Beat pop

Kobayogas.com – Hola lads, Honda New Beat Pop yang dipinjamkan oleh Astra Honda Motor kepada KBY sudah digunakan sejak hari Selasa lalu. Pada kesempatan yang sama, KBY sengaja mengajak beberapa teman kantor untuk mencobanya. Apa komentar mereka?

Dari sisi KBY sendiri sih sudah dibagikan melalui artikel seputar Honda New Beat, baik New Beat eSP maupun New Beat Pop eSP. Lads dapat menemukan artikel-artikel terkait test ride kedua skutik entry level milik Honda tersebut pada link di bawah ini…

Test Ride Official Honda New Beat dan Beat Pop

Pertarungan kelas skutik entry level, mana yang sesuai buat lads?

Nah, mumpung si New Beat Pop sedang KBY bawa ke kantor, sepertinya menarik untuk mengetahui komentar mereka yang sudah mencobanya. Baik? Buruk? Nyaman? Tidak nyaman? Biasa saja atau bagaimana?KBY mengajak 4 rekan satu ruangan di kantor untuk mengetahui impresinya.

Sesi test ride New Beat Pop dilakukan di pelataran parkir milik Siemens, persis di sebelah kantor. Tempat yang sama dimana lek Aziz Warung DOHC dan KBY mengetes MV Agusta Brutale 1090 R dan Honda VFR1200. Parkiran Siemens memang sangat luas, terdiri dari jalanan panjang yang relatif sepi dan variatif, lurus ada tanjakan pun ada. Meski speed tidak dapat dilakukan kencang namun sangat memadai untuk sekedar memuaskan hasrat tes dibandingkan hanya putar-putar di parkiran kantor yang lebih sempit.

Test Ride MV Agusta Brutale 1090R, Apa kata para tester?

Test Ride Honda VFR 1200, bongsor namun kalem dan nyaman

1. Andika TP (pengendara NVL dan Beat Karbu)

Desain: Sporty, tapi gak terlalu banyak beda dengan New Beat FI. Cocok sih buat cowo atau cewe. Kalau cowo yang make bisa jadi skutik cowo, yang make cewe bisa jadi skutik cewe. Bisa kemana-mana desainnya.

Performa: Mumpuni, agak ngeden waktu melalui tanjakan, tapi oke lah.

Teknologi: Dari sisi fitur, lebih maju dari lawan-lawannya. Starternya bener-bener hening nih, ISS nya juga oke. Bisa dimatiin juga kalau gak suka.

Kenyamanan: Buat belak belok enak, stabil. Tapi suspensi agak keras waktu hajar polisi tidur tanpa mengerem.

beat pop

2. Tito (pengendara Beat FI)

Desain: Menurut aku desainnya lebih cocok untuk cewek sih ya… meski cowok pantas-pantas saja, tapi menurutku cenderung cocok untuk cewek. Dari sisi model oke lah masuk sebagai skutik modern di 2015.

Performa: Putaran gasnya agak berat, tapi tarikan enteng… mungkin seperti yang Mas Yogas jelasin, akibat pengaplikasian kabel push dan pull. Hanya tarikan awal aku rasa masih kalah sama aku punya, namun overall okey. Performa remnya baik. Mesinnya agak berisik saat start awal di betot.

Teknologi: Aku baru tau soal ISS, baru kali ini nyoba. Ternyata seperti itu kerjanya. Cuma starternya gak kaya Beat FI ku, bletak duorrr hahaa.. ini hening banget ya. Jelas dari sisi ini lebih baik dari aku punya.

Kenyamanan: Suspensinya oke, cukup. Tapi dek area kaki terlalu kecil/ sempit, kakiku lurus dikit dah nongol keluar, posisi deknya juga buatku sih terlalu tinggi, kakinya jadi menekuk. Jarak antara jok dengan kantung depan juga terlalu dekat, kebayang yang lebih tinggi dari aku bisa mentok dengkulnya, kecuali duduknya lebih ke belakang ya.

wpid-img_20150310_133029.jpg

3. Hafidz (pengendara Spacy FI)

Desain: Kalau saya sih gak begitu suka desainnya, gak buruh sih tapi terlalu kecewean.

Performa: Enak sih overall, tapi di tanjakan terasa agak ngeden.

Teknologi: Untuk sekelas Beat sih bagus dan lengkap, ada ISS dan CBS segala.

Kenyamanan: Dek nya terasa terlalu tinggi dan mepet dengan kantung depan, sementara ketinggian si motor pas, kaki menapak dengan baik. Untuk ergonominya baik.

IMG_20150310_123350

4. Lutfi (pengendara Spacy FI)

Desain: Menurut saya desainnya gak terlalu banyak berubah ya, oke sih buat cowok atau cewek.

Performa: Mesinnya kok agak berisik ya mas saat idle? Dibandingkan Spacy saya dalam keadaan sehat lebih halus Spacy saya.

Teknologi: Saya gak terlalu paham soal ini mas, tapi fiturnya sih jadi lengkap ya.

Kenyamanan: Dek kakinya ketinggian mas, kaki saya nekuk, trus mentok ke kantung depan, kudu munduran duduknya agar bisa nyaman. Kalau dibonceng jarak dekat sih gak masalah, tapi kayaknya kalau jarak jauh lumayan pegal karena mengecil di belakang dan sempit untuk ukuran dua orang dewasa jumbo berboncengan. Buat saya masih lebih nyaman spacy ketika dikendarai, tapi untuk kelembutan jok menang New Beat Pop.

wpid-img_20150310_133223.jpg
kaki lutfi mentok, kudu lebih mundur duduknya

So, itulah komentar teman kantor KBY yang sudah ikut merasakan New Beat Pop dari sisi performa, kenyamanan, desain serta pengetahuan tentang teknologi yang diusung… Next KBY akan mencoba menggali dari tester lain di luar rekan kantor. Stay tune lads…

Baca juga artikel lainnya lads…

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Contact me at…

email me: kobayogasblog@gmail.com
path me: Yogas Kobayogas.com
whatsapp me: 08184YOGAS (96427)

KobaYogas from WordPress for Android

46 COMMENTS

  1. walah pengguna matik honda semua….
    tapi justru malah bagus,,biar tahu bedanya yg lama ama yg baru,,
    juga tahu plus minus-nya pengembangan AHM pada matiknya

    • Lha, menurut saya justru kaga bgs, knp? Penilaiannya gak bakal signifikan dr segi perbedaan segala sisi. Coba skutikers Yamaha dan Suzuki yg disuruh jajal, dijamin bakal lbh variatif.

      • ya bakal lebih variatif sih emang,tapi ya menurut ane,krn bukan produk dgn revolusi desain baru,,variasi jawaban gk bakal begitu banyak
        lain cerita kalo yg di test M3 or Address yg emg bener2 something new

    • banyak di kantor aya kanu 5-6 mah, beat vario pabalatak…

      sport dikuasai NVL dan CBSF, fairing dikuasai CBR lokal, ninja 250 dan ninja 2 tak, R15 cuma satu. r25 nil

      Bebek dikuasai kalau gak revo ya blade, ada jupiter juga..

      bisi teu percaya kadieu ulin ka kantor hehehehe

  2. kang ikut nimbrung impresi abis dimintain tolong isi bensin ama kenalan beat iss tp bukan yang pop. secara biasa bawa mio jeh. kalau kata ane sih nyaman tetep tp agak limbung dibanding mio, kemudian dari setang agak berat, mungkin sudut caster agak besar. kemudian dari jok agak keras memang, empukan mio, kalo shock breaker, empuk banget, ane aja ngiri dikit… tp kalo jalan agak limbung mungkin sebab dari caster besar tp wheel base pendek kali yah, sama jarak jalanan ke dek terlalu jauh.

Yuk Tinggalin Jejak Lads..

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.