ini versi taiwan

Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Merek sepeda motor Jepang dapat dikatakan nyaris meraja dimana mana, merata rata tempat lah hehe.. Karena nyaris itulah maka ada di beberapa negara yang merek lokalnya meraja, selain India dengan motor Hero, Taiwan juga punya produk lokal yang meraja, malah lebih baik dari India karena produknya sudah melanglang buana ke banyak negara. Kalau di sana Kymco dan SYM yang meraja, terus merek kaya Honda, Suzuki dan Yamaha ada di urutan berapa?

Artikel ini diinspirasi dari artikel milik dulur blogger mang Asep warungasep.net, jadi pastinya akan ada kesamaan di beberapa sumber. So ayo kita cari tahu posisi market share dari motor Jepang di Taiwan!

Meskipun sumber bikin bingung membacanya karena aslinya disadur dari bahasa Cina, salut lah ke mang Asep yang sudah susah payah mencoba menerjemahkannya wkwkw, ditambah KBY coba juga terjemahin versi sendiri yes. Mumeeett …

Untuk market share, berasa dari dari sebuah forum bernama Jorsindo.com (kok kaya kantor KBY kerja yes wkwkwk) yang salah satu treadnya membahas tentang data statistik penjualan motor (Data AISI versi Taiwan lah ya). Ada yang unik, karena ternyata untuk pasar Taiwan tidak terpengaruh oleh adanya COVID19 lads, lah soalnya dikatakan jika pada bulan Maret 2020 kemarin, total penjualan sepeda motor di Taiwan mencapai angka 74.497 unit, 3.306 unit lebih banyak dibanding bulan yang sama di tahun lalu yang hanya 71.191 unit saja. Tuh kan malah naik toh?

Taiwan sendiri masuk dalam 10 besar negara dengan penjualan terbanyak setiap tahunnya dan menempati urutan ke-10 dengan angka 900ribuan unit, cek deh artikel: Penjualan Motor Tahun 2019 di Dunia Capai 60 Juta Unit, Indonesia Nomor 3 Terbesar!.

Berdasarkan data di atas, urutan pertama ditempati oleh pabrikan Gwangyang (KwangYang) atau yang kita kenal dengan nama Kymco yang selalu memimpin pasar dengan angka penjualan mencapai 24ribuan unit atau kebagian 32,4% market share, diposisi kedua ada SanYang Motor aka SYM yang berhasil menggeser posisi Yamaha dengan 26 persen, dibawahnya ada merk lokal lainnya yaitu PGO, nah di bawah PGO ini bahkan google pun ga bisa translate-nya wkwkwk, baru lah di bawahnya ada merek lainnya.

Langsung aja kita masuk ke produk yang terbagi skutik dan non skutik (sport, bebek dll).

Terlihat Yamaha mampu unjuk gigi di kelas skutik, ga usah bahas KYMCO dan SYM yang memang rajanya. Untuk skutik, Yamaha Jog dan Yamaha RS Neo yang mencapai 3000an unit yang membuat mereka masuk ke tiga besar.

Bagaimana dengan Suzuki yang baru rilis Saluto di sana? Apakah heboh? Ternyata penjualan Suzuki Saluto di Taiwan hanya tercatat 767 unit selama bulan Maret kemarin, atau sebulan pasca diumumkan harga resminya yang mencapai 37jutaan pada bulan Februari dan mulai didistribusikan di bulan Maret. cekidot :

Di kelas retro modern tersebut Saluto bersaing dengan SYM Vega 125 namun hampir setengahnya jika dibandingkan dengan Yamaha Limi 125 2020 yang juga sama-sama dirilis di awal tahun ini. Apakah bulan depan naik mengingat baru sebulan rilis? Bisa jadi.

Tapi, penjualan Suzuki di Taiwan justru cukup moncer di segmen motor sport-nya apalagi Suzuki GSX-R150 versi 2020 baru rilis beberapa hari lalu di sana. Motor sport hasil impor dari Indonesia tersebut mencatatkan penjualan sebanyak 221 unit, bersaing ketat dengan Yamaha R15 yang juga sama-sama dari negeri +62 yang mencapai 257 unit. cekidot :

Nah lads, lain padang lain belalang, dari data diatas terdapat satu fakta, jika di Taiwan penjualan Honda tidak ada apa-apanya! Bahkan hanya CB300R yang paling laris, sedangkan lainnya seperti Supercub, dll hanya puluhan dan belasan unit saja. Bahkan diadu dengan Ninja 400 sendiri saja masih kalah total penjualannya.

Sebenarnya melihat cukup larisnya Yamaha di Taiwan tidaklah aneh lads, karena kita seringkali mendengar skutik skutik Yamaha yang rilis di sana dan ada beberapa yang khusus untuk pasar Taiwan saja, misal RS neo dan Yamaha Force 155. Dengan geliat dan cukup aktifnya produk garpu tala di sana sedangkan Suzuki masih lumayan sementara Honda nyaris tidak ada gaungnya, ya sesuai hukum supply demand jadinya hehe.

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

45 KOMENTAR

  1. mungkin karena secara volume MS sepeda motor dan skutik di Taiwan tidak sebesar Indonesia dan negara Asean lain jadi Honda tidak begitu agresif bikin produk di sana … jualan pan buat cari fulus

  2. Mungkin Honda juga kalah teknologi dengan Kymco dan SYM… Lihat spidometer mereka yang sudah mirip fitur Android.

  3. Barangkali ini salah 1 strategi Blue Ocean mang, ngumpet dari Sultan…walaupun pasarnya sakUprit 😂

  4. bukan karna honda tidak agresif bro, tapi karna taiwan itu negara smart dan maju serta mandiri sehingga pilihanya pasti smart dan tidak mudah untuk didogma 😂😂😂

  5. @yudi, betul sekali…. Kwalitas, nyaman dan tentunya kencang dan teknologi modern, bukan motor jadul yang overpret 🐈

  6. Di sana mungkin ga ada blogger yang memberitakan ‘kelemahan’ produk lain sampai berjilid² , penggiringan opini dengan ilustrasi produk rival sehingga tercipta stigma negatif ,jadi ya mungkin pengaruh ke penjualan ke produk dalam negrinya nya ? cmiiw ✌️

  7. Salut pokok nya..
    Warungasep memang mantul.
    Walaupun sumber artikel hasil browsing sana-sini..tp materinya bisa dibilang original.

  8. @ratchet
    Jadi ngetek kymco ama sym nih skrg ceritanya? Coba baca sejarah dulu deh, kymco dan sym itu dulu dibikin oleh honda awal 60an, pake investasi, teknologi dan sumberdaya honda (bukan yamlehoy), untuk produksi onderdil honda, tahun 1963an mereka membeli saham mayoritas dan lepas dr honda, tidak ada honda, tidak ada kymco dan sym.

    laen kali ngetek juga milih milih dong!

    • Hehe ternyata dirimu banyak tau euy mang…

      Bener, kalau sym sih gw kurang terlalu paham, tapi thanks banget ditambahin infonya..

      Kalau Kymco betul adanja, orang Kymco Indonesia sendiri bilang yg sama, gada Honda gakan ada Kymco…

      Mbahnya kami itu, ujarnya hehee…

  9. Honda yamaha kawasaki .. alamarhum wkwkwwkw . Orang sana kan pinter .. systemnya bagus sih . Seperti kata MR. Presiden soeharto cintailah produk lokal

  10. @febri… Betul sekali, penggiringan opini misalnya pcx (nyaman) vs nmax (kencang)…. Disini terdapat stigma kalau nmax itu tidak nyaman, padahal kita sama sama tahu skutik ya lebih nyaman dipakai dibanding motor sport/bebek, saya sudah sering pakai skutik dr merk S, H, dan Y, feel nyaman yang saya dapat sama saja, yang beda itu tenaganya, jadi kata nyaman kan harusnya memang sudah bawaan skutik, apalagi ini segmen maxi yang punya jok lebar dan kaki bisa selonjoran tentu nyaman kan?

  11. @ratchet
    Secara psikologis, ngetek itu mengindikasikan ketidakcakapan, ketidakberdayaan, impotensi, lack of self esteem, mentalitas inferior, kebutuhan akan pengakuan oranglain, sehingga perlu untuk mendompleng nama lain yang menurutnya baik, dengan tujuan nama baik pelaku ngetek tadi dapat ikut terangkat.

  12. Krn diindo yg namanya motor ya honda,ngga prduli itu prduk dr suzuki,yamaha atau yg lainya pokoknya yg nmnya motor ya honda.kecuali vespa itu ngga trmasuk honda

  13. honda cuma jualan motor import om! mungkin ada deal kusus sama sym setelah mereka berpisah! trus dengan harga saluto, itu harga wajar motor di mari! jangan di anggep mahal!

  14. Mang, PGO bkn pabrikan lokal. Mereka dari Perancis, 100% milik Yamaha.

    Btw, sekali2 bahas soal safety gear komplit buat motor dong mang hehehe

    Hatur nuhun

  15. @apaansih
    Ga usah dijabarkan definisi dan penjelasannya bro..
    Ga bakalan mudeng..
    Karena pada dasarnya, seseorang yg bene2 smart, pinter dan cerdas tidak pernah mengatakan seperti itu kepada org lain..
    Org2 yg bener2 smart tak perlu mengatakan kalo dirinya smart kepada org lain, tapi cukup dengan ucapan dan tindakan,org lain sudah bisa menilai kalo dirinya smart..
    Seperti blogger KBY, meskipun dia smart, tapi selalu bilang kali dia blogger Charming…

Yuk Tinggalin Jejak Lads..