Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Ada yang gak setuju dengan judul di atas? Atau malah ada yang setuju? Bebas aja lads, ini bukan masalah benar atau betul eh salah sih, tapi tentang indikator dari sudut pandang orang awam yang gak perlu atau tidak membutuhkan riset hitung hitungan. Cara mereka simpel, indikatornya sederhana, keliatan banyak di jalan berarti laris, gak banyak keliatan ya gak laris – ingat ye, laris bukan laku wkwkw.. 

Tentu penilaian konsumen atau orang awam tersebut hanya berdasarkan pemandangan sekilas semata, tidak bisa dijadikan patokan, acuan atau penilaian yang teruji secara klinis segala hehe.. istilah kerennya sih butt o’ meter. Tapi apakah acuan laris tidaknya sebuah produk menurut sudut pandang mereka itu seluruhnya salah? Menurut KBY sih gak.

cucok kan lads

Ingat peribahasa lain padang lain belalang? Beda daerah beda kebiasaan, lain area lain pula produk yang laku. Harus diakui suka atau tidak bahwasanya produk sepeda motor itu nomor 1 di Indonesia, bahkan menurut AHM, skutik terlaris mereka yakni Honda Beat adalah skutik terlaris di dunia. Tapi apakah berarti menguasai seluruh daerah di Indonesia? Belum tentu..

Indonesia itu luas, meskipun Honda menguasai penjualan lebih dari 75% secara nasional, tapi data tersebut tidaklah merinci setiap daerah. Berdasarkan info sejauh yang KBY ketahui, setidaknya pulau Jawa menjadi penyumbang penjualan terbesar pabrikan berlogo sayap kepak tersebut, namun bagaimana dengan pulau atau daerah lain?

Nah setau KBY Sulawesi itu bisa dikatakan areanya Yamaha, kalau dirinci lagi tepatnya di Sulawesi Selatan dan Barat merupakan area “kesultanan” pabrikan berlogo garpu tala tersebut, termasuk Makassar. Di kedua area tersebut penjualannya selalu di atas 60% setiap bulannya. Bahkan di tahun 2018 produk terlaris Yamaha itu justru bukan NMax, melainkan Fino loh lads, ga tau kalau sekarang, kayaknya sih NMax yes. Begitu juga di beberapa wilayah pulau Kalimantan. 

Intinya adalah, jika ada yang mengklaim bahwa di daerah dia jarang melihat produk A di jalanan ya jangan langsung ngegas dan dicap bodoh yang hakiki, tanya dulu dia tinggal di daerah mana. Kalau ternyata tinggal di Jawa Barat bilang jarang liat Beat atau Vario, sudah jelas ngebohong wkwkw.. Atau bilang jarang liat NMax atau Fino di SulSel atau Sulbar, ya nge-bullshit namanya kekeke.. 

soal model, aerox masih yang terdepan menurut KBY pribadi..

Jadi, banyaknya produk bersliweran di jalan raya memang bisa dijadikan indikator sederhana laris tidaknya suatu produk lads, tapi kembali lagi, tergantung daerahnya, trus jangan maksa orang buat keliling berjam jam atau turing dari Sabang sampai Merauke agar ketemu produk yang jarang itu, lah namanya juga penglihatan sekilas, bisa pas lagi nongkrong, atau rute tiap hari ngantor wkwkkw..

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

41 KOMENTAR

  1. soal model, aerox masih yang terdepan menurut KBY pribadi..
    Akhirnya ada yg sepemikiran. Bukan karena motor saya Aerox juga, tp emang untuk saat ini si Aerox desainnya emang cukup ngalir dan enak diliat dari sudut manapun. Pendapat pribadi juga yesss

    Cara pasang cakram belakang Aerox:
    https://youtu.be/VbJ6-t92vA4

  2. Ane tinggal di Jakarta Mang….tapi belum pernah sekalipun lihat kawasaki H2 dijalanan atau di showroom…berarti kawasaki H2 gak laku n gak laris di Jakarta ya Mang…!!atau jangan2 ane yg kurang jauh mainya..!?

  3. Ane malahan beli produk yg nggak laris , nih ada dirumah Supra GTR ekslusif matte red.. bener2 ekslusif.. gak pernah ketemu dijalan sama sekali kecuali ane. Haha

  4. Lalu gimana mang kalau ada yang buat2 data yang entah kredibel atau enggak, yang sebenarnya berbanding terbalik sekali dengan fakta dijalan raya?

    Saya ada teman pelaut yang sering ‘mangkal’ di pelosok nusantara, baik dikulon maupun wetan… sering juga ngobrol2 perkara motor… salah satunya ya kalau di suatu tempat yg paling laris merk apa saja. Dan, well, you know where this is going lah mang hehe

  5. Um, bukan mang, bukan gitu. Ini mengenai artikel2 yang kapan lalu dibuat oleh, sebut saja t********. Intinya saya gak percaya aja, padahal dia termasuk orang senior, kok?

  6. Biasanya kalo Dp murah,persyaratan mudah,yg beli cuma ngikut tren ya belinya yg sering liat di jalan

  7. Jujuf Mang Kobay, saya muai kecewa sama blog ini, gak kayak dulu lagi, udah jarang nongol SPG soal nya, wkwkwk

  8. kalo mesin untuk komuter enak gak mang aerox? soalnya gua biasa karakter mesin honda jd pernah gua cobain dr mio awal ampe mio 125 freego ga ada yg sesuai sama karakter ane mesinnya

  9. Lama gk mampir.
    Dimana* yg menunjukan barang laku tidaknya “secara real” ya yg terliat banyak beredar di tempat umum.

  10. pasar mid-low mungkin bisa. samplenya macem nmax – beat. keliatan lah larisnya dijalan. kl high end kyny ngga mang. bnyk produk high end yg laku tp jarang seliweran krn jarang dipake (weekend warriors) hariannya malah bisa jadi mereka makenya ya vario-vixsyen jg wkwkwk

  11. Ada lg bang,buat yg sehari2 kerja atau rutin lewat tol jorr, tol japek, bypass, priok, pantura, dll, bisa liat indikator truk pengangkut motor dr pabrik.. mau yg dianter dr sunter, dr pulogadung atau dr cikarang-karawang tetep bs liat mana yg kira2 laku wkwkkw

  12. selain surpei pandangan mata di jalan, bisa juga ditengok dari motor yg paling banyak di parkiran kantor, mall, ato pasar dan parkiran umum lainnya

Yuk Tinggalin Jejak Lads..