Pakai Hijab Panjang, Perhatikan Jangan Sampai Menutupi Lampu Kendaraan

hijabers menghalangi lampu motor

Kobayogas.COM – Hola lads, salam geber.. Pakaian ala hijab yang panjang tidaklah dilarang, malah sangat dianjurkan oleh Nabi Besar kita Muhammad SAW untuk menutupi aurat yang suci bagi para wanita.. 

Hanya saja dalam bepergian menggunakan kendaraan bermotor terutama roda dua, agar para hijabers memperhatikan selain menggunakan helm dicek juga apakah kain panjangnya tersebut aman bagi diri sendiri dan juga orang lain? Karena jika sudah di jalan umum, jalanan bukan hanya milik kita tapi juga milik orang lain.. Kita makai jalan itu barengan ..

Kalau pakai helm sudah, maka terutama bagi para hijabers yang dibonceng motor, agar memperhatikan si kainnya tidak menjuntai menutupi lampu kendaraan seperti rem atau sein.. Bukan apa apa, karena tertutup cahayanya tidak terpancar dengan maksimal.. Potensi kecelakaan pun menjadi lebih tinggi loh..

cek sebelum jalan jangan sampai kainnya menghalangi yah

cek sebelum jalan jangan sampai kainnya menghalangi yah

Nih contohnya yang dikirim dari mang Dede Yutub, ditemukan di daerah jalan alternatif Bogor Sukabumi vis Cihideung – Cigombong. Seorang pemakai hijabers tidak sadar kainnya menutupi lampu lampu motor, dari juntaian kainnya juga ada kemungkinan bisa tersangkut di rantai.. Bahaya kan?

Selain itu juga para hijabers dapat memperhatikan apakah kain yang menjuntai tersebut juga sudah aman bagi diri sendiri? Jangan sampai berkibar kibar kemudian terbelit roda ataupun rantai, berabe juga jadinya.. Tak hanya motor, mobil pun kadang si kain bisa terjepit pintu, otomatis kainnya jadi kotor juga kan terseret jalan..

Oke yah hijabers? Tampil sesuai syariah, akidah dengan tanpa mengurangi keselematan di jalan..

pesan Muhammad Ali pada putrinya...

pesan Muhammad Ali pada putrinya…

Baca juga artikel artikel lainnya ya lads… makasih sudah bantu sharing…

Kunjungi juga blog mang Saka di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

Contact me at…

email me: kobayogasblog@gmail.com
path me: Yogas Kobayogas.com
tweetme: @kobayogasblog
Instagram: Kobayogas
Line: yogaskobayogas.com

Advertisements

About Kobayogas

Seorang kuli di dunia asuransi, pencinta otomotif motor dan mobil sejak kecil, oleh rekan rekan dijuluki blogger motor dan blogger mobil
This entry was posted in Sharing and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

13 Responses to Pakai Hijab Panjang, Perhatikan Jangan Sampai Menutupi Lampu Kendaraan

  1. ardiantoyugo says:

    malah ngeri kesangkut di rantai…

    Balas dendam seorang Rossi: http://wp.me/p1eQhG-1Lx

  2. mind90 says:

    ngeri kang, pernah liat juga pakai ponco sampai kayak begitu.

    https://mind90.wordpress.com/2016/06/04/indent-yamaha-sangat-memuaskan/

  3. hati-hati kalo ditegor, nanti dibilang rpo nasrani. hehehe
    lebih bahaya kalo nyangkut di rantai

  4. COCODOT says:

    Bagus tuh menutupi aurat motor

  5. RPMspeed says:

    kalau nyangkut dirantai gmn tuh ;o


    Motor Listrik Garang dari Indonesia
    http://rpmsuper.com/2016/06/07/gesits-motor-listrik-indonesia/

  6. DNFmagz says:

    Ini blog termakan yahudi ya mang
    😂😂😂😂😂

  7. fari.fairis says:

    motor ane udah ane pasang gamis guard, bukan sari guard 😀 bikin sendiri..
    amaaan..

  8. okkydimaz says:

    seruan yang sama juga sering kok disampaikan para ustadz ke akhwat2 yang berjilbab lebar
    jadi ga usah khawatir dituduh yg bukan2 toh demi keselamatan juga

    http://www.thalabilmusyari.web.id/2015/10/apakah-akhwat-boleh-mengemudi-mobil.html

  9. subaru says:

    Gw pulang kerja kelompok kuliah jam 3 pagi (anak teknik biasa) lewat daerah yang emang sepi…ketemu ibu2 dibonceng jilbab penuh begini…warna putih dan lampu belakang mati…pas belokan sumpah gw terkejut pas ketemu…nekad ngebut eh ibu2 dibonceng suaminya…..

    True story ye..
    Ga ada niat sara juga..

  10. Joko says:

    Nggak apa, itu salah satu upaya untuk mendekatkan diri ke Tuhan, bisa lebih cepat dipanggil kan…
    Yang penting jangan ngajak orang lain waktu dipanggil.

  11. Papa Maryam says:

    jiahh,
    budaya ngarab smpe sgitunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *