CBR

Merinding Series: Ketukan Tengah Malam…

hantu1

Kobayogas.com – Hutang, kalau bisa dihindari, apapun bentuknya, kalau bisa ya…diusahakan langsung dilunasi, apalagi jika sifatnya kontan, seperti membeli makanan/ minuman, jangan sampai seperti cerita berikut ini lads…

Kontributor: Vandra Monkeymotoblog.comΒ  Editor: Kobayogas.com

Kisah ini diceritakan oleh sang penjaga rumah milik Vandra di Cianjur, Mang Dayat. Mang Dayat mempunyai warung yang sederhana yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggalnya. Walau sederhana namun cukup ramai pengunjung karena posisinya yang strategis dari jalan raya.

Mang Dayat ini terkenal baik hati dan tidak segan mempersilakan pengunjungnya untuk berhutang terlebih dahulu jika memang belum ada rizki untuk membayar apa yang sudah di makan atau di minum. Siapapun selama Mang Dayat kenal, dia tidak hitung-hitungan terhadap hutang, pikirnya rejeki itu akan selalu ada. Biasanya penduduk sekitar yang suka ngutang walau hanya mie rebus, kopi atau gorengan.

Namun demikian, ada satu orang yang Mang Dayat selalu segan untuk memberinya hutangan, karena orang tersebut membayar hutangnya sulit dan lama. Padahal orang tersebut hanya berhutang gorengan dan kopi saja. Sebut saja M, yang akhirnya setelah menghiba hiba, Mang Dayat dengan terpaksa mempersilakan M untuk boleh berhutang..

Haripun berganti dan berlalu, hutang M belum juga terlunasi kepada Mang Dayat, hingga pada suatu hari, seminggu setelahnya, terjadi kecelakaan hebat yang tidak jauh dari warung milik Mang Dayat. Kecelakaan tersebut mengorbankan nyawa, dan M adalah korban yang tewas dengan tragis saat kejadian tersebut.

Mang Dayat yang melihat kecelakaan tragis tersebut tidak bisa membantu apa-apa, darah dimana-mana dan Mang Dayat tidak tahan melihat darah. M yang menjadi korban segera dimakamkan malam itu juga, sesuai dengan adat kampung yang tidak pernah menahan lama-lama jenasah untuk segera disemayamkan. Mang Dayat pun hadir dan ikut prosesi sampai dengan selesai…

Menjelang tengah malam, Mang Dayat pun pulang, namun dirinya merasa tidak tenang karena seperti ada yang mengikuti. Sampai rumah, Mang Dayat bersih-bersih dan segera mencoba tidur, namun sulit terpejam, udara terasa dingin sekali malam itu, tidak seperti biasanya. Udara yang dingin dan terasa aneh, membuat Mang Dayat tetap terjaga dari tidurnya. Hingga sekitar pukul 02.00 dini hari, dirinya dikagetkan oleh ketukan pada pintu rumah biliknya…

“Siapa itu?!” Tanya Mang Dayat setengah berseru. Tidak ada jawaban…

Mang Dayat kembali mencoba untuk tidur, namun kembali suara ketukan didengarnya pada pintu, kali ini lebih keras.

“Hei…Siapa itu!!? Kali ini Mang Dayat bertanya lebih lantang. Tetap tidak ada jawaban…Mang Dayat membuka pintu tapi tidak ada siapa-siapa diluar. Hingga ketiga kalinya, Mang Dayat kembali bergegas menghampiri pintu.

“Siapa diluar?! Jangan macam-macam ya…!! Teriaknya pada orang diluar, kali ini ada jawaban…

“Mang Dayaaatt…Mang Dayaatttt…” terdengar suara parau dan jauh dari luar rumah… Mang Dayat seperti mengenali suara tersebut, dan berjalan perlahan menghampiri pintu. Benarkah yang dia duga?

“Mang Dayaaaattt….” kembali suara parau kejauhan tersebut memanggil.

Mang Dayat tidak langsung membukaΒ  pintu, namun mencoba mengintip melalui sela sela bilik dinding rumahnya. Dan…alangkah terkejutnya ketika kedua matanya melihat sosok jasad M sesuai kecelakaan tragis tadi siang…penuh dengan darah dan lubang pada dadanya menganga mengerikan entah terkena benda apa saat kejadian tersebut. Sontak Mang Dayat membaca ayat kursi, namun sosok M tersebut masih saja berdiri tertunduk. Membaca ayat suci lain pun hasilnya sama saja.

Hingga pikirannya tersadar akan suatu hutang yang dimiliki oleh M tempo hari…berteriak dalam ketakutan, Mang Dayat berkata…

“Saya sudah iklaskan hutang kamu M..!!! Saya iklaskan…!!

Aneh tapi sungguh nyata, selesai Mang Dayat mengucapkan kalimat tersebut, sosok menyeramkan tersebut langsung saja hilang bagai debu tertiup angin.. Esoknya pada suatu kesempatan, Mang Dayat bertemy dengan Haji Somat tetangganya dan menceritakan kejadian tadi malam. Ternyata, Haji Somat persis juga mengalami hal yang sama seperti Mang Dayat, dan juga meneriaki sosok menyeramkan tersebut dengan kalimat yang sama seperti Mang Dayat.

Sejak kejadian itu, Mang Dayat memberanikan diri langsung menagih pembayaran kepada para langganan warungnya… Misteri memang hanya Allah yang Maha Mengetahui…

Mangga digeber lads….

Mangga digeber … Thanks for reading and sharing lads..

KobaYogas from WordPress for Android

About Kobayogas 3434 Articles
Seorang kuli di dunia asuransi, pencinta otomotif motor dan mobil sejak kecil, oleh rekan rekan dijuluki blogger motor dan blogger mobil

68 Comments

  1. Denger2 juga menurut Agama Islam orang yang punya hutang itu belum bisa masuk surga ya? Sebelum hutang-hutangnya itu terlunasi. Makanya saya paling gak berani ngutang… Hiii…

  2. Mang Kobaaaayyyyy….. mang Kobaaaayyyyy… Hayu atuh urang turing teaaaa….. gkkgkgkgk..

  3. Akh jadi takut nih ah.. nyesel baca merinding series pas malem2 gini.. kenapa gk tadi siang aja

Yuk Tinggalin Jejak Lads..