Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr.. Di luar Indonesia, sebutlah misal di Taiwan dan Jepang bahkan eropa, sepeda motor jenis skutik memang tidak segebyar di negara tercinta ini, tapi skutik tetap menjadi salah satu pilihan utama bagi mereka berkat kemampuannya yang all rounder alias siap dipake kemana ajah. Kalau di Indonesia, skutik dengan desain sporty bergaris tajam dan lancip adalah desain yang digemari, bisa dikatakan berbeda dengan selera di belahan dunia lain, yang disukai adalah bentuk membulat dengan sedikit tekukan tajam serta bagian depan lonjong panjang hingga menggantikan peran spakbor depan. Nah Yamaha Taiwan juga punya skutik model monyong, Yamaha RS Neo, kalau masuk Indonesia kira kira bakal diterima publik gak?

Sepertinya sudah jadi rahasia umum ya kalau skutik berdesain eropa atau lebih dekat lagi ala mocin alias motjien aka motaw – itu kurang digemari di Indonesia, maupun di negara tetangganya, sebut saja Thailand, Vietnam, Malaysia, mayoritas, tidak semua. Memang lain padang lain ilalang, lain negara lain karakter dan kesukaannya.

Simak skutik skutik di Indonesia yang punya desain membulat seperti halnya skutik di eropa (Vespa adalah pengecualian) kurang digemari dan penjualannya juga jauh dari memuaskan. Contohnya saja, Honda Spacy dan Suzuki Address, kedua skutik tersebut sulit diterima pasar, bahkan Spacy sudah confirm disuntik mati sementara Address terbantu oleh penjualan ekspor.

KYMCO x YAMAHA RS NEO

Kembali ke topik, jika ngomongin produk Kymco – terutama yang 200cc ke bawah, desain skutiknya ya khas Taiwan atau eropa, membulat, sedikit sudut lancip yang kaku serta bagian tebeng depan yang panjang monyong menggantikan peran spakbor depan. Di bawah ini adalah beberapa contoh produk khas Kymco dengan bagian depan monyong.

Desain tersebut ternyata juga dimiliki oleh Yamaha RS Neo 125, skutik yang dibuat dan dijual untuk pasar Taiwan. Skutik tersebut bukan produk gres, sudah hadir di awal tahun 2019. Mengabaikan desain bodi, RS Neo memiliki beberapa fitur yang menarik antara lain:

  1. Lampu Rem LED serupaning R series (kecuali R25/R3), dan memang mirip banget. Bahkan lekukan di bagian belakang bodinya aja dibuat mirip
  2. Speedometer negative display full digital, lumayan lengkap ada jadwal ganti oli juga
  3. Power socket dengan USB ready, ga perlu beli colokan bulet lagi

Sayang untuk area mesin masih biasa, mesin Mio 125 bluecore di sini, tanpa VVA. Namun fitur Mio juga ada yaitu Smart Motor Generator, sayangnya tidak ada info apakah SMG tersebut dilengkapi juga dengan SSS atau tidak.

MASUK INDONESIA DITERIMA?

Pertanyaannya, jika Yamaha RS Neo ini masuk atau hadir di Indonesia, dapatkah desainnya diterima oleh konsumen terutama konsumen Yamaha? Dengan bagian depan model monyong gitu apakah akan kena bully dan kritikan layaknya motor motor Kymco dengan desain bertema serupa?

Kymco VJR 125
Kymco G6 150

Jika harus memilih, desain mana yang bisa diterima konsumen Indonesia dari daftar ini:

Oia di Taiwan Yamaha RS Neo dijual seharga 68.000 dollar taiwan atau setara dengan Rp. 31 jutaan. Weeew ga murah juga yah ternyata.

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

15 KOMENTAR

  1. Modelnya buat motor listrik,biar masyarakat bisa mengeksplore lebih jauh,ngga jaman ahh masih motor bensin

  2. Banyakan wong Indonesia suka matic lampu bego, soalnya lebih tamvan daripada lampu di setang😄😃

  3. Duh mang, area facia na sarupaning “Bimoli” (bibir monyong lima senti” plus aya desain letah ngelel na. Alusan kymco desain na, monyong nya lebih punya taste.

  4. Kalau d jual d sini..maka Y harus terlebih dahulu siapin kebun bambu untuk dijadikan barang rongsok 😂

Yuk Tinggalin Jejak Lads..