GSX

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr… Biar tarikan alias performa mobil makin enteng saat digeber, tidak sedikit pengendara yang mematikan AC atau Air Conditioning pada mobil. Lads mungkin pernah mengetahui hal tersebut, termasuk KBY pun terkadang melakukannya, mematikan AC saat ingin tenaga mobil terasa lebih enteng hehe. Fakta atau mitos? Nah mari kita cari tahu kuy kebenarannya seperti apa, kuy geber heula ah.

MATIKAN AC TARIKAN MOBIL MAKIN ENTENG!

Setiap pengemudi pasti memiliki gaya berkendara yang berbeda-beda, dan mungkin Anda pernah melihat gaya mengemudi yang ketika ingin performa lebih kencang akan mematikan AC mobil. Tujuannya agar mobil lebih bertenaga saat berakselerasi, tapi apakah gaya mengemudi seperti ini hanya mitos atau memang fakta?

Ternyata jika bicara secara umum, tidak ada pengaruh dan hubungan antara mematikan AC dengan performa mobil. Kendaraan modern yang umumnya menggunakan sistem komputer sudah memiliki program atau alogritma tersendiri menyesuaikan dengan kondisi berkendara aktual berdasarkan data-data dari sensor yang ada di kendaraan.

Jadi untuk performa mobil meningkat dengan mematikan AC tidak sepenuhnya benar, memang komponen AC akan membuat kerja mesin sedikit lebih berat, tapi dengan adanya komputerisasi yang mengatur kondisi berkendara berdasarkan sensor maka mobil tetap dapat melesat sesuai kemampuan dan kondisi jalan.

Hal yang paling dibutuhkan sebenarnya adalah kemampuan si pengemudi dalam menguasai medan dan mengendarai mobilnya. Anda harus memahami teknik berkendara agar performa mobil tetap maksimal, terutama saat di daerah perbukitan yang memang banyak jalur menanjak dan membutuhkan tenaga maksimal dari mobil.

Misalnya dengan Mitsubishi Xpander bertransmisi otomatis, Anda harus tahu kapan watu yang tepat untuk memindahkan tuas transmisi ke posisi “2” atau “L”. Posisi 2 dan L ini untuk memberikan tenaga ekstra ketika mengendarai di bukit yang curam, juga untuk pengereman mesin ketika berada di jalan menurun yang agak curam.

Berbeda dengan mobil bertransmisi manual, pengoperasiannya sedikit lebih sulit karena harus menyeimbangkan antara pedal kopling dan gas ketika Anda memindahkan gigi ke posisi yang lebih rendah. Selain itu Anda juga harus mengetahui momentum yang tepat agar mobil tidak kehilangan traksi saat berada di tanjakan curam.

Mobil-mobil Mitsubishi sekarang ini sudah memiliki fitur yang dapat membantu pengemudi agar lebih mudah menaklukkan tanjakan. Seperti fitur Hill Start Assist (HSA) yang akan mengaktifkan rem secara otomatis selama beberapa detik saat akan melaju di jalanan menanjak sehingga mobil tidak bergerak mundur.

Fitur ini akan aktif seketika jika mobil berada di posisi tanjakan dan mobil berhenti, lalu saat mobil kembali melaju HSA akan menahan mobil selama 3 detik agar tidak mundur ketika pengemudi memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas.

FAKTA ATAU MITOS?

Lads sudah baca bagian atas ya? Info tersebut KBY dapatkan dari Mitsubishi yang dikirimkan melalui email. Ada catatan yang didapatkan dari informasi tersebut yaitu; “Jadi untuk performa mobil meningkat dengan mematikan AC tidak sepenuhnya benar” artinya juga tidak sepenuhnya salah hehe, yekan?

Faktanya, jika lads sering atau sedang berkendara dengan mobil, silakan rasakan, perhatikan dan fokus, saat kompresor AC on, akan ada sedikit bunyi “dug” dan kemudian biasanya disusul dengan tenaga mobil yang terasa agak tertahan. Lebih terasa lagi jika sedang cruising di tanjakan, contoh puncak atau Cipularang yang panjang. Dan hal ini akan lebih terasa di mobil-mobil buatan di bawah tahun 2000 atau 2000-an awal dengan kapasitas di bawah 1800cc.. Makin besar tenaga, biasanya pengaruhnya akan makin kecil alias tidak terlalu terasa.

Apalagi di mobil manual lawas, dikasih AC on, saat ngantri di tanjakan, bisa saja mesinnya mati, dan tidak sedikit yang diiring dengan bunyi dan gejala knocking.. untuk menghidupkannya lagi biasanya AC dimatikan, tujuannya agar saat distarter, mesin tidak terlalu terbebani. Kalau mobil modern apalagi yang anyar-anyar sih mostly gakan ada masalah kecuali memang gak sehat mesinnya hehe.

MATIIN AC NAMBAH TENAGA?

Nah menurut berbagai sumber terutama para tuner modifikasi yang KBY kenal, saat kompresor AC on, maka hal tersebut akan membebani kinerja mesin, alias mesin akan nambah kerjanya, jadi gak heran jika performa mesin terasa agak berat, itu sebenarnya hal yang normal.

Kalau dibilang matiin AC menambah tenaga mesin mobil, itu kurang tepat, karena misalnya nih, tenaga mobil 110PS, kemudian saat sedang laju dan AC dimatikan, maka tenaganya jadi 113 atau 115PS.. nah kalau itu jelas ngarang wkwkkww..

Yang tepat adalah kalau kompresor OFF, maka mesin tidak ada beban tambahan, artinya tenaga mobil kembali ke normal (misal 110PS tadi), ini yang dirasakan seakan akan tenaga bertambah lads, hehe. Sementara berdasarkan pengalaman para tuner, saat kompresor ON, maka yang ada tenaga mesin mobil malah terkebiri dan bisa drop hingga 5PS (tergantung mesin).

Itu mengapa saat melakukan dyno, mereka tidak pernah membiarkan AC dalam kondisi ON, ya karena balik lagi ke di atas tadi, akan membebani kinerja mesin dan membuat tenaga drop dimana bisa membuat hasil dyno test tidak akan sesuai dengan harapan.. Jadi Matikan AC Tarikan Mobil Lebih Enteng menurut lads mitos atau fakta hayooo…

Semoga bermanfaat lads. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog
YT: Kobayogas Sena Learn To Vlog [KSLTV]

27 KOMENTAR

  1. Oh iya mang, katanya elektrik stater jg membebani mesin… Apakah sama2 membebani mesin jika yg
    Sdh ISS dibanding dg yg konvensional?

    • Menarik juga nih..

      Tapi ini bahas awal dulu yes, teknikalnya nanti² nyusul dah…kudu diskusi sama yg lebih paham..

      Kalau menurut ay elektrik starter mah gak, karena dia cuma dipake sekali saat start…

      Kalau ISS/SSS bisa jadi nih, tapi gak secara langsung ke mesin, melainkan ke elektrikal, karena ada sensor yang kudu membaca secara konsisten alias kerja terus, ya kan .. tapi ini baru bisa jadi loh…

    • Elektrik starter itu engga, tapi kalo sepul iya membebani
      Kalo ISS ya sama saja kayak sepul pas jalan

  2. mungkin lebih tepat klo yang terbebani itu torsinya. jadi perbandingannya akan lebih fair jika sama² 1500cc, sama² 110ps, tapi mobil A 145nm, mobil B 143nm

  3. Bahas nya artikel dr mitsubishi
    Fotonya suzuki
    Type nya rumion

    Fix,mang Kobay sedang ngicer pajero

  4. AC dimatiin cm bikin stabil putaran mesin. Makanya lampu bohlam suka ngedip kalo ac nge jedak, krn emang minta arusnya lumayan. Tapi kalo bikin kenceng berasa ada turbo itu biasanya ada yg nubruk dr belakang…

    • betulll.. ac on , rpm akan naek dgn sendirinya. palagi kalo ac dobelblower. gas d injek lebih dalam supaya bisa kenceng.

  5. matikan-ac-tarikan-mobil-lebih-enteng-mitos-atau-fakta?

    Ini fakta Kang,
    Faktane kalau matikan ac, kita di dalam mobil, dan jendela-pintu ditutup maka kita kepanasan Kang. Hareudang Kang… panas-panas-panas…

  6. alhamdulillah kalo ternyata matiin AC bikin tarikan mobil makin enteng.
    soalnya kalo saya keluar bawa mobil AC pasti dimatiin mang, karena biasanya mobil cuma dipake kalo mau keluar sekeluarga. jadi kalo AC kamar tetep nya ya listriknya boros. emang sih kalo tetep nyala pas pulang enak soalnya masuk kamar langsung nyusssss

  7. Mitos mang!! Mobil ayy dikencengin anginnya sampe mentok performa mesin tetep joss.
    Wong cuma ada blower doang 🤣

Yuk Tinggalin Jejak Lads..