Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Pecinta MotoGP, meski jalannya balapan relatif turing, tapi keseruan pemburuan gelar juara dunia tetap seru, terutama bagi Pecco Bagnaia versus Quartararo.. Yak seperti artikel hasil kualifikasi sebelumnya, memang ada drama team order terlihat di Sepang Malaysia baik itu dari pemimpin klasemen sementara Ducati maupun dari Yamaha.. Yang menarik, para pembalap pembendung para calon juara malah melempem, ini membuat perseteruan Pecco vs Fabio malah makin menarik!!

Lampu merah padam! Pecco yang start dari posisi ke 9 langsung melesat ke posisi kedua!! Akselerasi Ducati miliknya memang ajib.. dan bersih tanpa jump start.. Fabio pun demikian start dari posisi ke 11, mampu naik langsung ke posisi 9, dan kemudian 7.. Terlihat juga Morbidelli memberikan jalan untuk Fabio dan mencegah pembalap lain di belakangnya untuk ikut menyusul..

Jorge Martin sang pole sitter yang sempat memimpin di depan sebanyak 7 lap akhirnya harus crash juga saat memasuki putaran ke 8.. Ini membuat kesempatan bagi Pecco untuk menjadi juara di MotoGP Sepang makin besar!! Pun demikian, di belakangnya ada calon rekannya di musim 2023, Enea Bastianini.. dan di awal awal, Ena terus menekan Pecco..

Hingga akhirnya, Enea yang memang secara hitungan matematis masih menjadi salah satu kandidat juara dunia MotoGP musim 2022 tersebut mampu menyalip Pecco Bagnaia!! Wah kameramen langsung beralih berkali kali ke paddock dan pit dimana kru dari Ducati berada wkwkkw…Kenapa?

Ya karena akan bermain keputusan team order di sana.. Apakah Enea harus memberikan posisi pertama kepada Pecco sebagai kandidat utama juara dunia bersama Ducati, ataukah tetap mempertahankan yang ada, membiarkan Enea memimpin..?Pasalnya, Fabio Quartararo pun pada akhirnya mampu melesat lap demi lap hingga berada di posisi ketiga..  Ini tentunya akan membahayakan posisi Bagnaia jika sampai tersalip Fabio gara gara Enea tak memberinya jalan..

Hingga pada sisa 5 lap, meski termasuk rapi, namun masih terlihat kalau Enea membiarkan dirinya disalip oleh Pecco.. Yak, team order harus dilakukan meskipun Enea Bastianini sendiri bukanlah team mate alias rekan setim Pecco, namun timnya masih berafiliasi dengan Ducati..

Di belakang Fabio sebenarnya ada Benzzecchi dan diharapkan mampu menyalip Fabio agar Ducati bisa full podium. Sayangnya Benz tak mampu menempel Fabio bahkan posisi Pecco dan Enea bisa saja terancam..

Lebih ke belakang lagi.. tiga pembalap – Marc Marquez, Joan Mir, Alex Rins – yang diharapkan mampu memberikan perjuangan keras bagi para calon juara dunia MotoGP, malah tidak ada tajinya.. Tersalip berkali kali, mereka akhirnya harus pasrah berada di posisi tengah, bahkan Mir harus crash saat balapan tinggal 3 lap lagi..

Garis finish!! Pecco Bagnaia juara!! Fabio Quartararo podium ke tiga yang artinya selisih antara keduanya ada di 23 poin.. Ini artinya, sirkuit Valencia di Spanyol – sebagai penutup musim 2022 akan menjadi penentu siapa yang menjadi juara!! Good race bagi para calon juara!! Mental mereka terlihat hebat di sini – di luar adanya team order ya..

Semoga bermanfaat. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: [email protected]
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog

50 KOMENTAR

  1. Sayang motor MorliDerbi kurang kencang..kalau nggak beuhhh tinggal pasang sekop di depan kiri kanan biar disendok semua rider lawan..wakakak

  2. Dah lama gak liat Eh DiaNgaplo maki2 di dashcam karena gak pernah lagi podium 1…hehehe. Tadi malah tersedu2 kibas2 jari. Agak melow dia ini kayaknya..

    • Gak seru Sultan memang bertubi2.
      Selingan d kasih Suzi Yhm dan Duc biar berwarna
      ?

    • Tahun 2011 s/d 2022

      2011 – Stoner (Honda)
      2012 – Lorenzo (Yamaha)
      2013 – Marquez (Honda)
      2014 – Marquez (Honda)
      2015 – Lorenzo (Yamaha)
      2016 – Marquez (Honda)
      2017 – Marquez (Honda)
      2018 – Marquez (Honda)
      2019 – Marquez (Honda)
      2020 – Mir (Suzuki)
      2021 – Quartararo (Yamaha)
      2022 – Bagnaia (Ducati)

      Skor H-Y-S-D masih 7-3-1-1

      Kasta Hampasss masih memimpin, ga enak kalo kemaruk.

      • 2011 ? ?

        H hanya ketolong juara oleh marc dan yah Rossi sudah umur 40 tahun…

        Tanpa marc H hanya hampaasss ?

        • Mau dari tahun 90 juga tetep H Bro,….. Ekekekkkk
          (Doohan, Criville, Rossi, Hayden, Stoner, Marc)

          • Honda belum jurdun (masih belajar ke Ymh bikin mesin balap) Ymh uda juara dunia duluan cak lewat Giacomo Agostini…. ?

    • Yg jelas kolektor Jurdun terbanyak masih Honhon Bro ! (tanpa merendahkan merk lain). Fakta Y masih butuh 3 Jurdun lagi untuk menyamai capaian H

      Fans MotoGp itu beda sama fans Gila Merk. (Keep brotherhood)

  3. Itu marquez naik motor apaan sih???
    Lurus gak kenceng, belok oglek2…

    Emang harus berterimakasih banget itu HRC sama markes, kalo enggak mah ga bakalan kesorot itu livery 1 musim…

  4. Kalau liat seperti ini rasanya Perjuangan unggul 91 poin itu sangat sia-sia,1 seri lagi terpaut 23 point, cukup nemenin sunmori tipis2 langganan barisan tengah & belakang via akademi2an bareng bezzecchi, morbi, & marini… Peko udah selebrasi sambil koprol & goyang dumang divalencia…

  5. Untunglah Eh DiaNgepeT podium hari ini.. dan memang cukup kencang, ane rasa itulah teknologi ngibritt seperti yang terpasang di PaittJo. Bedanya di skutik asal dibetot cuman TuWaGa Critt Ahhh.. di Emwan rada panjang tuwagapatmanamjuhpanlanluh….baru ngecritt dan Ahhh? jadi agak lumayan durasinya??? so, fix PaittJo lah yang sebenarnya ber-DNA motobiji ? semoga laris ya, soalnya masih jarang ketemu di jalan…

  6. valencia pun istilahnya udah sebelah tangan peco megang piala. asal finish P14 selesai sudah. Buka puasa jamaah. Kembalinya jurdun ke tim italiano sekaligus rider italiano jg… kalo sesuai skenario. Fq tetep never say never. ini motogp apapun bisa terjadi sblm melintas garis finish

  7. Hanya mukjizat dari maha Gusti dengan mengabaikan pembalap lain ( sept pasukan Ducati , Marc dan rider Suzi ) lah yang bisa meluluskan Taro bisa jurdun.
    Berat syaratnya .
    Pecco buntutin Taro aja dari jauh d belakang sampe taro keringat panas dingin cukuplah .
    ?

Yuk Tinggalin Jejak Lads..