Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Namanya juga balapan, ya saling balap, saling susul, inginnya menang dan juara, minimal podium. Begitu lah yang diinginkan Marc Marquez, sang juara dunia MotoGP 2019 tersebut pantang ngasih kendor terhadap lawannya di sirkuit Twin Ring Motegi Jepang. Apalagi, bisa dikatakan sirkuit tersebut adalah rumahnya Honda, mengingat memang dimiliki oleh pabrikan berlogo sayap dan H tegak tersebut. Jadi ya kali ngasih lawan buat menang di kandang sendiri? Alhasil memang bisa ditebak, Marquez ngacirrr di depan Fabio Quartararo yang sepanjang balapan cuma bisa menatap ban belakang RC213V milik MM93. Nasib naas dialami sang legenda hidup, Rossi, alih alih dapat poin dan finish, dia harus nyusruk dan meraih NIL poin.

Di kandang Honda ini, praktis hanya sang Rookie of The Year – Fabio Quartararo yang lagi lagi mampu tampil konsisten dan mengganggu Marquez. Sayangnya dia hanya mampu mengimbangi lap awal saja, selebihnya ya hanya mencoba ngacir dari kejaran Dovizioso yang akhirnya mampu finish di posisi ke 3 setelah bertarung menahan posisi dari serangan Maverick Vinales.

Tak kalah seru dari kubu Suzuki, Alex Rins dan Joan Mir yang memang posisinya start nya kurang bagus, mampu bertarung untuk bergabung di barisan depan.. Alex Rins memang mengatakan akan berjuang maksimal meraih podium meski starting gridnya tidak baik di sesi kualifikasi.

Kedua pembalap Suzuki Ecstar tersebut malah sempat bertarung berduaan loh, sebelum akhirnya Rins yang menang dan mencoba menyalip para rider di depannya yaitu Crutchlow dan Miller serta Morbidelli. Pertarungan keempat pembalap tersebut cukup seru, sayang menjelang beberapa lap sisa balapan, kondisi motor Rins dan Mir menurun sehingga harus puas berada di posisi 7 dan 8 di belakang Crutchlow dan Morbidelli.

ROSSI NYUSRUK GAGAL FINISH

Entah ada problem pada motor atau sang legend merasa tertekan karena harus meraih hasil baik di Motegi, yang jelas selain start yang buruk, Rossi juga terlihat kesulitan meraih posisi di grup depan. Hingga pada akhirnya, dirinya harus pasrah ketika kehilangan grip di salah satu tikungan dan tak dapat melanjutkan balapan.

Pembalap jenius di eranya ini memang sudah terlihat semakin sulit bersaing, hal yang wajar mengingat usianya juga tidak lagi muda lads. Karirnya akan diputuskan di musim depan, jika dalam 5 race awal mampu bersaing dengan baik, bisa jadi kita akan melihat dirinya di motoGP Indonesia 2021.

PERSAINGAN POSISI 3 AKHIR MUSIM

Jangan salah, meski Marquez sudah juara namun persaingan memperebutkan posisi ke 3 di klasemen akhir musim 2019 masih ramai.. Setidaknya tercatat ada 4 pembalap yang bisa berada di posisi ke 3 di akhir musim, mereka adalah Alex Rins, Vinales, Petrucci dan Quartararo. Quartararo bisa jadi kuda hitam yang kuat mengingat di beberapa race terakhir dia konsisten podium.

Dengan sisa balapan 3 kali lagi, siapa kira kira yang nangkring di posisi ke 3 di akhir musim? Berikut hasil motogp Jepang dan klasemen sementara.

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

7 KOMENTAR

  1. Roman2nya..sampe akhir musim p1 d embat Marc jadi..urutan championship kaga berubah 😂

Yuk Tinggalin Jejak Lads..