Kobayogas.com – Hola lads, salam geberrr… Meski trahnya skutik itu demi kenyamanan dan kemudahan, tapi performa mesin yang diusung juga dituntut untuk kompeten dan dapat diandalkan. Percuma model keren fitur bejibun kalau ga bisa lari atau ngeden di tanjakan hehe.. Malah kenceng saja tidak cukup, wajib irit juga! PCX 150 Lokal sebagai skutik elegan terbaru dari Honda memiliki senjata lengkap untuk mengimbangi pemain lama di kelas ini, Yamaha NMax.. mesin PCX bisa disebut konvensional alias tanpa adanya teknologi pengaturan katup variabel, sedangkan NMax sudah mengusung VVA (Variable Valve Actuation). Kalau iseng adu kencang PCX 150 lokal vs NMax versi data racelogic bagaimana? Wah ternyata bejaban alias imbang dan saling mengalahkan!

Adalah Otomotif yang melakukan test tersebut, tentu tidak diadu langsung head to head, melainkan menggunakan racelogic, device yang sudah jadi standar media internasional untuk mengumpulkan data data performa satu kendaraan, jadi bisa dibilang kompeten lah alat ini.  Data yang dihasilkan dari uji coba yang dilakukan Otomotif dengan motor terbaru Honda ini. Hasilnya sebagai berikut :

Data Honda new PCX 150

Data Tes:
0-60 km/jam: 5,2 detik
0-80 km/jam: 9,4 detik
0-100 km/jam: 17,2 detik
0-100 m: 7,8 detik (@73,9 km/jam)
0-201 m: 12,3 detik (@88,9 km/jam)
0-402 m: 19,7 detik (@103,9 km/jam)
Top speed di spidometer: 118 km/jam
Top speed di Racelogic: 111,2 km/jam

Itu adalah data dari All New PCX 150, performa yang dihasilkan cukup mengejutkan untuk sebuah matic dengan dimensi bongsor. Lantas bagaimana dengan Yamaha NMax? Berikut datanya yang juga dilakukan oleh Otomotif dengan menggunakan alat yang sama, Racelogic:

Data Yamaha NMax 155

Data akselerasi :
0-60 km/jam : 6,2 dtk
0-80 km/jam : 11,1 dtk
0-100 km/jam : 21,1 dtk
0-100 m : 8,6 dtk
0-201 m : 13 dtk
Top Speed (Spidometer) : 112 km/jam
Top Speed (Racelogic) 109,5 kpj
Konsumsi 48 km/liter

Jika melihat data, di kecepatan 0-60 kmph, 0-80 kmph, dan 0-100 kmph semua dimenangkan oleh All New PCX 150. Begitu juga di parameter akslerasi 0-100 meter dan 0-201 meter All New PCX Kembali unggul dari Nmax. Top speed All New PCX 150 mampu menembus angka 118 km/jam di speedo atau 111,2 km/jam versi race logic. Sementara Nmax hanya mencatatkan angka 112 km/jam di speedometer atau 109,5 kmph versi race logic. Namun dari keakuratan speedometer justru Nmax jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan All New PCX 150.

Pun begitu lads, ternyata ada data terbaru untuk Yamaha NMAX MY 2018, hasilnya adalah sebagai berikut.

Data Tes Yamaha NMAX MY 2018:

0-60 km/jam: 5,2 detik
0-80 km/jam: 9,3 detik
0-100 km/jam: 16,3 detik
0-100 m: 7,7 detik (@73,1 km/jam)
0-201 m: 12,1 detik (@88,1 km/jam)
0-402 m: 19,5 detik (@104,3 km/jam)
Top speed di spidometer: 121 km/jam
Top speed di Racelogic: 115,7 km/jam

Hasilnya? Ternyata NMax memang unggul tuh lads.. Nah ini kemungkinan besar hasil yang lebih valid, PCX memang kalah terutama dari 0 hingga 100km/jam, sisanya? tipis tipis. Tapi hasil tersebut justru jadi memperlihatkan kalau teknologi SOHC 2 katup “jadul” miliknya mampu menjabani VVA 4 katup milik NMax.. see pict, credit Tolet Teblum.

Data Tes adu kencang PCX 150 lokal vs NMAX MY 2018

test ride pcx lokal lagi

Kenapa bisa begitu? Apakah mesin PCX 150 lokal lebih baik dari NMax? Ya dan tidak, semua tergantung.. pada apa? Ya pada test-nya lah.. Pertama kedua test tidak disebutkan dilakukan pada jalan/ trek maupun waktu yang sama, kalau tester kemungkinan besar sih sama, yaitu Aant Mr. Testo. Bisa jadi saat test PCX cuaca mendukung, minim angin, cuaca tidak terlalu panas (kelembaban udara) atau di pagi hari. Ngaruh kang? Iya lah, hasil dyno test antara pagi, siang dan malam aja bisa berbeda kok meski di tempat dan unit yang sama.

Namun bisa disimpulkan juga kalau secara power delivery, All New PCX sangat efektif, jarak jarak dekat bisa terlihat akselerasinya yang cukup cepat. Tapi kalau jarak minimal 1 kilometer, KBY sih yakin NMax yang menang hehe..

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogasblog
  • YouTube channel: Yogas Kobayogas
  • Path: Yogas Kobayogas.com

<

171 KOMENTAR

  1. Padahal yg punya new pcx ga peduli juga kalo motornya lebih cepet nmax…krn bagi mereka itu ga penting

  2. ” Tapi kalau jarak minimal 1 kilometer, KBY sih yakin NMax yang menang hehe..”
    Ini yang saya suka dari mang kobay…lebih percaya sama feeling diri sendiri…

  3. Jujur gw sih ga peduli,
    Prinsip gw sih tetep, “lower your expectation, then nothing will let you down.”
    Gw beli pcx karena desain, udah itu aja, lainnya bonus aja.
    Ngarep bagasi muat helm fullface sih. Hasilnya? Helm zeus fullface gw ga muat n gw kecewa.

    Tapi emang power delivery PCX baru ini ga mengecewakan, jauh diatas bayangan gw. Temen gw pengguna nmax bilang kalo tarikan bawahnya enak bgt (nyobain di parkiran kantor) smooth dan ngisi torsinya.

    Ni hari ke 3 bawa PCX ke kantor, masalah jok keras ga masalah, 1 jam 10 menit perjalanan belom bikin pantat pegel atw panas. Kalo kata istri gw ibarat pake kasur orthopedic yg kerasnya extra firm, keras sih, tapi bangun tidur ga pegel2 malah nyaman.

    • Karena bentuknya menyokong bokong, itu yg bikin Dia gak pegel meski keras.. Tapi gw gak suka bungkus joknya, kayak gak nempel sama busanya, licin.. Plenyat plenyot

    • liat punya kawan yg waran hitam di parkiran,

      coba cubit bahan kulit jok, emang ngak nempel.

      dan ini motor lebih banyak dari pada mio s ( liat sekali doang, dah itu ngak pernah nonggol lagi)

      yg harganya lebi murah di area saya

  4. Seriously? Dulu Aerox 155 tipe S putih pernah di test juga di Youtube, channel nya otomotif juga kalo gak salah. Dapet 120km/jam lebih loh, kalo Nmax harusnya segitu bisa. Tapi ya pertimbangan berat juga sama faktor lain hehehe

    • aerox lebih lambat di awal tapi menang di akhir, mungkin beda rasio giginya (atau roller apalah, gak ngerti transmisi matic)?

    • Cek coba unggahan 22 maret
      Ko top speed nmax nyampe 121 torsi maks 14
      4
      Perasaan otomotif jg yg tes

  5. Next chance coba bikin versi kobayogas.com pinjem red painemnya sultan banaran vs si sniego, baru kami percaya ngeheheeheheee

  6. gada video dragnya kurang seru hehehe
    klo sm2 boncengan nmax dan pcx dr blkg
    pcx kliatan blesek kurang proposional
    apa karna banya kecil ya coba skali2 dipoto mang

    • Warung sebelah dah kayak tai.
      Ane ampe heran, komenan bisa pro semua.
      Eh ternyata, dideletin.
      Gandos cak, mbledos cicak bin kadal ????

      • Kadang ngakak liat komen* di sono, tapi malesin klo liat bc nya itu lagi itu lagi

        Wkwkwk, ay gk pernah komen di sono, cuma ngeliat doang bang, seneng nongkrong di sini

  7. Ubek2 situs otomotip
    Ama pengujian vario juga nmax paling lemot..
    Vario ama pcx mirip2 malah

    Nmax pengujian tahun 2015. Mr testo tb. 180cm bb. 77kg.
    Vario tahun 2015 . Mr. Testo tb 175cm. Bb no data.
    Pcx tahun 2018 Mr. Testo..tb ..bb…

    Beda rider, beda tempat ama waktu
    yg nmax Mr. testo yg 180cm wkwkwkw

    • ya sama aja kek Verza tembus 15dk dan OCB tembus 17.xdk… apa beda nya sih? realita dilapangan apa bener 15dk?

      klo OCB tembus 17.xdk, ngapain gnt mesin ke 14.77dk?

      • r25 tdk salah ketik om, casenya jelas beda.

        di bawa keluar ko toleransinya berubah

        itu casenya,

        kan r25 di test di ina teteap plg kecil tolereansinya.

        jelas permasalahanya beda.

        beda angka yach sama, tapi yg satu bisa salah ketik,

        yg satu setelah jalan jalan ke luar negeri , berubah

      • kan jelas permasalahany r25 berubah toleransi setelah tiba di jepang,

        bagi org teknik yg dicari akar permasalahnya,

        bukan realita setelah dijepang.

        apa karena beda suhu? ,

        beda temperature?

        ato setingan di kembalikan spt semula?

        kemudiain pembacaan spedo berubah?

        itu salah satu analisa,

        realitany setelah sampe di jepang, r25 berubah toleransi spedonya.

        ngerubah tolersnsi alat ukur bagi org programer kan kerjaan gampang

      • roy ngawur, mesin dyno mana dulu, ocb powernya dibawah ncb, ocb power di dynojet 250i cuma 13,5hp-14 hp, cbr k45a aja cuma 16.05 hp di dynojet masa ocb bisa lebih wkwk

      • roy

        verza lebih gede dari cbr?

        mana tau saya

        wong percetakan tdk bertanggung jawab terhadap hasil cetakan kok,

        kaya om roy ngak pernh salah ketik aja ( mungkin salah ketik)

        ymh juga pernah salah ketik data aisi kok,

        ngak usah heran.

        wong r25 di sunat aja ngak bilang bilang kok

      • @vega dan bdt

        lha klo Sena Ponda yg ngetest itu mesin Dyno apa? OCB tembus 17.8dk, Verza 15.2dk dan NVL tembus 15.2dk.

        Betoel?

      • OCB, k45A itu anugerah buat yang beli, terlepas dari kasus rangka yang banyak ngdeprok, itu mesin banyak yang disembunyiin kemampuannya sama AHM ga tau disengaja atau ga disengaja hihihihihihi

    • @bdt pertama cbr 250rr ckd/cbu dr indo? Soal penyimpangan speedo itu gampang buat d kalibrasi.
      Bisa aja settingan speedo honda japan & ahm beda. Tau sendiri rata2 simpangan speedo produk ahm d indo biasanya paling besar. Dgn alasan demi keamanan & keselamatan pengendaranya.

  8. Hasil yg ada itu realitanya..gk pake andai..kalau dsb. lagian sisi utamanya adalah kenyamanan bkn kecepatan

    • jadi lu percaya klo Verza itu 15dk lebih tinggi dari pada All New CBR 150 RR The DNA MotoGP DOHC Near Square Engine?

      • wkwk gua miris ama kasian ama si dakocan Roy, emang udah rahasia umum otak fby konslet dan ga nyambung

    • Si roy kl komen di warung manapun, pasti sewot sm DOHC DAGELANNYA AHM. makanya roy, jgn cuap” aj d mari. Cuap” noh le yamaha suruh bikin DOHC 150CC yg superior…..

      Ga keok” tuh si DOHC DAGELAN AHM di penjualan. Kan lu jadinya sewot mulu sm ngepbeha.

      Jangan SOHC kakek moyang jupitet MX di utak atik trus.

      Ngah ngah ngah

      • udh lu jawab aja… apakah lu percaya mesin Verza lebih unggul daripada mesin All New CBR?

        15.2dk Verza vs 14.77dk All New CBR

  9. Kejadiannya mirip satria fu injeksi vs sonic
    Padahal sy yakin fu pasti menang, tapi …. loh koq hasilnya sebaliknya

    Mirip pilpres kemaren, beda lembaga quick count, beda pula pemenangnya

    • sabar aja kang, tunggu aja tes oleh konsumen, baru bisa diambil kesimpulan, kalau ini masih kurang percaya, masa segitu lambatnya NMAX padahal udah vva dan 155 cc, sedangkan pcx cuma sohc 2 klep. kurang logis menurut gw

      • Betul. Kurang logis. Soalnya motor cina merek ayam mahal udah tabiatnya motor sewaan ke media dan bloger pasti udah di powerup .setelah nyampe konsumen dapetnya yg sunatan massal

    • Komparasi gak jadi masalah, ane bb 100+ Nmax gen awal bisa kok lebih dr 112, media sekarang kan katanya dipake corong sm itu

  10. Bingung juga.. Seperti halnya Vario 125 vs Xeon.. Dari data Otomotif, Vario semua menang.. Tapi giliran diadu oleh para blogers yg dengan berganti2an rider berulang-ulang Vario kalah telak.. Yah.. Kita lihat saja nanti, pasti akan ada Vlog2 yg bakal adu drag kedua motor ini.. Kalo memang nanti hasilnya beda sama data Otomotif, berarti bisa dibilang TIDAK BISA DIPERCAYA LAGI..

  11. Dari data di atas dpt ane simpulkan sbb:
    1. Pcx 150 menempuh jarak 402m sedangkan nmax 155 meempuh jarak 201m
    2. Pcx 150 top speed 118(111,2)kpj kemungkinan pada jarak 0-402m
    3. Nmax 155 top speed 112(109,5)kpj kemungkinan pada jarak 0-201m
    #Cmiiw
    ✌?

  12. Bingung juga.. Seperti halnya Vario 125 vs Xeon.. Dari data Otomotif Vario semua menang.. Tapi giliran diadu oleh para blogers yg dengan berganti2an rider berulang-ulang Vario kalah telak.. Yah.. Kita lihat saja nanti, pasti akan ada Vlog2 yg bakal adu drag kedua motor ini.. Kalo memang nanti hasilnya beda sama data Otomotif, berarti bisa dibilang TIDAK BISA DIPERCAYA LAGI..

  13. Ngah ngah ngah .saran saya buat tabloid otong ada motif. Segera di ulang uji coba sampe sesembahan baginda mazapahit menang. Biar di sebut tabloid netral

    Sekian. Ciao

  14. Lagian masak nmax standart mentok 112 kpj on spido. Yo dagelan. Kalo memang bobot rider yg dlu test beda sama yg sekarang tujuan nya apa. Yg dlu yg ngetest gajah biar top speed nya seolah olah lemot, yg sekarang yg ngetest ular kadot biar bisa terbang sekalian. Ane juga biasa dapet 120 kpj on spido. Berat ane juga 70 kg tinggi 175 cm.

  15. Ubek2 situs otomotif.
    Sama pengujian vario juga nmax paling lemot.
    Vario ama pcx mirip2 malah.

    Nmax pengujian tahun 2015. Mr testo tinggi 180cm berat badan 77kg.

    Vario tahun 2015 . Mr. Testo tinggi 175cm. Berat badan no data.

    Pcx tahun 2018 Mr. Testo..tinggi??? berat badan??? Tdk disebutkan

    Beda rider, beda tempat beda waktu.

    Giliran yg nmax diuji sama Mr. testo yg tinggi 180cm berat badan 77kg. Parah men.

    Bingung juga.. Seperti halnya Vario 125 vs Xeon.. Dari data Otomotif, Vario semua menang..
    Tapi giliran diadu oleh para bloggers yg dengan berganti2an rider berulang-ulang Vario kalah telak.. Yah.. Kita lihat saja nanti, pasti akan ada Vlog2 yg bakal adu drag kedua motor ini.. Kalo memang nanti hasilnya beda sama data Otomotif, berarti bisa dibilang TIDAK BISA DIPERCAYA LAGI..
    Mana etika Jurnalistik itu media? Sama aja kaya personal blogger “ternak” yg tdk pakai etika jurnalis!
    Miriplah sama media besar dan buzzer ternak di sosmed pendukung penguasa, selalu dimenangkan itu.

  16. ngeri juga performa mesin sohc 2 klepnya. “kalo bener” tapi. tapi kalo diliat emang mesin nmax diset powernya rendah banget, liat aja xmax 125 di eropa sana yang pake mesinnya lexy tapi power 15 PS. mungkin di “keep” buat next nmax, sama seperti OVI ke NVL yang naiknya cukup besar dengan basis mesin yang sama persis

  17. menurut mang kobay gimana performa dari kedua skutik tersebut? NMax kan punya, PCX juga pernah tes ride. bisa lah ngambil kesimpulan sementara berdasarkan feel ridingnya. apa sesuai dengan hasil tes tersebut atau sebaliknya?

  18. Merujuk pada tabloid OTOMOTIF Edisi 43 XXVII 07-13 Maret 2018 pada halaman 24-25, komparasi All New Honda PCX 150 Vs Yamaha NMAX. Data Honda New PCX 150 benar adanya,

    Data Tes Honda New PCX 150:
    0-60 km/jam: 5,2 detik
    0-80 km/jam: 9,4 detik
    0-100 km/jam: 17,2 detik
    0-100 m: 7,8 detik (@73,9 km/jam)
    0-201 m: 12,3 detik (@88,9 km/jam)
    0-402 m: 19,7 detik (@103,9 km/jam)
    Top speed di spidometer: 118 km/jam
    Top speed di Racelogic: 111,2 km/jam

    Data Yamaha NMAX yang dijabarkan juga tidak salah. Tapi sayangnya, sudah ada data terbaru untuk Yamaha NMAX MY 2018, hasilnya adalah sebagai berikut.

    Data Tes Yamaha NMAX MY 2018:
    0-60 km/jam: 5,2 detik
    0-80 km/jam: 9,3 detik
    0-100 km/jam: 16,3 detik
    0-100 m: 7,7 detik (@73,1 km/jam)
    0-201 m: 12,1 detik (@88,1 km/jam)
    0-402 m: 19,5 detik (@104,3 km/jam)
    Top speed di spidometer: 121 km/jam
    Top speed di Racelogic: 115,7 km/jam

    • 0-100 kmh nya beda hampir 1 detik lho… 1 detik di 100 kmh itu sekitar 27.7 meter. Dari itu aja kelihatan beda performanya… Kang Kobay ngopay dulu lah… VVA kan buat ngejar putaran 6000 ++ kompensasi dari profil cam yang orientasi di bawah 6000. Kalau speed bawah mid kan tergantung variator dan setting desain engineer nya. Tapi kayaknya memang angka segitu antara nmax dan pcx titik optimal performa dan kenyamanan matic masih bisa imbang.

      • Jadi walaupun ga sebesar 27.7 meter beda jaraknya, karena beda jarak 27.7 meter hanya jika lawannya 0 kmh. Tapi setidaknya jaraknya lumayan, karena hampir di detik berikutnya baru pcx 100 kmh (asumsi 100 kmh nya racelogic yah…) kalau bawah tengah sama wajar lah kang… masing masing sudah all out. Tapi di atas ya VVA berbicara, pasti beda, signifikan? Relatif xxx gitu kang… ojo lali ngopay kang kobay ya…

      • nmax tuh emang setelan powernya rendah bay, liat mesin 125 cc vva matic yamaha di eropa sono bisa tembus 10,5 kw @8750 rpm, yg di Indonesia udah 155 cc aja cuma 11 kw@8000 rpm. mungkin next nmax posisi power maxnya di rpm yg lebih tinggi, otomatis power juga naik. misalnya 12 kw @9000 rpm.

        yang pasti tunability mesin 155 cc VVA mereka tinggi lah, liat aja bisa sampe 19,3 PS.

    • 0-100 m: 7,8 detik (@73,9 km/jam
      0-100 m: 7,7 detik (@73,1 km/jam)

      Kok.Bisa ???
      Teori kontrasepsi mamarica wahyudi ilumomati

      • akselerasi jarak 0-100 m, 0-402 m gak bisa dibandingin kaya gitu tong. dari data jelas nmax narik lebih kuat di 0-60 km/h, dari detik2 awal sampai 7,7 detik kecepatan nmax selalu di atas pcx makannya mencapai 100 m lebih dulu. efeknya ya kecepatan gak perlu sampai 73,9 km/h sudah mencapai jarak 100 m.

        situ kurang piknik nih, liat tuh di youtube banyak banget hasil tes akselerasi menggunakan race logic yang hasilnya seperti ini.

      • Duh ngetik ampe panjang amat tong ??
        Data 0-60 itu sama 5.2 detik ya tong
        Jadi data yg dipake yg mana dulu tong buat dukungan teori si otong ?
        Makanya ngelem dan micinnya dikurangi ya tong biar ga siwir dan cepat sembuh 😆

      • ingat ini ngomongin jarak ya. nih rumus dasar jarak tempuh,
        kecepatan dikalikan dengan waktu. biar enggak lupa pelajaran SD. ngah ngah ngah, diskusi sama terbelakang susah juga yak

      • nmax dan pcx 0-60 km/jam sama 5,2 detik. tapi gw berani jamin nmax tetap di depan pcx kalau di adu sebelahan, mungkin pas dilihat dari waktu dan kecepatan 0-100 m.

        kalo masih enggak paham, yowes, jgn salahin gw situ terbelakang

      • masih bingung kenapa nmax bisa mencapai 100 meter lebih cepat padahal kecepatannya lebih rendah dari pcx? wkwkwkwkw ngakak gw. belajar fisika dikit lah gan, yg dasar aja, kinematika gerak lurus. ngah ngah ngah ngah ngah

      • Ngakakssss..
        Lemnya diminum ya tong ???
        Kinematika gerak lurus vt=vo+at
        Diitung dulu tong pk jari kaki, klo kurang pinjem am temen sepermainlem 😆
        Kemungkinan vt lebih kecil bisa finish duluan adalah testernya “LUPA” ngurut gas lg setelah 70an kpj alias aksel nya 0 atau bahkan minus…
        Dan RIPlogicnya kok VVA akselnya bisa 0 di v 70 kpj 😆
        Hayuu tanya kenapa otong yg smart ???

  19. Ceuk saya mah mang…
    Ceuk saya nyak…
    Kalo mesin emang teknologi mah nmax yg menang, tp kalo performa mah beti alias beda tipis yg pasti nmax lebih powerfull walaupun beti.
    Mungkin Honda mikir nya pasar Maxi skutik 150cc utk org ekonomi menengah yg ingin tampil rada glamor saeutik, to masih mikirin harga sparepart, ongkos service, Dan resalle value.
    Jd atas dasar itu Honda bikin mesin PCX yg kaya sekarang ini.
    Bayangin kalo jeroan mesin rusak, harga buat benerin n ganti sparepart mesin yg di pake PCX 2klep vs nmax VVA + 4 klep.
    Kalo benerin nmax harus ngerogoh kocek lebih buat benerin VVA + tambahan 2 klep+per dibanding pcx.

    Kesimpulan nya VVA+4klep dengan performa beti, menurut ane sih cuma gimmick doank utk supaya jualan nya lebih laku, supaya bisa bersaing sama pabrikan sebelah..
    IMHO…

    • tuh yg ngetes dari otomotip ada bikin catatan yg sehubungan ama vva
      nmax —>Namun ada suara sedikit ‘ngorok’ saat gaspol.

      PCX—>

      Perlakukan cara buka gas juga mesti dicatat, terutama di kecepatan menengah ke atas.

      Lebih pas jika diurut.
      Pasalnya, jika gas langsung dibuka mentok justru serasa kosong dulu.

      Apalagi saat berboncengan lebih terasa lagi jedanya.

    • Hati* kang, mun ceuk fb(sebut saja fby akut bukan yg open minded) si nmax ini masih bisa di optimalkan, wong mesin na oge salome jeung r15(padahal head ampe silinder + vva na hungkul), tapi nu jadi pertanyaan apa si pcx geus nyampe batas aman tuning na atw bisa di optimalkan deui, tapi balik k kodratna sih, matik untuk kenyamanan dan fungsionalitas, tapi ceuk logika nu itu mah matik kudu kenceng.. wkwkwk

      • Nyak bener mang satuju lah, Ari matik gambot mah lain keur kekebutan ato balapan (da moto GP wae balapan make motor fairing lain ku skutik).
        NU penting nyaman, butuh Tanaga keur nyalip Aya, sanajan teu gede2 pisan NU penting mah Tanaga na cukup, ulah ngerakeun.

        Sigana mah PCX make basic mesin PCX lama (Vario) tp Aya saeutik perubahan Jeung peningkatan material ambeh Tanaga na Leuwih gede.
        jadi kemungkinan bisa di tuning meh Leuwih ajib Tanaga na..

    • coba bandingin harga spare partnya per item sapa yang lebih murah
      sama ongkos bengkel
      ga bisa dibilang teknnologi lebih sederhana maka perbaikannya lebih murah
      kalo bicarain pake spare part KW ya mungkin tapi kalo sama2 ori ya lain cerita

      • Ini juga setuju, emang banyak variabel yang menentukan, misal klep in pcx yg jumlah nya satu bisa lebih mahal dibanding 2 klep in nmax berukuran lebih kecil, tapi gak tau juga sih, males baca katalog…. Wkwkwk

    • Iya sama kaya cbr150 nambah camshaft 1 tapi performa masih dibawah yang single camshaft.cuma buang” duit kalo sampe mesin rusak.

      • Yup, balik lagi ke dasar perancangan mesin, entah yg double cam overstroke yg terlalu diperuntukkan buat harian dan juga si single cam over stroke yg emang dibuat agar bisa di tune segila mungkin

        Tapi klo menurut kacamata awam saya, kualitas material juga berpengaruh, percuma double cam overstroke klo di tune up dikit jebol atw emang tujuan awalnya memang bukan dibuat untuk di tune se maksimal mungkin, tapi cuma tune ringan buat harian, cuma engineer yg bikinnya yg tau… Wkwkwk

  20. baca2 artikel otomotip ada catatan buat dua2nya dari mr. testo.

    NMax 155
    ===
    Namun ada suara sedikit ‘ngorok’ saat gaspol.
    ===

    PCX
    ====
    Perlakukan cara buka gas juga mesti dicatat, terutama di kecepatan menengah ke atas.

    Lebih pas jika diurut.
    Pasalnya, jika gas langsung dibuka mentok justru serasa kosong dulu.

    Apalagi saat berboncengan lebih terasa lagi jedanya.
    =====

  21. Kalau lihat mesin N MAx punya potensi mendekati adi 19,3ps malah kan mirip dengan R155 VVA. Karena N MAx keluar sudah lama dan tahun ini cuma facelit ringan. New N Max yg sebenerannya bisa diset power lebih tinggi.

    Sedang pcx lokal menurut saya karena mesin sohc cuma 2 klep dan cc 150 sudah dimentokin powernya untuk mendekati N Max sat ini kecuali pake mesin dohc overstroke cbr150 yg saat ini punya power 17ps.

      • hayalan fby itu kang. biarin aja biar happy wkwkwwk.. Power delivery matic kok d samain Kopling.. Udh jelas r15 pake rantai, nmax pake belt. wkekwk Mana Munkin 19ps. ngaco hahaha getarannya Mau segimana itu yak kang, nmax skrng aja Udh bkin Kesemutan apalagi 19ps ( mustahil ) pasti Pantat keram tiap menitnya.
        suka bingung sama orng yg katanya Paham Teknologi tp asbun. atau cuma ikut”an ya biat keliatan Pintet hehehehehhe

      • Wkwkwk, baru tadi pagi saya komen klo fby bilang nmax bisa se powerfull r155

        @evan r

        Kan yang penting powerfull bang ?? #lirik vixion reguler

    • @evan r

      Belt sama rantai kaga mengaruhin ukuran power.power asalnya dari mesin bukan dari transmisi. Mobil cvt sama manual aja powenya bisa sama kok

      • Yup memang beda delivery powernya tapi secara head sampai silinder + vva nya plek sama, tapi konstruksi mesin beda, satu tidur ama satunya tegak, itu ngaruh gak sih bang ke performa atw power yg di hasilkan?

        Oh iya, settingan ecu juga mungkin beda ya, yg sport ngejar power yg metik ngejar irit

      • ukuran klep nmax sama r15 beda ga sama plek. bentuk cam juga pasti beda soalnya tenaga r15 keluar di 11000rpm nmax di 8000rpm jadi power pasti beda.kalo disamain juga pasti banyak yang dirubah kaya cvt harus disesuain, dan pastinya gak selera semua orang matic yang tenaganya keluar diatas doang. kalo soal mesin tidur sama tegak sih kurang tau ya. soanya porsche juga pake mesin tidur buat supercar nya jadi kalo dibilang mesin tidur kalah dari tegak ya belum tentu

      • Porsche itu mesin boxer.. Skutik Ada yg boxer? Setau ay Cuma BMW GS yang boxer…

        Kalau ukurannya sama sama 1 silinder ya gw pegang yg tegak/miring.. Hehe..

      • @prius

        Hehehe, ternyata ada beda juga ya, ai kira sama plek ?

        Bisa di bilang boxer mungkin klo silindernya lebih dari satu, iya misal bmw gs atw hp2 yg silinder nya dua biji, oh iya subaru juga ciri khas nya mesin boxer, juga penempatannya yg miring kebsamping, bukan lurus ke depan… Cmiiw

  22. bedanya ga pake vva berasa kalo putaran atas
    sesuai catatan mr aan di artikel pcx
    Perlakukan cara buka gas juga mesti dicatat, terutama di kecepatan menengah ke atas.
    Lebih pas jika diurut.
    Pasalnya, jika gas langsung dibuka mentok justru serasa kosong dulu.
    Apalagi saat berboncengan lebih terasa lagi jedanya.

  23. bakar warungnya!!!!

    rame bner nih…..

    ayo FBY beli NMAX nya, jangan sampe market sharenya keambil, kalo sampe marker share nya NMAX turun zuragan bisa bingung cari alesan buat boz nya tuh, masa shitting delman lg???

    • blunder aja PCX jual keunggulan performa ama negasi fitur VVA
      tonjolin aja kelebihan fitur yg laen

      kalo istilah om Leo
      hukum fisika dasar versus hukum marketing

      • Bicara spek di atas kertas gakan boong memang, tapi begitu di atas aspal apapun bisa terjadi.. Bobot, friksi, loss power delivery, grip ban.. Itu semua diluar kendali rider..

        Tapi setuju, konyol kalau ceritanya jual Teknologi mesin konvensional vs pengaturan katup variable..

        Kaya agya vs brio satya.. Konvensional vs i-VTEC

      • gw sih yakin yg koar2 belom pada nyobain PCX baru, gw yakin 1000% PCX kalah kenceng kalo tracknya jauh, cuma power delivery dibawahnya itu lho.

        beberapa komen bilang, percuma posisi nyaman, tapi ngeden. kenyataannya tarikan awal sama kaya NMAX (bahkan kata pengguna nmax di kantor gw malah lebih smooth), baru dah pada koar2 top speed.

        dan yang bilang PCX leg room nya lebih pendek dari Nmax pasti belom pernah liat n naikin PCX baru.

        makanya coba dong, jangan kritik doang, toh Nmax juga ga pada beli kan? kan nunggu versi Update karena kata zuragan PCX full fitur adalah kemenangan konsumen, SO yg beli Nmax sekarang dibodoh2in karena fiturnya banyak kurang. #RIPLOGIC

      • Putaran bawah jg ga yakin picek bisa menang..
        Soalnya kalah torsi dan ban picek lebih gede..
        Kalau cuma lihat spido merasakan power delivery maka saya perlu ucapkan selamat anda tertipu spido oondah 😆

      • Legroom tergantung ergonomi user sih, kalo di ai new pcx mentok betis soalnya walau tinggi cuman 177 tapi kaki ai termasuk panjang

      • @kompor, feel aja sih, kalo power delivery, gw jarang liat speedo sih, ya kalo ga percaya feel pribadi, ga percaya speedo n ga percaya race logic, terus percaya apa?

        lah, kata pensboi sonoh, ban 14 bikin cepet ngacir tuh, trs yang bener yang mana ni? ayo distandarin dulu BCnya.

      • @robotic

        Percayalah ama nalar dan logika..
        Klo mo ngomongin feeling ke gw
        Maaf om saya sudah ada yg punya 😆

        Ban 14 bisa.lebih ngacir dr 13 ?
        Seperti nya perlu saya ucapkan selamat.sekali lagi feeling anda telah dilukai oleh oondah

  24. Shock bengkok mana beritanya bro, ngoahahahah…. pasti ga bakal diberitakan di blog kaya begian sesuai komando bos besar…. ngoahaha

  25. Postingan gw dihapus nanyain soal shock miring koq ga pernah dibahas … ngoahahahah… komandan marah ya bro…

      • Weissss, angkat tangan ane bos. akhirnya kang kobay buka suara soal shock miring pcx. TOP DAH…. ga kayak 2 blog ngetop lainnya yg mingkem mulu…. gw uda stop liat blog mereka, mending ikutin kang kobay aja skrg…

        Soal kehapus, krn gw refresh ampe 3x komennya msh ilang dan abis gw posting komen terakhir tiba2 nongol lagi. Ane minta maap kalau soal ini ya…

  26. apaan pcx lokal nyaman???? bah…masih nyaman yang vietnam lah
    baru coba kemaren pcx lokal, jok keras suspensi 11-12 ama nmax lama
    hahaha kalo yg tinggi diatas 170cm masih nyaman nmax, kecuali yg agak2 kerdil pas lah tuh ama pcx
    sorry gw bukan fans nmax atau pcx,
    adanya cuman burgman 200, gak pasaran , enak , tenaga joss

Yuk Tinggalin Jejak Lads..

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.