Kasus CB150SF…Tidak Recall Atau Silent Recall?


CBFairing

KBY – Akhirnya, kasak kusuk seputar tindakan pabrikan atas beberapa kasus yang dialami oleh Honda CB150 Street Fire terkuak juga, sudah ada konfirmasi dan kabar yang diberikan dari pihak pabrikan.
Kabar tersebut diinfokan kepada salah dua (bukan salah satu :D) blogger kawakan tanah air. Disebutkan di artikel tersebut antara lain:

  • Adalah Benar Astra Honda motor sedang melakukan kampanye pengecekan Gratis terhadap Part dari CB150R

  • Kampanye pengecekan ini dilakukan atas hasil analisa internal AHM berdasarkan laporan dari Konsumen sendiri

  • menurut AHM Pengecekan dilakukan sebagai bukti bahwa AHM sangat konsern akan kualitas produknya demi kenyamanan dan Keselamatan Konsumen yang menjadi prioritas mereka

  • Part Yang menjadi Objek Utama Pengecekan adalah Swing Arm dari CB150R SF

  • Tidak semua CB150R menjadi Objek pengecekan Swing arm ini, AHM tidak mengatakan berapa jumlahnya, cuma AHM bilang hanya sebagian hanya sebagian kecil dan sudah di identifikasi plus dilokalisasi oleh AHM

  • Kampanye ini hanya ditujukan kepada CB150R yang sudah terdistribusi ke Konsumen, sedangkan Untuk CB150R unit baru yang ada di dealer dikonfirmasi aman tidak termasuk Objek kampanye

  • Sebagian Kecil Konsumen CB150R yang menjadi Objek kampanye pengecekan ini akan dihubungi langsung oleh jaringan AHM ( jaringan dealer/AHASS ) dan hanya Konsumen yang dihubungilah yang akan di cek. AHM akan berusaha semaksimal mungkin bahwa tidak ada konsumen yang masuk list yang tidak diperiksa motornya.

  • AHM menegaskan Bahwa Kampanye pengecekan ini adalah suatu tindakan Prefentif (pencegahan) dan Bukan sebagai Tindakan Kuratif (pengobatan) terhadap Masalah yang terjadi di Produknya yakni CB150R SF

  • AHM menegaskan bahwa dengan pemakaian yang normal, Semua Produk CB150R baik yang ditengarai masuk dalam List Kampanye pengecekan maupun yang tidak, sudah memenuhi standar keamanan produk, jadi Semua CB150R aman digunakan.

Dari artikel yang satu lagi…

Berdasarkan laporan yang masuk dari konsumen adanya pemasangan swing arm  yang nggak bener…..kita segera tanggap untuk selidiki. Kita ambil komponen dan analisa. Kita juga sudah sosialisasikan kepada main dealer dan jaringan untuk mengundang customer kita via telp atau surat untuk dicek. Jadi sifatnya ini hanya preventif. Keterbukaan antara Honda-Konsumen sangat penting. Dan kita sadar betul serta sudah tahu bahwa surat ini akan beredar. Jadi tidak ada yang ditutup-tutupi. Sekali lagi…konsumen tidak usah kuatir. Silahkan menunggu undangan dan kita jamin keamanan kendaraannya..” ujarnya memberi pencerahan….

Definisi (Product) Recall dari Wikipedia

A product recall is a request to return to the maker a batch or an entire production run of a product, usually due to the discovery of safety issues or a product defect.

The recall is an effort to limit liability for corporate negligence (which can cause costly legal penalties) and to improve or avoid damage to publicity. Recalls are costly to a company because they often entail replacing the recalled product or paying for damage caused by use, although possibly less costly than consequential costs caused by damage to brand name and reduced trust in the manufacturer.

Secara singkat, product recall adalah pengembalian kembali (barang) kepada produsen pembuat dikarenakan adanya temuan sehubungan dengan isu keselamatan atau cacat produk. Jika diluar negeri , Recall adalah suatu usaha membatasi tanggung jawab atas kecerobohan suatu produsen (yang dapat mengakibatkan penalty hukum – yang biasanya sangat mahal biayanya) dan untuk meningkatkan/ memperbaiki atau mencegah kerusakan kepada publik atau khalayak.

Walaupun biaya recall tidaklah sedikit (karena mungkin harus mengganti parts yang disinyalir mengalami kerusakan/ cacat), namun di luar negeri biayanya dikeluarkan oleh produsen dipertimbangkan jauh lebih masuk akal dibanding efek kerugian akan nama merek yang akan menjadi buruk di mata konsumen sehingga tidak mendapat lagi kepercayaan dari konsumen.

So, KBY out of opinion bahwa apapun yang sudah dilakukan produsen terhadap judul di atas – yang berkonsentrasi terhadap parts swing arm, sangat layak mendapat apresiasi karena itu merupakan salah satu bukti nyata tanggung jawab kepada konsumen. Pertimbangan silent recall dengan memanggil atau mengundang segelintir konsumen (yang mungkin secara acak dilakukan) adalah murni hak produsen, karena bisa saja tim evaluasi milik produsen hanya menemukan segelintir kasus saja dari sekian ratus ribu yang sudah diedarkan. Nyoss lah…

Nyossss

Nyossss

Mangga digeber … Thanks for reading and sharing lads..

KobaYogas from WordPress for Android

Tentang Kobayogas

Nama: Yogas, panggilan sejak kuliah: Kobay. Lelaki charming yang pernah mampir di Bandung dan KL di jiran saat kuliah ini adalah penggemar otomotif sejak SD. Bekerja full time sebagai kuli dunia asuransi umum sejak 2004. Wanna share some things? Contact me @kobayogasblog@gmail.com or WhatsApp 081218044747 Thanks :)
Pos ini dipublikasikan di Artikel ringan, Diskusi, Opini, Sharing dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

61 Balasan ke Kasus CB150SF…Tidak Recall Atau Silent Recall?

  1. paijo berkata:

    Wowww

    Suka

  2. abgtua berkata:

    kalo ane liatnya kayak service campaign
    yang lagi servis di ahass yang di cekin. masalah ganti baru
    btw dulu suzuki spin ganti pelek sama as roda kayaknya ga sepanas cb150 deh -__-
    old vixi juga

    Suka

  3. genbuz berkata:

    masih malu2 rupanya…

    Suka

  4. Farhat abbas berkata:

    Panas ginih ya kang ini warung . . . .bau-bau asep nih

    Suka

  5. Farhat abbas berkata:

    salam Recall

    Suka

  6. Dede berkata:

    Ah gaya marketing itu ,,,,,pdhl ya recall…karna ada unsur pemanggilan suatu produk untuk diperbaiki….

    Suka

  7. aripitstop berkata:

    recall barangkali

    Suka

  8. gasik berkata:

    ngak di panggil secara acak lah mas, tiap produksi pasti ada no serinya dan produksi tanggal berapa bulan apa tahun berapa yang diduga penyimpangan bisa ditelusuri kok, tetapi harusnya ATPM memberi tahu untuk nomer mesin atau no rangka sekian sampai sekian, sehingga yang lain akan merasa nyaman kalau nunggu pangilankan kita ngak tau kita masuk dalam list pangilan ngak sih sehingga konsumen menjadi kurang nyaman

    Suka

  9. r6stunt berkata:

    mau silent,,,mw getar,,,,mw dering,,,,,recall y recall,,,,
    berbuat baik npa malu sih??atau jangan2 takut ketauan klo “baik”nya gak tulus???

    Suka

  10. DAF berkata:

    silent campaign bro…bahasa kasarnya recall..dimobil kan sering jg tu…tp kan g diekspos media

    Suka

  11. subaru berkata:

    ngeles…

    Suka

  12. Iyan Dm berkata:

    Salah 2 yg betulnya berapa om.?

    wk wk wk wk

    Suka

  13. sarindil berkata:

    +++++++++++++++

    untungnya tetangga ane beli verza..
    model jelas cakep verza drpd cbsf….
    jelas irit verza….
    performa jg 11-12

    +++++++++++++++

    Suka

  14. kuclux berkata:

    AHM menegaskan bahwa dengan pemakaian yang normal, Semua Produk CB150R baik yang ditengarai masuk dalam List Kampanye pengecekan maupun yang tidak, sudah memenuhi standar keamanan produk, jadi Semua CB150R aman digunakan.
    =====================
    sdh memenuhi standar keamanan kok msh dicek lg. Pasti ada sesuatu, pembohongan publik

    Suka

  15. nivikoko berkata:

    setahuku itu tetep namanya recall om bay… ane yang notabene jaid kuli pabrik di bagian QC juga akan melakukan recall apabila food and beverage yang doi release kepasar dapat membahayakan konsumen ( terdapat kontaminasi bakteri patogen dan kandungan kimia more than SNI). sama seperti kasus CBSF yang khusun swing arm patah.

    http://nivikoko.wordpress.com/2014/02/08/awasss-aplikasi-under-cowl-di-nvl-terlalu-pendek-bisa-bunyi-gubrak-dan-pecah-gan/

    Suka

  16. Darpani Matic berkata:

    Sebaiknya kwalitas nya jaga uji kekuaatan di tes kenyamanan dikendarai sebab jalanan kita berpolisi tidur, dan banyak berlubang, makanya kedepan Tes Drive motor baru harus ada polisi tidur dan jalan yang menanjak jangan tes di tempat yang terbatas.

    Suka

  17. RC7 berkata:

    kyk dlu d piksen kluaran blan september-oktober 2007(klo tdk salah) jg bermasalah d bagian kopling
    tmen klub ane dpet ganti 1 mesin utuh oleh yamaha..prosesnya jg gk lma..sminggu dh kelar

    Suka

  18. jofrin berkata:

    Hehehe heran bener lhooo soal kayak gini jd heboh kalo di kalangan fansboy..coba dech dilihat ke belakang pabrikan motor mana yg pernah recall terang2an di Indonesia….pasang pengumunan di koran lagi :)

    Suka

  19. petirabang berkata:

    Kalo di luar blak kotang alias terus terang, kalo dimari malu2 kucing, hahaha….. Tindakan bagus kok malu, py toh??

    Suka

  20. slamet moelyo redjo berkata:

    mas mika lampu leleh koq gak di cek juga ya ? padahal bnyak loh nyang kena…

    Suka

  21. old blade berkata:

    ane malah baru tesride cbsf :lol: agresif mas bro :D pantes aja banyak rider cbsf yg kebut kebutan :D

    Suka

  22. smartfaiz berkata:

    pasang shock stereo aja dah :-)

    Suka

  23. athar berkata:

    bisa aja sebagian recall. kalo dia bisa memastikan. kan ada lot produksi. kecuali kalo masalah design beda lg mas. mungkin std nya beda dg produk makanan.

    Suka

  24. denzjupz berkata:

    Buat yg masalah mika leleh tp gk ditanggepin gara2 alasan kecerobohan konsumen bisa class action kang? kyknya ud lebih dari 50 kasus.

    Suka

    • Kobayogas berkata:

      Bisa jadi kecerobohan konsumen, akibat tidak membaca buku manual… Bisa saja (mungkin) di buku manual sudah disebutkan, penggantian watt bohlam tidak dianjurkan lebih tinggi dari standar karena bla bla bla….

      Suka

  25. Ping balik: Pojok Opini: Mengapa Kata RECALL Menjadi Momok Menakutkan Di Indonesia? | KobaYogas.com| Your Automotive Blog

  26. pugman berkata:

    Apa yg mau diapresiasi kang? Justru sy apresiasi kl mau terang2an blg recall. Sesuai arti recall yg dijelasin diatas, recall dilakukan untuk mencegah kerugian yg lbh besar. Dulu2 ga heboh krn awareness konsumen blm terbentuk. Skr konsumen makin kritis mkny isu ky gni cpt jd hits. Ky kawasaki yg recall ninja250 karbu it sy apresiasi krn konsumen tau apakah produk mrka masuk recall atau ga? Dan it jg tidak se major di cbsf.

    Suka

  27. pugman berkata:

    Ga usah sibandingin sm kompetitor, sm2 produk honda.. Antara HPM dan AHM sj sdh beda awareness-nya soal after sales product. Sy lbh appreciated ke HPM

    Suka

  28. Salam 6 Detik berkata:

    Sma ja namany recall, salam recall

    Suka

  29. Bonn Djoovy CBSF berkata:

    absen aja ahh

    Suka

  30. Dide Irvin berkata:

    bukti tanggung jawab
    tapi juga bukti kalo QC AHM buruk, sudah keseringan soalnya :D

    Suka

  31. thedeadbone berkata:

    apabila sampai blowup ke media masa ato tabloid r2 nama ahm akan terancam kalo istilah e “recall”

    jadi pake istilah “kampanye” yg tahun ini juga bakal banyak kampanye

    “kok dicek knp pak?”

    “ini biar aman”

    “jd diganti gratis pak”

    “iya”

    “berarti selama ini saya pakai gak aman pak”

    “iya maap khilaf”

    “gpp pak,motor itu ya honda”

    “one heart ya pak”

    #mencoba menjadi FBY gara” marwoto

    kabbooooorrr kebakaran kebakaran

    Suka

  32. thedeadbone berkata:

    harap” cemas d pengguna cb150R

    ati” kalo dpt telp dari cwek suara merdu
    itu bukan telp fans lho

    hihihih

    malah kaya pengumuman UAN ane dolo kalo yg ditelp dari sekolah itu ga lulus

    “halo selamat pagi”

    “pagi”

    “ini pengguna motor tantang nyalimu”

    “iya”

    “paswordnya”

    “wan hat wan hat wan hat”

    “selamat anda dpt undangan kedealer kami”

    “ciyusss”

    “program apa”

    “kampanye”

    “ada hadiah?”

    “service gratis”

    “oke siap”

    cerita fiktif belaka

    Suka

  33. Nobita berkata:

    recall itu bagus… pasti…

    yang jadi masalah adalah apa yang ada dibalik itu…
    produsen mengambil keuntungan double dari konsumen yang dijadikan kelinci percobaan..

    Suka

  34. cahyadip berkata:

    Istilah recall belum umum, yg sdh terbiasa “call me” wk wkkk

    Suka

Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s