GSX
ilustrasi
ilustrasi
Kobayogas.com – Hola lads… tidak sadar sudah malam jumat lagi ya? Artinya apa? Betul sekali, MeRies alias Merinding Series hadir kembali ke hadapan lads semua… Kisah ini masih seputar di Kampus STT Texmaco…sepertinya amburegul sekali ya kampus ini…mangga digeber lads…

Kontributor: Mang Nde Ndeso Edisi alias Ndecoedici (Italian Style)
Jangan bosan jika menemukan kontributor kisah misteri ini adalah Mang Nde lagi Mang Nde lagi, karena memang sang pemilik artikel otak atik gathuk yang khas di warung www.ndesoedisi.wordpress.com ini somehow bagaikan magnet bagi dunia lain… Simak kisahnya kali ini sebagaimana yang diutarakan kepada KBY.
Ini adalah pengalaman lain Mang Nde ketika bertugas jaga malam di STT Texmaco. Namanya mahasiswa berbakti dan cinta kampus, Mang Nde mau saja ditugaskan untuk bertugas jaga malam bersama soul mate begadangnya yang juga muncul pada cerita cerita sebelumnya, Kang Sain.
Suatu hari menjelang tengah malam Nde dan Kang Sain sedang berkeliling meronda di kampus, kami pun berjalan sambil bercerita panjang lebar dan kami berdua menetapkan untuk mengecek lokasi workshop di kampus STT Texmaco. Seperti halnya tukang ronda yang suka memukul mukul tiang telepon atau tiang listrik sebagai kode kehadirannya, Kang Sain pun ikut-ikutan dengan cara memukul pintu besi workshop dengan keras.. DOOONGGG…!!! Sang Pintu besi mengeluarkan suara cukup nyaring.
Begitu nyaringnya, Nde pun langsung meneegur, “Berisik Kang…” bisik Nde…Kang Sain yang ditegur cuma cengar-cengir saja. Kami pun kembali meneruskan perjalanan keliling di area workshop… nah  begitu kami sampai diujung lorong Nde merasa udara tiba-tiba bertambah dingin, entah Kang Sain ikut merasakannya atau tidak. Selain itu bulu kuduk Nde tiba-tiba saja njengat membuat perasaan tidak enak…dan saat itu entah bagaimana Nde seperti didorong keinginan untuk melihat ke arah atas, ternyata di langit langit ada mahkluk hitam, tinggi besar bermata merah sedang melotot ke arah Nde & Kang Sain!! Matanya memancarkan perasaan terusik, terganggu dan marah!!
Perasaan Nde waktu datang tidak ada apa-apa dan tidak merasakan apa apa, kenapa kok tiba tiba sekarang ada makhluk kayak gituan, akibat pukulan pada puntu besi tadi kah?. Perasaan takut dan khawatir berkecamuk di dada Nde, ingin rasanya mengambil langkah seribu namun bagaimana nanti dengan Kang Sain? Akhirnya Nde diem saja cuma jalannya sedikit dipercepat, tatapan makhluk astral tersebut seperti mengikuti Nde dan seakan-akan menghujam di punggung.
hantu
Entah sadar atau tidak, entah ikut merasakan atau tidak saat itu, ternyata Kang Sain juga ikut mempercepat jalannya. Kami berdua terdiam sepanjang jalan menuju ruang tamu hingga meninggalkan area workshop. Sesampainya di ruang tamu yang terang benderang tersebut, Nde kembali menegur kang Sain karena memukul pintu keras-keras hingga membuat bising seantero area. Ternyata tanpa Nde kasih tau, kang Sain juga langsung bercerita melihat makhluk tersebut.
Bener Rul, akang juga lihat kok tadi, sieun euy! (takut)… Sepertinya dia merasa tertanggu ya Rul? Tanya Kang Sain.
Jelas lah!! jawab Nde, makhluk tersebut melotot merasa tidak suka, untung kita tidak diapa apakan.. ujar Nde lagi.
Sejak itu kang Sain tidak pernah iseng lagi memukul sesuatu keras-keras jika sedang bertugas keliling menjaga kampus…
Mangga digeber lads….

52 KOMENTAR

  1. kalo sekarang suka ada tuh knalpot brooooong yang bising banget, suka ngeliat penampakan marah juga gak ea? eh moge Aprilia RS apa kabar juga kalo pas digeber? #eehhh 😆

Yuk Tinggalin Jejak Lads..