ada tuas untuk hazard josss

Kobayogas.com – Hola lads.. Teknologi sedjatinya dibuat untuk memjadikan sesuatu menjadi lebih baik, begitu pula dengan idling stop system yang sudah menjadi ciri khas mesin skutik Honda saat ini..

Namun tidak sedikit yang mencibir dan skeptis terhadap teknologi yang diusung Honda pada jajaran skutiknya, yaitu Idle Stop System alias ISS ini. Skeptis karena disebutkan untuk menjadi irit, skutik Honda butuh lampu merah agar ISS bekerja, baru bisa irit 😀

Well, sebenarnya ejekan tersebut tidak salah-salah banget, karena memang pada kenyataannya mayoritas ISS akan bekerja di lampu merah ketika mesin idle lebih dari 3 detik. Namun mereka yang skeptis sebenarnya juga paham bahwa tidak hanya di lampu merah saja ISS bekerja, pokoknya selama terbaca mesin idle dalam rentang waktu 3 detikan maka mesin akan mati..

Benarkah ISS hanya terpakai di perkotaan terutama kota yang padat? Betul, itulah kenapa ISS memiliki tombol on dan off. Lalu kapan dan dimana saja kejadian ISS akan bekerja? Ini adalah pengalaman pribadi KBY sendiri bersama Sniego, si New PCX pekgo..

  • Lampu Merah
  • Kemacetan
  • Antrian parkiran baik masuk atau keluar
  • Berhenti sejenak
  • Antrian SPBU
  • Antrian pintu kereta
dibawa macet sudah biasa :)
dalam kondisi seperti ini, ISS bisa bekerja

MESIN MODERN SUDAH EFISIEN

Dan sebenarnya, mesin-mesin teknologi modern memang sudah cukup irit, tambahan teknologi seperti VVA (Variable Valve Actuation) seperti pada Yamaha NMax, filosofi bluecore, enhance Smart Power (eSP) serta ISS tujuannya lebih dari sekedar membuat irit dari mesin yang sudah efisien, seperti misalnya i-STOP pada Mazda dan ISS pada Honda, tujuannya lebih dari sekedar membuat mesin menjadi lebih efisien sebesar 7% dari injeksi mesin tanpa ISS, namun tujuan lebih jauhnya adalah menekan polusi/ emisi alias go green..

Jika kita berpikiran satu, dua, tiga mesin yang menggunakan ISS (ataupun i-STOP) aktif ketika berjalan, mungkin akan berpikir alaahh gak ngaruuhhh…tapi bayangkan minimal 10 mesin saja mati bersamaan dalam kondisi yang KBY sebutkan di atas, pasti menghisap udara sudah lumayan dibandingkan sesak nafas akibat menghirup polusi yang dikeluarkan knalpot kendaraan di depan, samping atau belakang kita.

Bayangkan jika 20 kendaraan, lalu 50, bahkan 100 lebih kendaraan setiap harinya mati bersamaan.. Pasti udaranya akan lebih segar lagi.. Halah, yang kek gitu kan bisa tanpa ISS brooo.. tinggal matiin mesin trus nyalain lagi selesai.. Nahhh ini lah teknologinya, gak perlu matiin mesin dan nyalakan starter lagi yang bisa mengurangi umur brush atau accu, ISS dan i-STOP bekerja sedemikian rupa hanya tinggal putar gas (ISS) atau angkat rem (i-STOP) maka mesin akan kembali hidup…

Mengenal teknologi-teknologi yang membuat mesin kendaraan efektif dan efisien

Well, harapan KBY sih hal-hal yang mungkin dicibir selama ini dapat juga diaplikasikan pada kendaraan merek lain mengingat teknologinya sudah semakin terjangkau dan udara kita ini bisa tetap segar, ozone pun aman. Tambah menarik lagi jika kaum skeptis nantinya mendapati kendaraan yang digunakannya menggunakan teknologi semacam ISS atau i-STOP, masihkah mereka akan bilang “mau irit kok cari lampu merah” 😀

Baca juga artikel lainnya lads…

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Contact me at…

email me: kobayogasblog@gmail.com
path me: Yogas Kobayogas.com
whatsapp me: 08184YOGAS (96427)

87 COMMENTS

  1. Banyak org skeptis bilang kalo tekno ISS itu ribet dlsb,padahal setau saya teknologi di buat justru untuk mempermudah…
    Kalopun ada yg bilang sulit atw ribet,itu hanya bagi org” yg tidak mw belajar dan beradaptasi saja.
    bahkan banyak org d daerah saya bilang kalo tekno inject itu ribet.
    Mungkin memang sosialisasi sangat di perlukan di sini.

  2. seharusnya gini judulnya biar fair,,,,,,Antara Lampu Merah, Efisiensi, Go Green dan BOROS BATERAI, CEPAT SOAK, heem

  3. ISS cocok di kota2 besar, yg lamernya bisa 30 dtk lebih.

    Untuk keadaan stop-n-go, katanya sih ISS lebih baik dimatikan. Kasian ISS dan aki kerja terus.

    CMIIW

    • benar, fitur ISS lebih cocok di kota besar.
      kalau di kota kecil seperti Jember yg jalanannya relatif tidak macet, lampu merah cuma sebentar, dan jarang ada perlintasan kereta api, fitur ISS nyaris tidak pernah terpakai.

    • Disinyalir sejauh ini baru cocok utk mesin skutik, kalau gak, tidak ada alasan mesin lain gak pake..
      Skutik kan minim engine brake Gak kaya motor sport kopling.. Bbm jd lbh boros dari mesin konvensional

  4. tenang Mang Kobay … there’ll be haters
    fitur atau teknologi yang baik, pasti semua pabrikan akan terapkan di unit produksinya
    contoh : SSS … dulu cuman Honda dan Suzuki, lalu FB sebelah nge-bully … in fact sekarang fitur sejenis ada juga diproduk sesembahannya
    bukan cuman fitur, bahkan desain … masih gak lupa dong sama sebutan tanduk, antena wifi dlsb … mangga para haters liat produk terbaru yg dibela mati-matian
    jadi gak usah nge-jelek2in fitur ato desain suatu produk … kritik it’s OK, tp bukan black campaingn
    So’ keep writing Mang Kobay … ini artikel cerdas dan obat buat para FB all pabrikan

  5. Ane termasuk yang mencibir. Kenape?
    Seperti yang mang kobay bilang. Mesin2 modern sudah irit, efisien & rendah polusi. Ditambah dengan akan berlakunya peraturan euro 3. Kalo mau dibilang untuk mengurangi polusi secara teori sah2 aja. Tapi dimata ane ini lebih sebagai marketing gimmick.

    Inilah hebatnya honda. Selalu bisa menghadirkan fitur2 yang bersentuhan langsung sama consumer experience dimana pabrikan lain kagak terlalu peduli. Kayak yamaha selalu gembar gemobirn diasil cylinder, akhir2 ini gembar gemborin VVA. Ibu2 ato babeh2 mana peduli sama hal beginian. Kagak bisa dipamerin ketetangga juga. Hwehwehwe.

  6. Walaupun gk punya, sy suka fitur ini. Kalo pas berenti di lampu merah, palang kereta, etc, asep2 motor2 lumayan. Bagi saya irit no2 lah, soalnya memang gk beda jauh. Beda jauh di polusinya. Memang kendaraan sekarang sudah leuh lebih bersahabat ketimbang jaman 2 tak, tapi tau gk zat apa aja yg keluar dr motor 4 tak sekalipun? Kalo pas lampu merah sama2 matiin mesin, alangkah indah dan sejuknya. Lagian mesin nyala terus gk guna, orang gk gerak, ya kan? imho aja

    • Iya tanpa ISS pun saya selalu matiin mesin kalau antri spbu, lamer dan kereta api.. Kalau tau bakal lama…

      Bayangin motor depan kita udah knalpotnya bau gara2 emisi tinggi ga pernah di servis, dah gitu bocor lagi ring seher jd ngebul.. Parah dah

    • Seumur idup naik motor ga pernah kepikiran sama sekali soal emisi. Kalo memang mau concern zero emission, ya mending naik kendaraan umum sekalian. Go green kok setengah2. Hayoo.

    • Setuju, Bro ……

      Apalagi kalau lampu-merahnya ada timer-nya, jadi nyaman kalau matiin mesin.
      (ya karena kendaraan-kendaraan yang saya punya belum ada fitur ini sih ….)

      Di beberapa negara Eropa, bahkan ada keharusan untuk mematikan mesin saat lampu-merah. Dan ada petunjuk kapan mulai menyalakan mesin kembali.

    • Wkwkkw si om masih keukeuh itu berisik yak, saya sih keukeuh gimana perawatan sih beneran dah, sejauh ini merek sebelah sana dan sini juga berisik kalau di denger lewat, juga lagi idle.. Malah skutik merk S paling kasar dan berisik dr yg laen..

      • Artikel dia mah cuman berdasarkan teori “perasaan”, “kayaknya”, “sepertinya”, dll… Bukan berdasarkan teknik dan rasio. Katanya, menurut perasaan dia, sepertinya suara kasar itu disebabkan piston silinder aus. Ane komen disitu: Kalo piston silinder aus mah knalpot ngebul om, eh dihapus, hehe…

      • Yah gpp sih, buat nambah2 referensi kita juga… Toh saya juga bukan seorang jenius hehehe…

        Cuma masukkan aja buat mang cahyo, kan artikelnya mesin eSP, tp videonya beat karbu, yg gak tau juga dirawat pa gak hehe..

      • Saya juga bukan org jenius kang, cuma suka kesel kalo liat org keukeuh dgn pendapat yg blm tentu benar tanpa mau mendengar pendapat org lain.

  7. motor ane juga idling stop sistem, kalo di lampu merah, lepas kopling pelan2, mati dah tuh mesin.. kalo mo ijo, strater lgsg jalan…
    sama2 gak repot matiin kontak kan..? hoahahhah…

  8. biasalah, mencibir karena nggak punya

    ISS saya on terus, dan masih lanjcar jaya hingga sekarang.(2013)

  9. kalo kopaja metromini bus bus dan truk truk masi ngebul ya percuma om kobay…. apalagi perokok juga katanya sumber polusi udara….

  10. kang, yamaha juga mencoba untuk go green dengan menggunakan standar euro 3 yg lebih bersahabat dengan bumi

    • euro 3 sudah dilakukan oleh pabrikan lain lebih dulu om, tapi ya nice try sih drpada gak sama sekali kan?
      maksud saya sih gini, dengan mesin mati, polusi kan gada sama sekali alias zero, memang euro 2-3-4 membantu menekan emisi, tapi kalau mesinnya masih nyala tetap emisinya masih ada kan mang? 🙂

  11. Mantap, pabrik sebelah mgkin 3thn lagi juga pasti niru ISS. Krn pabrik sebelah rata2 ketinggalan 5thn sampe 6thn dalam teknologi dr honda

  12. Paling yg skeptis ya para fans boys,mang.

    ntar juga kalau pabrikan sesembahan mereka memakai sistem serupa ISS tapi dg nama yg lain, entah bilang apa lagi mereka .

  13. Paling yg skeptis ya para fans boys,mang.

    ntar juga kalau pabrikan sesembahan mereka memakai sistem serupa ISS tapi dg nama yg lain, entah bilang apa lagi mereka .
    .
    .

  14. selama ini sdh sering matikan mesin secara manual di lampu lalulintas yg ada timernya, apabila masih diatas 30 detik biasanya saya matikan mesin. selama dipraktekan rasanya aki awet2 saja, semenjak beli sampai sekarang sdh lebih dari 2 thn malah blm pernah ganti aki dan electric starter tetap tokcer. cukup sekali tekan langsung mesin on. apa mgkn pengaruh motor masih karbu ya meskipun kelistrikan sdh full DC?

  15. yang mencibir paling juga FBY mang…
    tdk obyektif dan arahnya bece… blogg ini termasuk minim muatan bece & jaga terus independensinya Bang,..
    percuma ngeblog kalau dah fansboy
    pikiran jadi parnok dan pandir 😀

  16. setuju banget..kl semua kendaraan termasuk mobil truk ama bus ama yg laen nya pk teknologi kyk gitu jadinya bisa Tiis Ceuli Herang Panon kayaknya om.walaupun cuma 3detik doang..heehehe.

  17. ah,,, yg boneng mang,,,,,?? matik merk S Paling brisik,,,,??
    dah punya metik merk S Blum,,,,??
    justru yg ane rasaken pd matik address saat mesin stasioner maupun brakselerasi msin dan cvt halus halus aja,,,,
    justru merk Metik merk H pnya adek ane kalo habis buat jln trus brnti,,, bunyi tek,,tek,,,tek,,,!!
    dan wktu jln kcpatan rendah dan konstan tu mesin bunyi nglitik,,,,!!
    merk S gak perlu gembar gembor pake blucore ato ESP utk irit dan bertenaga,,,,!!
    peace,,,,!! 😀

    • wkwkwkwk wong temen2 disini yang punya aja ngaku paling berisik, itu kenapa ay bilang berisik…selama gak rusak gak masalah sih..
      Tadinya mau bilang selama di jalan disalip atau pinggir2an sama skydrive, megadrive n hayate ya memang mesin dan ngoroknya paling kedengeran sih..
      peace juga.. n bukan BC loh ini, sumpe de hehe

  18. wkwkwk,,,, bukane skywave dan sky drive ntu,,,, motor lama msh karbu macem vario,,,?? emg ciri khasnya ngorok dr orok,,,,,! cuba bandingkan yg motor skarng nex dan address skrg,,,,!! bandingkan sama beat fi,,,, ngiahahaha,,,,,

    • Wkwkwkw iya om… Kalau yg FI mah udah pada halus lah rata2… Tergantung kuping orang aja, buat saya sih selama gak rusak gak masalah, kalau itu mmg karakternya.. Hehhee

Yuk Tinggalin Jejak Lads..

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.