R25 modif mono Arm dan upside down

Kobayogas.com – Hola lads, jika sebelumnya sudah melihat teaser penampakan dari modifikasi Yamaha R25 pakai mono arm dan upside down, kini saatnya kita test ride dan review kupas tuntas apa saja ubahannya, berapa harganya dan bagaimana handlingnya setelah dimodif..geber lads! Sore hari, bertempat di PasKal (Pasir Kaliki) Hypersquare Bandung, KBY menghampiri mang Ivan Vanzmotoblog dan kang Shandy Topan yang sudah menunggu bersama Yamaha R25 racikan bengkelnya, EL Coast Costum. Nyaris saja batal karena hujan terus menerus mengguyur kota Bandung yang sore itu semakin dingin… akhirnya dengan membawa si Kuro KBY berangkat dan alhamdulillah lalu lintas ternyata mendukung niat baik. Praktis hanya 20 menit dari Cigadung menuju Pasir Kaliki…

Yamaha R25 Yang Moge Bingits

Gak pake lama, mengingat waktu sudah lebih gelap, setelah chat sebentar dengan para sahabat yang ada disana, kamera dari Nexus 4 segera beraksi mencari spot dan angle terbaik dari Yamaha R25 mono arm berwarna merah ini. Hal yang tidak sulit karena dengan ubahan yang dilakukan, level kegantengan R25 yang memang sudah bagus menjadi lebih baik lagi.

Yang jelas, kini bodinya secara keseluruhan menjadi terkesan gambot dan kekar, penampakan single arm (pro-arm) dari Honda VFR400 NC30 yang menyolok adalah penyebabnya, belum lagi ban Battlax S20 ukuran sangat lebar, 190/50 disertai velg dari HondaDN-01 turut membuat sisi macho R25 lebih terekpose.

IMG_20150103_164645

Sisi bagian depan tidak kalah gahar, malahan terlihat lebih padat dan pas dengan ubahan suspensi Up Side Down milik Suzuki GSX R 600, velg yang sama, DN-01 dibalut karet bundar dari Battlax tipe BT-016 ukuran 120/70. Belum lagi dual cakram tipe floating dengan tenaga pengereman dari Nissin dan Tokico kaliper radial 4 piston, apa gak jossss? Berikut spesifikasi dan beberapa harga untuk parts yang menempel pada tubuh Yamaha R25.

– USD Suzuki GSXR600 2008
– Velg set Honda DN-01 depan belakang (tanpa cakram) : Rp. 7 juta
– Setang GSX R 1000
– Pro-Arm VFR400 NC30: Rp. 5,5 juta
– Kaliper Depan Tokico 4 Piston Radial
– Cakram Floating Aftermarket Japan: Rp. 3,2 Juta
– Kaliper Belakang Nissin 1 piston
– Master Rem Nissin 3/4″ Radial
– Steering Damper GSXR600
– Biar torsi tetep ringan, Gir belakang di upsize dari 43 ke 45 mata
– Frame Slider hand made
– Bracket Step hand made
– Ban Depan Battlax BT016 120/70
– Ban Belakang Battlax S20 190/50
– Lampu belakang LED Custom
– Header Custom

Ergonomi dan Handling

Dari sisi penampakan sudahlah, tak perlu diragukan, guanteng pol!! Tapi bagaimana rasanya setelah kaki-kakinya diubah sedemikian rupa? Seberapa besar pengaruhnya terhadap performa secara keseluruhan termasuk handling? Yuk kita coba bareng-bareng…

Kaki kanan dilempar melewati jok untuk dapat menduduki jok R25 yang sedikit basah oleh hujan… hmmm tidak ada yang berubah dari sisi ketinggian jok, kaki masih dapat menapak dengan baik meski memang jinjit. Sebentar…wah kini setangnya sedikit lebih rebah! Malah terasa lebih pas dibanding standarnya menurut KBY. Pengaplikasian setang milik Suzuki GSX R 1000 lah penyebabnya.

setang GSX R 1000
setang GSX R 1000

Hanya menurut kang Topan, posisinya tidak bisa dibuat under yoke karena akan mentok pada fairing (lihat foto). Well, tapi menurut KBY segini sudah pas kok, untuk harian sih lebih dari cukup. Ergonomi sudah, bagaimana dengan performa? Bantingan suspensi dan handlingnya?

Mesin sudah menyala, oia tambahan, header sudah diganti dengan pipa lebih besar hingga sebelum exhaust, sementara itu exhaustnya dibiarkan standar. Suaranya bagaimana? Sedikit lebih melengking dari yang standar. Duh sayang, imo sih, berasa hening hehehe…Masukan gigi satu, motor meluncur perlahan. Kita coba handlingnya dulu yah…

Di pelataran parkir belakang Hypersquare yang lega dan sepi, R25 modif mono arm ini bisa aman untuk dicoba meliak liuk. Hmmm di awal memang terasa aneh, wajar wong diganti ban gambot dan  pro arm.. KBY mencoba zig zag, well memang terasa kelincahannya terkebiri euy… mungkin akibat wheel base yang dibuat tambah melar untuk mendekati standarnya. Namun sebenarnya lebih ke style kita yang harus berubah, istilahnya adaptasi. Dengan ubahan yang ada, R25 menurut KBY sudah menjelma mendekati moge tulen dengan handling yang memaksa kita beradaptasi dan merubah gaya berkendara.

test ride yamaha R25 modif mono Arm dan upside down

Apakah artinya itu buruk? Oh tidak, masalah adaptasi saja kok. Buktinya putaran kedua dan ketiga, KBY sudah mulai dapat mencerna keinginan si “R25 Moge” ini. Untuk mendapatkan kelincahan mendekati standarnya saat berzig zag, adalah bodi rider yang harus memiliki effort lebih guna menggiring si R25, begitu terbiasa, tidak ada masalah. Anggap saja work out 😀

Bagaimana dengan performa? Ini yang tidak dapat dibohongi, melakukan sprint, terasa sekali mesin R25 agak bersusah payah untuk membuatnya berlari. Idealnya, memang ada ubahan cukup besar pada sektor mesin untuk kembali mendapatkan PWR yang hilang akibat ubahan gambot pada kaki-kakinya. Namun itu kembali kepada pemiliknya, toh KBY beranggapan ubahan ini lebih berorientasi kepada penampilan…

The Verdict

Bagaimana kesimpulannya? Dari sisi penampilan, jelas si R25 modif mono arm dan upside down ini terdongkrak habis kegantengannya. Bantingannya pun secara mengejutkan tidak terlampau banyak berubah, masih cukup lembut seperti standarnya. Hanya ada catatan pada roda belakang, tidak usah kaget jika melalui jalan yang tidak rata buritan terasa bergeser, itu lebih akibat penerapan ban belakang yang besar sehingga sedikit apapun perubahan pada kontur jalan, bokong kita akan merasakannya.

Semua ubahan tersebut seharga 1 Yamaha R15 baru plus plus.. Tertarik? Untuk pemasangan dapat menghubungi Kang Shandy Topan “El Coast Custom” di 0856 2424 4798. Kalau untuk barang-barang limbahnya (atau baru) lads dapat menghubungi Kang Hadi Nusantara Sportbike di 0811 2232 676.

Thanks to: Ivan Vanzmotoblog atas foto-foto, pinjaman Shoei MM93 dan Jaketnya 😀 juga Kang Shandy Topan atas undangan test ridenya dan Kang Hadi atas pinjaman unitnya.

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Terima kasih sudah bantu sharing.. Baca juga yang menarik lainya dan kunjungi blog mang saka www.sakahayangna.com :

Kontak kobayogas.com :

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogas
  • YouTube Channel: Kobayogas Channel
  • Path: Yogas Kobayogas.com

<

62 COMMENTS

  1. Ah di adu sama cebong gw pasti keok, ban gede plus accessories bikin berat. Pasti boyo lah larinya wkwkwkwk

  2. tampang jadi menggiurkan
    moge look bingits

    tapi pas tau total uangnya R25 + R15 ++
    kalo ane sih ambil moge seken aja sekalian
    (cuma pendapat)

  3. Duit modip nya bwt nombokin r25 jadi er6
    Luwih nampol moge nya
    Bisa bwt modal msk komunitas moge kata bang kobay
    Wkkwkwkw

  4. Artinya gak worth di modif ginian. Buang buang duit. Lha wing handling yamaha itu bagus. Kalo modivnya bikin jelek ya sudah. Mending pake arm biasa dah. Velg biasa.

    Riding quality itu numero uno

  5. Nampaknya emang lebih mengutamakan tampilan dibanding performa, untuk kepuasan rasanya duit segitu worthed lah, hehe…. Kalo sy sih lebih ke performa ya, begimana caranya itu R25 ane bisa dapat timing paling cepet di sirkuit, wkwkwkwkkk….. *trackorientation 😀

  6. jos modifer sejati…

    kepuasan batin n bangga..

    mungkin yg modif udah punya banyak moge jadi ga masalah habis brp duitnya

    bukan modifer gadungan…

    sangarrrrr

  7. Joossa tenan modif ya
    Usdnya kisaran 7-10jt ya hehehe
    Bobot motor ikut naek drastis kah ?

    Kalo biasanya yg dikejar limbah yg ringan bobotnya berat di dompet

    Nice modif

  8. sip banget tuh motor gan, keluaran yang baru dari yamaha, aku juga baru beli kemarin yamaha r25, ga kalah saing lah ma kawasaki 4 tx. hehehehe.. apa lagi kalo liat yamaha R1 wih wih wih wih, kapan yah bisa beli R1 hahahahahahah, doain aja ya gan, biar tahun depan bisa beli R1 Amin…? semoga ajah yamaha selalu di puncak No 1 di dunia Amin…? salam dari anak sidareja —LASKAR NUSAKAMBANGAN CILACAP— pecinta yamaha

  9. Eh gan.. Ane tdi denger pas d jalan ketemu z250 naked 2 silinder suarany kyk moge 6600cc kira kira itu bisa d terapin ke yang lain nggak

    • wah keren tuh mas ada moge 6600 cc

      om kobayogas, boleh tanya gk, r25 gw ud 1 bln lebih ane pake, yang ane rasain sekarang kok tarikan brasa gk stabil yah,,
      klo balik kerja sore2 suka iseng tuh ane narik di jembatan sepi panjang 250an meter, kadang tarikan brasa bgt top speed juga bisa 145an kadang tarikan kurang top speed juga cm 120-130kmph ada apakah gerangan,, *kondisi perawan tink2

Yuk Tinggalin Jejak Lads..