Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrrr. Jika berpikiran ini adalah Honda Dio yang jadi skutik terlaris di India, lads salah, karena bentuknya sama sekali berbeda alias tidak sama. Yang jelas Honda Dio 50cc yang KBY lihat ini ada di Jepang, tepatnya di sirkuit Twin Ring Motegi. Jadi seperti apa nih unit skutik mungil yang satu ini, dimana perbedaannya dengan versi India yang baru dirilis versi terbarunya Februari 2020 kemarin? Kuy dulu kita scroll ke bawah..

KBY sempat kesulitan mencari referensi dari Honda DIO yang ditemukan di pelataran parkir paddock sirkuit berjajar dengan Suzuki Swish, Honda TACT, Yamaha Cygnus X, Yamaha Axis Z, NMax dan banyak lagi..

Karena begitu banyak varian dari Honda DIO yang ada di website, paling sering muncul ya yang versi India 110cc, ada juga yang 50cc air cooled tapi bentuk dan modelnya berbeda. Yang jelas mesin unit yang KBY lihat ini seharusnya sama dengan Honda TACT, yaitu sudah menggunakan water cooled alias radiator.

lihat ada sirip radiator di kanan plus tutupnya

Menurut wikipedia, setidaknya ada 17 model berbeda untuk Honda Dio, 2 tak dan 4 tak modiaarrr.. Akhirnya melalui website Honda Global, KBY mendapatkan yang paling pas! Jadi menurut situs tersebut, model yang KBY lihat adalah produksi sejak tahun 2001. Di tahun tersebut Honda merilis dua model Dio, standar dan Deluxe.

Honda Dio 110 India

Honda Dio deluxe dilengkapi dengan rem depan cakram, jadi jelas, yang KBY lihat ini bukan tipe deluxe melainkan tipe standar berwarna clear silver metallic. Dio diciptakan dengan konsep “Clean”, “Economical”, “Silent”, and “Tough”.

rem depan tanpa cakram

Pada tahun 2002 Honda menambahkan dua warna baru untuk DIO, yaitu Shasta White dan Nature Blue Metallic sehingga membuat skutik mungil ini total memiliki 4 warna. Fitur lainnya adalah shutter key. Bahkan ada tambahan anti-theft systems yang sudah siap konek loh, dijual terpisah tentu.

Melihat desainnya, memang karakter skutik untuk pasar eropa dan Asia seperti Cina atau Taiwan. Kymco yang mengambil garis desain seperti ini pada banyak skutiknya. Salah satu ciri khasnya adalah tameng depan yang panjang hingga berfungsi sebagai spakbor depan.

FITUR HONDA DIO

Sepenglihatan mata, fitur Honda Dio 50cc ini selain shutter key juga ada laci lumayan panjang dari kiri ke kanan. Pengisian bbm nya persis seperti saudaranya, Honda TACT, ada di bawah dan cukup mencungkil untuk membuka tutupnya.

Keranjang di belakang merupakan standar bawaan. Well tidak banyak memang, tapi konon di Amerika, skutik khusus jomblo ini lumayan laris manis loh. Yoi, Honda Dio tidak memiliki back peg atau pillion, jadi khusus buat sendirian aja wkwkwk..

Specifications of Honda DIO 50cc 4 Stroke

Untuk tipe seperti yang KBY lihat ini memang mesinnya sudah menggunakan pendingin cairan alias water cooled alias radiator! Keren beud cilik cilik yes wkwkw.. Uniknya lagi, kecil kecil begini mampu meminum 5 liter bensin loh, dan konsumsi bbm nya edan juga 1 liter buat 75km! Beuh.

Harga Honda Dio di Jepang ada di angka 159.000 Yen untuk tipe standar, sedangkan untuk tipe Deluxe harganya 179.000 Yen, kalau di rupiahkan menjadi sekitar 23 jutaan dan 26 jutaan. Bused gak murah juga ya ternyata..

Vehicle Name Dio <Dio Deluxe>
Vehicle Type Honda BA-AF56<BA-AF57>
Length x Width x Height (m) 1.710 x 0.620 x 1.010
Wheelbase (m) 1.190
Ground Clearance (m) 0.115
Seat Height (m) 0.710
Curb Weight (kg) 76<77>
Dry Weight (kg) 71<72>
No. of Riders 1
Turning Radius (m) 1.8
Engine Type AF55E
(water-cooled, 4-stroke OHC mono-cylinder)
Engine Displacement (cm3) 49
Bore x Stroke (mm) 38.0 x 44.0
Compression Ratio 12.0
Max· Power (kW[PS]/rpm) 3.7[5.0]/8,000
Max· Torque (N·m[kg·m]/rpm) 4.6[0.47]/7,000
Fuel Consumption (km/L) 75.0 (30km/h constant speed, low altitude)
Carburetor Type NVK00A
Starter Self-type (with back-up kick start)
Ignition CDI, battery-powered
Lubrication Force-fed and splash
Fuel Capacity (L) 5.0
Clutch Dry, multi-plate shoe-type
Transmission Continuously variable (V-matic)
Gear Ratio 1st Gear 2.800 ~ 0.860
Castor Angle/Trail(mm) 26°30’/72
Tire Size Front 90/90-10 50J
Rear 90/90-10 50J
Braking System Front Mechanical, leading/trailing
<Hydraulic disc>
Rear Mechanical, leading/trailing
Suspension Front Telescopic-type
Rear Unit swing-type
Frame Construction Underbone (aluminum frame)

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

21 KOMENTAR

  1. Kenapa ngga di bikin mesin motor listrik ya,jok buat sendirian,bagasi lumayan,dimensi kecil,cocok buat berkendara di jalanan ibukota,cuma aneh aja sekelas pabrik honda lemah dalam hal membuat sepeda motor listrik

  2. @yudi, sinis boleh, bego jangan.

    kalo cuma ngeliat dari keadaan di indonesia wajar honda ga jualan motor listrik disini, yang jadi kendala tuh infrastrukturnya, sekarang pabrikan cina nguasain motor listrik disini karena mereka cuma fokus jualan. ga peduli kedepannya gimana.

    yakin deh kalo masalah batere udah selesai (standardisasi baterai EV) yang nguasain pasar EV juga ujung2nya dia2 lagi kok . . .

  3. Jaman aye gawe di Jepun sono ( Fukushima ) dio & sodara² nya yg 50 cc banyak dipakai buat wira-wiri dlm pabrik.Tanpa helm,tanpa plat nomor krn buat dlm pabrik saja.
    Kalau staff cewek,pakai honda gyro up roda 3.

    Buat gaijin macam aye..teu meunang numpak mang :’)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini