Kobayogas.com – Hola lads, salam geberr.. Yamaha struggling? Helloww.. Sebelum protes, Yamaha yang KBY maksud di sini adalah bukan Morbidelli yang finish di posisi ke 3 berkat kekukuhannya mempertahankan Yamaha M1 versi 2019.. melainkan trio M1 2020, Quartararo, Rossi dan Vinales. Nasib sama juga dialami oleh duo Suzuki, Mir dan Rins..malah pabrikan yang sudah mengukuhkan juara dunia lewat Joan Mir ini dapat dikatakan anti klimaks. Sementara, biker akamsi yaitu Miguel Oliveira menjadi juara di MotoGP Portugal 2020 ini disusul oleh Jack Miller di tempat kedua. 

KBY gakan bahas banyak performa luar biasa Oliveira sebagai biker anak kampung sini (akamsi) yang selain sudah hapal seluk beluk sirkuit di Portugal dan didukung oleh performa KTM yang luar biasa. 

Seri penutup MotoGP musim 2020 ini kembali membuktikan kalau tim pabrikan di luar Suzuki memang memble nyaris sepanjang musim! Mau Ducati, Yamaha, apalagi Honda yang tanpa MM93 bagaikan macan ompong. Yang unik dari musim 2020 ini adalah, dengan absennya Marc Marquez di Repsol Honda, jagoan pabrikan lain malah sama sama gak punya taring.. aneh! Padahal kesempatan yang sangat besar loh.. 

Tim pabrikan Yamaha masih struggling, tim satelitnya bersinar meski pada akhirnya Quartararo yang menggunakan Yamaha M1 versi 2020 mengalami masalah berkali kali seperti yang dialami dua rekan lainnya, Rossi dan Vinales. Morbidelli yang keukeuh menggunakan versi 2019 terbukti benar, meski raihan juara tidak sebanyak Quartararo, tapi secara performa hanya dia yang konsisten hingga akhir. 

Berkat kasus kecurangan Yamaha yang terungkap (baca: Terbukti Curang Yamaha Dikurangi Poin!), Yamaha harus rela kehilangan poin yang membuatnya gagal menjadi juara konstruktor musim 2020 ini.  

 

DUCATI JUARA KONSTRUKTOR MOTOGP 2020

Ducati juga aneh, dua pembalapanya seperti pembalap kemarin sore yang baru bergabung MotoGP, nyaris sepanjang musim hanya berada di tengah atau belakang, meski kalau lagi pas settingannya, bisa juara seperti Petrucci di LeMans Prancis. Sisanya? Malah balapan di belakang.. Tapi berkat beberapa pembalapnya yang mampu tampil terdepan seperti Jack Miller dan Bagnaia, tentunya berkat pengurangan poin Yamaha juga, mereka mendulang juara konstruktor.

Suzuki merupakan pabrikan paling konsisten dapat dikatakan, dua pembalapnya bergantian menguasai podium, meski bukan tanpa cacat, kegagalan juga sempat dialami di awal awal musim. Sayang raihan gelar juara dunia malah menjadi anti klimaks di seri penutup Portugal 2020 ini, Rins dan Mir mengalami masalah pada motornya.. Akibat gagal di seri ini pulalah mereka tidak mampu menjadi juara konstruktor dan tersalip oleh Yamaha di posisi 2. Setidaknya mereka mampu memanfaatkan momen absennya MM93. 

KTM menjadi kuda hitam sungguhan di musim 2020, meski bisa dibilang sama saja dengan tim lain, tidak konsisten, malah tim satelitnya juga yang bersinar.. Honda, haruskah KBY jelaskan lagi? wkwkw.. catatan spesial datang dari Nakagami, yang mampu tampil konsisten meski belum pernah podium. Alex Marquez lumayan mampu podium sebanyak dua kali.. sisanya hanya jadi penghias barisan belakang. 

Catatan buruk Honda tanpa MM93 juga terlihat dari poin konstruktor yang hanya mampu bersaing dengan tim gurem Aprilia.. 

TIGA RIDER PENSIUN

Seri pamungkas ini juga menjadi perpisahan bagi 3 pembalap yaitu, Andrea Dovizioso, Cal Crutchlow dan Tito Rabat lads.. 

Secara umum, musim 2020 ini memang unik dan menarik, tidak ada yang benar benar merajai setiap race. Sampai jumpa di MotoGP 2021 dan semoga Indonesia gak cuma jadi reserve tapi terpilih, meskipun paling siap itu ya di 2022 sih.. 

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
Youtube: Kobayogas Sena Learn To Vlog [KSL-TV]

22 KOMENTAR

  1. Berarti benar kata Mbah lejen ya bro, kemarin dan sekarang masih sama alias sama saja hehehe…

  2. anti klimaks itu … Suzuki Ecstar bere-volusi dari tim kuda hitam jadi Jurdun MotoGP musim 2020, tapi dealer dan bengkel resmi nya ber-evolusi jadi Indomaret dkk

    Jualan laris = dealer & bengkel resmi bisa survive
    Jualan laris kudu punya produk dgn desain keren dan fitur kekinian is a must …
    survive dan bangkit ato … makin sekarat dan tamat

  3. “Dengan absennya Marc Marquez di Repsol Honda, jagoan pabrikan lain malah sama sama gak punya taring.. aneh!”

    Tanya Mbah Dukun coba mbah, apa yang terjadi. mungkin rider pabrikan lain digoncengin barang ghoib kali mbah.. Sama dikasih santet jadi kena corona.

  4. Rimba sudah tidak punya Raja…
    Tapi gerombolan Tapir tetap tidak bisa berkuasa….

    #copas

  5. Tengok stasistik resmi, biar ga keblinger

    (SESUAI YANG TERTEMPEL DI CHAMPION TOWER)

    NO TIPU²

    2011 : Casey Stoner (Honda)
    2012 : Jorge Lorenzo (Yamaha)
    2013 : Marc Marquez (Honda)
    2014 : Marc Marquez (Honda)
    2015 : Jorge Lorenzo (Yamaha)
    2016 : Marc Marquez (Honda)
    2017 : Marc Marquez (Honda)
    2018 : Marc Marquez (Honda)
    2019 : Marc Marquez (Honda)
    2020 : Joan Mir (Suzuki)

    Congrat for Mir, Suzuki Ecstar & Ducati tahun ini.

    Fensboy valve GHOIB silakan KOZEL²

    ekekkkekkk
    Kaburrrrrrrr…

  6. Niih sekalian aku tambahin datanya biar lengkap…
    2000 : Kenmy Robert Jr. (suzuki)
    2001 : Valentino Rossi (Honda)
    2002 : Valentino Rossi (Honda)
    2003 : Valentino Rossi (Honda)
    2004 : Valentino Rossi (Yamaha)
    2005 : Valentino Rossi (Yamaha)
    2006 : Nicky Hayden (Honda)
    2007 : Casey Stoner (Ducati)
    2008 : Valentino Rossi (Yamaha)
    2009 : Valentino Rossi (Yamaha)
    2010 : Jorge Lorenzo (Yamaha)
    2011 : Casey Stoner (Honda)
    2012 : Jorge Lorenzo (Yamaha)
    2013 : Marc Marquez (Honda)
    2014 : Marc Marquez (Honda)
    2015 : Jorge Lorenzo (Yamaha)
    2016 : Marc Marquez (Honda)
    2017 : Marc Marquez (Honda)
    2018 : Marc Marquez (Honda)
    2019 : Marc Marquez (Honda)
    2020 : Joan Mir (Suzuki)

    Dari tahu 2000 Honda 11x jurdun, yamlehoy 7x, suzuki 2x dan dukati 1x…
    Honda jurdun dengan 4 pembalap, yamlehoy 2 sembalap, suzuki 2 sembalap dan dukati 1 sembalap…

    Masih kurang lengkap datanya….?
    Tambahin lagi mang KBY untuk tahun 2000 kebelakang….

    • Ah paan, masa cuma 20 tahun.. 40 tahun dong, pasti deh…

      Awoookk..

      Tapi menarik ya, dari 20 tahun lalu Ngondah menang 11x dengan 4 pembalap berbeza.. dan baru juga 7 tahun terakhir juara 6x dengan pembalap 1 doang udah pada protes suruh pindah..

  7. Mang Kobay gak minat bikin artikel rencana loncing Yamaha Mio Gear ? … sapa tau ada yg kesambet trus bilang itu modifan tukang fiber gelas juga …. pan bisa rame tuh awokawokawok

  8. dengn prestasi sementereng itu ngenes lihat H di tahun 2020 ini yg turunnya drastis. Rekor negatif pecah. satu2nya tahun H tanpa juara seri sekalipun. Y tahun terparah, skandal & mismanagement wlpn masih bisa menang. Ducati kembali ke masa suram sblm stoner

Yuk Tinggalin Jejak Lads..