Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr… Honda gak bisa juara di musim ini? Think again!! Hehe.. Ah dia juara kan karena pembalap di depannya jatuh.. Loh namanya balapan kan.. memang suka kejadian kaya gitu. Wokwowkwok.. Yaaa despite memang juara hibah kalau kata netizen, juara ya juara.. Artinya ternyata Honda bisa juga jadi juara meskipun yang menang malah tim satelit mereka ya hehe.. Dan perlu digarisbawahi, hasil podium ke satu ini mampu diraih lebih awal di musim 2023 ini oleh Alex Rins di MotoGP Amerika 2023!

Honda dalam beberapa musim terakhir memang dapat dikatakan menjadi tim yang pesakitan.. development mandek, formulasi antara sasis dengan mesin tak juga mendapatkan kombinasi yang baik.

Alhasil mereka memang benar benar mengandalkan kehandalan dari para pembalapnya. Seorang Marquez pun kesulitan untuk mendapatkan podium alih alih menjadi juara di atas RC213V-nya.

Kadang hal-hal seperti ini seperti tidak masuk akal dan di luar prediksi BMKG serta nurul ya.. Maksudnya, saat jaman Rossi katakanlah, Yamaha itu kan motor yang sempurna, tapi musim berikutnya dan berikutnya gak bisa lagi tampil kompetitif, yang salah pengembangannya atau motor lain yang racikannya lebih baik lagi? Begitu juga Honda, jaman keemasan bersama Marquez tiba tiba hilang, padahal bisa disebut motor yang sama pembalap yang sama.. kok ga bisa sama juga hasilnya? Silakan komentarnya.

ALEX RINS JUARA DI MOTOGP AMERIKA 2023

Karena gak nonton, jadi KBY ijin sadur dari Mang Asep yak..

Selain kejutan datang dari tim satelit Honda yaitu LCR Honda yang mampu menjadi juara, yang tak kalah menarik adalah, 3 rider dari negara berbeda dan 4 pabrikan berbeda finish dibarisan depan, Rins pertama, Luca Marini dengan Ducatinya kedua, dan ketiga ditempati rider Yamaha, Fabio Quartararo dan Vinales membawa Aprilia finish ke-4.

Jalannya balapan, Pecco langsung ngacir selepas start dan bersaing dengan Alex Rins, sama seperti di babak Sprint Race kemarin. Namun masih di lap awal, 3 pembalap terjatuh. Alex Marquez terlibat tabrakan dengan Jorge Martin dan Aleix Espargaro dapat 0 poin setelah terjatuh sendirian. Hmmm, ini mungkin karena aspal sirkuit yang belum panas nih.

Lap 2, Bagnaia masih memimpin didepan Rins. P3 ditempati pembalap KTM Jack Miller didepan Quartararo dan duo Mooney VR46. Oliveira yang kembali setelah rehat cedera kini berada di P8 dibelakang Zarco.

Separuh balapan, posisi tidak berubah. Alex Rins terus membuntuti di P2 menunggu kesalahan dilakukan sang juara dunia yang bertahan di posisi paling depan. dan di lap ke-7 nasib kurang beruntung menimpa Jack Miller yang terjatuh saat menempati urutan ke -3. Alhasil, Quartararo naik ke zona podium. Namun ada Marini yang membayangi di P4.

Lap 8, Menyusul Miller, Pecco yang berada di posisi paling depan tergelincir ditikungan dan membuatnya DNF dan sudah pasti 0 poin. Alex Rins pun menggantikan posisi sebagai leader. Diikuti Quartararo di P2 dan dua murid Valentino Rossi dibelakangnya.

Lap 9, Joan Mir ikut-ikutan terjatuh. Loh ini jadi kaya terbalik, biasanya Rins yang sering dlosor ya??? Yang diomongin malah makin ngacir didepan dengan gap 2,1 detik dari Quartararo, ini termasuk jauh loh!! Keren juga LCR yak. Tersisa 15 pembalap, otomatis semuanya dapet poin nih.

Lap 11, Zarco turun ke P8 setelah disalip 2 pembalap sekaligus, Binder dan Oliveira. Sayangnya Binder akhirnya menyusul Miller bemain pasir gravel. Di lap yang sama menyusul Nakagami crash, tersisa 2 pembalap Honda di trek, Rins yang memimpin dan Bradl yang merupakan pengganti Marc Marquez berada di P11.

Memasuki lap 13, Marini berhasil ambil alih posisi 2 setelah berhasil membawa Ducati Desmosedici pecundangi Yamaha M1 Quartarao di long stright sirkuit Austin.

Hingga akhir balapan posisi tidak berubah, dan last lap. Alex Rins akhirnya berhasil membawa team LCR sekaligus Honda menjadi juara pertama kalinya di musim ini. Rins finish pertama disusul Marini kedua dan Quartararo menempati podium ke-3. Vinales bawa Aprilia ke-4.

HASIL SPRINT RACE DI AMERIKA

Hasil manis di full race COTA 2023 seakan akselerasi dari hasil Alex Rins sebelumnya di Sprint Race. Yak eks pembalap Suzuki yang “kurang beruntung” karena gak digaet Repsol Honda dan hanya berkarir di tim satelit Honda LCR tersebut malah merebut hasil terbaik dua kali berturut turut.

Sprint Race menempatkan Rins di podium kedua di belakang Pecco Bagnaia dan di depan Jorge Martin.

Alhasil, setelah race berakhir di COTA, Alex Rins dan Bezzechi menjadi rider terbaik dari sisi perolehan poin total dalam satu seri setelah Pecco Bagnaia. Yak Pecco pernah meraih poin total sebanyak 37 poin saat di Portugal dengan juara back to back. Sedangkan Rins hanya 34 poin hasil podium kedua dan juara dan Bezzechi meraihnya di Argentina.

Tapi pemimpin klasemen adalah Marco Bezzecchi loh, bukan Pecco.. Ini dia klasemen sementaranya:

Semoga bermanfaat. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: [email protected]
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog

9 KOMENTAR

  1. Gaya nikung Rins dah berubah gak old school kayak maren2😂… kalau konsisten kayak gini cukuplah ditargetkan finish di depan El Diupload sampai akhir musim, secara balance mesin+sasis+aerodinamika terlihat membaik. Dak usah rumit2.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini