Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr… Part ke dua dari Review NMax Turbo Tech Max Ultimate kita sambung di sini.. Kali ini kita lanjut terkait performa mesinnya yang meliputi top speed alias kecepatan maksimal, juga baik saat sendirian dan boncengan ketika menghadapi jalanan tanjakan maupun turunan panjang. Justru tanjakan dan turunan panjang ini sebenarnya yang ditunggu, seberguna dan sebermanfaat apa YECVT plus Y-Shift milik NMax Turbo ini? Hehe.. yang jelas sih ajib lah.. memang sempurna jatuhnya. Kita bahas termasuk kenyamanan berkendara selama dibawa turing Yogayakarta Surabaya ini. Yuk lanjut dulu.
Biar tidak terlalu panjang kita langsung tuntaskan bahas performa mesin yes.. are you readdyy brooo.. True Brooo.. wkwkwk
DAFTAR ISI
PERFORMA MESIN
Pada mesin generasi terbaru 155cc VVA yang tertanam lebih dulu di Yamaha Lexi LX 155 – jadi bisa dikatakan ini merupakan mesin Lexi LX yak, NMax ini memiliki bore x stroke yang sama dengan versi lawas, yaitu nearly square alias hampir sama rata yaitu 58 mm x 58.7 mm. Perbedaannya di mesin terbaru ini torsinya meningkat sedikit yaitu dari 13.9Nm/6500 menjadi 14.2Nm/6500, kenaikannya hanya 0.3Nm saja. Sementara untuk tenaga masih sama berada di angka 11.3Kw/8000.

Sayangnya, ya memang harus dikatakan begini sih wkwkw, sayangnya, Road Captain alias RC memberikan rombongan kesempatan yang setengah setengah, komunikasi agak sedikit kurang lancar dalam memberikan informasi.
TOP SPEED YAMAHA NMAX TURBO
Versi KBY, ketika mendapati jalan lurus kosong, RC tidak memberikan tanda untuk GO – GASPOL, hanya marshall (sebut saja wakil RC) memberikan tanda itupun kurang terlihat. Alhasil gaspol KBY sedikit terlambat (lihat video) dan pada akhirnya top speed Yamaha NMax Turbo hanya mampu diraih 120km/jam, itu pun karena tidak ingin menyusul/ melewati RC.. misal boleh – karena masih ada jalur kosong terlihat, kemungkinan besar top speed nya ada di angka 122-124. Tapi ya sudah lah ya wkwkwk..

Top speed Yamaha NMax Turbo terbaru adalah 127km/jam yang diraih oleh Manager Spare Part Yamaha Pak Antonius Widi di rute Bali Lombok (ada di reels beliau). Rute ini memang terkenal banyak lurusan, mulus dan tentu saja sepi.. Dulu geber CBR250RR saat turing dapat top speed ya di rute ini.
So yang bisa KBY sharing terkait performa mesin dari NMax Turbo Tech Max Ultimate ini adalah powerful! Tenaga tersedia setiap saat, dengan catatan kita bermain di tengah atas terus ya. Jika di bawah 5000 rpm (dimana VVA juga belum aktif), feelingnya seperti skutik 150cc kebanyakan lah..
HANDLING & KENYAMANAN
Yang harus digarisbawahi di sini adalah, NMax “TURBO” yang KBY gunakan merupakan varian tertinggi yaitu Tech Max Ultimate. Dua poin penting di sini adalah yang pertama joknya berbeda dengan tipe “TURBO” biasa yang seharga Rp. 37.750.000, lebih ergonomis dengan bahan pelapis yang lebih mewah. Kedua, adanya PD alias Performance Damper yang diklaim oleh Yamaha secara singkat berpengaruh pada handling utamanya dalam hal cornering.

Untuk handling tak diragukan lagi, sangat berpengaruh! Sangat terasa ketika menggapai top speed dan tentu saja, tikungan, stabil banget malah kaya yang ngajak duluan buat belok hehe.. Secara singkat, perangkat performance Damper ini memang berpengaruh, fakta! PD ini juga ada sebagai tambahan aksesoris di Yamaha XMAX.

Tapi soal kenyamanan nanti dulu.. akan sangat tergantung POV danĀ feelingĀ berkendara dari rider. Bagi KBY soal jok tech max sih udah mantap dari berbagai hal, gak bikin bokong panas, gak licin dan busa jok empuk. Tapi soal Performance DamperĀ ini yang tentu saja karena sasis menjadi lebih rigid, begitu bertemu dengan jalan bumpy, meski tetap stabil namun goncangannya lebih terasa dibanding versi TECH MAX NON PD. Ini saat sendiri.

Fakta berlainan ditemukan ketika berboncengan, setelah bertukar unit dengan milik boncengan Heru Terasbikerblog x Vandra MMBLog yaitu Tech Max biasa, yang KBY rasakan untuk sendirian lebih nyaman varian ini. Tapi bagi kedua orang tersebut justru ketika berboncengan NMAX ‘TURBO’ Tech Max Ultimate Performance Damper jadi lebih nyaman dan mantap dikendarai. Lonjakan dijok sangat minim dirasakan boncenger Vandra, kestabilan terasa lebih maknyus dialami sang rider Heru TeBe. Jadi hasilnya bisa sangat berbeda lads.
Untuk shock tak ada isu sama sekali, normal, meski akan ada saja nantinya yang bilang keras, tapi bagi KBY sendiri sudah lebih baik dari NMax generasi sebelumnya.

PENGEREMAN
KBY ulang sedikit ya, pada artikel sebelumnya yaituĀ Review NMax Turbo Tech Max Ultimate, PD Dibawa Turing sudah disebutkan sedikit tentang TCS dan ABS-nya. Jika melihat sosok pengereman, Yamaha sangat pede dengan single big pistonnya. Jauh dari kata buruk meskipun tidak istimewa, itu karena Yamaha telah memberikan Y-Shift yang memang berfungsi juga sebagai engine brake. Jadi rem tidak terlalu melulu diandalkan untuk varian “TURBO” ini.
TANJAKAN, TURUNAN, BONCENGAN
Rute Madiun ke Surabaya merupakan momen boncengan bagi beberapa peserta, itu karena di Madiun ada beberapa peserta susulan. Bagusnya, tentu akan mendapatkan impresi ketika Yamaha NMax Turbo ini digunakan berduaan alias boncengan, hal yang umum dilakukan banyak pengguna motor di Indonesia. Bagaimana impresinya??
Untuk tanjakan, semua kontrol di tangan rider, mau dibawa santai, mesin anyar 155cc VVA dengan transmisi YECVT ini sangat mumpuni,Ā climbing abilityĀ alias kemampuan menanjaknya dapat dikatakan menawan. Di gas setengah atau kurang, NMax Turbo Tech Max ini dengan santainya menanjak tanpaĀ ngowoh.Ā Berasa kehilangan momen? Tinggal tekan Y-SHIFT, seketika tenaga dan torsi pun didapat. Berboncengan atau sendirian, impresinya sama!! Powerful..!

Turunan? Ini momen yang menyenangkan, Y-SHIFT dari YECVT Yamaha NMax “Turbo” sangat sangat bisa diandalkan! Mengasyikan! Ibarat skutik dikasih gigi manual yang dapat melakukan efek engine brake.. bertemu turunan panjang atau pendek, hasilnya sama, impresif! Tak ada kata lain yang lebih tepat dari itu lads.. Sekali lagi, hasil dengan berboncengan pun sama.. Thumbs up!

KESIMPULAN
Apa yang dilakukan Yamaha terhadap produk anyarnya ini layak mendapatkan penghargaan sih.. Kelas 150cc, dikasih fitur serta teknologi yang hanya menghasilkan satu kata namun memiliki makna luas yaitu IMPRESIF.

Harga mungkin akan sangat debatable ya lads, apalagi kalau menyebut varian tertinggi yang ada di angka Rp. 45.250.000 akan ada saja yang bilang “mending XMAX second”.. oh ya bebas aja. XMax akan unggul dari sisi dimensi dan tenaga, wajar kan 250cc. Tapi tidak akan mendapatkan teknologi dan fitur yang ada di NMax Turbo.

Konsumsi BBM Yamaha NMax Turbo pun dapat dikatakan masuk kategori irit.. Untuk sendirian KBY mendapatkan angka yang variatif, dari mulai 1:49, kemudian turun ke 1:46 dan berakhir di angka 1:43 karena dipakai tukar boncengan. Untuk unit boncengan yang digunakan Heru dan Vandra pun ada di angka 1:40, angka yang masih sangat masuk akal!
supported by: Yamaha Indonesia, Yellowcorn Indonesia, RRMF, Retouch intercom, NJS Helmet

Semoga bermanfaat. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing š
- CFMoto dan WMOTO Rilis Motor Baru Sekaligus Halal Bihalal!!
- Hasil Test Ride Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid, Irit No Debat!
- New Honda PCX160 Jadi Idola Konsumen IIMS 2025!! Mantap
- Canggihnya Honda RoadSync Duo Di Honda CUV e:
- Membuktikan Keiritan New Honda Scoopy Terbaru Di City Rolling Bandung!
- Yamaha Aerox Alpha Turbo First Impression! NMax XMax Aja Kalah!
- Review & Test Ride Honda PCX 160 RoadSync 2025.. Makin Mewah dan Canggih..!
- Review NMax Turbo, Top Speed, Boncengan, Tanjakan, Turunan.. Ajib!
- Review NMax Turbo Tech Max Ultimate, PD Dibawa Turing!
- Akhirnya! Test Ride Yamaha NMax “Turbo” dan Neo! [Video]
- Review Honda Stylo 160 Dipakai Harian, Plus dan Minus
- Review Lengkap Polytron FOX R Dipakai Harian
- Review Harian Honda EM1 e, Kurang Cocok Di Jalan Raya
- Honda Stylo 160 Plus Minus Menurut Kobayogas
- Motor Listrik Polytron FOX R Siap Dites Harian!
Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com
Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog



Mantap reviewnya dan semoga lariz motornya
Apapun impresinya, yang penting MaDyang jangan pernah dilupakan Kang K0bay.
Gak mampir ke Purwokerto, kota MendoAn Kang?
Gak lewat kayaknya ya
š
bwehhh … mantap nih roman nye liputan Mamang kuh, sayng ane bloman sempet nongton yutup nya – pulker udah tepar wkwkwkwkw
Klu sering buat enjin brek apa berpengaruh dg keawetan cvt? Mengingat jika di mobil cvt tdk boleh sering RPM tinggi
Makanya rpm nya dibatasi cuma bisa di 9500 aja .. biar aman cvt nya
Maaf br bls mang, jika dibatasi RPM nya, bila lg turun extrim dan kenceng trus kita turunin gigi apa artinya enjin brak tdk berfungsi/tdk terasa? Ataukah ada mekanisme/cara kerja lain?
Yak gak bisa. Rpm ga bisa lebih dari 9000 untuk mengaktifkan Y Shift
Gak ada gambar bonus nya
Iya ..mana gambar bonusnya..
Mang kobay udah hijrah, gak nyertain gambar bonusnya. Btw kyk banyak yg burem poto grubnya
alhamdulillah mang