Kobayogas.com – Jika lads memantau blog ini maka konsumsi bbm pada artikel sebelumnya ada di 1:23.06, sebenarnya pendapat pribadi KBY tidak terlalu mengecewakan walau harusnya sih bisa lebih baik. Banyak faktor yang mempengaruhi, misal bobot motor terhadap tenaga mesin (Power to Weight Ratio) dan transmisi matik, dan yang paling memegang peranan tentunya adalah driving style.

Kali ini KBY kesempatan menghitung konsumsi BBM untuk yang kedua kali…

Sekedar merefresh, jalur yang KBY lalu setiap hari adalah Pahlawan Revolusi – Cipinang Elok – Ps Gembrong – Kp Melayu – Pasar PSPT Tebet – Pancoran.. Sedangkan jalur pulangnya Pancoran – Cawang – Kb Nanas – BKT – Duren Sawit. Kalau sering lewat Ps Gembrong di pagi hari pasti tau lah ya gimana kondisinya…

Sejak selesainya pengerjaan pembetonan jalan di Kp Melayu akibat banjir, sikon lalu lintas tidaklah membaik, saat diperbaiki atau tidak, gada bedanya, tetap macet lads…entah apa penyebabnya… Itu juga yang membuat KBY urung meminjam MV Agusta Brutale 800 dari Moto Arte… Soalnya pasti kebagiannya week days terus… Mana bisa nikmati kalau gitu hehe…

Well, nuff said… Kemarin KBY mampir ke SPBU Total, hasil referensi Bro Dhika yang ketemu di Otista tempo hari. Beliau bilang katanya Total lebih enak ke mesin. Fuel Bar menyisakan dua baris seperti pada foto, kilometer trip A menunjukkan 132,6.. Nah berapa kira kira liter bensin Performance 92 yang bisa masuk sampai leher tanki?
image

Ternyata menghabiskan 5,63 liter lads..
image

So.. Jika dihitung jarak kilometer dibagi dengan jumlah pengisian. Hasilnya sbb:
132,6/5,63 = 23,55.

Thus… 1 liter pertamax 92 sebelumnya, dapat menempuh jarak 23,55 kilometer… Bahhh hanya lebih jauh 492 meter saja dari sebelumnya… Riding style standar lah, eh tapi kemaren2 agak sruntulan deng walau tetap gas dirunut…Hmmm baiklah, tunggu saja report performa bensin Total ini, adakah perubahan? Yuukk kita nolkan lagi Tripmeter nya…
image

Mangga digeber … Thanks for reading and sharing lads..

KobaYogas from WordPress for Android

81 KOMENTAR

  1. 1 liter pertamax 92 sebelumnya, dapat menempuh jarak 23,55 kilometer… Bahhh hanya lebih jauh 492 meter saja dari sebelumnya… Riding style standar lah,
    _ _ _
    _ _ _
    standar.a Ghost Rider sh d.atas rta2 😀

  2. Saya dapet 30,75 om. Di Jogja sih hahaha, entah kalo di Jakarta/Bandung bakal berapa. Campuran pertamax/p+, deket kosan cuma ada pertamax soalnya…

  3. wadoh borosnya kayak ninja 250r.. busyet ne motor cm 150cc. apa yg tdk beres ne….panya wak haji topik dl seingatku 1:34

  4. Serem konsumsi bensinnya…..
    Yg perlu d upgrade :
    per cvt, yg lebih keras
    roller cvt, yg lebih enteng.
    Palingg tidak dengan upgrade dikedua sektor tersebut bisa dapat 1:30, sekaligus dapat bonus torsi yg lebih galak.

  5. Cari substitusinya @motor matik jepang kang, kaya kymco, bisa substitusi sama vario 125.
    Ga harus malossi dkk,
    cuma karna branded italia, semua jd mahal.
    Ane pakai.
    Per cvt pcx,
    air intake pcx,
    roller skydrive.
    Murah meriah ga sampai 250rebu, torsinya dapat, 120kpj on speedo juga dapat, plus bensin dapat dikisaran 1:45.
    berat badan ane 90+kg
    merk italia buat vario/pcx 125 juga ada, tapi tentu itu bukan pilihan….
    Kalo punya mekanik andal, bongkar seluruh cvt si Optimus Prime, bawa k toko spesialis matik. Cocok2in dah dengan matik jepang…….. Thats my idea 4 your Optimus Prime……. Aka Primavera.

  6. Salam kenal bro.. just sharing aja mungkin karena belum di servis 1000km ya? soalnya primavera ane setelah di servis 1000 jadi lumayan irit.. sekitar 1:40. bbm pake V power atau premium + ethanol (95%:5%, cari octan 97 menurut buku panduan octan 95 itu minimal hehehe).. why don’t you keep riding and re-test when you reach 1000km..

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini