image

Kobayogas.com – Dear lads, pada saat ini KBY dan sahabat sahabat blogger baru saja selesai berkonsentrasi menyimak seputar pengenalan produk sport terbaru AHM yaitu Honda CBR 150 R lokal code name K45…

Pada kesempatan yang sama, setelah selesai melakukan presentasi product knowledge, kami para blogger diberikan kesempatan untuk menanyakan beberapa hal tentunya yang berhubungan dengan produk yang selesai dipresentasikan oleh tim AHM, KBY pun tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan.

Berikut beberapa tanya jawab yang diberikan oleh KBY dan juga rangkuman dari beberapa tanya jawab dari sahabat blogger lainnya.

  1. Bicara motor sport fairing, mengapa Honda tidak mendesain motor sport dengan desain futuristik dan lebih sporty dengan lekukan tajam selayaknya kompetitor? Padahal untuk kelas ini selera Indonesia itu lebih senang ke arah sport tulen instead of touring. Desain sporty yang dimiliki Honda sebenarnya sudah terlihat pada Vario 125, mengapa tidak bisa melakukan hal yang sama terhadap sport fairingnya?

    Jawab:
  2. Inspirasi CBR1000RR merupakan filosofi pendekatan karakter sebagai role model bagi model model CBR di bawahnya. Secara singkat, ini merupakan model global yang merujuk kepada model tertinggi. Jadi kami sudah mengikuti desain model tertinggi.

  3. Seputar helmet, saya melihat (maaf) kompetitor mempunyai produk yang lebih berkualitas untuk diberikan kepada para pembeli produknya. Honda sebagai salah satu pelopor safety riding seharusnya bisa menyamai level tersebut dengan memberikan helmet yang berkualitas bagi pembelian produknya.

    Jawab: 

  4. Pada dasarnya helm kami sudah memenuhi standar kualitas yang diberikan. Namun masukannya akan kita tampung dan akomodir untuk produk helm kami ke depannya jika animo konsumen memang begitu tinggi.

  5. Apakah fairing milik CBR thai dapat diaplikasikan kepada K45?

    Jawab:
    Tidak bisa plug n play karena ada beberapa dudukan yang berbeda.

    Pertanyaan Blogger Lain

  6. Seberapa besar local content dari Honda K45 ini?

    Jawab:

  7. Local contentnya mencapai 96,2% dan ada beberapa yang masih impor dari jepang seperti engine parts.

  8. Akankah Honda K45 ini di ekspor ke depannya?

    Jawab: 

  9. Konsentrasi kami saat ini masih untuk dalam negeri.

  10. Basis productionnya dari Thai ke Ina? Apa benar?

    jawab
    Thai masih memproduksi cbr single Head Lamp. Definisi Basis itu bisa dikatakan membuat lalu mendistribusikan ke negara2 lain, AHM belum sehingga belum bisa dikatakan INA sbg basis baru produksi.

    image

    Demikian lads, sesi tanya jawab antara para blogger dengan AHM semoga dapat mewakili keingintahuan dari lads semua….

    cbr-stock4

    Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing…

    email me: kobayogasblog@gmail.com
    path me: Yogas Kobayogas.com

    KobaYogas from WordPress for Android

42 COMMENTS

  1. apakah cbr150r model single headlamp (vfr model) diskontinyu? dan di luar indonesia yg jualan cbr150r akan memakai model dual headlamp spt yg dijual ahm?

  2. Berarti disinyalir untuk cbr150 produksi global basis produksi masih di thai lengkap dengan rangka deltabox.

    Sedangkan cbr150 trelis khusus untuk pasar indonesia.

  3. Merujuk kepada desain tertinggi, tapi faktanya, IMHO kemiripan fisik nggak sampe 50% tuh.
    Kalo mau allout ya, ganti swingarm jadi banana (meskipun ini cuma kebutuhan kosmetik – rasanya untuk kelas 150cc, beda swingarm & frame nggak terlalu signifikan selama dua duanya punya kualitas & desain jempolan), dan perbaikan di sisi pantat (behel disembunyiin, jangan diilangin ntar malah nggak fungsional)
    Terus headlamp diperkecil (kalo cbr1000rr, headlampnya lebih tipis, dibawah headlamp ada air ram nya) – mungkin kalo untuk versi 150, bagian air ram diganti dengan DRL LED, pasti lebih cantik.
    Dan yang terakhir, bentuk velgnya, katanya mau nyamain CBR1000rr? kok bentuk velgnya bisa beda? 500cc aja sama plek lho…
    Kalo masalah gengsi biar ada diferensiasi fisik antar kelas, rasanya diliat dari tulisan striker di fairing, dimensi panjang & tinggi motor, plus suara mesin juga, bikers udah bisa ngebedain kok… jangan main klaim “merujuk kepada desain tertinggi” kalo desain hasil rujukannya aja kemiripannya nggak sampai 50% XD XD

  4. @om kobay
    siiip om.. ane msh penasaran banget om soalnya, karna dulu waktu sebelum keluar kelihatannya powernya bakal bagus secara gen cbr dan pake ban gede dan bobot yg lbh berat dari cebong, tp kok keluar2 klaim AHM koq cm bda 0,1 ps dari cebong..
    ane udh klop banget om sm nih motor sebelum awal launch, dari model dan performanya, tp setelah lihat brosurnya di blog wak haji lihat power lgsg dah galau.. tp ane juga nunggu hasil tes dyno dari cbr lokal ini vs r15 vs cbr thai, karna baru akan kelihatan power motor yg sesungguhnya, kalau klaim pabrikan sih setiap pabrikan mempunyai tetapan sendiri2..

  5. Poin 6 kunciannya..
    Gak jadi beli ini lah namanya kalo masih jualan lokal..

    Garansi tangki bocor 1tain pake nih

  6. watak orang indonesia asli bgt ‘produk impor lebih bagus dari lokal”

    padahal banyak produk otomotif lokal yg di export ke negara lain termasuk ke japan yg di akui kualitas nya hahahaha

    cintailah produk dalam negeri adik2

  7. Ooh… Jadi Honda Jepang menganggap Indonesia ga cocok untuk jadi basis global product nya ya? Hmmm… AHM ga juuoosss.. KMI dab YIMM juuoosss.

Yuk Tinggalin Jejak Lads..