GSX

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberr.. Tahun 2019 mendatang, balapan MotoGP akan kedatangan satu kelas baru yaitu Motor Balap Moto-E alias balapan motor listrik. Yap, E yang kepanjangan dari Electric akan berlaga di MotoGP meski jadwalnya belum tau setelah kelas apa digelarnya. Beruntung KBY bisa melihat langsung salah satu motor yang secara desain punya penampakan yang gahar bak motor balap dengan Bahan Bakar Minyak. Seperti apa sosok motor tanpa suara yang dibenci oleh Valentino Rossi ini?

ROSSI GAK SUKA MOTO-E

Konon salah satu pembalap yang paling gak sreg sama Moto E salah satunya adalah sang legenda hidup MotoGP Valentino Rossi. Rossi memang cukup vokal soal keberadaan balap motor listrik ini, KBY belum paham benar mengapa, mungkin karena tanpa suara jadi kesan hingar bingar balapan itu gada.

Sempat ada isu wacana bahwa MotoE akan memperpanjang karir Valentino Rossi di dunia balap namun langsung ditampik oleh carmelo ezpelata. Memang pada saat ini Moto-E isinya adalah para pembalap pensiunan atau mereka yang gak kebagian motor/ tim musim depan. Valentino rossi aja gak suka jadi kemungkinan bergabung sangat kecil.

DESAIN MOTO-E

Kembali ke motornya, melihat sosok Moto-E ini langsung KBY merasa terkesan, boleh saja ini mesinnya pakai tenaga listrik, namun shape, desain dan bentuknya dibuat beneran untuk balapan. Seakan setiap sudutnya dibuat tanpa sia sia dalam keperluan menekan gesekan angin.

Yang unik, pada unit display tersebut sengaja diperlihatkan jok dalam keadaan terbuka/ terangkat, dimana terlihat colokan listrik sebesar hair dryer sedang terpasang seakan akan seperti sebuah motor yang sedang mengisi bbm, bedanya untuk Moto-E yang diisi adalah daya hehe..

Semua fitur yang menempel sama halnya dengan motor balap pada umumnya, terutama kelas MotoGP, seperti suspensi depan Upside Down, Dual cakram di depan, rantai dan swing arm model racing. Hanya saja terlihat di balik fairing bongkahan mesin layaknya tiang beton yang menyimpan daya listrik untuk menggerakkan sang motor.

SPESIFIKASI MOTO-E

Pada dasarnya mesin listrik menyimpan daya yang besar, spesifikasi mesin electric Moto-E tidak main main. Motor yang akan dilombakan disyaratkan memiliki engine power di atas 120 Kw atau 163PS, torsi 200 Nm, dengan kecepatan maksimum di atas 270 kilometer per jam. Ediaaan juga.

TIM YANG IKUT BERLAGA

Tim-tim yang sudah menyatakan ikut serta dengan dua pembalap adalah Tech3, LCR, Pramac Racing, Gresini, dan Esponsorama Racing. Sedangkan tim yang akan turun dengan satu pebalap adalah Sepang International Circuit, Marc VDS Racing, Ajo Motorsport, Pons Racing, Dynavolt Intact GP dan SIC58 Squadra Corse.

Balap motor listrik di MotoGP akan punya nama FIM Enel MotoE World Cup. Gak heran di sekujur tubuh motor MotoE terdapat tulisan Enel sebagai pemasok daya (baterai).

MotoE dijadwalkan hanya akan dihelat di lima seri, masing-masing di Jerez, Spanyol pada 5 Mei, Le Mans, Perancis pada 19 Mei, Sachsenring, Jerman pada 7 Juli, Red Bull Ring, Austria pada 11 Agustus, dan Misano, San Marino pada 15 September. Durasi balapan akan berlangsung antara 7-10 lap menyesuaikan panjang sirkuit.

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogasblog
  • YouTube channel: Yogas Kobayogas
  • Path: Yogas Kobayogas.com

12 KOMENTAR

  1. Kalo pingin langsung tenar, jadwalnya mesti dibarengin ma motogp. Jgn kayak formula-e, sepi penonton

Yuk Tinggalin Jejak Lads..

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.