Kobayogas.com – Hola lads, salam geber.. Suspensi kelas dunia asal Thailand, YSS, memiliki beberapa produk untuk sepeda motor yang dijual di Indonesia, salah satunya adalah YSS untuk Yamaha Aerox – semua varian. Namanya suspensi after market, pendekatannya biasanya ke sporty feeling, yang secara umum memang disetel lebih keras dari suspensi standar pabrikan. Nah kali ini KBY akan melakukan review shock YSS fork kit dan Gold Series G Series di Yamaha Aerox 155 tipe R berwarna silver matte, bagaimana impresinya? Lebih keras? Tetap nyaman? Berapa harga masing masing produk YSS untuk Aerox tersebut? 

Nama YSS tidak asing bagi KBY karena sudah dua produk di rumah yang menggunakannya, yang pertama adalah G Euro di Honda PCX 150 CBU (baca Review Honda PCX 150 Pasang YSS G Euro) dan yang kedua YSS G Plus di si Frozen Yamaha NMax (baca Review Yamaha NMax Pasang YSS G Plus). Keduanya aman tidak ada kebocoran dan tetap nyaman digunakan karena memang dapat disetel tingkat kekerasannya. Bagaimana dengan YSS Gold Series G series dan YSS Fork kit alias per depan untuk Aerox VVA ini?

DESAIN YSS GOLD SERIES G SERIES

YSS mencoba hal yang baru kali ini untuk produk terbarunya yaitu YSS Gold Series G series. Sesuai namanya, Gold artinya berwarna emas, seperti terlihat pada tabungnya. Kode G series merupakan tipe YSS yang cocok untuk kondisi pemakaian harian, masih lembut dengan penyetelan tingkat kekerasan yang disesuaikan dengan bobot motor serta kondisi riding, lebih sering sendirian atau boncengan.

Warna Gold-nya berbeda dengan warna emas shock terkemuka, lebih muda dan lebih mendekati warna emas pada suspensi standar model tabung pada Yamaha Aerox tipe R. Petinggi YSS di Thailand pada waktu KBY berkunjung ke pabriknya – Mr. Pinyo menyebutnya sebagai YSS Gold Color. Desainnya terlihat kokoh dan keren dengan 3 pilihan warna pada per-nya, merah, hitam dan kuning. Anak sulung KBY memilih warna hitam meskipun KBY rasa jadi tidak terlalu kelihatan perbedaan dengan versi standar Aerox.

YSS FORK KIT – UNTUK SHOCK DEPAN

Selain suspensi belakang, YSS juga memiliki part per untuk shock depan – termasuk untuk Aerox, yang disebut sebagai YSS Fork Kit. Terdiri dari per, setelan atas (spring pre load) dan setelan bawah (PD Valve), plus oli suspensi dari YSS. Jadi tabungnya sih masih standar lads, bawaan Aerox, hanya dalamnya saja yang diganti.

Singkat cerita, jadilah si Gendis Aerox 155 silver matte digelandang ke markas TDR Racing di Jalan Swadaya Cakung – selaku salah satu main seller suspensi YSS di Indonesia beberapa waktu lalu. Diterima oleh om Jeffry karena om Yudo lagi turing, si Gendis siap diacak acak lads, pasang YSS Fork Kit dan Gold Series G Series.. Tentu nantinya disetting sesuai kebutuhan.. Bagaimana hasilnya?

REVIEW YSS FORK KIT & YSS GOLD SERIES G SERIES DI YAMAHA AEROX TIPE R

Akhirnya YSS Fork Kit dan Gold Series G Series pun terpasang di si Gendis Aerox tipe R! Wah kalau liat sisi belakang sih langsung ketauan apa yang beda, nah kalau di depan nih yang agak sulit bedainnya, secara tabungnya kan masih pakai yang lama. Untungnya ada stiker YSS Fork Kit buat ditempel tabung depan, jadi ciri khasnya keliatan deh. Hehe.. Bagaimana rasanya setelah terpasang?

Setelah menghitung setelan termasuk bobot rider dan bobot si motor termasuk apakah akan sering sendirian atau boncengan – dengan metode SAG (nanti KBY coba bahas terpisah yak, rada ribet soalnya wkwkw), YSS Fork Kit dan YSS Gold Series G Series sudah siap dicoba. Baik depan dan belakang Aerox di setel di tengah tengah dengan perhitungan lebih sering sendirian daripada boncengan.

STABIL DAN TETAP NYAMAN!

Sempat dites sebentara oleh si Sulung, dia bilang sih enak, nah pas pulang jadi boncengan dah.. Impresi awal sebagai penumpang, KBY tidak merasakan perbedaan signifikan, dalam arti masih tetap nyaman dan terasa empuk seperti standarnya, hanya saja terasa pergerakan shock yang lebih cepat tapi tanpa mental mentul atau membuat penumpang terlempar. Great!

Giliran KBY ngetes sendirian, pake ke kantor atau nyobain boncengan jalan jalan sama nyonya. Hasilnya? Maknyusss.. Mantap pisan! Di jalan tidak rata redamannya yahud! Lewat polisi bobo gak sampe mentok, lewatin speed trap, stabil! Di kecepatan tinggi juga begitu, makin mantaaapp! Sendirian atau boncengan jos lah! Memang terasa sedikit firm dari standar, tapi jauh dari kata menyiksa, karena kinerja YSS di depan dan belakang benar benar mantap.

SETELAN YANG UTAMA

Intinya, meskipun shock YSS pada dasarnya memiliki karakter yang lebih keras dibanding standar Aerox tipe R, namun berkat perhitungan dan setelan yang tepat, maka ayunan suspensi baik YSS Fork Kit di depan maupun YSS Gold Series di belakang, tidak akan membuat pengendara tersiksa, tetap nyaman! Kadang disitulah letak kesalahan konsumen, tidak melakukan penyetelan yang tepat, sehingga dirasa shock after market lebih keras dan tidak nyaman.

HARGA YSS FORK KIT DAN YSS GOLD SERIES G SERIES

TDR Racing bekerja sama dengan KBY dalam menjual YSS Fork Kit dan YSS Gold Series G Series ini. Harga untuk Yamaha Aerox adalah Rp. 2.4 juta (Gold Series) dan untuk Fork Kit nya Rp. 1.750 juta. Tak hanya untuk Aerox, untuk All New PCX juga ada lads, harganya Gold Series Rp. 2.350 juta, harga Fork Kit-nya sama. Juga tersedia untuk NMax dan XMax.

Pemasangan di TDR Racing (dengan perjanjian) kena 400rb (paket depan belakang – termasuk setting dan oli front fork YSS). Kalau dipisah belakang atau depan doang? Kontak langsung KBY aja ya hehe..

Many Thanks to TDR Racing One Team Indonesia.

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogasblog
  • YouTube channel: Yogas Kobayogas
  • Path: Yogas Kobayogas.com

24 KOMENTAR

  1. Shock yg josss gandos emang nih kang, dulu jupi mx ane pake, terus f1zr grasstrack ane jg pake yss, mantaf djiwaaaa… tapi buat R25 ane pake RPM monoshock nya, hehehe….

      • So far, kalau dibandingin ama ohlins yg dipake R25 dan CBR250RR temen ane yg sudah ane cobain ampe puas di jalan dan sirkuit ya kang, emang ohlins unggul di adaptif nya dengan karakter track, misal nih abis pake setelan buat turing / harian terus langsung dibawa ke track tanpa ubahan itu ohlins tetep ngasih feedback ajiiibb beud… nah kalo RPM performance nya di track ngga kalah kang, cuma kalo misal setelan dari jalan / turing mau ke track harus setting lagi dikit, ngga se-adaptif ohlins, maklum lah harga jg ngga semahal ohlins kang, wkwkwkkk….

    • Orang Thai dah bangga bisa produksi shock YSS kelas dunia. Orang Indon dah bangga jadi sales mongtor…..owalah

    • Orang Thai dah bangga bisa produksi shock YSS kelas dunia. Orang Indon dah bangga jadi sales mongtor…..owalah

  2. Yah mubazir sok standard yg yamama kasih dong ….
    Padahal yamama udh all out memberikan yg terbaik lho mang ….eh ternyata mang kobay masih lom puas juga …hehehe
    #puss
    eh pisssssss ah

  3. Lumayan shock depan nya nih, yg standar terlalu soft sering jedug jedug kalo ngantem lobang. Kalo belakang sih masih puas

  4. Klo ARX masih mempertahankan standar ae , krn jarang dipake ngebut , 80 kpj itu aja jarang , krn sering traffic jam dimana²

  5. Kerja nya pamer terus ini orang, seolah olah cuma dia yang bisa modif motor, preeett ahhhh, noraxxx loe… dah itu ja

Yuk Tinggalin Jejak Lads..

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.