Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Setelah menghabiskan waktu berhari hari bersama Qooder, skutik moge 400cc 1 silinder asal Swiss, ini lah waktunya bagi KBY untuk sharing pengalaman ketika moge yang unik karena memilik 4 buah roda ini dipakai membelah jalanan ibukota. Kondisi review ini real, alias nyata dengan simulasi jika pemakaian Qooder digunakan sehari hari. Tentu dengan dimensi luar biasa jika dibandingkan skutik pada umumnya di jalanan, akan ada plus minusnya. Ini dia review kelebihan dan kekurangan Qooder, si moge skutik empat roda.

Biar gak bertanya tanya dan menjudge asal asalan wkwkw, koridor pengetesan KBY infokan sbb ya, karena masa pinjaman hanya di hari kerja, so mohon maaf KBY gak sempat membawa si Qooder ini ke luar negeri eh kota. Padahal pengen banget nyobain apalagi pas tau handlingnya dengan 4 roda ini enak dan gak bikin takut sliding kekeke..

Jadi ya sudahlah, pemakaian hanya sebatas dalam kota, mostly rumah kantor pulang pergi, sisanya jalan jalan anter nyonya. Ah iya, soal boncengan sama nyonya ini mohon maaf lagi, gada yang motoin hiks.. Agak susah ya kalau waktunya sebentar, tapi alhamdulillah, terima kasih kepada Qooder Indonesia (GForce Republic) yang sudah memberikan kesempatan bagi Kobayogas untuk mengetes skutik unik ini, setidaknya rasa penasaran pun terobati.

DESAIN

Kita sedikit flashback ke desain ya.. Dilihat dari depan, Qooder Quadro ada kemiripan dengan desain Piaggio MP3 versi lawas dengan gabungan Kymco XCiting 400i. Bicara desain, seharusnya Qooder bisa melihat Yamaha Niken yang punya aura intimidatif luar biasa.

Untuk bagian buritan, desainnya terlalu kaku, terlebih dengan penempatan posisi exhaust yang terlihat agak janggal. Tapi memang sepertinya agak sulit ya mendesain motor 4 roda sebesar ini dengan tampilan yang sangat menggoda, penuh kompromi. Mungkin bisa saja, tapi harga pun bakal geser lumayan hehe.

Overall tetap enak dilihat dan sosok unitnya sangat mudah untuk dapat perhatian di jalanan. Untuk bahas desain lengkapnya ada di “Mengenal Qooder Quadro“.

FITUR & TEKNOLOGI

Ngomongin teknologi, Qooder punya kelebihan di sektor kaki kaki. Ada pengunci shock yang KBY gak paham secara detil kinerjanya kekeke. Pengunci shock ini ada dua cara, yang pertama menggunakan tuas semacam rem parkir di bawah setang. Dalam kondisi ini, kecuali di gas penuh, Qooder Quadro tidak akan bergerak.

rem kaki

Cara kedua dengan menggunakan rem belakang yang ada di setang kiri atau rem kaki (posisinya beneran di kaki kanan). Pengoperasiannya yang di tangan dengan menarik dalam tuas rem, sementara di kaki dengan menginjak dalam. Dengan kondisi tersebut, keempat shock akan mengunci sementara.

Dua kondisi di atas mampu menjaga Qooder tetap tegak, nah kalau untuk di jalanan, tergantung biasa yang mana, rem tangan kiri atau kaki, KBY sendiri lebih sreg dengan rem kiri untuk menjaga Qooder tetap berdiri.

Teknologi lainnya ada di suspensi independen pada keempat rodanya. Qooder yang dibawah oleh GForce Republic ke Indonesia secara utuh alias CBU dari Taiwan tersebut memiliki pergerakan suspensi yang ajib, benar benar independen! Lihat foto di bawah yes.

Liat bodi sebelah kanan yang terangkat? Itu adalah tuas rem parkirnya sedang aktif lads.

Tidak ada komplen dari sisi kaki kaki bernama HTS (Hydraulic Tilting System) tersebut, bener bener mantap lah, nanti dibahas lebih lanjut di bagian riding yes. Sayangnya, fitur bagian lainnya kurang lengkap, misal di speedometer, hanya ada trip A dan B, jam digital dan suhu udara. Tidak ada MID – AVG BBM atau kecepatan rata rata maupun oil service.

Karena tidak ada AVG BBM juga lah KBY kesulitan mengetahui konsumsi bbmnya. So, ga tau berapa deh per 1 liternya. Tapi sesuai spesifikasi sih sekitar 1:19 (5.3L/100km). Qooder punya power socket di laci bawah setang, sayangnya ruangnya minim, HP aja susah masuk hehe. Ada kantung cukup dalam sebelah kanan, bisa buat simpan sarung tangan.

power socket sebelah sini

Oia tuas rem di setang baik kiri dan kanan ada setelan jangkauan, jadi cocok untuk semua jenis jari, dari yang panjang sampai yang pendek.

RIDING EXPERIENCE

Ergonomi

Laiknya motor jenis big skutik pada umumnya, ergonomi Qooder berkonsentrasi pada kenyamanan dengan sedikit sentuhan sporty berkat posisi setang yang sedikit menjorok ke depan. Duduknya cukup tegak dan santai, joknya lebar ala sofa ruang tamu dengan busa yang cukup empuk.

Dengan tinggi 165cm pastinya kaki KBY jinjit balet! Hanya ujung kaki yang menempel pada tanah jika kedua kaki dipaksakan menapak. Tapi itulah asiknya skutik roda empat, seperti yang KBY jelaskan di atas, suspensi HTS nya bisa terkunci, jadi kaki tidak akan sering sering turun.

Hanya saja kadang di kemacetan, kaki turun tidak dapat dielakkan, caranya ya satu aja kaki yang turun, jadi duduknya agak miring dikit wkwkkw.. Tapi gak sering sering kok, dan tugasnya kaki turun lebih sebagai penyeimbang, bukan menahan laiknya naik motor biasa. Lagi pula dengan adanya suspension lock dari rem kiri, bisa mengunci shock, cingcai lah. Jadi nyaris tidak ada kesulitan berarti dari sisi ini.

PERFORMA

Dengan mesin 400cc 1 silinder berpendingin cairan, yang tenaga puncaknya berada di angka 35,5 HP. Torsi besar 38,5 Nm @5.000 rpm memudahkan motor seberat 281 kg ini untuk berakselerasi. Dan itu benar adanya, mudah saja Qooder Quadro ini melesat meski jangan dibandingkan moge 600cc 4 silinder ye hehe. Menurut pihak ATPM topspeed motor ini bisa hingga 145 km/jam! Sedap juga yes.. Kalau KBY? Berapa ya, 120km/jam keknya..

Hanya saja, laiknya skutik plus karakter 1 silinder apalagi kapasitas mesin besar, getarannya di awal berasa juga, terutama saat angkatan awal. Selebihnya sih tenang dan kalem. Asiknya karena rodanya 4, getaran itu hanya terasa di setang saja, tidak di seluruh bodi. Intinya, gak sampai mengganggu sih.

Handling.. ini yang menarik hehe. Di awal pas melalui tikungan memang kaya mau jatuh gitu, tapi ya karena rodanya 4 gakan lah wkwkw, kecuali miring banget sampai ban terangkat. Mengasyikan mengajak Qooder ini menikung cepat, badan condongin miring, skutik bongsor ini asik saja menuruti tubuh, yang panik paling bini yang diboncengin wkwkwk..

Pengereman motor ini pun sudah full ABS, mengikuti standart Euro 4 yang sudah mewajibkan motor dengan rem ABS. Meski tanpa Traction Control secara elektronik namun sistem Double CVT yang bergerak secara independen beraksi laiknya traction control, jadi aman lads.

HARGA

Dengan harga Qooder Rp 357 juta memang dapat dikatakan tidak murah hehe, tim mending melipir dulu yes. Harga tersebut sudah include 2 tahun free maintenance dan spare parts. Jadi, spareparts selain fast moving parts diganti gratis jika ada kerusakan selama interval waktu 2 tahun.

KESIMPULAN

Qooder memang bukan motor untuk semua kalangan, yang suka dan yang berduitlah yang akan memilikinya. Bicara performa dan fitur keseluruhan, kekurangan Qooder quadro ini ada pada fitur di speedometernya, kurang lengkap. Bagasi juga kurang memadai luasnya, meski bisa dibantu dengan pemasangan box.

Qooder juga menyulitkan kalau harus putar balik dalam keadaan parkir, meski soal geser geser sebenarnya gak berat berat amat. Jadi liat liat lah kalau mau parkir, jangan sampe nyusahin hehe.. Sisanya adalah jadi perhatian di jalan dan keasyikan berkendara hehehe..

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

18 KOMENTAR

  1. bisa gtu ya …. warna motor sm baju modelnya samaan
    btw nomer wa modelnya ga di cantumin mang ….

Yuk Tinggalin Jejak Lads..