Kobayogas.com – Hola lads, salam geberr.. Tahun 2019 lalu tepatnya di bulan September Aprilia Cina merilis motor sport 250cc terbaru mereka dengan nama Aprilia GPR250.. Motor sport fairing dengan rangka twin spar atau lebih akrab disebut netizen sebagai delta box ini tidak menutup kemungkinan untuk hadir meramaikan pasar sport 250cc di Indonesia, mengingat produksi untuk Asia memang ada di Cina. So kalau jadi hadir di sini, siapa saja lawan yang pantas untuk GPR250? Berikut komparasinya..

Mungkin saja jika tidak ada pandemi Covid19 di awal tahun 2020 ini, sudah banyak produk baru yang hadir, tidak menutup kemungkinan salah satunya adalah Aprilia GPR250 asal Cina yang masih satu saudara dengan Aprilia Terra 250 ini lads.

baca juga: Aprilia Terra 250 Masuk Indonesia?

APRILIA GPR250 FITUR

VS MOTOR LAIN DI KELASNYA

Desainnya memiliki ciri khas motor asal Italia tersebut, misal dengan saudaranya seperti Aprilis RS series lainnya, sebut saja RS150 Concept, RS660 maupun RS125 di Eropa. Dan untuk sebuah motor 250cc, fitur GPR250 benar benar masuk kategori heboh lads! Suspensi depan Upside down dengan stang underyoke yang racy serta rem depan dengan kaliper radial khas moge, knalpot model underbelly, kemudian swing arm banana yang dkombinasikan dengan kaki-kaki gambot yang mogelook.

Bahkan bagian frame-nya menggunakan rangka “Deltabox” alias model Perimeter aka Twinspar. Sasis model gini membuat Aprilia GPR250 ini menjadi satu satunya motor sport 250cc modern setidaknya di Indonesia! Karena calon lawannya yang lain sebut saja Ninja 250cc, CBR250RR, KTM RC250 hingga Yamaha R25 masih menggunakan rangka model teralis.

Dari spesifikasi dan fitur yang hadir pada GPR250 praktis hanya CBR250RR yang mendekati, cuma kalah di sasis sementara ukuran ban si Aprilia malah kurang besar, cuma 100 dan 130 untuk depan dan belakang.

Dari sisi desain, bejaban lah antara Ninja 250 X CBR250RR X GPR250, hanya sayangnya secara keseluruhan masih agak aneh, kurang mengalir aja gitu dan hilang ciri khas desain Itali untuk Aprilia. Body-nya agak membulat, buntutnya yang kurang sporty serta bagian headlampnya yang walaupun memiliki shape agak mirip RSV4 tapi terlihat kurang nyus. Overall malah mocin banget kekekek..

SPESIFIKASI TEKNIS APRILIA GPR 250

Naahh sekarang giliran masuk ke bagian spesifikasi teknisnya, Aprilia GPR 250 ini mengusung mesin 250cc 1 silinder berpendingin cairan. Sudah jelas sampai jumlah silinder, motor sport ini gak bermain dengan Ninja 250, CBR atau R25, jadi skip.. Lawan yang pantas adalah Ninja 250 SL dan KTM RC250, sesama jomblo silinder.

APRILIA GPR250 X NINJA 250SL X KTM RC250

Tenaga yang dihasilkan mesin GPR 250 mencapai 26,5 tk pada 9.000 rpm dengan torsi 22 Nm pada 7.500 rpm. Sedangkan Ninja 250 SL, mengeluarkan tenaga 27,6 tk pada 9.700 rpm dan torsi 22,6 Nm pada 8.200 rpm. KTM RC 250 sendiri tenaganya mencapai 31,1 tk pada 9.000 rpm dan torsi 24 Nm pada 7.250 rpm. Dari segi tenaga & torsi, RC 250 lebih unggul.

baca: Review Harian KTM RC250

Tapi, untuk kapasitas tangki bahan bakar, KTM kalah dari dua kompetitornya. RC 250 hanya dapat menampung 10 liter. Sedangkan, Ninja 250 SL menampung 11 liter. Kapasitas terbesar dipegang GPR 250 dengan 14 liter! Dari segi bobot, RC 250 kembali unggul, hanya 147 kg. Sementara GPR 250 bobotnya mencapai 150 kg dan Ninja 250 SL mencapai 151 kg.

Bagaimana sektor kaki kaki alias ban? RC 250 dibekali ban yang lebih lebar, ban depan berukuran 110/70-17 dan ban belakang berukuran 150/60-17. Sedangkan Ninja 250 SL dan GPR 250, sama-sama menggunakan ban depan berukuran 100/80-17 dan ban belakang berukuran 130/70-17.

So kesimpulannya, Aprilia GPR250 ini menang di kosmetik aja sih lads, sasis jelas model perimeter yang keren, shock dan swing arm ciamik punya. Sayang begitu adu performa langsung bengek.. sesuatu yang gak disukai oleh mayoritas pecinta motor sport 250 di Indonesia.

Untuk harga, karena belum ada info resmi terkait harga dari Aprilia GPR250 jadi kita abaikan saja sektor ini yes. Kalau menurut lads sendiri bagaimana?

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

19 KOMENTAR

  1. mungkin masi bisa bersaing kalo kata kunci harga bisa disetel lebih rendah dari kompetitor. mungkin loh ya, btw R25 ga keliatan

  2. edun skrg pabrikan2 ngeropah pada ikut nyebur di entry bike. awalnya ktm , bmw, ducati jg keknya sempet ada rumor skrg apri. pertanda apakah ini mang?

Yuk Tinggalin Jejak Lads..