CBR

Wah Nongol di Motobikerz Milik Om SL

Michelin M45

Beberapa hari lalu, KBY dihubungi om Stephen Langitan (SL), kenal kan ya? Salah satu blogger kondang selain IWB dan TMC sekaligus pemilik situs motobikerz.com. Dalam emailnya, beliau meminta opini dari KBY seputar impresi atau pengalaman selama memakai ban Michelin di roda dua KBY. Kebetulan beliau tahu jika KBY memang memasang Michelin pada ban belakang Scoopy FI milik nyonya karena sebelumnya memang sempat chat dengan beliau. Awalnya KBY berpikir untuk apa, tapi karena KBY senang menjawabnya, gak masalah juga sharing pengalaman dengan sesama blogger. Ternyata sehari kemudian, beliau sharing link tentang ban Michelin, ternyata nama KBY ada disana hehehe, serasa jadi artis dadakan neh… cekidot isi artikelnya.

Banner 1

skupiku-euy

3 (tiga) Orang Blogger Otomotif Pakai Ban Michelin

3 (tiga) orang blogger roda dua sudah pakai ban Michelin. Motobikerz pun jadi penasaran dan bertanya langsung dengan mereka. Sejumlah pertanyaan dilayangkan via email, dan rekan-rekan blogger khusus otomotif inipun memberikan balasan dan jawaban tentang pengalaman mereka dengan ban Michelin.

Bro Yogas Erlangga, Kobayogas.com menjelaskan bahwa pada saat ini ia memiliki beberapa sepeda motor, dan salah satunya adalah Honda Scoopy FI, lansiran bulan Maret tahun 2013 dimana ia pakai ban Michelin tipe M45 ukuran ban 110/80/14.

“Saya lupa persisnya taunya dari mana, tapi dari jaman SMA (tahun 92). Saya sudah tau itu merk beriringan dengan merek BS dan Dunlop, karena saya suka membaca. Anggap saja saya dapat dari media massa. Saat itu, saya hanya tau Michelin pada roda 4. Saat saya pilih Michelin untuk ban motor (skutik), saya ingin sesuatu yang lain diluar merek yang sudah lebh dahulu mapan di dunia roda dua,” ujarnya kepada Motobikerz.com.

Lebih jauh Bro Yogas mengatakan, “Sejauh yang saya tahu kelebihan dari Michelin ban kualitas dunia yang performanya sudah diakui di ajang balap internasional seperti misalnya Formula 1. Sedangkan kelemahannya untuk pasar Indonesia dahulu dikenal kurang cocok dipakai di iklim tropis seperti Indonesia, dinding ban mudah retak, karet mudah getas dan bantingannya keras. Selain itu harganya dikenal cukup tinggi,” katanya.

“Saya beli di bulan Maret 2013 dan apa yang sudah saya rasakan adalah, ban Michelin memiliki kelebihan di grip yang masuk kategori superb, baik kering maupun basah, handling motornya sangat mantap. Pattern bannya pun nice looking. Sedangkan kalau mau tau kelemahannya, antingan cukup keras, terutama di jalan jelek atau jika harus melalui jalan yang banyak polisi tidurnya. Padahal tekanan ban sudah dicoba dikurangi dari rekomendasi pabrikan,” tutupnya.

Lain lagi Bro Heru Prihantoro,Mazped.com dimana ia hanya bercerita singkat dan padat.

Menurut Heru, ia mengenal merek ban Michelin dari gelaran MotoGP. Trus kenapa ia mau memutuskan membeli ban Michelin ketimbang merek lain? Jawabnya, “ya.. karena pernah di pake di ajang motoGP, saya merasa yakin kualitas ban ini,” tuturnya kepada Motorbikerz.

Bagaimana soal kelebihan dan kekurangan ban Michelin dari pengalaman yang ada? Heru kemudian menjawab singkat-singkat saja. “Kalau kelebihannya lumayan enak di pake, nikung-nikung lebih PD, nge-rem juga lebih ngefek. Sedangkan kekurangannya, kata Heru dia kurang suka dengan motif kembangan’nya,” paparnya.

Karena Heru baru pakai 1 minggu, maka iapun belum bisa kasih testimoninya. “Nanti kalo sudah agak lama,” katanya kepada Motobikerz dimana saat ini ban Michelin-nya ia pakai untuk Honda Vario 125 dengan ukuran ban depan Michelin Pilot Street 90/80 14 TL, dan ban belakang Michelin M45 110/80 14.

Nah.. pengalaman Bro Heru waktu ia pasang ban Michelin di Planet Ban dapat dibaca melalui artikelnya berjudul “Ganti Ban di Planet Ban“.

Sementara itu, Bro Akihero, akiherodion mengenal nama ban Michelin dari internet dan teman. Menurutnya referensi dari teman yang membuat dia tergoda yang akhirnya jadi membeli ban merek asal Perancis ini. Alasannya? Ia sangat concern dengan kualitas ban.

Bro Akihero baru 3 bulan pakai ban Michelin di motor kesayangannya, Honda Vario 125 tahun 2012. Ia mengatakan singkat tentang kelebihan ban Michelin yang dipakainya pada saat ini, yaitu harganya cukup terjangkau dan kualitas sudah oke. Sedangkan soal kekurangan, masalahnya hanya pada ukuran ban yang masih terbatas (ring 14).

“Ban Michelin yang saya pakai sekarang ukurannya 110/80/14 untuk ban belakang, dan 90/80/14 untuk ban belakang. Yang pasti bannya enak dipakai baik di jalan kering, basah hujan dan saat cornering,” jelasnya kepada Motobikerz.com.

Sumber foto: kobayogas.com

Demikian lads artikelnya, sekaligus KBY sharing disini siapa tau bisa menjadi manfaat bagi para pengunjung blog pinggiran ini.

Berikut link artikelnya jika ingin berkunjung. Thanks for reading lads, mangga digeberrrr….

About Kobayogas 3306 Articles
Seorang kuli di dunia asuransi, pencinta otomotif motor dan mobil sejak kecil, oleh rekan rekan dijuluki blogger motor dan blogger mobil

45 Comments

  1. Biar bantingn gak leraa cba pke yg soft compound boss..psti empuk gilas poldur..n plg cocok dimusim ujan..tu pan gigit ke aspal

      • Mas saya mau tanya dong, saya pake pilot street ukuran 100/80 di vario 125 saya ko ukurannya kecil yah pas sudah dipasang ? Beda waktu pake sport xr evo dengan ukuran yang sama. Makasih

      • Kalau secara ukuran pasti sama, biasanya efek kembang/pattern yg bikin terlihat lebih besar/kecil dan juga tebalnya karet. Biasanya begitu

Yuk Tinggalin Jejak Lads..