Kawasaki Ninja 250 2 Silinder Supercharger, Upaya Kawasaki Menjegal CBR250RR?

Kobayogas.Com – Hola lads, salam geber.. Hot gosip bahwa Kawasaki Ninja 250 terbaru memiliki kode H pada produknya.. Indikasi sebagai supercharger tertanam di mesinnya? Mengapa Kawasaki memutuskan menggunakannya? Lalu bagaimana prediksi harga dari Kawasaki Ninja 250 2 silinder supercharger ini?

kawasaki ninja 250 SS

Bicara power, bagi penyuka mesin naturally aspirated, penambahan force induction untuk menaikkan tenaga bisa dikatakan haram dilakukan, bagi mereka menaikkan tenaga secara natural tanpa turbo ataupun supercharger itu lebih elegan, lebih nyeni, lebih menantang dan tentunya lebih fair! Karena menurut mereka, nambah power pakai turbo atau supercharger ya cara yang instant, tinggal install, naik sekian dk, selesai! Siapapun bisa!

Ya selera masing masing sih, menaikkan performa pada mesin naturally aspirated memang bisa dibilang lebih rumit dan jelimet perhitungannya. Sebenarnya turbo atau supercharger juga gak semudah itu, tetap butuh perhitungan matang agar mesin tetap mumpuni ketika sang force induction tersebut aktif.. salah install ya mesin bisa meleduk!

baca juga: Mengenal Teknologi Peningkat Performa Kendaraa Sekaligus Efisien

new kawasaki ninja 250FI

Tapi tren kendaraan ke depannya, sementara ini di roda empat sih ng-hype nya, memang akan menggunakan rumah keong tersebut lads.. Dimensi turbo yang makin kesini makin compact alias kecil dengan hasil/output yang nyaris sama dengan dimensi yang lebih besar dipilih karena selain dapat membuat tenaga yang besar pada mesin berkapasitas kecil, efisiensi bbm juga dapat.. Pabrikan mobil seperti BMW dan Honda saja sampai tertarik pakai turbo padahal keduanya dikenal setia dengan mesin n/a…

kawasaki-ninja-supercharger

Sepertinya itulah yang dicari oleh Kawasaki dengan Kawasaki Ninja 250 2 silinder supercharger.. Tapi mengapa supercharger? Sepertinya Kawasaki tidak ingin adanya gejala Turbo Lag seperti yang biasa terjadi pada mesin berturbo..meski lag tersebut sudah sangat minim di turbo pada roda empat berkat adanya teknologi Variable Geometri Turbo (VGT) maupun Variable Nozzle Turbo (VNT).

Secara singkat, prinsip kerja Supercharger dengan Turbocharger mirip-mirip, hanya jika turbo memanfaatkan gas buang untuk memutar turbin-nya, maka supercharger tidak butuh itu, turbin selalu berputar dengan bantuan pulley dan belt yang menyatu dengan mesin, sehingga kapanpun dibutuhkan, tenaga (pasokan udara) akan selalu ada, sesuai dengan putaran mesin. Tidak ada lag.. Kelemahannya, karena “menyatu” dengan kinerja mesin, maka otomatis kerja mesinpun biasanya akan lebih berat. Artinya jika material gak bagus, keausan atau fatigue parts bisa terjadi lebih cepat.

Pilihan instan ini mungkin yang jadi senjata rahasia Kawasaki terhadap Ninja 250 terbaru, mengingat kompetitor seperti Yamaha R25 apalagi CBR250RR sudah memiliki spesifikasi yang bisa dikatakan jauh di depan, menciptakan Kawasaki Ninja 250 2 silinder supercharger untuk mengatrol tenaga mesin bisa menjadi langkah yang efisien dibandingkan mesin naturally aspirated dengan jumlah silinder 4 buah..

new kawasaki ninja 250 1

Tapi manapun yang digunakan intinya adalah sama, antara supercharger dengan turbo sama sama menghasilkan tenaga instan dibandingkan dengan tuning ala naturally aspirated engine.. So mungkin Kawasaki Ninja 250 2 silinder supercharger menggunakan supercharger biar gak banyak riset tapi tenaga naik sekitar 6-8dk kompetitor langsung nangkarak kayak kecoak tebalik hehe. Nah karena kualitas material harus kelas wahid, pertanyaannya tinggal satu, dapatkan Ninja 250 supercharger dijual affordable?

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogas
  • YouTube channel: Yogas Kobayogas
  • Path: Yogas Kobayogas.com

<

About these ads

About Kobayogas

Seorang kuli di dunia asuransi, pencinta otomotif motor dan mobil sejak kecil, oleh rekan rekan dijuluki blogger motor dan blogger mobil
This entry was posted in Hot Gossip, Kawasaki and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

113 Responses to Kawasaki Ninja 250 2 Silinder Supercharger, Upaya Kawasaki Menjegal CBR250RR?

  1. user motor anyar says:

    Mahallll

  2. wawan s says:

    Hahaha….gak fair, gak apple to apple, gak pen to pen nih. Itu sih teknologi melarikan diri dari kompetisi. Dan klo pun bnar direalisasikan sm kawasaki, smg gak lolos homologasi balap apapun klo bkn spek n/a

    • Robert says:

      Honda CX500 Turbo (1982) , Honda CX650 Turbo (1983), Honda NR250, Honda VT250FTC, Kawasaki ZX750 Turbo (1983), Suzuki XN85 Turbo (1983) & Yamaha XJ650 Seca Turbo (1984) itu semua lari dari kompetisi?

      Nissan Skyline GTR R32 yang memporak-poranda khan kelas balap GT dengan mesin cc lebih kecil berturbo dan 4wd juga lari dari kompetisi?

      klo apa-apa gak boleh, ntar seperti FIM yang gak bolehin motor berturbo dan berpiston oval berlaga di motoGP yang saat itu NR250 Turbo 4tak mencoba bersaing dengan motor 250cc 2 tak?

      klo apa-apa gak boleh, ntar seperti FIA yang ngeBAN Mazda bermesin rotary karena menang LeMans 24H sedangkan yang lain bermesin piston – walau sekarang boleh lagi berlaga tapi momen tersebut sudah gak bisa di lanjut lagi, ketika mazda gak produksi mesin mobil rotary T_T

      klo apa-apa gak boleh, ntar seperti pemerintah Jepang yang gak ngijinin Honda jualan VT250FTC karena over power (53 PS @ 12.500 RPM yang hasil detune dari 90 PS @ 11.500 RPM)

    • kucingterbangtinggi says:

      setiap pabrikan emang punya strategi sendiri sih gan buat mengahadapi kompetisi, kalau contoh melarikan diri sih mungkin kaya honda discontinue CBR600RR dengan alasan riset nya mahal buat bikin euro4 compliance engine, tapi masa pabrikan segede honda mikirin mahal bikin euro4 compliance engine. kalau bener bener pakai turbo kan kita sebagai konsumen yang diuntungkan bisa nyobain motor 250cc pke turbo, yang ga diuntungkan ya mungkin honda, kartu as sudah keluar yah malah ditampok sama mesin ninja generasi baru pakai turbo.

      tapi biasanya pabrikan paling serem itu sih kawasaki diam diam ada aja kejutan nya.

  3. Argoz says:

    Ninja 300 emang brp dk mang,,ap ntar ga kesalip tu sm yg 250cc supercharger tenaganya,,, ap mngkn ntar ada jga 300cc supercharger

  4. sucahyo says:

    Resiko ngelitik jauh lebih besar kalau pakai supercharger. kalau sudah produksi mungkin bakalan ada yang menyediakan kit untuk motor yang sudah ada.

    https://kupasmotor.wordpress.com/2016/11/26/teknik-memperbaiki-kualitas-video-rekaman-action-camera-atau-hp-dan-alasan-mengapa-xiami-yi-lebih-baik-daripada-go-pro/

  5. unyu2 says:

    nyimak dulu

  6. randy says:

    G mgkn itw kang. Org turbo garret Yg bgus bwt mtor hrganya aj ud 11Jt. Sma pnyesuaian y anggplah 30jt? L mtornya mw djual brp? 85jt ke atas???😨😨😨😨

  7. Anonymous Rider says:

    Klo supercharger yg udah pasti cuma harganya.. minimal di angka 80jt an. (Bisa lebih, mengingat gap harga ZX10R vs H2)

  8. jarwo says:

    Saya suka keong racun,dan lagi setelah gagal meredam cbr dengan ninja 4 silit sekarang hot isu mau menjegal cbr pakai turbo mungkin empat biji turbo langsung.sudahlah jangn mau di bohongi pakai 4 silit atau turbo 4 biji 😂

  9. rifz says:

    ada yang murah loh, tu kemarin yamaha keluarin vixion dengan supercharger cuma nambah 1,5 juta
    wkwkwkwkw

  10. nanang says:

    “nangkarak kayak kecoak tebalik hehe” kampret lo bang 😀

    ngakak jadinya

  11. addicz says:

    Yang penting pake Ninja lebih punya pride lebih tinggi daripada naik Ceboker buatan Ngahaem Ngondah. Desain long last, keren. Cewek2 pasti ketipu, walau muka pas2an, burung kecil. Dengan naik Ninja, Persentase kegantengan bakal naik 1000%, walaupun tidak menaikan persentase Rupiah dalam dompet dan kemaluan pemilik Ninja. Meski bukan yang tercepat, yang penting Ninja.
    Ngoahahaha 😂 😂 😂 😂 😂 😂 😂 😂 😂 😂

    • naruto says:

      jarene ra Ninja ra biso di cinta
      ngoahahahaha

      • addicz says:

        Ngoahahaha. Yang penting Ninja. Belinya pake duit jual sawah bapake. Isi pertamax kalau di boncengin cewek doang. Selebihnya cukup premium saja. Kalau ketahuan tinggal bilang,’ kita lagi test kok say ‘. Jangan sampai ketahuin dompet lagi kembang kempis senen kemis. Ngoahahaha

      • naruto says:

        @addicz
        ya suka-suka lah boss.. mau beli pakek duit hasil jual sawah kek, rumah kek lha itu kan urusan dia.. kenapa ente yang sewot??
        ngoahahahahaha
        sing penting Ninja !!
        sirik tanda tak mampu lohhh 😂😂😂

  12. s0erya says:

    honda pintar sekali mematok hrga cbr250rr ini, AHM memproduksi cbr disaat yang tepat saya rasa, mreka terlihat sangat siap! Beda dengan pertama kali mlahirin cbr150 dlu!

  13. Robert says:

    Back to 80’s, motor ber-charged eh, klo slot ngecharge HaPe mah udah ya, wkwkwkwkw

    jadi ingat VT250FTC, (bayangin VTR250 ber-Turbo) yang bisa nembus 90 PS @ 11.500 RPM tapi gak boleh jualan ama pemerintah Jepang saat itu…

    • addicz says:

      Halah, itu cuman ecek2. Gak apa2nya dengan Kawasaki. Ingat Kawasaki itu pabrikan yang di segani di Jepang. Kawasaki juga bisa buat pesawat dan Kereta cepat. Kawasaki motor itu cuman sebagian kecil dari usaha Kawasaki. Dengan modal yang berlimpah, jangankan motor ber twin turbo. Ninja dengan pantograph pun akan dibuatkan Kawasaki. Bisa jalan di rel kereta. Honda mah cukup Mbit stress saja.

      • Prend says:

        Duit berlimpah kok gak berani turun di motogp?

      • Robert says:

        @addicz modal minta ama divisi lain? mau gak yah? ibarat kata Yamaha Motor minta moda ama Yamaha Music, mau gak yah? emang tiap even Yamaha Motor selalu kerjasama untuk sediain alat musik dan sound system itu harus dari Yamaha Musik? hahahaha

        @Prend wew, klo saya sih mau nanya ke BMW, kok turun di MotoGP? BMW Motor ada, teknologi F1 ada, kok gak turun di MotoGP ya? wkwkwkwkwk

    • kucingterbangtinggi says:

      BMW dan Triumph juga ga ikut motogp tuh gan, malah kalau BMW sma Triumph terjun ke Motogp bisa kocar kacir kali dominasi honda, bukan berarti ga turun ke Motogp jelek kali.

      • Kobayogas says:

        Wah kalau Honda aja kocar kacir gimana yg laen Mang… Wkww

      • vario125 says:

        walah malah ngomongin triumph. gak tau ya kalo merk asal inggris ini udah di beli india hahahahhah. biayai diri sendiri aja gak mampu kok mau ikutan motogp

      • Robert says:

        bener!!! Klo Triumph yang turun gw percaya Honda kocar-kacir wkwkwkwkwkwkwkwk

        jangankan Honda, yang lain juga kocar-kacir wkwkwkwkwkwk

        #triumphturun

  14. Ahmad says:

    kalo beneran bakal terbuka pasar super mini hyperbike nih haha

  15. ardiantoyugo says:

    perawatan supercharger gimana tuh…

    Yamaha R25 2017: http://wp.me/p7LBn5-2eX

  16. addicz says:

    Ngoahahaha. Yang penting Ninja. Belinya pake duit jual sawah bapake. Isi pertamax kalau di boncengin cewek doang. Selebihnya cukup premium saja. Kalau ketahuan tinggal bilang,’ kita lagi test kok say ‘. Jangan sampai ketahuin dompet lagi kembang kempis senen kemis. Ngoahahaha

  17. motorku.id says:

    wih…bisa nge charge hp cepet dong om….kan supercharger…wkwkw….wah gegara CBR250RR semua jadi nambah fitur kalo gini….sip lah konsumen diuntungkan, asal harga bersahabat

    Review Nut Mini Smarttracker by Lenovo, Gak Takut Lagi Kehilangan Kunci

    http://www.motorku.id/2016/11/review-nut-mini-smarttracker-by-lenovo.html

  18. MazBul says:

    makin gila kelas 250 wkwkkw, kelas diatasnya aja fitur pada kalah semua

    https://bulebiker.wordpress.com/2016/11/27/prosedur-pembuatan-sim-internasional/

  19. ehem says:

    kalo gitu cbr250rr lebih gampang buat jegal lagi,tinggal rilis versi SP buat orang yg kantung tebel n pas untuk homologasi buat kebutuhan racing beres

  20. Roy says:

    idealnya gede in TB dari 28 ke 34mm, tenaga juga pasti naik. ikutin aja sebelah nya tp tampang kek Kawasaki H2R pasti jos dah…
    biar Ninja lama nya turun drastis second nya

    😆

  21. rdx says:

    all new ninja 250 fi 2017,,, power 40hp torsi 22nm
    behold the kamikaze

  22. wawan says:

    gak perlu pnjng lebar bro….ane udh tau history nya.
    ini soal n/a, bkn jor2an teknologi yg tnpa regulasi. Klo saja di motogp boleh jor2an teknologi jg, psti bakal ada ketimpangan, krn yg punya resource sumber daya melimpah bakalan dominan, dan ini gak bagus buat kompetisi. Ane cm pngen liat gmn kawasaki mnjawab tantangan yamaha jg honda dg turbo, supercharger ataupun nos.
    faktanya ninja h2 dan h2r tdk dilibatkan brkompetisi di wsbk, ini differensiasinya….kawak tetap mnurunkan zx10r nya dan mereka bs juara. jd utk mngupgrade ninja 250 fi nya ane yakin mereka mampu tnpa force induction.

    • Kobayogas says:

      Point nya bagus om wan..

    • Prend says:

      Mmg tidak pke turbo dkk,tp denger2 zx10r partnya turunan motogp kawasaki terdahulu….mungkin itu yg bikin tenaganya diatas kompetitor.

      • Robert says:

        @wawan jangan lupa regulasinya di Indonesia yang buat konsumen dan Pemerintah-pajakPPnBM d atas 250cc- sedangkan dari konsumen adalah 250cc 4 tak, kenceng, multi silinder dan klo bisa irit mampus, dan harga motor murah, tampilan bagus, fitur melimpah dan Honda pernah salah jawab dengan CBR250 single silinder khan?

        ZX10R bisa juara wsbk, memang bagus banget, tapi lawannya cuman Ducati, di mana Aprilia, Suzuki, Yamaha (apalagi BMW) gak terjun penuh, tapi menang adalah menang dan saya akui itu, begitu juga endurance race dimana Suzuki dan Kawasaki sekarang2 ini yang mendominasi, (jangan tanya Yamaha dech), begitu juga balapan jalanan di mana sekarang Honda dan BMW sekarang mendominasi juga walau bukan tim factory, cuman di dukung sekelas dealer atau negara Eropa saja.

        cuman klo harus jantan N/A di jawab N/A, bensin harus di jawab bensin, ya gak ada kemajuan di dunia produksi masal, lawan aja senjata api, granat, tank dengan bambu runcing atau samurai…

        …dan gak akan ada ceritanya hiperfomance mesin diesel, cc kecil ber turbo dengan tenaga bisa nandingin mobil bensin n/a di jalanan, klo gak ada lahan risetnya, di mana? LeMans24H, bensin berturbo yang sempet kontroversial di F1 jaman dulu, sekarang di balikin lagi, dunia berubah, dan seharusnya ke arah yang lebih baik.

        @mang Kobay, bahas juga dunk Peugeot JetForce Supercharged, scooter 125cc dari Peugeot, salah satu motor kecil bersupercharged (2009) sebelum era h2 h2r

        @Prend begitu juga RSV4 yang bener2 hasil riset MotoGP yang gak jadi…, tapi BMW S1000 juga sangat kenceng dibanding kuartet Jepang, apakah mereka punya pengalaman MotoGP sekarang ini? WSBK aja udah mundur secara resmi…, apa karena teknologi F1? i dunno, yang saya tau, R1M part mesinnya eksotis banget di banding motor sbk Jepang saat ini.

      • Kobayogas says:

        Pug nanti cari bahan dolo

  23. bronche says:

    dimensi mesin & bobot nambah pasti…. alhasil kurang lincah pengorbanannya.

    kecuali pede dng andalan market niche nya. harga juga siap2 berada di kelas niche

    • Robert says:

      saya bisa jawab gak ya dengan analogi:

      “peugeot jetstar supercharged aja bisa gan, 125cc metik lho, pabrikan yang ngeluarin, Peugeot namanya, masa yang lain gak bisa”

  24. AF2R says:

    okelah kawasaki kasih turbo dan gak ribet2 riset natural engine naik 6-8hp. yang jadi perhatian ane , gimana nasib nya kalau turun dikelas AP250 dan pastinya dengan regulasi yang ada, turbo/supercharge tidak diperbolehkan, lantas motor apa yang akan kawasaki jagokan untuk AP250. ? gak mungkin kan pakai nin250fi gen 2.

  25. Robert says:

    Okeh, ini ada skutik (skuter matik/metik atau apalah namanya) Peugeot JetForce Compressor 125cc 4 tak (2003) dan Peugeot Satelis Compressor 125cc 4 tak (2006), resmi, keluar dari pabrikan, bukan barang modif individual atau speedshop, jauh dari jaman motor jadul berturbo (resmi pabrikan) dan sebelum motor Kawasaki H2 H2R yang juga resmi pabrikan.

    ini motor (JetForce) lagi di test dalam acara Fifth Gear dimana yang ngendaraian orang MCN (Motorcycles News UK) vs Tiff Needell (Fifth Gear) dengan Suzuki Swift

    https://www.youtube.com/watch?v=IGOG-R3ZwDA

    sesi pertama time attack, masing2 balapan dewean, mana lap time tercepat…

    sesi kedua balapan bareng…

    klo Peugeot bikin line up sekarang pake supercharged lagi kek dulu, dan di impor oleh Garansindo, adil gak yah vs Piaggio atau katakanlah skutik CBU Sy, Ky, H, Y dan Su?

    psssttt…, kata Tiff, Torsi naik 40% dari versi JaetForce 125cc standar, menggiurkan bukan…

    btw…, kek Ninja 250 baru ini bakalan beneran pake supercharger aja nih hahahahaha

    • Kobayogas says:

      Point yg gw tangkep adalah, kalau acuannya ada yg head to head kaya cbr, r25 dan ninja yg berseteru maka terlihat ninja cari jalan pintas buat naekin tenaga secara instan agar lebih baik dari kompetitor…

      Pug mau lawan siapa? Pcx? Nmax? Vario 125? Aerox 125? Head to head kah di penjualan dan kelasnya? Di kelas skutik apa yg dijual? Power? Performa?

      Kalau produk dibuat untuk show off secara teknologi maka ga bisa dibilang gak adil toh dia diciptakan emg buat sendirian kaya H2S misalnya..

      Menurut gw sih kalaupun nanti Ninja SC hadir dia akan diset bukan sebagai produk laris kaya ninja 250 dulu.. palingan sebagai flagship pelengkap aja karena kalau buat produk laris harganya gak affordable

      • Robert says:

        Nah, masalahnya, sama seperti saya, pengennya adu kesatria, dulu saya begitu, punya Kharisma 125 vs Sonic 125, ya jelas aja saya kalah…, di tambah saya baca2 blog termasuk mang Kobay, mindset konsumen sini adalah a, b, c, d (murah, irit, kenceng, ganteng luar dalem), nah gimana jawabin selera konsumen?

        Klo Pug, klo performa jelas 19-20hp dari 125cc, klo di 150cc gak tau dech, sebesar apa dan dari sini, performa pasti dapet Pug. klo lawannya seharga Djanggo, berarti Vespa, Sym, Kymco, entah Xmax juga? atau PCX berikut Burgman? klo Pug Satelis, modelnya memang Large scooter, sedangkan Jet model NVX…, sayangnya ini produk masa lalu…, dengan harapan Pug bakal ngeluarin hal yang sama lagi

        untuk 250cc sport, klo memang bikin 2 kelas, sip, seperti artikel2 sebelumnya bahwa isu yang berhambus memang akan ada dua kelas entah H250fi dan 250SL atau tiga kelas, H250fi, 250fi, dan 250SL…

        klo head to head, secara berkeadilan, maukah Ninja ngutak ngatik mesin n/anya seperti dulu? klo iya, bagus, maka kode H ini anggap aja seperti kabar Ninja 250 4cyl, pfff

        tapi, klo bener dia ngeluarin, suatu hal yang bagus buat sisi konsumen yang bener2 mau beli dan saya setuju sama pendapat mang Kobay, tinggal berapa spek 250cc yang mau dia keluarin

        oke, Rumornya sekarang adalah Ninja 2 silinder 250cc ber-superchager sebagai top produk, isu Ninja 250cc 4cyl, di coret…

      • Supra 2002 ku awet rajet says:

        Kharisma 125 vs sonic 125 ya jelas kalah lah bro. Lokal vs impor, bebek vs ayago, harian vs hi performance, mesin tidur vs tegak. Oya, mahal vs murah (sonic 125 kl gak salah seharga megipret primus ya)

  26. mukidi says:

    Ninja mau coba, pigson udah duluan pake……

    Hahahahaha

  27. gs says:

    #KamiSukaTurbo

    • Robert says:

      #KamiSukaTurbo

      pas review BMW skutik C650

      “klaksonnya itu tidak terlalu malu-maluin tapi tidak bisa juga di banggakan”

      asli kocak…

  28. Andi says:

    Khas kawi pengecut ga berani h2h, apa mereka ga bisa bikin mesin yang powerful tapi tetep balance seperti kompetitor?

    • naruto says:

      berarti Civic turbo 2016 juga pengecut donk vrohh. kan lawannya si Corolla Altis belum pakek turbo ?? Iimho

    • endro says:

      kalo kawak pengecut gimana soal zx-10rr 2017 buat hantem New CBR and R1M??
      Ninja ZX6R Vs CBR600 VS R6? masih dibilang pengecut??
      Kode H itu kan blm pasti realisasi make supercharger …let see aja,
      setau w mesin EX yg dipake Ninja 250 skarang awalnya dbuat 40hp waktu dulu,
      coba dicek aja di history bike blog mang eno,tinggal idupin lagi dah tuh mesin awalnya bukan hal susah buat kawasaki

      • Brebet says:

        Mesin jadul power disunat bukan tanpa alasan bro,, dulu bisa 40 HP tapi emisi nya apa bisa mengikuti regulasi Euro jaman sekarang? itu masalah nya.. Klo emisi bukan masalah pasti motor 2 tak akan tetap ada, secara cc kecil tapi power bringas, upgrade performa pun sangat mudah.. di tambah lagi skrg jamannya penghematan bahan bakar minyak, produsen pasti tertekan dan terbatas untuk bikin mesin yang ramah lingkungan plus gag boros.. belum lagi masalah kebisingan knalpot…
        Intinya yang membebani pabrikan untuk ciptakan mesin kentjang itu adalah regulasi bro… apalagi untuk pasar Eropa, ketat…. udah gag bisa 100% power oriented klo produk massal..

    • kucingterbang says:

      lah kalau gitu honda ngapain keluarin cbr1000rr yg facelift 186hp gatau dah power on wheel bisa dpt berapa, dibandingkan r1 baru on wheel bisa dapat 186hp zx10rr on wheel 182hp ducati panigale 1299 on wheel 191hp, kan ketahuan yg power paling imut siapa apalagi ditandingin sma si raja bmw s1000RR, yasudahlah, lah itu cbr600rr udah discontinue ga di itung lari dr kompetisi?masa pabrikan segede honda discontinue cbr600rr alasan karena riset euro4compliance machine mahal. wkwk

  29. naruto says:

    kali lihat di blog sebelah sih emang menjerumus ke Ninja supercharge Om.
    1. punya filosofi kamikaze
    2. panel spedometer mirip H2. ( lha ini* )
    3. power hampir 40 hp..
    kalo bener muncul nih Ninja supercharge, ya geger dunia perbronfitan

  30. Jeremy Clarkson says:

    Nambahin aja, dari segi penjualan bakalan mubazir karena pasarnya cuma asia dan negara yg unregulated dari tingkatan level pengendara. kalo di eropa, australia, nz, jepang dan lainnya ada pembatasan. Motor learner cuma boleh maksimum 400cc dengan tenaga 200 hp per ton. Diatas itu sim nya udah bukan learner lagi. masalahnya kalo iya dibuat super charger untuk motor 250 atau 300 cc selain bakalan lewat batas learner dari hp nya harganya bakalan mahal. konsumen mendingan beli yg full license kalo harganya sama bahkan dengan power yg unrestricted juga. riset mahal tapi untuk pasar yg spesifik? belum butuh dipasang NA, mendingan efisiensi settingan sama elektroniknya dibuat canggih

  31. Supra 2002 ku awet rajet says:

    Kalo ai justru prefer kawak bikin 250cc 4cyl ya, lebih proyek jangka panjang.

  32. Vario kinclonk says:

    Gw salahsatu yg menganut paham naturally aspirated,

    Suara naturally aspirated jantan broh, breb deb deb deb bruaaarrrrrr,

    Kalo forced induction terlalu santun suaranya, cusssss cussss.

    Tapi kalo performa forced induction itu GILA naekin boost pressure ke 1,5 bar aja gw jamin itu ban belakang bakalan susah napak ke aspal.

  33. budi says:

    Dengan semua fitur top of the line cbr plus unnaturally aspirated engine, ninja sc250 akan bermain di wilayah yang dihuni oleh moge 2nd kinyiz kinyiz low kilometer, mobil lcgc, dp rumah, 2nd wife, 3rd wife, 4th wife and so on.

    #diperhatiin dari atas ke bawah, belum ada yang ngomong, so allow me to be the first person to…….

  34. kemarin 4 silinder, sekarang turbocharger
    tinggal v twin aja yang belum hehehe

  35. satriamotor says:

    Good lahh klu emang itu yang terjadi… line up dagangan Kawasaki jadi lengkap untuk kelas 250cc.
    Kawasaki Ninja 250 satu silinder
    Kawasaki Ninja 250 dua silinder
    Kawasaki Ninja 250 dua silinder Supercharger
    Kawasaki Ninja 250 empat silinder
    Konsumen tinggal pilih… mau yang mana…

  36. subaru says:

    Nick gw force induction minded tapi gw kok demenan n/a yah 😂😂

    Tapi liat hondut murtad dari n/a ke turbo itu ngakak banget… Akhirnya dari quick car (ejakulasi dini) mereka mau nyoba beralih ke fast car 😂😂

  37. sahrulmotoblogs says:

    numpang jemuran bang,,

  38. paman tang says:

    ujung2nya juga N/A kok alias Not Available 😀 kn dulu udah ditulis di tabel,,banyak N/A nya di ninja 😀

  39. vario125 says:

    ini beneran info nya..?? kalo beneran, kayaknya gak pantas menyandang nama ninja lagi. ninja itu silent and deadly

  40. Setdah says:

    Wih…raja 250 mulai ngamuk.

  41. ketut says:

    maaf mlenceng dr topik…spa bilang kawasaki mendominasi endurance race…di era 4tak 2001-2016 kawasaki belum pernah juara dunia fim ewc…ahh guyon kamuh…hehe

  42. ketut says:

    lemans 24 hours itu seri 1 fim ewc 2016 n suzuka 8 haurs itu seri 3 nya…jgn cuma diambil 1 seri aj bro…https://en.m.wikipedia.org/wiki/FIM_Endurance_World_Championship

    • Robert says:

      d link tersebut yang bro ketut tulis, gak di sebut ada masa 2 tak dan 4 tak seperti di GP/MotoGP khan?

      Berarti di tahun 1980 – 2000 (21 tahun gelaran) pabrikan yang menang adalah Honda 8 kali, Kawasaki 7 kali, Suzuki 6 kali (hanya 3 pabrikan)

      Kenapa saya ambil LeMans? karena itu adalah salah satu balapan tertua 24jam, karena sejarahnya, balapan ketahanan motor itu dari Prancis, belom series seperti sekarang, bahkan dulu lebih dari 24 jam. Sirkuit yang di pakai untuk Lemans 24 jam baik mobil maupun motor adalah Circuit de la Sarthe, sedangkan untuk balapan lain (termasuk MotoGP dan F1) pakai Bugatti Circuit.

      oke ini ada lagi yang paling tua, salah satu gelaran endurance yang masih di pakai saat ini yaitu Bol d’Or dari tahun 1922 dengan menggelar 80 kali balapan 24 jam (ada tahun2 tidak di gelar karena perang dunia), dan Bol d’Or ini bukan nama sirkuit, tapi nama gelaran, sama seperti LeMans yang juga nama gelaran bukan nama sirkuit, ini hasilnya:

      Honda 16 (terakhir 1996)
      Suzuki 16 (terakhir 2016)
      Kawasaki 11 (terakhir 2015)
      Norton 10
      Gillet-FN Herstal 3
      Sunbeam 3
      Triumph 3
      Velocette 3
      Yamaha 3 (terakhir 2007)
      BMW 2
      Motosacoche 2
      FN Herstal 1
      Harley-Davidson 1
      Jawa 1
      Jonghi 1
      Monet-Goyon 1
      Moto Guzzi 1
      Motobécane 1
      Puch 1

      dan kalo di ambil data dari tahun 2001-2016 jawabannya tetep Suzuki dan Kawasaki

  43. ketut says:

    tim balap dr honda, yamaha, suzuki, kawasaki dan bmw yg khusus ikut full seri fim ewc tiap tahunnya ada kok. cek aj di http://www.fimewc.com

    • Robert says:

      dan di campur sama tim2 atau pembalap2 yang tiba2 datang di gelaran tertentu terus menang dan dapat poin banyak, seperti tim MotoGP Yamaha dan Casey Stoner walau kita tahu dia crash, Oke…, menang

      Contohnya di sini Suzuka 8jam, kenapa bisa begitu? karena tiap gelaran ada sejarahnya tersendiri, Jepang dan Eropa, makanya di gelaran tertentu pabrikan bisa jor2an, misal Rossi yang pernah ikut dan menang. begitu juga kenapa WSBK lebih mengena di Eropa dan AMA di Amerika, anggap aja dua gelaran itu ARRC, dan hasilnya? adu komentar R25, CBR, Ninja250 pedes banget padahal belom tentu punya motornya, apalagi tahun depan, underbone 150cc, di mana sudah seperti eropa, motor yang gw pake hari-hari, itu yang di pakai balapan.

  44. Wido says:

    Intinya 10 tahun ke depan kawasaki dan r25 terseok2. Mereka kemungkinan gakan bs reset dengan waktu yg pendek buat bikin motor secanggih cbr dan sebesar cbr powernya. Kebanyakan info hanya hoax untuk kawasaki dan yamaha buat mengimbangi cbr yg sekarang.

  45. bagolmeong says:

    Simple. Tiati banyak alay mokad dijalan…

  46. Hadi Interista says:

    Hidup NSR SP:-D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *