Kobayogas.com – Hola lads, salam geberr.. Di India, Hyunda IX25 2020 sudah rilis dengan nama lain Hyundai Creta, bagaimana dengan di Indonesia yang rencananya akan dibuat secara lokal di Cikarang? Belum tau, tapi mengingat Creta identik dengan Kereta di sini, kemungkinan namanya akan pakai nama global iX25. Meski belum rilis, tapi gada salahnya kita mengetahui lebih lanjut tentang SUV gagah ini, ya seperti punya fitur apa saja sih, dan juga spesifikasinya.. kuy ah..

1. Desain

Seperti model generasi pertama, iX25 generasi kedua tersebut akan memodifikasi Hyundai ix25 yang dijual di China, maksudnya ada ubahan gitu. Satu-satunya perbedaan visual adalah tampilan grille radiator dan velg. Desain baru Creta ini mendapatkan grille radiator baru yang lebih dan serta tepi yang membulat. Fasia depan terinspirasi dari produksi SUV Hyundai terbesar dari sisi dimensi, Hyundai Palisade.

baca juga: Hyundai Indonesia Siap Produksi Hyundai Creta iX25

Lampu depan mirip dengan saudaranya yang lain, yakni Hyundai Venue, dimana indikator sein pada bagian atas dibuat lebih ramping. Proyektor dan DRL berteknologi LED menghiasi fasia bawah, sedangkan bumper bawah mendapatkan tampilan baru. Dari samping, posturnya dibuat maskulin dan berotot terus hingga atap belakang. Dan di bagian belakang, iX25 aka Creta India generasi terbaru mendapatkan tata letak lampu LED yang baru.

baca juga: Hyundai Siapkan MPV Murah Berbasis Hexa

generasi pertama Hyundai ix25 alias Creta

Kabin baru mengusung tema modern minimalis dengan setir yang lebih kompak. Dashboard baru juga menghiasi perubahan yang diberikan pada interior Hyundai Creta. Ditambah dengan tata letak konsol tengah dibuat simetris. Ventilasi AC horizontal, konsol tengah mengambang/ floating, dan tuas persneling dengan tampilan gigi digital. Secara umum memang keren punya.

memiliki lampu interior juga

2. Fitur

Ketika pertama kali diperkenalkan, Hyundai Creta menetapkan tolok ukur baru di segmen SUV kompak dalam hal kenyamanan dan kemudahan. Model generasi kedua menambah berbagai fitur terbaru. Contohnya saja konsol instrument berwarna TFT, yang pertama untuk model Hyundai di India. iX25 juga dipersenjatai beragam fitur yang membuat pemiliknya bangga.

Fitur barunya termasuk setir multi-fungsi flat-bottom, panoramic sunroof, sistem infotainment layar sentuh miring dan diletakkan secara vertikal, tombol start dengan keyless entry, kursi pengemudi dengan pengaturan elektrik, pengisian daya nirkabel. Hyundai juga menambahkan kamera parkir 360 derajat, rem parkir elektrik, ventilasi AC belakang, dan teknologi Blue Link yang terhubung dengan Hyundai Connect.

Ada juga Tire Pressure Monitoring System (TPMS), paddle shift, drive mode select (Eco, Comfort dan Sport). Fitur receh tapi menarik dan menawan juga hadir, seperti lampu kecil di bawah spion samping yang akan menyinari bagian bawah pintu pengemudi.

3. Spesifikasi Mesin

Dengan memiliki dimensi panjang 4,3 meter, lebar 1,8 meter dan tinggi 1,6 meter, Creta memiliki wheelbase 2,6 meter. Versi 7 penumpang Creta diprediksi sedangkan dipersiapkan untuk 2021 – ini kemungkinan akan ada di pasar Indonesia. Di India, tersedia tiga opsi mesin yang ditawarkan, terbagi menjadi unit bensin 1.5L N/A, dan 1.4L Kappa turbocharged, serta mesin 1.5L CRDi turbocharged berbahan bakar diesel.

Mesin bensin 1.5L menghasilkan tenaga 115 PS dan torsi puncak 144 Nm, bensin 1.4L Turbo menghasilkan 140 PS dan 242.2 Nm. Sedangkan mesin diesel 1.5L akan menghasilkan tenaga 115 PS dan torsi maksimal 250 Nm. Semua mesin ditawarkan dengan transmisi manual 6-percepatan, IVT (intelligent Variable Transmission) atau DCT 7-percepatan.

Untuk pasar Indonesia masih tebak tebakan, tapi feeling KBY mengatakan akan ada dua pilihan mesin, 1.4L turbo bensin dan 1.5L Turbo diesel.

4. Harga

Harga Hyundai Creta 2020 di India berada di kisaran INR 10 lakh hingga INR 17 lakh (sekitar Rp192 jutaan hingga Rp327 jutaan). Jika jadi diproduksi di Indonesia, Hyundai iX25 ini harus memiliki harga yang bersaing dengan Honda HRV atau Kia Seltos, yaitu bermain di harga 300 jutaan dan tidak lebih dari 360 juta untuk tipe termewah.

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

9 KOMENTAR

  1. Wah ngeliat ada 1.5 turbodiesel udah ekspektasi tinggi nih, etapi masih dikentutin ama 1.4 turbo bensinnya mending gak usah

    Kalau emang segmen yg dikejar mirip sodaranya KIA Seltos, imho 1.5 N/A sama 1.4 Turbobensin paling bener ini udah. 1.5 N/A dikasi pricing yg tepat bisa ngeganggu xpander cross nih yang ganteng siih tapi sorry to say terasa kemahalan dengan mesin selemas itu

  2. Sepemikiran boss. Masuk kelas papander cross dan xl7 sekalian. Harga dibawah xl7 dan itu pantas buat mobil non Jepang

  3. buset kalau kurleb ama harga xpander cross masih setuju saya, kalau kurleb xl7 apalagi di bawahnya mah tega banget -____- dari sini manapun jauhuhuh berbeda, bukan cuma sekedar lebih baik

  4. Kalo mau diatas mobil jepang ya mana payu di Indonesia om. Liat Ngguling jualan fitur dan harga murah aja berhasil penetrasi diawal2 doang. Mindset orang sini mah kalo gak brand jepang ya Eropa. Mobil mamarika aja nyerah kok, padahal set harga dibawah jepangan. Bagaimana pun mobil kroya masih bagus daripada mobil China

    • Setuju, biar kata di produk sejenis lebih baik tapi mereka harus paham karakter pasar Indonesia, harga harus di bawah produk Jepang sejenis.. yaaa ambil cuan dikit lah wkwkwk..

  5. Iya sih senjata brand non jepun yg mau ngelawan selalu fitur dan harga

    Padahal kalau dilihat lihat jepun selalu menang tanpa fitur melimpah, Fitur berlmpah kalau trouble ya pasti jajannya bnyak dan repot.

    Selalu senjatanya yg ga pernah dipedulikan rival2nya yang menang. Kepraktiksan (penyimpanan dan luas kabin), ya kalau fitur kurang tinggal tambahin. Lah kalau luas kabin kurang ? mana bisa diapapakan. Lalu tuningan mesin dan kaki kaki. Ini yang jadi senjata yg entah kenapa brand luar susah banget ngeraciknya Yang paling mendekati di sini memang Wuling, udah benar jalannya.

    Tapi, Wuling kalah di kenikmatan mesin dan transmisinya. di kelas mesin yang sama, Figur performanya kalah, sekalinya lebih baik, jauh lebih boros. Alokasi harga untuk banjir fiturnya kalau dialokasikan untuk tuningan mesin dan transmisi, pasti akan lebih menarik.

    Kesimpulannya, fitur dan build quality itu hanya bonus. Buat yg wajar wajar saja, Karna fitur dan bq yg berlebihan sangat berimbas di harga jajan.

Yuk Tinggalin Jejak Lads..