image

Selamat weekend lads,

Pada artikel sebelumnya dimana KBY membahas 2 Produk Baru Kawasaki dan kans market 1 silinder, cukup menyenangkan dimana ada teman pengunjung blog mengajak diskusi pada kolom komentar yang mengatakan bahwa akhirnya, pabrikan lain meniru atau ikut-ikutan terjun ke kelas 250cc 1 silinder.

wpid-1600161_827317827294670_1728992710_n_4.jpg

Disebutkan juga bahwa akhirnya, pabrikan lain menjadi follower dengan ikut ikutan membuat 1 silinder untuk produk 250cc-nya. Peralihan tersebut karena konon katanya, disadari bahwa mesin 250cc 1 silinder adalah yang terbaik dalam arti:
1. Lebih modern dari sisi teknologi
2. Lebih ekonomis dan simple
3. Harga jual bisa lebih murah

Benarkah demikian? Benarkah bahwa trending market lokal akan bergeser beramai ramai menuju kubikasi 250cc 1 silinder? Kenapa tidak menaikkan ke 4 silinder malah downgrade ke single silinder? Kenapa tidak ramai ramai melokalkan produk 2 silinder? Benarkah kombinasi antara kubikasi 250cc dengan 1 silinder adalah yang terbaik?

Apakah dengan demikian pabrikan yang justru ‘naik kelas’ ke 2 silinder malah melakukan blunder karena pabrikan yang terkenal dengan 2 silindernya malahan ikutan turun bermain di kelas silinder tunggal?
image

Opini KBY, sudah jelas jika kita bermain di kelas 250cc 1 silinder itu, pertama harga produk harus terjangkau, selanjutnya desain harus menarik, kemudian mesin juga kudu mumpuni. Lain halnya dengan 2 silinder yang sesungguhnya sudah mulai bermain di area berbeda. Adalah lumrah dan umum jika suatu pabrikan melihat celah pada suatu pasar yang dianggapnya masih dapat berkembang dengan strategi yang pas, dan untuk kemudian ikut terjun di dalamnya.

Trendingnya menurut KBY adalah bukan menuju beramai ramai ngikut membuat mesin 250cc 1 silinder, justru trendingnya adalah, bagaimana membuat 250cc 1 silinder dengan desain bagus, mesin kompeten dengan harga masuk akal, dan kemudian membuat kelas ini menggeliat serta ramai pembeli, itu trendingnya! Menggeser opini selama ini bahwa kelas 250cc 1 silinder itu mahal, susah laku, disitu yang bakalan jadi hitsnya dengan membuktikan bahwa ‘nih produk gw bisa laris kok’…
image

Jadi, kalaupun pasar 1 silinder kubikasi 250cc nanti ramai, ya bagus, kita sebagai konsumen akan disuguhi produk bagus dengan harga pantas kok. Dan kelas atau market di atasnya (2 silinder up) juga gakan mati, mereka punya market dan penggemar sendiri selama ini. Sudah terbukti.

So, pasar 250cc 1 silinder akan menjadi trending ke depannya? Kenapa tidak? 🙂
What d ya think think lads? Mangga di geber

Thanks for reading lads..

KobaYogas from WordPress for Android

98 KOMENTAR

      • Konsumen Yamaha jauh lebih banyak dibandingkan dengan Konsumen Kawasaki, Konsumen Yamaha hampir sama banyaknya dengan konsumen Honda dan pasti hampir sama fanatiknya, Yamaha sedikit lebih beruntung dari Honda karena di Indonesia brand Yamaha selalu identik dengan Kawula Muda. Itu terlihat dari Contoh sementara Yamaha R25 yang dipamerkan jauh lebih sporty, lebih nampak aura motor balapnya dibandingakan CBR250R. Karena apa??? Bila CBR250R ditujukan untuk kalangan semua usia sedangkan motor Yamaha R25 ditujukan kalangan anak muda atau orang-orang berjiwa muda.

        Sudah kita ketahui bersama bahwa tahun 2014 ini CBR250R berubah rupa jauh
        lebih bagus, jauh lebih chakep dibandingkan CBR250R yang sering kita lihat sehari-
        hari. Alasan utama MENGAPA HARUS BERUBAH TAMPANG??? Honda berharap
        ditahun 2014 ataupun ditahun-tahun berikutnya penjualan CBR250R harus lebih
        meningkat.

        Jadi anggap saja tampang Yamaha R25 dan New CBR250R sama bagusnya sama level kegantengannya, nah sekarang Tinggal pihak YIMM pasang harga, bila harga Yamaha R25 di bawah New CBR250, kalau hal itu terjadi mesin 2 silinder dari R25 akan memikat hati, Honda CBR250 akan keok Kawasaki Ninja 250 2 silinder pun akan terlibas, peluang MENJADI MOTOR SPORT NOMOR SATU terbuka lebar, hal tersebut telah TERBACA oleh pihak Kawasaki Motor Indonesia sehingga akhirnya mereka menyunat mesin 2 silinder jadi 1 silinder untuk bisa BANTING HARGA. kalau Ninja 250 2 silinder enggak laku masih ada Ninja 250 RR Mono.

        Sudah jelas sekarang Pihak KMI dan para FBK (baik yang nampak maupun terselubung, baik yang terang-terangan atau gelap-gelapan) berusaha keras agar Kawasaki Ninja 250 RR Mono jadi IDOLA BARU yang akhirnya mesin 1 silinder dan lampu depan bermata satu sealiran dengan Honda Old CBR250 itu termaafkan.

        Sekarang kita lihat pihak YIMM berani tidak pasang harga miring, saran saya seh Lebih baik cari untung sedikit dulu agar barang laku keras sehingga modal cepat berputar dari pada cari untung banyak tapi barang numpuk digudang akhirnya produksi jadi tersendat eh mau untung gede malah buntung gede.

        http://yudhadepp.blogspot.com/2014/01/ninja-250rr-mono-hebatkah.html?m=1

        • Panjang dan saya gak bisa berkata apa apa selain setuju… so dalam hal ini sbnrnya CBR ‘numpang beken’ yah sama Ninja SL… karena kawak akan membantu ‘menetralkan’ paradigma single silinder bermata tunggal hehehe…

  1. kalo menurut ane sih maybe yes maybe no
    kalo maybe yes paling pasarnya yang mau naik kelas 250 cc tapi budgetnya under 40 juta (harga yang masuk akalnya buat 1 cyl lokal) sama penunggang ninin rr 2 tak yang ga mau berat2 sama 2cyl toh motor eropa juga banyak kok 250 cc 1 cyl, lebih ringkas dipake di kemacetan sama lebih irit sama ekonomis dikit dan regulasi di irs lebih menguntungkan di 1 cyl
    maybe no karena mindet orang indonesia (yang dibikin sama kawak juga) 250 cc itu cocoknya 2 cyl. lebih moge look pokoknya 😀 hehehe. meskipun kalo ditelusurin dari sejarah sebenernya mesin kawak 250 itu udah lahir dari jaman tahun 80 an, terus di update sesuai dengan teknologi yang ada :D. org ga pedulilah yang penting suaranya mantab 😀

  2. alasan kawak sbnrnya bkn mo ngubah mindset org indo & menjadikn 250 1 silinder sbg trend atau menyadari 1 silinder itu lbh baik 2 silinder,tp cm mo memperthnkn tahta ninin 250 dr gempuran produk 250 macam r25 dan cbr250 lokal yg bakal keluar di thn 2014 ini…
    strategi kawak sama sprti strategi yamaha dgn vixion & Byson,
    byson di tempatkan sbg bodyguard untu mengantisipasi pembeli yg duitnya krng berpindah ke pabrikan lain…
    begitu jg dgn kawak yg mengantisipasi pembeli berpindah ke R25 & cbr250 yg sdh dilokalkan yg bisa hrganya bisa saja lebih murah dr ninin..
    dgn begitu pembeli disuguhkn byk pilihan
    dan gak bepaling ke lain hati…
    intinya kawak cm mo menguatkn kelas 250nya,bkn krn mo balap di irs mo atau sdr motor 1 silinder lebih baik.

  3. Kayaknya pricing nya blm keluar deh. Kok udh ngomongin “mahal” “harga pantas” dkk. Jgn terlalu cepat menjudge ah kang hehehe 😀

  4. Dulu motor 250cc adalah motor yang dianggap paling wah yang bisa dikeluarin ATPM tp skrg? Kynya sudah mulai rda bergeser deh ke kapasitas di atasnya, walopun motor2 kapasitas di atas itu ga banyak tp skrg motor 250cc bukan barang wah lagi, bahkan udh byk yg jadiin mtr 250cc sebagai workhorse, makanya skrg byk konsumen yg pgn mtr 250cc tapi tetap efisien dr penggunaan bbm, nyaman untuk dipake sehari2 dll, jd ya atpm pun pst cari cara gimana bisa bikin motor yg keren tp ttp bisa memenuhi kenyamanan dan efisiensi bbm itu, salah satunya ya bikin mtr 1 silinder, intinya atpm skrg makin peka trhdp konsumen yg makin kritis so bagus kan he3

  5. ah dagelan itu yang bilang follower, biar simple, perawatan dll… yang bener ya biar makin banyak jaring ditebar makin banyak ikan yang bisa ditangkep kawasaki. jadi trending? bisa aja kalo harganya pas ga kemahalan kayak cbr pasang harga.

  6. Yup terbuka lebar kemungkinan trend bergeser ke 1 cyl.
    Makanya Honda tenang2 aja, kenalan aja dulu sama CBR250 1 cyl, lakunya kapan2 nggak masalah, yg penting klau mau beli ada barangnya.
    Untuk Mio aja Beat perlu lebih dari 5 tahun utk geser.
    Nah ini mungkin untuk Ninja250 2 cyl dan 1 cyl, Honda melalui CBR250 1 cyl disinyalir sabar nunggu sampai 10 tahun, maklum lapak utama cari duit bukan disitu.
    imho..
    Jadi di masa depan, ketika trend benar2 sudah 250 cc 1 cyl dan income para biker sudah meningkat, disitu CBR250 baru laris. Mungkin gitu jalan pikiran Honda.

    • Wah kayaknya kelamaan sih kalau tahunan, ini aja dah jalan mau 4 tahun, tapi penjualannya adem adem aja. Feeling sih memang kudu ada yang ‘jambak’ biar sadar. Tapi kalau memang sudah melepas pasar Indonesia, apapun yang kompetitor lakukan ya bodo amat.

    • Wkwkkwk…
      Harga, yg penting harga, tapi menarik sih kira2 candaan apa yg bakal dilempar, apa bakal, “jadi jomblo itu jangan jual mahal” … ?

  7. semua tergantung harga, konsumen disini itu sedikit kritis untuk masalah harga…
    klo harga mepet2 sama yang 2 cyl, jangan harep bisa jadi trend, yang ada malah jalan ditempat macem cbr250. cbr250 itu simalakama, dijual susah laku, discontinue malah bikin cidera kepercayaan konsumen…

  8. Persaingan kedpn ATPM mstinya hrus lbh k ‘customer oriented’. Dsini KMI sdh jeli melihat kbutuhan pasar motorsport&bs dibilang ingin mlengkapi line-up produkny lbh bervariatif. Tp jng lp KMI kbh melek akan jaringan 3 S (Service,Spareparts,Sales)..Sory dibalik 🙂

  9. yang penting harga masuk akal mesti
    kalo masih mepet harga 2 silit ya percuma……… harga harus di angka 30jt itu baru keyen tapi yo ga mungkin la wong ninja rr 2tak aja udah 38-39jt weleh……. apa iya mau ngasih harga di bawah harga ninja rr 2tak, yo blunder malah

  10. Menurut ane memang sport 1 silinder untuk daily use ud pilihan yg bijak, ga rewel, g terlalu boros, g terlalu berat beban motornya..skrg sih tinggal perang desain aj toh klo nanti ninja mono ini hp nya atas cbr ttp aj suaranya sama bakal udug udug jd skrg lah perang desain antara dual keen terbaru nya cbr dgn desain mata 1 nya kawak..kalo harga ninja mono ini d range 44-46 mungkin penjualannya sejalan sma cbr krn tp perlahan ane yakin sport 1 silinder akan terus berkembang dan menjadi tren karena bisa jadi dgn keluarnya ninja mono ini harga ninja 2 silinder kemungkinan akan di naikan sejalan dengan akan kluarnya r25 mungkin harga ninja 2 silinder akan naik 1-2 utk menutupi cost RnD nya kawak buat bkin ninja mono

    • Jadi gini, versi Honda bilang bahwa mesin 1 silinder yang ditanam di klan CBR terbaru itu adalah hasil pengembangan muktahir mereka, mesin jenis baru dari nol, teknologi terbaru, lebih joss lah singkatnya walau cuma 1 silinder. Lalu dibanding bandingkan lah dengan teknologi mesin Ninja yang ditanam sejak taun 80-an dengan sedikit ubahan sana sini. Gitu.. Makanya Honda merasa mesinnya lebih superior.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini