Kobayogas.com – Hola lads, Salam geberrrrr.. pecinta MotoGP, selang seminggu, balapan back to back di tempat yang sama – meski berbeda nama – yaitu Sirkuit Jerez dengan tajuk MotoGP Andalusia sudah diadakan kembali. Minus Marc Marquez yang mengundurkan diri, praktis sisa jagoan yang bertarung adalah Fabio Quartararo, Maverick Vinales, Bagnia dan juga sang legenda Rossi. Berikut hasilnya..

Marc Marquez mengundurkan diri setelah sempat mencoba kemampuan fisiknya di free practice, namun ternyata cideranya tidak mendukung untuk lanjut ke kualifikasi alih alih balapan. Keputusan ini juga demi keamanan para pembalap lain lads…

Lampu merah padam.. Quartararo melesat, Vinales kedua, diikuti Rossi.. wah Oliviera crash di tikungan pertama!. Jack Miller ke 4, di posisi 5 Bagnia, Nakagami 6, 7 Morbidelli, 8 Jack Miller, 9 Petrucci, 10 Espargaro..

Lap 1, Rossi naik ke dua, Vinales melebar sebelum tikungan akhir, wah ini menarik karena Rossi sangat terlihat percaya diri .. Miller naik ke 4, Bagnia 5, Nakagami 6.. lap 2, Bagnia hampir crash namun good safe! Seperti Marquez ujar komentator..jagoan Suzuki, Joan Mir ada ke 8 di belakang Morbidelli.. Quartararo cetak fastest lap di lap 2 ini..

Lap 3, tidak ada perubahan posisi, Quartararo pembalap berhelm Scorpion Exo kembali cetak fastest lap euy.. rossi Masih di belakang, diikuti ketat oleh Vinales… Rossi menutup semua celah bagi Vinales.. seru juga nih.. sementara itu Dovizioso ada di posisi 9, mantap juga secara start dari grid belakang ..

Lap 7, tidak ada perubahan posisi, namun selain Quartararo yang makin menjauh dari Rossi, Rossi pun terlihat makin membuat jarak dengan Vinales di posisi 3.. bahkan kini Vinales mencoba bertahan dari serangan dua Ducati, Miller dan Bagnia.. kalau kata komentator +62 ini sih Turing .. Vinales terlihat melebar sedikit, Miller mencoba masuk namun gagal..

Lap 9, Vinales kembali melebar di turn 6, kali ini Bagnia malah yang menyalipnya dan sukses..! Vinales drop ke posisi 4 dan ditempel ketat.. wah malah dua kali lagi disalip si Vinales! Oleh Miller dan Morbidelli! Kenapa nih Vinales?? Lap 10, Jack Miller down! Sementara Rossi ditempel ketat oleh Bagnia, mampukah Rossi bertahan lebih lama?

Rossi wide! Lap 11 Rossi tersalip oleh Bagnia! Dia terlihat mulai menjauh dari Rossi, kini Morbidelli yang menempel pada sang legenda.. gawat nih M1.. pelan pelan kok pada kesusul… Rossi mencoba mempertahankan posisi podium.. lap 12 Rossi wide lagi! Hampir saja Morbidelli masuk dari sisi dalam..

Lap 14, perlahan Rossi menjauh dari ancaman Morbidelli, dan mencoba mendekati Bagnia.. para pembalap harus lebih berhati hati karena sudah banyak pembalap yang crash hari ini, setidaknya ada 5 yang tercatat hinggap lap ini. Oia Alex Marquez mampu naik ke posisi 10, setelah dapat start dari paling buncit.. not bad lah ya? Ya ketolong sama pembalap yang crash juga sih di depannya..

Morbidelli ada problem mesin di lap 19! Wah komentator bilang reliability mesin Yamaha dipertanyakan, setelah seri sebelumnya Rossi, kini Morbidelli yang mengalami.. dengan demikian posisi podium untuk Rossi sementara ini aman Lads…

Oh ternyata belum juga, karena lepas dari Morbidelli sekarang giliran Vinales yang nguntit Rossi dengan ketat.. masih tersisa 8 laps lagi, apapun bisa terjadi nih lads.. sementara itu jagoan KBY, Quartararo masih memimpin dengan aman, semoga tidak terjadi apapun pada motor dan bannya, biar juara back to back dan mencatat sejarah!

Lap 18, mesin Franco Bagnia ngebul! Wah ini all Yamaha podium bisa jadi lads.. Menurut komentator, kondisi kaya gini bahaya untuk pembalap lain di belakangnya, mungkin karena bisa mengeluarkan oli dan licin ya? Sama seperti M1, mesin Ducati juga dipertanyakan.. sekarang Rossi bisa lebih tenang, kalaupun tersusul Vinales, podium 3 tetap akan diraih!

Sisa lap 2, Vinales terus menekan Rossi, namun pengalaman sang legenda sangat paham dalam bertahan, semua celah ditutup, apalagi performa motor keduanya setara.. Vinales gagal terus menyalip Rossi.. waaaa satu tikungan ke kiri Rossi melebar, Vinales masuk! Dan dapat, Rossi kehilangan posisi 2.. Vinales juga langsung ngacir.. menunjukkan kalau motor nya lebih cepat dari Rossi

Last lap, podium 3 sudah hampir pasti diraih Rossi, Vinales juga dan begitu pula juara untuk Quartararo.. dan JUARA! Quartararo juara back to back! Mencatat sejarah untuk juara dua kali berturut turut di sirkuit yang sama dengan jarak hanya seminggu dari race pertama. Luar biasa! 

Sementara sejak GP Austin 2019, Rossi belum pernah lagi podium, dan ini lah podium pertamanya sejak saat itu. Luar biasa, meskipun – apapun namanya lah hibah kek (kata FBY sih gitu) – namun ini menunjukkan Rossi, sang pembalap berusia 41 tahun masih bertaji dengan finish podium ke 3.

Balapan yang melelahkan dan berbahaya, karena sisa pembalap di sikruit yang berhasil menyelesaikan balapan hanya 13 rider. 

Semoga bermanfaat lads. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog

30 KOMENTAR

  1. Selamat buat Mbah Oci46 … aki-aki legend hehehehe

    Selamat juga buat Yamaha .. akhirnya ada all Yamaha di podium

  2. Umur 41 mang kobay masih jago tempur ga?
    Jangan mau kalah sama kakek legend umur segitu masih pacaran,, Kekekek

  3. Btw pembalap honda yang lain pada kemana nih? Katanya motor terbaik itu RECIKPI 😂😂😂🐒🐒🐶🐶🐶, kok yang podium yamaha semua ? Lah yang ngebul motor ducati yang disalahin kok Yamaha, lah itu mordibeli motornya eror yang gak ada yang disalahin …

  4. Gak perlu dijelasin pakai kata kata ; andai, jikalau, hibah dan lain- lain, motor terbaik ya pasti borong podium…. Kalau yang kencang cuma 1 nama dan yang lain nyungseb berarti motornya susah dan tidak bagus…. Artinya apa? Markes itu ngoyo dan bawa motor sulit

  5. Jangan kaget rossi umur 41 bisa podium dan ngasepin rider muda yaitu ; alex markus, takagami, dan cal clurut ( honda semua ya catat ), rossi bisa podium tentu kerna motormya bagus, nyaman dan kencang juga sisa skill nya yg diatas rata2 itu masih mampu menandingi rider muda, hanya saja tentu tak se agresif saat muda dulu…

    • Itulah balapan, kalau semuanya berjalan normal tadi, dia bakal ada di posisi 5 setelah

      1. FQ
      2. Bagnia
      3. Morbidelli
      4. Vinales

      Kalau pun tadi ga podium ya masih salut, 5 besar di usianya itu loh..

      Gw rasa target Rossi saat ini bergeser, dari jurdun menjadi pembalap tergaek yang masih aktif dan raih podium.. bahkan mungkin bisa juara di salah 1 seri

  6. Nah yang jadi pertanyaan adalah engine stall / trouble saat balapan itu akibat kesalahan mekanik atau rider itu sendiri? data logger lah yang akan menjawab, dulu sebelum ada teknologi data logger para mekanik dan motor sering dijadikan kambing hitam jika rider itu gagal finish akibat mesin stall… Namun untuk saat ini tidak bisa seperti itu, sebagai contoh jika data di logger kecepatan cuma 90km/jam tp rpm 15000 ya berarti si pembalap terlalu gantung rpm yg berakibat mesin cepat panas atau kopling aus, ring piston kebakar dll… jadi secara umum rider juga punya peran penting untuk mengatur mesin selama balapan agar motor itu bisa kuat digeber hingga finish.

  7. Lah kok bikin motor cuman markez yg bisa makai😂😂😂, si alex dikasih motor apaan tuh… Ngeyel dr posisi 16 pengen juara 1 😂. Motor nya muntah deh

  8. saya fans berat Marc Marquez …. catet !
    nikmati selagi marc cidera …
    tp inget …. jgn ngumpet smpe seri terakhir ya …
    bwt rechet semoga konsisten meskipun nanti Y ga juara dunia … jgn timbul tenggelam kaya yg udh2 (dharmo, alan, dll)

  9. buat seru-seruan aja lahhh … siapa pun yg menang harus diapresiasi dan yang belum menang juga evaluasi biar bisa menang di seri berikutnya

    piss lope en gaols kata anak 90’an mah

  10. Sayangnya sekarang ini Honda di motoGP cuma mengandalkan MM93, lihat aja pembalap/motor Honda lainnya yang di tim pabrikan atau tim satelit pada melempem.
    Kalo Yamaha & Ducati pembalap/motornya baik yang di tim pabrikan atau tim satelit semua pada ngotot berusaha tampil ke depan…
    Artinya pabrikan Honda di motoGP cuma fokus pada satu motor MM93 aja, motor Honda lainnya spt kurang kompetitif, kalo motor Honda kencang & hebat di motoGP mestinya semua pembalap Honda bisa kompetitif, bukan cuma MM93.
    Contoh kasus waktu Honda ditinggal VR46, krn dulu masa transisi dari GP500 engine 2tak ke motoGP engine 4tak, dulu Honda hanya mengandalkan kehebatan skill satu orang pembalap saja, tapi begitu VR46 pindah pabrikan maka Honda perlu beberapa tahun cari pembalap muda spt MM93, sedangkan Nicky Hyden & Dani Pedrosa di Repsol Honda waktu itu kurang kompetitif.
    Nah kalo khusus VR46, maaf dari awal gw kurang suka sama gayanya. Waktu awal2 gabung di Yamaha dia bukannya fokus latihan motor, tp seringnya malah ikut rally mobil, sampai akhirnya Yamaha dulu lebih pilih Lorenzo dan mendepak Rossi ke Ducati. Gagal di Ducati dia udah tua balik lagi ke Yamaha cuma jadi bulan2an pembalap muda. Makanya tim pabrikan Yamaha skrg sadar ngga ketergantungan terus sama VR46 yang makin tua tambah lelet, VR46 itu 2x di depak dari tim pabrikan Yamaha. 😀
    ohh ya dulu sempat ada Stoner di Repsol Honda, dari Ducati sampai pindah ke Honda, skill Stoner lumayan hebat, tapi sayang dulu dia kalah mental dari Rossi & Lorenzo. Apalagi dia udah nikah & baru punya anak, jadi dia dulu sempat kasih alasan pensiun dini dari motoGP pada usia muda krn mikir keluarga & fokus ke anak istri, apalagi waktu itu rivalitas Rossi & Lorenzo walaupun di satu tim Yamaha lagi panas2nya.sampai akhirnya Yamaha lebih pilih Lorenzo muda yang bertahan dari pada Rossi.
    Dulu Rossi pengennya motor Yamaha jinak gampang tekuk tikungan diturutin, sekarang dia udah tua ngerengek pengen motor kenceng diturutin lagi tapi skill Rossi udah lemah, umur ngga bohong, makin tua dia tambah lelet, diturutin motor kenceng buktinya emang Rossinya yang lelet, harusnya Rossi malu dong sama pembalap/motor tim satelit Yamaha Petronas yang malah bisa lebih kenceng dari dia.
    Intinya VR46 udah kedepak 2x dari tim pabrikan Yamahahahahaha… 😀
    skill MM93 itu setara VR46 muda. MM93 harus lebih bisa ukur kemampuan motor jangan sampai over limit. Apalagi skrg banyak pembalap yg lebih muda.
    Rivalitas pembalap tua & muda spt kasus Rossi vs Biaggi, dulu tahun 1999 – awal 2000 an s/d tahun 2003, era GP500 engine 500cc 2tak transisi ke motoGP 1000cc engine 4tak (lalu turun ke engine 800cc 4tak), dulu Rossi muda sempat ribut di luar sirkuit dengan Biaggi tim Marlboro Yamaha, Biaggi terlalu kebawa emosi krn sering dipecundangi Rossi di sirkuit, Biaggi di tim Marlboro Yamaha sering kalah oleh Rossi, sampai waktu itu Rossi dituding menang cuma karena (Honda) motornya aja bukan karena skill. lalu akhirnya pada tahun 2004 Rossi menjawab tantangan, Rossi pinda ke tim pabrikan Yamaha (Gauloises Yamaha) & Biaggi dari Yamaha juga pindah ke tim Honda, tapi omongan Biaggi ngga terbukti, ternyata Rossi pindah ke Yamaha malah makin jadi, sulit dikalahkan, sampai2 bukan hanya Biaggi “korban bullyan” Rossi, Sete Gibernau (Movistar Honda) juga sering dipermainkan Rossi di sirkuit.
    Nah skrg udah bukan zamannya VR46, dia udah tua malah jadi lelet.
    MM93 mungkin bisa jadi pengulangan kasus rivalitas pembalap tua & muda, asal dia pindah tim berbeda.

  11. Disini adem ya mang, para fans boy gak seradikal di blog sebelah yg udah nganggap merk motor kayak “dewa” 😁

Yuk Tinggalin Jejak Lads..