Kobayogas.com – Hola lads, salam geberr.. Siapa yang kangen data AISI? Data distribusi (penjualan) sepeda motor di Indonesia yang sudah hilang setahunan tersebut membuat kita buta progres penjualan di Nusantara ya? Kekeke.. Sementara itu dengan adanya pandemi COVID19 yang membuat rusuh dunia, bagaimana dengan penjualan sepeda motor di belahan dunia lain? Jepang misalnya, negara origin sepeda motor yang bertebaran di Indonesia tersebut juga kena dampaknya! Siapa penguasa di sana? Berapa persen penurunannya? Cekidot..

Tidak ada rotan, akar pun jadi, gak ada Data AISI, masih bisa kita ketahui pergerakan market share sepeda motor di belahan dunia lain. Kali ini yang akan dibahas justru negara asal usul kebanyakan motor yang laris di Indonesia, yaitu Jepang! Sumber diambil dari motorcycles data atas masukan komentator Apaan Sih, nuhun mang!

Benar juga ya, kita sudah sering bahas Data Aisi, trus motor terlaris di eropa 2019, penjualan di Taiwan, negara penjual motor terbanyak dlsb, tapi kayaknya seingat KBY sih belum pernah bahas penjualan motor di Jepang ya? Padahal nenek moyang mbit mber dan meong ya dari sana wkwkw.. Siapa pemimpin penjualan di sana? Kawasaki kah? Suzuki? Honda? Atau Yamaha nih?

PENJUALAN DI JEPANG

Penjualan sepeda motor di domestik Jepang pada kuartal pertama 2020 mempertahankan penurunan yang moderat dengan penjualan 84,558 unit yang artinya turun sebanyak 3,2%. Industri sepeda motor terus kehilangan medan penjualan meskipun tahun lalu mencapai tingkat penjualan terburuk dari 50 tahun terakhir. Bagaimana dengan tahun 2020? Adanya efek langsung dari penyebaran Covid19 memprediksi industri ini akan menderita karena resesi global yang sangat besar. Waduh mak! Ini artinya Indonesia juga lah..

PREDIKSI PENJUALAN 2020 & 2021

Menyusul rekor terendah pada tahun sebelumnya, yang terburuk dari 50 tahun terakhir, pasar domestik sepeda motor Jepang stabil pada kuartal pertama 2020 dengan penurunan moderat dengan penjualan 84,558 unit, turun 3,2% dari tahun sebelumnya (-13,2%) pada bulan Januari. Disebutkan pasar sebagian pulih dalam dua bulan berikutnya.

Prospek untuk sisa tahun ini jelas negatif. Dampak COVId19 akan lebih rendah di Jepang dibandingkan di negara lain, tetapi akibat penyebaran virus akan membuat ekspor terpengaruh oleh resesi global yang sangat besar. Proyeksi McD (Motorcycles Data) untuk penjualan setahun penuh turun 5,5% menjadi 361.700 unit.

PENJUALAN 2019 CATAT REKOR TERBURUK

Pada tahun 2019 pasar domestik Jepang mencapai rekor terendah baru, dengan hanya 382.913 kendaraan terjual, turun 1,7% dari tahun sebelumnya dan (2018) jatuh di tempat ke-15 di peringkat Global 2019 (belum final).

Penurunan tersebut dimungkinkan akibat kenaikan pajak penjualan dari 8% menjadi 10% yang mulai berlaku pada bulan Oktober 2019; Juga Topan Hagibis, yang melanda Jepang pada Oktober, dan dilanjutkan ketegangan perdagangan.

MARKET SHARE JEPANG

Penjualan yang dilaporkan untuk sang pemimpin pasar yaitu Honda, adalah 174.679 unit, turun 1,5% dengan pangsa pasar 45,6%. Wah ternyata Jepang bukan negara smart lads, karena yang jadi pemimpin itu Honda, citizennya bodoh bodoh berarti yes?

Di tempat kedua ada Yamaha dengan 79.920 unit (-3,6%) diikuti oleh Suzuki dengan 61,592 unit (-3,0%) dan Kawasaki dengan 21,035 unit (-1,1%). Keempat merek Jepang tersebut memegang 88% pangsa pasar sementara merek impor mengambil sebanyak 12%. Ternyata urutannya sama persis kaya di Indonesia euy.. beda jumlah aja.

Di antara motor import, pemimpinnya adalah Harley-Davidson, meskipun kehilangan 1,6% dari penjualan dibanding sebelumnya. Merek impor yang paling cepat berkembang di Jepang adalah Husqvarna lads, baru-baru ini hadir di pasar, tumbuh 99,6% dari tahun sebelumnya, edian juga!

Pada dasarnya resesi global menjadi hal yang paling ditakuti pada periode 2020-2021, dampaknya bagi kebanyakan dari kita mungkin belum terlalu terasa. Amit amit yes lads.. semoga negara kita baik baik saja deh.. aamiin

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

14 KOMENTAR

Yuk Tinggalin Jejak Lads..