Shock Belakang Z250

Kobayogas.com – Dear lads, pada artikel sebelumnya KBY telah membahas bahwa Kawasaki Indonesia tidak mau gegabah dalam mengakomodir penggantian part shock absorber belakang milik Kawasaki Z250 yang bermasalah…KMI pun menggantinya dengan shock buatan Jepang… Apa saja perbedaan antara shock buatan Thailand dengan buatan Jepang?

Secara bahan, KBY tentunya tidak terlalu paham karena dari sisi pandangan mata awam, materialnya terlihat sama, begitu pula dengan bentuknya. Namun jika ditelaah lebih lanjut oleh mata telanjang, maka terdapat beberapa bagian yang berbeda antara buatan dari Thailand dengan buatan dari Jepang ini, mangga digeber lads…

Perbedaan fisik

Menurut penuturan sahabat KBY, bro Cries, ini adalah kali kedua teman-teman K-ZOI claim ke Kawasaki. Klaim pertama prosesnya juga tidak sulit, namun shock yang digunakan sebagai pengganti adalah dari India. Nah pada beberapa kasus, shock India tersebut ternyata mengalami kasus yang sama (bocor), sehingga kali ini Kawasaki sepertinya sudah melakukan riset dan memutuskan untuk menggunakan parts yang dikirim dari Jepang.

Karena KBY mendapatkan foto dari bro Cries yang baru pertama kali melakukan claim, sehingga foto yang dimilikinya adalah shock yang masih berasal dari Thailand. Mangga disimak perbedaannya.

Feeling Berkendara

Tanpa ditanya, bro Cries langsung menginformasikan KBY perihal feeling berkendaranya, tepatnya perbedaan yang dirasakan setelah penggantian shock tersebut. Menurutnya, shock baru ini terasa lebih firm, namun tidak hanya sekedar lebih firm tetapi juga lebih stabil dan mantap ke permukaan jalan. Saat mencoba menikung cepat di flyover TVRI menuju Gatsu, dirinya merasa lebih percaya diri dibanding sebelum melakukan penggantian…

“Enak Bay, lebih keras memang, tapi lebih jejek, nikung di flyover TVRI gw berasa lebih pede karena serasa lebih nempel ke aspal….”

Jika ditanya, samakah kedua atau bahkan ketiga merek yang beredar di pasaran antara buatan Thailand, India dan Jepang? Bro Cries sendiri tidak menemukan merek aslinya, hanya bertuliskan Kawasaki. Artinya ini bisa saja benar benar merek Kawasaki sendiri dan bukan 3rd party seperti yang biasa dilakukan produsen lain, misal menggunakan showa, tokico, ohlin dan sebagainya.

Semoga usaha terakhir yang dilakukan Kawasaki dapat menyelesaikan masalah secara tuntas, karena sampai saat ini pun mindset Kawasaki di mata konsumen itu adalah motor mahal dengan parts yang istimewa (reliability dan durabilitynya).

Mangga digeber lads, thanks for reading…

Z250

39 COMMENTS

  1. Berarti handling ninja 250/300 gak sesulit seperti keluhan sekarang ini jika part2 yg berkaitan adalah… *isi sendiri

  2. Bisa dibilang R&D (dan Quality Control) Kawasaki Jepang “teledor” dalam meng-approve setiap ada parts yg dimanufaktur secara lokal.
    Parts lokal yg boleh dijual utk global market harusnya 100% sama speknya dg yg diproduksi di negara prinsipal, pengujian sebelum dapat stempel approved malah seharusnya juga mencakup test jalan dg dipasang diunit dan dikonidisi medan sebenarnya hingga sekian ratus/ribu kilometer

Yuk Tinggalin Jejak Lads..