Kobayogas.com – Hola lads, salam merinding.. Kisah misteri tiap malam jumat yaitu Merinding Series kembali hadir. Kisah ini merupakan kisah misteri yang dialami oleh biker maupun driver, sisi lain dari dunia otomotif. Sudah siap membaca kisah baru kiriman pembaca blog ini? Well, jangan lupa kunci rapat rapat pintu dan jendela.. Ini Dia kisah Hantu Pocong Kali Konto!geberrr..

Kontributor: Anas Amrulloh. Editor: Kobayogas

Malam telah menjelang, kakakku sebut saja namanya Hono pulang dari koramil. Siang tadi ia habis menyurvei daerah tambang pasir di sekitaran kaki gunung daerah Mediri. Kebetulan tugas piket saat itu tak perlu sampai pagi. Walhasil. Mas Hono memilih untuk pulang. Beberapa teman pengganti tugas  piket bilang, “Melekan kene wae no, wes bengi lo..”  (begadang sini saja No, sudah malam). Tapi Mas Hono lebih memilih untuk pulang dari pada begadang di koramil. Ia inget si kecil dan istri sudah menunggu di rumah.

Malam itu, tak seperti biasa, suasana senyap karena hujan yang turun sebelumnya, menambah kesan hening di setiap jalanan yang disusuri. Perbatasan antar Kabupaten Malang dan Kediri menyusuri jalanan desa yg sepi dan area hutan dan bersebelahan dengan kali Konto.

Saat menemui jalanan menanjak, keanehan terjadi, mas Hono merasa bahwa motor melaju sedikit berat, namun beberapa saat kemudian mas hono melihat seutas tali berwarna putih seperti mengibas pada sebuah ranting pohon. Mencoba tak menghiraukan mas Hono tetap melajukan kendaraannya. Namun lepas itu perasaan tak biasa muncul, sontak ada rasa aneh menghinggapi, saat tiba di satu tikungan ia melihat sehelai kain yg amat panjang!
Kaget bercampur panik, pada ujung kain yang tergantung di sebuah pohon itu ada mata yg menyorot berwarna merah mengamati dirinya! Pocong! Teriaknya dalam hati.. Dalam kengerian tersebut Mas Hono kemudian berdoa mengucap solawat pada peristiwa yang dialaminya. Gas motor supranya ia puntir hingga habis namun sang motor tak dapat melaju! Seperti ada beban luar biasa berat dipikulnya. Akhirnya ia hanya pasrah dan tetap melajukan motornya yang berat dengan berharap kejadian tersebut segera berlalu.
Alhamdulillah, setelah teror yang terasa sangat lama tersebut akhirnya ia menemukan pedesaan juga, ada pos yang ramai oleh anak muda yang sedang berjaga menunggui truk pasir yg hendak ke kali Konto.
“Ada apa mas, “tanya beberapa pemuda.
Mas Hono masih dengan perasaan yg bercampur dan belum tenang menjawab.
“tak apa mas, dijahili yg nunggu hutan barusan”.
“wah hati2 mas, daerah situ terkenal banyak yang jahili kalo malam. Sampean termasuk berani mas, malah dulu ada orang luar kota yg lewat situ, tidak tahu sampai motornya ditinggal gitu aja. Keesokan harinya motor ditemukan warga sekitar sampai pihak keluarga yg mengambil keesokannya. “
Mas Hono merasa tenang menemukan keramaian tersebut, setelah merasa enakan, ia melanjutkan perjalanan. Sampai di rumah ia ceritakan peristiwa itu pd keluarga termasuk kepadaku.
Setidaknya, ada pelajaran yg bisa kita ambil, kita tak perlu memaksakan diri utk menyusuri jalan ketika kita tdk tenang, apalagi keadaannya lelah sehabis beraktivitas. Wallahualam bishawab

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogasblog
  • YouTube channel: Yogas Kobayogas
  • Path: Yogas Kobayogas.com

<

28 KOMENTAR

  1. Yes pertalite, atas ane pertamax. Yaps kali konto terkenal mistis emang mang. Percaya gak percaya sih, emang kalo hati gak tenang, nglintasi arah malang yg sebelahan sungai konto y kudu hati2, ama yg terliat dan gak. Matur nuhun uda berbagai.

  2. Seumur umur belum pernah liat gituan…
    Kira2 ada cara paling mudah gak buat liat gituan…
    Kapan hari ngecek batu Nisan kakek yg sdh diganti tp bisanya malem. Krn juru kunci gak dateng2 ya akhirnya masuk kuburan dewe.
    Ya udah ane pikir cuma perasaan aja jgn under aja lawan gituan…yg serem cuma rumah keranda aja sama heningnya kuburan…lainya normal.

    Intinya kalo gak konek sama hal2 ghaib ya nglewes aja kayak saya…wkwwkwk…

  3. Pernah dengerin cerita anak buah saya wktu pengeboran di Cepu..
    Mereka pernah dilewatin keranda terbang dsb waktu lewat hutan..
    Malem2 habis liat progres bor2an. Pengen pulang ke mes..sepanjang jalan bukan hal mistis yg saya rasakan, saya cuma pengen ketemu lampu pemotor trus bisa di barengin…wkwkwk…akhirnya ketemu kendaraan lain yg sama2 Doublecabnya…ya wes bareng sampe kota.hahaha..

      • @sue bentar2, rada rancu juga penggunaan pake kata2 “Karyawan”/”Pegawai” saya, kesan nya si Miko ini yg nge Gaji “Karyawan” tsb, pdhl mgkn si Miko itu sbg Supervisor, Manager atau yg lain, tp bukan yg nge Gaji, gtu aja sih,

  4. 2 kali kediri-malang dalam keadaan gelap, ngeri memang jalan gelap gak ada penerangan sama sekali jalan naik turun penuh tikungan, gak berani tengak tengok takut ketemu barang ghoib dan begal tentunya

  5. Untung aja namanya kali konto.. klo namanya nambah “L” dibelakangnya, bisa2 lebih nakutin.. 🙁

Yuk Tinggalin Jejak Lads..

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.