Honda PCX 160 RoadSync, maka segala sesuatunya memang menjadi lebih baik meski harus ditebus dengan harga yang mahal, yaitu dihargai OTR Rp 40.350.000, masih termasuk worthy, beda 3 juta untuk menebus fitur RoadSync, pass beam serta speedometer TFT yang lengkap.Β
Tapi yang paling asik, apabila RoadSync ini nantinya ikut ditanam pada Honda ADV160 RoadSync hehe.. Kemungkinan harganya jadi 42 jutaan.Β
Semoga bermanfaat. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing π
- CFMoto dan WMOTO Rilis Motor Baru Sekaligus Halal Bihalal!!
- Hasil Test Ride Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid, Irit No Debat!
- New Honda PCX160 Jadi Idola Konsumen IIMS 2025!! Mantap
- Canggihnya Honda RoadSync Duo Di Honda CUV e:
- Membuktikan Keiritan New Honda Scoopy Terbaru Di City Rolling Bandung!
- Yamaha Aerox Alpha Turbo First Impression! NMax XMax Aja Kalah!
- Review & Test Ride Honda PCX 160 RoadSync 2025.. Makin Mewah dan Canggih..!
- Review NMax Turbo, Top Speed, Boncengan, Tanjakan, Turunan.. Ajib!
- Review NMax Turbo Tech Max Ultimate, PD Dibawa Turing!
- Akhirnya! Test Ride Yamaha NMax “Turbo” dan Neo! [Video]
- Review Honda Stylo 160 Dipakai Harian, Plus dan Minus
- Review Lengkap Polytron FOX R Dipakai Harian
- Review Harian Honda EM1 e, Kurang Cocok Di Jalan Raya
- Honda Stylo 160 Plus Minus Menurut Kobayogas
- Motor Listrik Polytron FOX R Siap Dites Harian!
Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com
Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog



Percuma mahal ngga ada turbo…mesinnya sekelas pario π
Tiba2 sepi peminat murtad ke ngaerok turbo π
Jadi , dari mesin tak perlu diulas lagilah ya…diatas kertas dan diatas aspal Sentul sudah dibuktikan .
Gak perlu digubris turbo nya , karena itu hanyalah dinamo arang yang dibuat untuk lebih banyak Spinning ditempat π
Beralih ke fitur Speedo , sudah pasti terlalu tumvah tumvah fitur yang ada di roadsync hnd dibanding fitur konek2 yhm .
Di roadsync elu mau ape tinggal ngomong sambil jalan , di konek2 Yahama lu mau ape melipir dulu kepinggir π
Beli Hnd itu beli
Mbeat
Scoopy
Stylo
Vario
PCX
ADV
Dll
Beli Yhm itu beli
Mio z π
Mio Fino π
Mio freego π
Mio Paijo π
Mio lexong π
Mio vaErox π
Mio nyemex π
Serba Mio cak , ngisini π€£
Karena setelah sekian hari tiada berita terjual 1000 unit Tak sampe Sejam , maka Saia kasih dispensasi untuk menunggu Khabar
Mio vaErox alpa tubrut dinamo arang terjual 1000 unit tak sampe seminggu π .