Kobayogas.com – Hola lads, salam merinding.. Kisah misteri tiap malam jumat yaitu Merinding Series kembali hadir. Kisah ini merupakan kisah misteri yang dialami oleh biker maupun driver, sisi lain dari dunia otomotif. Sudah siap membaca kisah baru kiriman pembaca blog ini? Well, jangan lupa kunci rapat rapat pintu dan jendela.. Ini Dia kisah Pamali Menanam Pohon Pepaya Di Depan Rumah!geberrr..

Bagi orang Sunda terutama yang tinggal didaerah Purwasuka (Purwakarta Subang Karawang) ada semacam kepercayaan yaitu jangan menanam pohon pepaya di depan rumah karena bisa menimbulkan hal-hal yang kurang baik salah satunya adalah menjadi tempat tinggal makhluk halus. Kalau ingin menanam pohon pepaya sebaiknya dikebun atau disamping rumah yang penting jangan di depan rumah.

Awalnya Nde dan para tetangga tidak terlalu percaya dengan mitos tersebut, tetapi akhirnya Nde dan beberapa tetangga mengalami kejadian-kejadian ganjil yang dipercaya berhubungan dengan pohon pepaya yang ditanam didepan rumah.

mengapa pamali menamam pohon pepaya di depan rumah

Cerita bermula ketika tetangga sebelah rumah Nde menanam pohon pepaya didepan rumah yang kemudian tumbuh hingga kurang lebih 1,5 meter. Hingga suatu hari ketika ibu mertua Nde mengunjungi rumah Nde dan melihat ada pohon pepaya didepan rumah lalu memberitahu kalau menanam pohon pepaya di depan rumah itu pamali dan menyarankan supaya pohon pepaya itu ditebang. Oleh istri Nde lalu hal tersebut disampaikan kepada tetangga sebelah, oleh tetangga sebelah pohon pepaya yang berada di halaman lalu dicabut tetapi yang berada di jalan dibiarkan saja.

Kebetulan persis didepan rumah Nde ada sebuah rumah yang sudah lama tidak ditempati karena namanya perumahan pasti ada aja unit yang sudah dibeli tetapi belum ditempati. Karena sudah lama kosong maka sudah pasti rumah tersebut ditempati oleh makhluk halus meskipun penunggunya tidak mengganggu.

Di depan rumah kosong tersebut pernah tumbuh pohon pepaya setinggi kurang lebih 1,5 meter, dan dibelakang rumah tersebut tumbuh pohon pepaya setinggi 2 meter lebih. Hingga suatu hari, oleh tetangga Nde kedua pohon pepaya tersebut ditebang karena takut akarnya merusak rumah yang ada di belakang rumah kosong tersebut.
akibat menamam pohon pepaya di depan rumah
Ketika istri Nde hamil anak kedua tahun 2016 lalu, istri Nde dan Aira selalu ketakutan kalau melihat rumah kosong tersebut dimalam hari, meskipun tidak pernah ada cerita soal penampakan di rumah tersebut. Supaya tidak terlalu seram, akhirnya Nde berinisiatif mengisi pulsa listrik dan menyalakan lampu dirumah tersebut agar lebih terang.
Sekitar pertengahan tahun kemarin, rumah itu direnovasi oleh pemiliknya karena mau dijual dan beberapa bulan yang lalu rumah itu pun mulai ditempati oleh pemiliknya yang baru. Awalnya tidak ada masalah apa-apa di blok perumahan Nde. tetapi mulai akhir tahun 2017 setelah rumah kosong tersebut ditempati, mulailah ada kejadian-kejadian yang mengganggu terutama dialami anak-anak kecil di lingkungan Nde.
Awalnya Nde juga tidak terlalu paham apa yang sebenarnya terjadi hingga suatu hari ketika sedang kumpul-kumpul dengan tetangga di sore hari, pemilik rumah lama yang kebetulan juga tinggal satu komplek dengan Nde bercerita, semalam anaknya yang berumur satu tahun menangis dan meronta-ronta tetapi tidak keluar air mata, dan beberapa hari terakhir kalau tidur tidak tenang, sering terbangun dan tiba-tiba menangis.
Malam itu juga tetangga Nde mencari orang pintar untuk mengobati anaknya. Menurut orang pintar tersebut anaknya diganggu kuntilanak yang dulunya menempati rumah kosong depan rumah Nde. Menurut tetangga Nde, sebelum rumah kosong depan Nde mau ditempati, sempat diadakan semacam ritual pembersihan dan menemukan ada sesosok Kuntilanak dirumah tersebut. Kuntilanak tersebut lalu dipindahkan ke kebun tak jauh dari perumahan, tetapi katanya kuntilanak tersebut kembali lagi karena tidak betah.
Karena rumah sudah ada yang menempati jadi kuntilanak tersebut pindah ke pohon Pepaya didepan rumah Nde karena dulunya juga tinggal di pohon pepaya yang ada dirumah kosong sebelum ditebang. Katanya kuntilanak tersebut lebih betah tinggal di kompleks Nde karena banyak anak-anak kecil berumur kurang dari 3 tahun. Tetangga Nde tersebut juga cukup heran karena orang pintar tersebut datangnya langsung kerumah dan tidak sempat melihat ke depan rumah Nde tetapi tahu kalau didepan rumah Nde ada pophon pepaya.
Cerita menjadi semakin menarik karena tetangga yang lain juga ikut bercerita kalau beberapa hari sebelumnya anaknya yang masih Balita juga sering berlaku ganjil seperti tengah malam suka terbangun dan ngajak keluar rumah lalu diem di jalan depan rumah. Tetangga sebelah rumah kosong juga mengaku sering mendengar suara-suara aneh sebelum rumah itu ditempati.
Mendengar cerita tetangga, Nde jadi ingat beberapa pengalaman ganjil seperti jam 10 malam pas malam jumat, ketika masuk ke kamar sebelah tiba-tiba tercium bau Melati, setelah Nde kembali ke kamar tidur awalnya biasa saja tiba tiba tercium bau bunga melati. Ketika Nde tanyakan ke Mbah Yudibatang via FB dijawab kalau yang datang itu Kunti.
Beberapa hari setelah kejadian itu Izhar kalau malam sedang tidur tiba-tiba menangis meronta-ronta seperti ketakutan dan susah sekali di tenangkan. Baru tenang kalau dikasih mainan berupa 3 buah lidi. Salah satu kepercayaan di masyarakat Sunda juga kalau 3 buah lidi bisa mengusir makhluk-makhluk yang mengganggu.
Memang setiap sore banyak anak-anak yang bermain dibawah pohon pepaya tersebut. Anak Nde yang baru berumur 1 tahun setiap keluar rumah pasti selalu mengajak mendekati pohon pepaya tersebut lalu memegang buah Pepaya muda di pohon tersebut.
Ketika memotret pohon pepaya itu, sebenarnya baru sekitar jam 9 malam, tetapi saat itu suasana terasa  sangat sepi. Selesai memotret Nde langsung merasa merinding sampai kepala terasa seperti ditusuk-tusuk, pas ke dapur malam-malam tiba-tiba terbayang-bayang sosok kunti sampai merinding dan tetap terasa sampai beberapa hari.
Keesokan harinya sekitar jam setengah delapan malam Izhar yang mau tidur tiba-tiba menangis keras dan meronta-ronta, mamahnya sampai kewalahan menenangkannya, yang aneh Izhar seperti ketakutan melihat Nde, setiap didekati oleh Nde, Izhar meronta-ronta. Yang membuat Nde merasa yakin kalau Izhar sedang diganggu makhluk halus adalah meskipun menangis keras tetapi tidak keluar air mata, biasanya ketika dikasih mainan 3 batang lidi langsung tenang kali ini tidak berhasil.
Nde awalnya mau memanggil orang pintar, tetapi Nde teringat kalau Nde masih menyimpan air zam-zam oleh-oleh Ibu Umroh yang Nde bawa pas mudik akhir tahun. Nde teringat pernah membaca buku dialog dengan jin muslim kalau Jin muslim tersebut diobati di Sumur Zamzam, jadi Nde pikir air zamzam juga bisa untuk mengobati anak kecil yang diganggu makhluk halus.
Nde lalu mengambil air zam-zam tersebut menuangkan ke dalam gelas sambil dibacakan ayat-ayat Al Quran. Begitu diminumkan ke Izhar, Izhar langsung tenang dan tidak sampai satu menit langsung tidur pulas sampai pagi.
Pagi hari sebelum berangkat kerja Nde terbiasa menggendong Izhar & mengajaknya muter-muter di perumahan. Biasanya begitu keluar rumah, Izhar selalu minta mendekat ke pohon Pepaya, tetapi pagi itu dia malah menggeleng-gelengkan kepala tanda tidak mau ketika Nde dekatkan ke pohon pepaya tersebut.
Sekitar jam 10 malam ketika sedang menulis artikel ini sebelum dikirim ke Mang Kobay, Nde tiba-tiba merinding dan ingin buang air kecil. Ketika masuk toilet tiba-tiba ada bau bakaran singkong. Baunya sangat menyengat. Selesai buang air, Nde ke luar rumah untuk mengecek apakah ada tetangga yang membakar singkong. Waktu itu memang ada tetangga yang berjarak 2 rumah dari rumah Nde yang baru lahiran sehingga tiap malam pasti ada orang yang berkumpul atau istilahnya melekan dirumah yang punya bayi.
Ketika Nde keluar rumah tidak ada bau singkong yang tercium, di rumah tetangga juga tidak ada yang membakar singkong. Tapi ketika Nde menutup pintu gerbang rumah, mendadak Nde merinding & bau singkong bakar kembali santer tercium. Konon bau singkong bakar itu menandakan ada genderuwo hadir disekitar kita. Tanpa pikir panjang Nde lalu meminum air zam-zam disertai baca-baca doa dan Alhamdulilah tidak ada kejadian ganjil sampai pagi hari.
Sejak itu sering banget terjadi kejadian anak-anak pada rewel dan susah ditenangkan. Karena banyak kejadian-kejadian ganjil, Nde bersama-sama tetangga satu blok sepakat nanti setelah buah pepaya gede & bisa dipetik maka pohonnya mau ditebang. Karena kalau langsung ditebang rasanya sayang juga wkwkwk
Setelah menunggu beberapa minggu, buah pepaya yang ada bisa di petik, dan pohon pepaya itu ditebang semua. Setelah pohon pepaya ditebang entah Kuntilanak tersebut pergi kemana, yang jelas sejak itu tidak pernah ada kejadian yang ganjil lagi.

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogasblog
  • YouTube channel: Yogas Kobayogas
  • Path: Yogas Kobayogas.com

<

31 COMMENTS

  1. Masih standar lah kang kobay..
    Dulu di rumah yg lama sblm kami sekeluarga pindah, ad tanam pohong pisang di belakang rumah.. nah stlh itu mulai jg bnyk yg ganggu.. memang dr awal pindah jg salah ga bkin slametan.. trus ad tanem pohon pisang pula.. sampe emak ane di ganggu, adek ane yg bungsu rajin step a.k.a kejang2 dan klo sore smpe mlm ga brani ke dapur & ane dikasi penampakan om2 loncat2 a.k.a pocong 😁

    • Hmmm, lebih tepat klo pohon beras om, atw pohon duit… Wkwkwk

      Nickname nya mengingatkanku pada motor sijuki om

    • Kenapa hanya di tanah jawa / sunda sj yg kek gitu…?
      Maaf..di sumatera kebun rata2 di sekeliling rumah..apa saja di tanam…
      Alhamdulillah…ga ada apa apa…
      Apa di U.S atau Eropa juga ada yg spt itu..?😶

      Rupanya jin menyerupai apa yg sering di persepsikan manusia..dan jin berwujud apa saja ( walau binatang lebih banyak spt Ular atau anjing hitam…)

  2. Mantab dah merinding series. Tadi malam lupa mampir ke warung sini, jadi ga ikut merinding merinding ria. Lanjutkan 👍👍

  3. beda daerah, beda kepercayaan juga ya.
    kalau di daerah Tapal Kuda sini, orang-orang malah pada menanam pohon Pepaya di rumah, karena pohon Pepaya dipercaya bisa menangkal serangan santet.

    • Nah, mertua ane jg bilang gitu. Pengalaman orangtua mereka yg justru menanam pohon pepaya di halaman depan untuk menangkal santet dan kiriman2 sejenisnya. Katanya kalau ada yg ngirim, bakal tertahan di pohon itu dan bunyi seperti letusan.

  4. Sering” di ruqyah juga rumahnya. Di masjid daerah saya kalo ada pengajian rutin warga biasa bawa air minum di botol terus simpen ditengah karpet. Sampe rumah airnya masukin ke botol semprotan taneman, terus semprot sekeliling rumah sambil baca shalawat. Insya Allah rumah kerasa lebih adem.

  5. bukan cm pohon, bibit pepaya jg… setiap kali ada bibit pepaya tumbuh, kucing di rumah sering sakit2… cb cek di sekitaran rumah pasti ada pepaya yg baru tumbuh…dicabut, kucingnya sembuh… awal2 kira cm kebetulan, tp dah terjadi belasan kali, jd boleh disimpulkan bkn kebetulan lg…

  6. Negara lain udah ke bulan, bikin pesawat siluman, bikin kapal selam nuklir, bikin hyperloop sedangkan kita masih menyebar kebodohan takut dengan pohon pepaya.

    Lebayogas nanggung dosa dunia akhirat menyebarkan kedunguan massal.

    Nauzubillahiminzalik

    • Hehehe Redaksi Babe News omong2 situ sudah pernah ke luar pulau jawa atau ke luar negeri (pernah umroh atau haji termasuk hitungan jg)?

      Kalau pernah dan aware, maka akan ngerasakan aura tanah jawa itu berbeda. Kalau nggak aware berarti kurang terasah rasa .

Yuk Tinggalin Jejak Lads..