Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Mitsubishi dan sister company-nya yakni Nissan sedang dilanda musibah. Produk andalannya di pasar MPV 7 seater si Xpander terkena recall. Karena setali tiga uang, New Livina sebagai kembarannya juga terkena dampaknya lads. Yang berbeda hanya pada jumlah yang di recall saja, dimana buatan Nissan lebih sedikit, wajar karena dari sisi jumlah penjualan, Xpander jauh lebih banyak. Penyebabnya adalah cacatnya Fuel Pump lads. Jadi bagaimana tata cara recall Xpander dan New Livina ini? Kuy geber dulu..

Info tersebut resmi lads, bukan hoax sebagai pembanting karakter Xpander dan Livina loh kekeke.. Kemarin tanggal 22 Juni 2020 – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) di Indonesia, secara resmi mengumumkan program yang dinamakan Field Fix Campaign (Kampanye Perbaikan).

Kampanye perbaikan untuk model kendaraan Mitsubishi XPANDER dilakukan sebagai wujud kepatuhan terhadap ketentuan yang diatur di dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.53 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Penarikan Kembali Kendaraan Bermotor, serta bentuk tanggung jawab dan komitmen Mitsubishi dalam memastikan keamanan dan kenyamanan konsumen.

Menurut info tambahan yang KBY terima, sebenarnya recall ini sifatnya global, tapi tentu disesuaikan dengan negara masing masing. Oleh karena itu, kampanye perbaikan ini ditujukan kepada konsumen Mitsubishi Xpander di Indonesia dengan detail sebagai berikut:

No.Kampanye PerbaikanTotal unit kendaraan terlibatModelTahun Produksi
1Pemeriksaan dan pergantian komponen Fuel Pump139,111 unitXpander2017 – 2019

 

 

 

 

 

Sementara untuk New Livina jumlahnya lebih sedikit, jauh banget malah, yaitu hanya 9000 unit saja. Seperti KBY bilang, penjualan keduanya memang bagaikan langit dan bumi, jadi wajar kalau Xpander jauh lebih banyak yang kena recall.

GARA GARA FUEL PUMP DENSO

Komponen Fuel Pump/ Pompa Bahan Bakar Mitsubishi XPANDER Berdasarkan investigasi yang dilakukan, ditemukan fenomena bahwa Fuel Pump di dalam tangki dapat berhenti beroperasi, yang berpotensi mengakibatkan mesin tidak dapat dinyalakan atau berhenti bekerja.

Kemungkinan penyebabnya adalah impeller memuai dan berubah bentuk, kemudian bergesekan dengan bagian di sekitarnya, sehingga impeller tersebut berhenti berputar.

Kampanye perbaikan dilakukan untuk melakukan pemeriksaan pada label modul fuel pump Xpander dan melakukan pergantian unit fuel pump dengan yang sudah disempurnakan. Estimasi pelaksanaan pemeriksaan sekitar 1 jam / unit dan proses pemeriksaan dan perbaikan sekitar 2 jam/ unit.

Seperti disebut sebelumnya, fuel pump Xpander maupun Livina sama sama buatan Denso Indonesia, dan malahan untuk semua produk ini di dunia (global) dibuat dari sumber pabrik yang sama lads. Jadi efeknya memang akan global sesuai tahun produksi. 

Ketika KBY iseng bertanya, sekelas Denso aja bisa begitu ya.. Narsum menjawab, semua kan gimana permintaan spesifikasi pabrikan Kang.. If you know what I mean, ujarnya. Oo ya ya paham wkwkwk..   

Prosedur Recall Mitsubishi XPANDER & NEW LIVINA

Nantinya, MMKSI melalui diler kendaraan penumpang (non niaga) di seluruh Indonesia akan menginformasikan dan mengirimkan undangan kampanye perbaikan kepada konsumen yang terkena. Prosesnya dimulai pada tanggal 22 Juni 2020 di seluruh diler Mitsubishi di Indonesia. Semuanya gratis pastinya. Berikut prosedurnya lads..

  • Datang ke diler resmi

Melakukan pemeriksakan pada kendaraannya dan bila ID produk Fuel Pump sesuai dengan daftar mobil terlibat di program ini maka konsumen akan mendapatkan penggantian part fuel pump yang sudah disempurnakan. Konsumen juga dapat mengatur jadwal pemeriksaan dengan memanfaatkan fasilitas service booking melalui Mitsubishi Motors Customer Care maupun aplikasi My Mitsubishi ID.

  • Fasilitas Home Service

Agar lebih nyaman dan aman pada situasi pandemi saat ini, konsumen juga dapat melaksanakan kampanye perbaikan ini dengan memanfaatkan layanan Home Service dimana pelaksanaan kampanye perbaikan dilakukan di rumah konsumen.

Naoya Nakamura San selaku President Director of MMKSI menjelaskan

“Xpander merupakan model yang sangat penting bagi Mitsubishi Motors dan Indonesia. Program kampanye perbaikan merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan guna memastikan keamanan dan kenyamanan serta menjamin layanan purna jual berkualitas bagi para pengguna kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia.

Kami mengundang konsumen setia Mitsubishi Xpander untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya dengan prosedur yang mudah dan tanpa biaya”  

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kampanye perbaikan dan melakukan service booking untuk kemudahan pengaturan waktu perbaikan, konsumen dapat menghubungi Mitsubishi Motors Customer Care di 0804-1-300-300, maupun menggunakan aplikasi My Mitsubishi ID.

Bagaimana dengan Nissan? Sama saja, ada undangan atau pemberitahuan kepada para konsumen Nissan New Livina yang mobilnya terindikasi terkena dampak cacat fuel pump tersebut. Semoga bermanfaat lads.. 

ini biang keroknya, sumber: Pertamax7

Semoga bermanfaat lads. Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article… Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Email me: kobayogasblog@gmail.com
Facebook : @kobayogas
Twitter : @kobayogasblog
Instagram: Kobayogasblog

27 KOMENTAR

  1. Berarti si denso ini buat fuel pump tergantung permintaan pabrikan ya. Dari yg kualitas wahid sampe yg …. u know what i mean lahh….

  2. Makasih infone Kang,
    Wis maca berita kie nang warung’e 1wan Webeh,
    Kang K0bay, tolong artikel tentang mobil bisa lebih cepat ya Kang,
    Biar di warung ini saja inyong maca pembahasan mobil.
    Suwun Kang.

  3. Coba lihat sederet berita recall ertiga tahun 2018-2019.
    Dari generator (indo kaga pakai sistem ini)
    Kolom stir
    Selang radiator retak
    Sistem bahan bakar yg bisa bocor

    Nyari mobil itu gampang kalau ngincernya reliable, ambil seri edisi terakhir yg keluar ketika ada kabar major change…
    Biasanya rentangnya 5’10 th sejak mobil pertama keluar… jadi mobil sudah direview, diperbaiki, disempurnakan selama 5-10th, sebelum keluar model baru, mesin baru, fitur2 baru …..dannnn masalah-masalah baru.

    Jadi tergantung kebutuhan, mau gaya, kekinian dll, ambil model baru dengan setumpuk masalahnya…

    Mau reliable? 99.9% zero problem dst..dst … udh ditulis diatas…

  4. logikanya memang spt itu, tapi beda kasus dengan pemegang rekor tangki bocor sebuah motor cruiser 196cc yang legendaris, selama 20 tahun masa produksinya (1993 – 2012) tidak ada recall dan perbaikan sama sekali, sampe legenda nya juga terkait erat dengan itu, dan menurun ke adik seperguruan yang 160cc,

    seal karet ini mestinya juga sudah sesuai “spesifikasi permintaan pabrikan” hehehe…………

  5. @kyoghi
    kebetulan abang saya punya “itu motor” dan Alhamdulillah dr semenjak 2004 beli sampe dijual 2018 (sold 14jt bandingkan harga motor pabrikan sebelah pasti lbh rendah) ga ada itu gejala tangki bocor sekarang abang pake mt25 …. jadi mungkin itu knp ga ada recall kasuistis aja

  6. “semua kan gimana permintaan spesifikasi pabrikan”
    kirain mereka tetap ada standar minimal yang ditetapkan, ternyata tetep ngikut spek tender ya. kan jadinya nama mereka sndiri yang kena

    @kyoghi
    bulan maren cbr250r temen ane mogok karena ternyata dalemnya ada air (lumayan banyak). mungkin klo dibiarin lama ya bocor juga tuh tangki, soalnya kan bocor karena korosi (seperti si cruiser legend)

    • Standar minimalnya ya spesifikasi tender kekekeke

      Kalau teori gw sih kurleb begini (berlaku di semua merek)..

      Insinyur: spek B minimal.
      Pabrikan: spek C+ Aman gak?
      Insinyur: B- bisa bos
      Pabrikan: C+ deh Lo itung ulang ye..
      Insinyur: garuk garuk pala…

      A few moments later….

  7. Untuk Bocah_Koplak.

    Ga seindah itu buat bilang klo mau mobil yg reliable bla bla bla

    Produk NG atau defect bisa terjadi di mobil manapun, jgnkan yg 10-15 tahun, yg udah 100 tahun dijual pun punya potensi NG dan kena recall.

    Produksi mobil atau motor sifatnya dinamis, artinya perubahan pasti terjadi. Inget lho, ini bisnis bkn badan amal. Artinya perusahaan pasti melakukan cost reduction, dgn kata lain akan ada part yg dikurangi secara spek untuk penghematan ongkos produksi tp ttp memenuhi standar kualitas dan keselamatan. Dgn begitu otomatis profit jd lbh tinggi.

    Tp sekali lg namanya barang produksi massal pasti ada yg NG atau defect.

    Analogi Mang Kobay yg C+ atau B- itu bnr adanya. Dan komen dari tho yg bilang klo yg bikin mobil itu akuntan, bisa dibilang benar jg wkwkwkwkwk

  8. memang tergantung perawatan juga, tapi para pemiliknya juga mengakui kasus itu sering terjadi, ada temen deket dulu pake tiger th 2001 beli dari baru, th 2003 udah bocor, th 2004 nyerah nambal2 terus, akhirnya dijual (jaman itu tangki seken yang masih utuh belom banyak, dan kalo beli baru harganya mahal)

    dan dulu waktu masih rame sekennya, sering dapet dagangan seken tiger (revo) juga rata2 tangkinya pernah ditambal, yang kaga tambalan cuma 1x, dapet tiger revo putih keluaran 2012 akhir, dengan kilometer baru 500an

    kasus tangki bocor di merk sebelah ga pernah ato jarang terdengar, pengalaman sendiri 10.5 tahun punya Old Vixion, yang tutup tangki masih copotan (sama modelnya dengan Tiger), gak ada bocor, bahkan karat di dasar tangki pun gak ada

  9. @kyogi, mesti cek klausul spek tendernya.. mungkin cuma bahas tebal plat, pengelasan, sistem seal dll … tapiiiii…. tidak ada dicantumkan mengenai toleransi thd kebocoran. Dan sialmya sudah ttd MoU buat produksi hingga ke 1 jt unit misalnya… kalahlah secara legal… wkwkwkwk

  10. @anonymous, betul… potensi pasangan di recall saja ada setelah bertahun2 wkwkwkwk

    Tapi recall pun ada hitung2annya, contoh kendaraan yg merupakan representatif pride suatu merk, kampas rem habis sebelum 30rb km mungkin akan di recall. Dengan alasan macam2
    Tapi kendaraan yg justru banyak dipakai, buat fleet, buat pribadi, buat disewakan kemungkinan malah ga di recall, cukup dikasih alasan kondisi pemakaiannya itu bervariasi…
    Mungkin kalau di recall bakal keluaran puluhan bahkan ratusan M jadi ga usahlah di recall…malah sering belanja kampas rem…

  11. Kalo salah desain jalur oli yang bikin kop noken as jadi aus & bikin suara klotok2 itu seharusnya di recall atau bagaimana mang?

    Karna bisa di bilang malah kesalahan desain mesinya secara menyeluruh ekekekekek…

    Menang merk & sugesti harga second tinggi, stupidity at it’s best lah yang menyelamatkan produk “anu” sampe sekarang mang

    • Wkwkwwk…

      Pertama kita kudu apal dulu sih konsep recall, pabrikan punya kebijakan masing masing..

      Kalau yang bermasalah gak sampai 5% (misal, karena persentase bisa jadi beda beda) dari total yang sudah diproduksi, ya ga masuk recall…

      Trus taunya gak sampe 5% dari mana? Kita ga tau, yang pegang data kan mereka, kecuali kita iseng bikin data sendiri, itung sendiri dlsb kekekeke…

      Kalau ngomongin sugesti, artinya gak real, dicek aja realnya di lapangan bener gak harga second tinggi? Kekeke…

      orang pinter dan jenius kan gak banyak ya? jadi kalau merasa smart, ya terima aja MS nya cuma segitu yang merek anu.. hehehe…

      Tapi anyway, lebih smart lagi yang ms nya gak sampe 1% .. keren kan… 😆

  12. Nah itu dia, soal stigma susah dirubah di negara berflower mang. Orang lebih percaya “katanya2” ketimbang data valid

    • Yang jelas orang Indonesia itu kalau udah gak percaya bakal susah …

      Merek merek Jepang yang laris manis dan bisa diterima di sini itu hasil perjuangan puluhan tahun sampe bisa dipercaya saat ini…

      Artinya andai produk produk mereka dulu ringkih.. yang ngeraja bukan merek Jepang di sini.. bisa jadi Eropa atau Amerika kaya tahun 60an… hehe

  13. Ini mah “update” doang mang karna ada bug,, untung ngambil BRV jadi yg di recall bukan fuel pump. Wkwkwk

Yuk Tinggalin Jejak Lads..