GSX

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Ada kalimat bijak yang pernah KBY baca mengatakan, Orang Bijak Tahu Kapan Harus Mengundurkan Diri (pensiun). Yak akhirnya salah satu legenda MotoGP, Valentino The Doctor Rossi resmi mengumumkan masa pensiunnya di musim 2021 ini. Keputusan tepat mengingat performanya memang sudah jauh dari kata kompetitif untuk seorang pembalap sehebat dirinya. Mau kemana Rossi?

Valentino Rossi merupakan salah satu pembalap bertalenta tinggi yang pernah meramaikan kancah balapan kelas dunia MotoGP, sejak namanya masih GP500, The Doctor julukan Vale, sudah berkibar dan membuat balapan tersebut lebih hidup dan menghibur.

baca juga: Karir Balapan Valentino Rossi

Yak, Vale tak hanya berbakat, dia gak cuma jago di trek alias balapan doang, tapi secara keseluruhan Rossi adalah sang penghibur. Gaya berpakaian atau penampilannya, gaya balapnya, gaya psy war-nya terhadap para rival serta kemampuannya dalam memberikan feed back yang akurat kepada mekanik terhadap motor besutannya.

Meski pernah sukses di Honda dan pernah juga mencicipi Ducati, namun Valentino Rossi adalah Yamaha. Kesuksesannya lebih banyak diraih saat dirinya bersama pabrikan motor berlambang garputala tersebut lads, Rossi cocok dengan management Yamaha dan begitu pula sebaliknya. Bertahun tahun Vale menjadi brand ambassador produk produk Yamaha.

Salah satu yang membuat dia bertahan di MotoGP hingga selama ini adalah, selain memang senang balap, juga karena rasa penasarannya untuk meraih gelar juara dunia ke-9 kalinya, ambisi yang pada akhirnya harus dilupakan mengingat usia dan juga performanya sudah tidak lagi seperti 5 tahun lalu.

Vale konon ditawarkan untuk membalap setahun lagi bersama tim miliknya sendiri yaitu VR46, namun menurutnya setahun itu terlalu beresiko karena harus kembali beradaptasi dengan besutan anyar, Desmosedici Ducati. Kalau dua atau tiga tahun katanya sih mau, lah gimana sih Ros wkwkkw..

Apapun itu, katanya keputusan Valentino Rossi sudah bulat untuk pensiun, KBY sih setuju, sepertinya gak pantas seorang legenda terus menerus menjadi pesakitan, inget elu tuh mantan juara dunia, gak pantes aja disalip terus menerus sampe mau posisi tengah aja susah. Yekan?

Banyak komentar terutama dari para fansnya, katanya sih selesai pada gak mau nonton MotoGP lagi, entahlah beneran atau diam diam nonton juga, kan kita gak tau ya lads? Wkwkkw…  So Arrivederci, Goodbye, Farewell Velentino Rossi.. 26 tahun balapan, kini selamat pensiun sang legend.

Semoga bermanfaat lads. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog [KSLTV]

27 KOMENTAR

  1. Walaupun performanya udah jauh bgt mnurun,
    Tp boong kl bukan karna org ini, banyak masyarakat yg antusian nonton bahkan menunggu tayangan Moto Gp,
    Sampe skrg pun, wlpun dbarisan blkg ttp org ini masih jd magnet buat moto gp,
    Terima kasih Om Rossi,
    Selamat menonton dan menikmati Moto Gp dgn santai,

    • Terima kasih Valentino Rossi, rasanya seperti kehilangan separuh nyawa motogp… Ikon terbesar sepanjang sejarah balap motor dunia, namanya begitu populer di dunia, jangankan seorang antusias namun katakanlah emak-emak juga tahu rossi… Namanya sejajar dgn Ronaldo delima (ronaldo brazil) karna emak2 tahu nya ronaldo itu yg botak dan gundul (bukan cristiano ronaldo)

    • Mungkin cuma Rossi yang menjadi sang legenda MotoGP, dari tahun 2000 sampai 2021 menjadi pembalap kelas MotoGP, berapa tahun itu? dan selalu di tim pabrikan.

  2. Kalau FQ sbg “pewaris VR” jurdun tahun ini mungkin saya akan tetap nonton MotoGP, kalau tidak ya sudah, karena hampir pasti MM tahun depan akan kembali merajai balapan (dgn asumsi lengannya sdh pulih). Sehebat apapun MM tetap tidak bisa mengalahkan VR untuk urusan entertainment buat fans MotoGP

    • Betul, soal angka tentu ada yg bisa menyamai dan melebihi rekor juara namun untuk jd entertainer dan popularitas seperti rossi itu suatu yang tidak mudah untuk ditiru, nama2 seperti lorenzo, stoner, pedrosa adalah beberapa pebalap hebat namun belum sekarismatik Vr46. Next apakah marc bisa ? Tentu tidak menutup kemungkinan kalau dia hijrah ke Yamaha seperti kisah Rossi bisa saja dia akan lebih populer tentunya….

  3. Dan masa keemasan MS merek onoh adalah pada saat VR46 masih sangat kompetitif dan semakin kesini semakin kusam angkanya. Apakah El Diapet dapat mengembalikan kenangan ini? 🙂..ane gak terlalu optimis

  4. Rossi pensiun di saat yang tepat … ketika banyak talenta pebalap muda yang sukses mengasapi dirinya saat balapan

    Marquez jika pulih dari cidera lengan bisa kembali jadi alien yang mendominasi balapan … tapi Yamaha sudah punya Quartararo yang juga trengginas dan calon jurdun musim balap tahun ini

    Jangan lupakan fenomenalnya Joan Mir sang jurdun musim lalu bersama Suzuki yang terlihat kembali bertaji sampai FP 2 Styria

    Dan tampaknya Ducati sedang menanam bibit unggul dalam diri Peco Bagnania … musim depan akan lebih kompetitif

    KTM yang di develop Dani Pedrosa juga makin kencang … dan Aprilia tampaknya menunggu rider yang tepat untuk jadi juara seri

    MotoGP kehilangan seorang legenda, namun legenda lain juga akan kembali muncul

    Selamat menikmati pensiun ya Mbah Oci … buruan nikah taon depan wkwkwkwkw

  5. Kok feeling ku ini seperti kisah JL99 saat mengumumkan pensiun dari HRC kemudian jadi tes rider di yamaha..
    Rosi juga kayaknya bakal seperti itu mang.
    Mengumumkan pensiun dulu dari yamaha untuk kemudian tahun depan balap setahun lagi dengan aramco..
    Jadi biar sama2 fair..
    Mungkin looh ya…

  6. Jaman keemasan rossi membuat jalannya balapan gak membosankan, dia membiarkan dulu lawannya di depan, dan di beberapa lap menjelang akhir baru rossi push sampe finish terdepan..
    Jarang banget balapan gaya turing, ngacir paling depan dari awal ampe akhir.. Hehe..

  7. Gua penggermar Rossi Mang, tapi ngga bakal berhento nonton motoGP, walaupun siaran Trans 7 dilacak di parabola,wkwkwkwk.
    Emang saat ini ngga ada rider favorit, bahkan anak didik nya dari akademi. Tapi ya siapa tahu ada benih baru yang kayak Rossi, menghibur, mendominasi, suka psy war, ngga baik didepan- jahat di belakang-sradak sruduk (kayak rider ngonooh), apa ada nya, agak rock and Roll.
    Siapa tahu, Jorge Martin? Pedro Acosta? Fabio Quartararo? August Fernandez?atau mungkin yang lain lagi yang belum sampe di balapan grand prix…
    Cuma ya kangen aja ngeliat bendera kuning menuhi 1 tribun.

  8. Mang Kobay ga pengin buat artikel efek pensiun si Mbah terhadap merchandise, apparel, parts, dll yang selama ini besar dgn logo 46? Misalnya nih saya yg beli helm AGV karena VR pakai merk yg sama, nah ke depan gimana nih kira2 produk yg pakai logo 46 masih akan laris, stagnan, naik atau malah turun penjualannya

Yuk Tinggalin Jejak Lads..